Obat Hipertensi Yang Efektif Tanpa Efek Samping

Obat Hipertensi Yang Efektif Tanpa Efek  Samping,-Mengalami hipertensi ? Tidak perlu khawatir. QnC Jelly Gamat hadir untuk membantu mengatasi dan mengontrol tekanan darah tinggi secara alami dan juga efekitif dengan berbagai khasiat lengkap yang ada didalamnya. Selain terbuat dari bahan alami pilihan, QnC Jelly Gamat ini juga telah memiliki izin resmi dari DEPKES dan memiliki sertifikat HALAL MUI, sehingga aman untuk dikonsumsi. Dapatkan produk yang asli dengan pelayanan tebaik dari kami. Nikmati juga berbagai promo menarik yang kami tawarkan untuk Anda. Dengan berbelajan ditempat kami, Anda bisa menikmati :

  • Layanan konsultasi secara GRATIS selama 24 jam penuh
  • BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN (pemesanan 1-2 botol)
  • Garansi UANG KEMBALI 100%

*syarat dan ketentuan berlaku

Sekilas Tentang Hipertensi

obat hipertenis yang efektif tanpa efek samping

Masih banyak yang menganggap  sepele penyakit hipertensi ini. Padahal, penyakit  ini dijuluki ‘Silent Killer’, karena hipertensi datang  tanpa pemberitahuan. Hipertensi (HTN) atau  tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis  kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat.  Peningkatan ini mengakibatkan jantung harus  bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah  melalui pembuluh darah. Hipertensi merupakan  faktor resiko utaman untuk penyakit stroke,  serangan jantung, gagal jantung, aneurisma  arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit  arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal  kronik.

Penyebab dan Gejala Hipertensi

Penyebab hipertensi dapat disesuaikan dengan  jenis hipertensi itu sendiri, yaitu :

  1. Hipertensi Primer (esensial)
    Sebagian besar kasus hipertensi primer tidak  diketahui secara pasti penyebabnya dan diduga  adanya faktor genetik.
  2. Hipertensi Sekunder
    Kelompok hipertensi sekunder terjadi akibat  adanya komplikasi penyakit ginjal dan tumor  kelenjar anak ginjal (adrenal).

Faktor resiko lain yang berpengaruh terhadap  terjadinya hipertensi yaitu usia, konsumsi garam  yang berlebih, diabetes dan pecandu alkohol.

Hipertensi jarang menunjukkan gejala, sehingga  diperkirakan sebagian dari penderita hpertensi  tidak mengetahui bahwa mereka memiliki  penyakit hipertensi. keluhan yang biasa  dirasakan oleh penderita antara lain sakit kepala,  sesak, cepat lelah, dan kadang hidung berdarah.

Peningkatan tekanan darah tinggi yang sangat  tinggi serimg disebut dengan krisis hipertensi.  Tekanan darah diatas tingkat ini memiliki resiko  yang tinggi terjadinya komplikasi. Orang dengan  tekanan darah pada kisaran ini mungkin tidak  memiliki gejala, namun lebih cenderung  mengeluhkan sakit kepala dan pusing  dibandingkan dengan populasi umum. Gejala  lain mencakup berkurangnya penglihatan atau  sesak napas karena gagal jantung atau rasa lesu  karena gagal ginjal.

Pengobatan Hipertensi Secara Alami

Obat HIpertensi yang Efektif Tanpa Efek SampingQnC Jelly Gamat merupakan produk herbal terbaru dari PT. Bijaksana Maju Utama dan dipasarkan oleh CV. Peduli Semesta Alam yang terbuat dari ekstraksi 100% gamat emas yang diambil dari perairan terbaik Indonesia dengan menyimpan kandungan serta khasiat yang sangat luar biasa untuk kesehatan.

Khasiat dari teripang emas ini telah diteliti oleh para  ilmuwan di seluruh dunia. Penelitian yang  dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia  selama 8 tahun menunjukkan bahwa teripang laut  dapat melancarkan peredaran darah, mencegah  penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah,  melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kada  metabolisme, membantu mengatasi diabetes  melitus dan hipertensi, serta dapat mempercepat  penyembuhan luka, baik luka dalammaupun luka  luar.

Menurut penelitian,  didalam teripang laut ini juga terdapat 50 senyawa  aktif biologi yang juga memiliki khasiat yang baik  untuk kesehatan, diantaranya :

  • Protein
  • Kolagen
  • Mineral
  • Mukopolisakarida
  • Glucosaninoglycans (GAGs)
  • Antiseptik Alamiah
  • Glucosamine dan Chondroitin
  • Omega 3, 6 dan 9
  • Asam Amino
  • Lektin
  • Vitamin dan Mineral

Kandungan glucosaminoglycans (GAGs) yang ada  didalamnya berkhasiat untuk mencegah  penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi  tekanan darah dan bisa membantu mengatasi  masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan  melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas  pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan  darah. Dan kandungan mukopolisakarida juga  memiliki manfaat untuk mengatasi hipertensi  diantaranya dapat membantu melancarakan  sirkulasi darah dan juga menurunkan dan  menstabilkan hipertensi. Jadi, dengan kandungan  tersebut Anda bisa mengatasi hipertensi dengan  alami dan efektif.

Selain ekstrak teripang emas, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alam lain, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur yang semakin memperkaya khasiat yang ada didalamnya dalam membantu pencegahan serta pengobatan berbagai penyakit. QnC Jelly Gamat juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat hipertensi yang efektif serta aman tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh serta tanpa efek ketergantungan pada obat.

Selian dapat mengatasi hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Untuk pemesanan QnC Jelly Gamat Anda bisa langsung  mengirimkan pesanan melalui SMS sesuia  dengan format pemesanan berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat   Lengkap:  No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614


Contoh

NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis   Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

 

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap  mencantumkan kode NEGG, karena itu   merupakan   kode pemesanan atau  pesanan Anda  tidak akan kami  proses !

Daftar Harga QnC Jelly Gamat

Keterangan : Paket Agen 60 botol HARGA SPESIAL, silahkan hubungi customer cervice kami di no. 082.320.970.600 atau BBM 53227614.

Cara Pembayaran

Untuk pembayaran Anda dapat mentransfer ke  salah satu bank berikut :

Bank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

Bank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

Bank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

Bank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

Bank CIMB Niaga Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama : Aryanto

Perhatian !!
Semua rekening kami beratas namakan Bapak  Aryanto. Abaikan bila Anda menerima pesan  untuk melakukan pembayaran ke no. rekening  selain atas nama Bapak Aryanto.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga yang  harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim  sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR (*syarat dan  ketentuan berlaku). Dan untuk pemesanan diatas 2  botol Anda harus membayar minimal setengah  dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami.  Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi  solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi  dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya.  Semoga lekas sembuh.

Tunggu apa lagi, pesan sekarang juga !!
Barang Sampai, Baru Transfer Pembayaran

*syarat dan ketentuan berlaku

Waspadai Risiko Berikut Jika Alami Hipertensi Sebelum Usia 40

Waspadai Risiko Berikut Jika Alami Hipertensi Sebelum Usia 40,- www.obathipertensi.info – Mungkin banyak yang berpikir bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi biasanya dialami oleh mereka yang berusia lanjut. Padaha;. faktanya kini semakin banyak kasus hipertensi yang menyerang orang-orang yang berusia muda atau kurang dari 40 tahun.

Jika hipertensi menyerang pada saat usia produktif, maka sebaiknya waspada. Pasalnya hipertensi yang menyerang orang-orang dengan usia kurang dari 40 tahun ini berisiko lebih besar memicu timbulnya penyakit kardiovaskular.

Disebutkan bahwa hipertensi yang terjadi pada usia kurang dari 40 tahun akan membuat penderitanya lebih rentan terkena gagal jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah. Hal ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan di Duke Health, Raleigh, North Carolina, Amerika Serikat.

Risiko Alami Hipertensi Sebelum Usia 40

Dalam penelitian ini, sekitar 4.851 partisipan dengan usia sekitar 18 samapi 30 tahun dilibatkan. Mereka sudah diminta untuk melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin sejak tahun 1985. Setelahnya, para partisipan kemudian dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu mereka dengan tekanan darah normal, tekanan darah lebih tinggi namun masih bisa dianggap normal, hipertensi tahap 1, dan hipertensi tahap 2.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association, disebutkan bahwa mereka yang memiliki tekanan darah normal memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular lebih rendah dibandingkan dengan partisipan dari 3 kelompok lainnya.

Peneliti utama, Yuichiro Yano, mengungkapkan, walaupun penelitian ini masih dalam tahap observasional, namun hal ini menunjukkan fakta bahwa tekanan darah di usia mudah memang cenderung meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya sehingga sebaiknya harus dihindari.

Melihat adanya fakta ini, para pakar kesehatan menyarankan untuk selalu menjaga tekanan darah dalam kondisi normal sejak usia muda. Caranya yaitu dengan selalu menerapkan pola makan sehat dengan kadar gizi yang seimbang.

Selain itu, hindari kebiasaan buruk (seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol), rajin berolahraga, kurangi asupan darah dan lemak dengan berlebihan, minum cukup setiap hari, rajin berolahraga, tidur cukup setiap malam, dan kelola stres dengan lebih baik.

Dengan melakukan berbagai hal tersebut, maka risiko untuk terkena penyakit mematikan, seperti penyakit jantung, stroke, aterosklerosis, dan penyakit kardiovaskular lainnya akan lebih kecil. Tidak hanya itu, pola hidup sehat tersebut juga bisa membantu kita terhindar dari kematian dini akibat penyakit tersebut.

Mengenal Hipertensi Terselubung Serta Faktor Penyebabnya

Mengenal Hipertensi Terselubung Serta Faktor Penyebabnya,- Tidak sedikit penderita hipertensi yang memiliki alat monitor tekanan darah di rumah. Hal ini bertujuan untuk selalu mengecek tekanan darah sendiri di rumah. Namun, sebagian orang yang memiliki alat pengecekan tekanan darah di rumah terkadang kebingungan dengan kondisi tekanan darahnya.

Ketika mengukurnya sendiri di rumah, kondisi tekanan darah cukup tinggi, namun saat diperiksakan ke dokter, tekanan darah justru berada dalam kondisi normal. Kondisi ini dinamakan hipertensi terselubung. Sebenarnya apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Simak penjelasan berikut!

Hipertensi Terselubung

Mengenal Hipertensi Terselubung dan Penyebabnya

Hipertensi terselubung terjadi ketika tekanan darah saat dicek sendiri di rumah cukup tinggi, yaitu sekitar 135/85 mmHg. Namun, ketika tekanan darah dicek oleh dokter atau perawat, kadarnya justru normal, tidak terlalu tinggi. Kasus ini kebalikan dari hipertensi white coat (jas putih dokter), dimana tekanan darah melonjak ketika diperiksa oleh dokter atua tenaga medis lainnya.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tauhn 2005 dalam jurnal Circulation, kasus hipertensi terselubung ini jauh lebih sering ditemui dibandingkan dengan hipertensi white coat. Hipertensi yang terselubung juga jauh lebih berbahaya karena dokter jadi sulit untuk mendeteksi kemungkinan penyakit jantung atau komplikasi lainnya akibat tekanan darah naik. Sebagian besar pasien yang mengalami hipertensi jenis ini pun mengaku sudah berhenti minum obat hipertensi jarena tekanan darahnya baik-baik saja.

Penyebab hipertensi terselubung

Sama halnya dengan hipertensi white coat yang dsiebabkan oleh rasa gugup atau cemas saat periksa ke dokter, hipertensi terselubung juga disebabkan oleh faktor lingkungan. Namun, kebalikan dari hipertensi white coat, pasien mungkin lebih merasa gugup, stres, dan khawatir ketika sedang berada di rumah atau kantor. Bisa jadi karena sedang ada masalah terkait rumah tangga atau pekerjaan. Bisa juga berada di rumah sakit malah membuat Anad rileks karena Anda tahu Anda berada di tangan yang tepat. Maka ketika dicek, tekanan darah cenderung normal.

Faktor lainnya yaitu gaya hidup sedenter atau kruang gerak. Ketika periksa mandiri, Anda mungkin sedang merasa kelelahan karena bekerja seharian, habis jalan-jalan, atau kurang tidur karena lembur. Akibatnya, tekanan darah langsung melonjak. Sedangkan ketika tekanan darah diperiksa di rumah sakit, Anda sedang berada dalam kondisi tenang dan tidak kelelahan. Maka hasilnya pun tidak mengkhawatirkan.

Disamping itu, orang yang memiliki tekanan darah tidak stabil juga bisa mengalami hipertensi terselubung. Misalnya pada orang lanjut usia atau pengidap prehipertensi (memiliki risiko besar mengalami hipertensi).

Dihimpun dari sejumlah penelitian, terdapat beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami hipertensi terselubung, yaitu diantaranya :

  • Merokok
  • Keturunan hipertensi
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Penyakit gagal ginjal kronis
  • Stres dan tekanan psikologis lainnya
  • Sering mengonsumsi minuman beralkohol
  • Penyakit diabetes melitus atau kencing manis

Ada berbagai perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mencegah kemungkinan serangan jantung atau stroke karena hipertensi. Seperti menjalani pola makan sehat khusus untuk pengidap hipertensi, olahraga secara teratur, tidur cukup, dan menghindari stres.

Selain itu, jika Anda sudah didiagnosis mengalami hipertensi sebelumnya, maka jangan berhenti mengonsumsi obat yang telah diresepkan. Kecuali jika dokter memang meminta atau memberi izin Anda untuk menghentikan pengobatan. Semoga bermanfaat.

Kesehatan Mulut Tingkatkan Efektivitas Pengobatan Hipertensi

Kesehatan Mulut Tingkatkan Efektivitas Pengobatan Hipertensi,- Menjaga kesehatan mulut merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini disebabkan karena kesehatan mulut yang buruk bisa menimbulkan berbagai komplikasi penyakit membahayakan.

Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa kesehatan mulut tingkatkan efektivitas pengobatan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Benarkah?

Pengobatan Hipertensi

Studi yang berdasarkan pada tinjauan riwayat medis dan gigi dari 3.600 prang dengan tekanan darah tinggi tersebut menemukan bahwa partisipan yang emmiliki gusi sehat memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Selain itu, respons tubuh terhadap obat-obatan juga jauh lebih baik.

Sedangkan mereka yang memiliki masalah gigi atau periodontitis 20% lebih rendah untuk mencapai rata-rata tekanan darah dibandingkan dengan mereka yang menjaga kesehatan mulut.

Pemimpin penelitian, Davide Pietropaoli menyarankan jika dokter harus memperhatikan kesehatan mulut pasien, terutama bagi mereka yang menerima perawatan untuk hipertensi, dan mendesak mereka yang memiliki tanda-tanda penyakit periodontal untuk mencari perawatan gigi.

Beliau menambahkan, demikian juga ahli kesehatan gigi harus sadar bahwa kesehatan mulut sangat diperlukan untuk kesehatan fisiologis secara keseluruhan, termasuk status kardiovaskular.

Kisaran tekanan darah target untuk penderita hipertensi adalah kurang dari 130/80 mmHg, sesuai dengan rekomendasi terbaru dari American Heart Association / American College of Cardiology.

Dalam penelitian tersebut, pasien dengan periodontitis berat memiliki tekanan sistolik rata-rata 3 mmHg lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki kesehatan mulut yang baik. Tekanan sistolik, angka yang lebih tinggi dalam pembacaan tekanan darah, menunjukkan tekanan darah terhadap dinding arteri.

Walaupun kecil, peneliti menyebutkan jika perbedaan 3 mmHg tersebut bisa dicapai dengan mengurangi asupan garam sebanyak 6 gram per hari (sama dengan 1 sendok teh garam, atau 2,4 gram natrium).

Mengidap penyakit periodontal bahkan mempelebar kesenjangan lebih jauh, hingga 7 mmHg, pada penderita hipertensi yang tidak diobati. Obat tekanan darah tinggi memang dapat menyempitkan celah hingga turun menjadi 3 mmHg, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkannya. Hal ini menunjukkan bahwa penyakit periodontal bisa menganggu efektivitas terapi tekanan darah tinggi.

Perlu diingat, penderita tekanan darah tinggi dan dokter yang merawat mereka harus sadar bahwa kesehatan mulut yang baik mungkin sama pentingnya dalam mengendalikan kondisi seperti beberapa intervensi gaya hidup yang diketahui bisa membantu mengontrol tekanan darah.

Beberapa gaya hidup sehat yang bisa dilakukan tersebut yaitu diet rendah garam, olahraga secara teratur, dan pengendalian berat badan agar tetap normal. Semoga bermanfaat.

Benarkah Musik Bisa Tingkatkan Efek Obat Anti-hipertensi?

Benarkah Musik Bisa Tingkatkan Efek Obat Anti-hipertensi?,- Selain mengatur pola makan dan gaya hidup, penderita hipertensi memang disarankan untuk selalu mengonsumsi obat hipertensi secara rutin setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk membantu mengontrol tekanan darah agar tetap normal.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi hingga saat ini masih menjadi ancaman kesehatan. Selain bisa menyebabkan sejumlah risiko penyakit seperti jantung dan stroke, pengobatannya juga dilakukan dalam jangka waktu yang lama, bahkan hingga seumur hidup.

Agar pengobatan hipertensi bisa lebih efektif, penderita hipertensi bisa mendengarkan musik untuk membantu meningkatkan efek obat anti-hipertensi. Apa bisa?

Musik Tingkatkan Efek Obat Anti-hipertensi

Manfaat Musik untuk Bantu Tingkatkan Efek Obat Anti-hipertensi

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports, disebutkan bahwa musik dapat meningkatkan efek obat anti-hipertensi secara signifikan, dimana musik memberi efek menguntungkan obat dalam waktu singkat untuk mengontrol tekanan darah tinggi.

Koordinator studi Vitor Engracia Valenti, Profesor di Universitas Negeri Sao Paulo (UNESP), Brasil, menyebutkan bahwa musik dapat meningkatkan denyut jantung dan meningkatkan efek anti-hipertensi selama satu jam setelah diberikan pada paenderita.

Para peneliti melakukan percobaan untuk mengukur efek stimulus pendengaran musikal yang terkait dengan obat anti-hipertensi pada denyut jantung dan tekanan darah pada sekelompok kecil penderita hipertensi yang terkontrol dengan baik. Setelah minum obat anti-hipertensi oral, penderita diminta untuk mendengarkan musik instrumental melalui earphone selama 60 menit dengan volume yang sama.

Sebagai kontrol, mereka menjalani penelitian yang sama pada hari lain, namun earphone tidak dinyalakan. Variabilitas denyut jantung diukur ketika istirahat dan pada 20, 40, dan 60 menit setelah pemberian obat oral. Beberapa teknik statistik dan matematika digunakan untuk mendeteksi perbedaan antara denyut jantung pada waktu yang berbeda, dengan presisi dan kepekaan yang tinggi.

Baca juga : Dampak Penggunaan Obat Anti-hipertensi Terhadap Ginjal

Analisis data menunjukkan denyut jantung berkurang secara signifikan tepat 60 menit setelah pengobatan ketika penderita mendengarkan musik. Namun sebaliknya, denyut jantung tidak turun secara signifikan ketika mereka tidak mendengarkan musik. Tekanan darah juga merespon lebih kuat terhadap obat ketika pasien mendengarkan musik.

Berdasarkan temuan ini, peneliti menyimpulkan bahwa musik bisa merangsang sistem saraf parasimpatik, meningkatkan aktivitas gastrointestinal dan mempercepat penyerapan obat anti-hipertensi serta mengintensifkan efeknya pada detak jantung. Sistem saraf simpatik dan parasimpatetik membentuk saraf otonom yang mempertahankan homeostasis.

Sistem saraf simpatik mempercepat denyut jantung, menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, sistem saraf parasimpatetik bertugas untuk emngontrol tubuh saat istirahat, memperlambat jantung, menurunkan tekanan darah dan menstabilkan gula darah juga adrenalin.

Nah, jadi selain dapat menghibur diri, mendengarkan musik juga bisa membantu mengoptimalkan efek obat anti-hipertensi secara signifikan. Namun, tidak semua jenis musik memiliki pengaruh yang sama. Dari banyak pecobaan yang dilakukan para ahli kesehatan, musik klasik terbukti bisa menenangkan. Semoga bermanfaat.

Waspada! Konsumsi Obat Pelangsing Bisa Picu Hipertensi Paru

Waspada! Konsumsi Obat Pelangsing Bisa Picu Hipertensi Paru,- www.obathipertensi.info – Memiliki berat badan ideal merupakan salah satu hal yang diinginkan oleh banyak orang. Diet merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Namun, selain itu tidak sedikit juga orang yang lebih memilih untuk mengonsumsi obat pelangsing.

Walaupun beberapa jenis obat pelangsing terbukti bisa membuat tubuh langsing, namun Anda harus tetap waspada dengan risiko hipertensi paru yang ditimbulkan akibat mengonsumsinya. Hal ini disebabkan karena obat pelangsing mengeluarkan suatu zat yang bernama serotonin, yang menyebabkan pembuluh darah pada paru menyempit.

Umumnya zat serotonin tersebut diketahui sebagai hormon yang bekerja dalam mengelola perasaan positif dan bahagia. Namun, kandungan zat ini nyatanya juga bisa berdampak negatif terhadap kesehatan jika dikonsumsi secara rutin.

Mengonsumsi obat pelangsing yang mengandung serotonin biasanya akan memberikan efek menenangkan, sehingga Anda tidak mudah merasa lapar. Namun, sebiaknya pertimbangkan kembali sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsinya.

Hipertensi Paru

Apa itu hipertensi paru?

Hipertensi paru atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan hipertensi pulmonal adalah penyakit tekanan darah tinggi yang bisa memengaruhi arteri di organ paru dan jantung sebelah kanan.

Ketika seseorang mengalami hipertensi paru, arteri kecil di organ paru akan menyempit, tersumbat atau rusak. Hal inilah yang kemudian membuat darah sulit dialirkan ke paru-paru, sehingga tekanan darah di organ paru meningkat.

Ketika tekanan darah meningkat, maka ruang bagian kanan bawah jantung (ventrikel kanan) harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru-paru, hingga menyebabkan otot jantung melemah dan akhirnya tidak berfungsi dengan baik.

Pada tahap awal, gejala hiprtensi paru tidak terlihat, karena penderitanya tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini akan berkembang hingga menyebabkan dada terasa sesak dan sakit walaupun saat beristirahat, terjadi pembengkakan di daerah kaki dan perut, hingga bibir dan kulit membiru.

Ironisnya, meskipun tidak mudah dikenali, hipertensi paru telah menjadi penyebab kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan kanker payudara dan kanker kolorektal. Bahkan, hipertensi paru pada anak terkadang bisa didiagnosisi sebagai TBC karena gejalanya yang hampir sama. Selain itu, gejala hipertensi paru juga serupa dengan gejala asma dan badan lemas.

Walaupun penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun dokter biasanya akan memberikan tindakan pengobatan untuk membantu mengurangi gejala seperti sesak napas yang timbul tanpa sebab dan secara tiba-tiba. Jika kondisi penderita sudah parah, maka sangat mungkin dilakukan tindakan bedah atau operasi.

Mengingat begitu bahayanya dampak hipertensi paru ini, maka sebaiknya urungkan niat Anda mengonsumsi obat pelangsing sebagai langkah penurunan berat badan karena berisiko menyebabkan hipertensi paru. Menjaga pola makan sehat serta berilahraga secara rutin tetaplah menjadi cara terbaik untuk mendapatkan berat badan yang ideal dan sehat. Semoga bermanfaat.

Mewaspadai Kondisi Morning Surge Pada Hipertensi dan Bahayanya

Mewaspadai Kondisi Morning Surge Pada Hipertensi dan Bahayanya,- Apakah Anda pernah mengalami tekanan darah melonjak ketika diukur di pagir hari? Kondisi ini biasa disebut dengan morning surge. Kondisi ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang penderita hipertensi. Morning surge ditandai dengan melonjaknya tekanan darah di pagi hari.

Morning surge ini harus menjadi alarm bagi penderita hipertensi, terutama yang sudah berusia lanjut. Pasalnya, kondisi ini menjadi penyebab utama terjadinya stroke atau serangan jantung mendadak di pagi hari.

Morning Surge

Walaupun penderita hipertensi memiliki tekanan darah yang normal di siang atau malam hari, namum mereka tetap rentan terkena morning surge. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 silam membuktikan bahwa dalam beberapa kasus, perbedaan tekanan darah saat pagi hari dan malam hari bisa mencapai 55 mmHg. Hal inilah yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa morning surge cenderung lebih sering menyerang orang Asia dibandingkan dengan orang Eropa. Oleh karena itu, penderita hipertensi sangat disarankan untuk mengukur tekanan darahnya secara rutin dan memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah agar selalu mengontrol kondisi kesehatannya.

Dilansir dari NCBI, dari penelitian sebelumnya diketahui bahwa karakteristik tekanan darah di pagi hari dihubungkan dengan meningkatnya cedera organ. Termasuk dalam faktor risiko ini adalah mereka yang berusia tua, orang yang mengonsumsi alkohol dan atau rokok, waktu tidur yang lebih lama dan bangun terlambat serta cuaca dingin.

Selain cedera organ dalam tubuh, timbulnya hormon kortisol, hormon yang membuat kita terbangun dan waspada di pagi hari juga ikut mempengaruhi kondisi tekanan darah. Hormon ini dikenal secara luas sebagai hormone stress karena diproduksi lebih banyak ketika tubuh mengalami stres, baik fisik ataupun emosional.

Mengingat adanya kemungkinan hal ini bisa menyebabkan penyakit berbahaya, maka penderita hipertensi yang sudah mengalami morning surge sebaiknya segera memeriksakan kondisi ini ke dokter demi mendapat penanganan serta obat hipertensi yang tepat.

Pastikan untuk selalu mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan decara rutin untuk menjaga tekanan darah tetap normal dan tidak mengalami lonjakan yang berlebih. Tidak hanya itu, penderita hipertensi juga harus benar-benar memperhatikan kesehatannya dengan menjaga pola makan, pola hidup dan melakukan pengukuran tekanan darah secara teratur di rumah.

Semoga bermanfaat.

Ramuan Obat Herbal Untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Ramuan Obat Herbal Untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius. Dimana, ini juga termasuk salah satu faktor risiko dari berbagai gangguan kesehan lainnya yang cukup berbahaya, seperti penaykit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa pengobatan, maka bisa berisiko menyebabkan kematian.

Mengonsumsi obat hipertensi merupakan salah satu cara yang paling banyak dipilih untuk mengontrol tekanan darah tinggi agar tetap normal. Disamping itu, penderita juga harus mengatur pola makan dan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat agar tekana darah tinggi tidak kembali kambuh.

Namun, selain itu, ada cara lainnya yang juga bisa dilakukan, yaitu dengan memanfaatkan bahan alami yang ada di sekitar Anda. Jika Anda berpikir untuk mencoba obat darah tinggi alami untuk alasan medis, baik itu ramuan rempah-rempah atua suplemen makanan, maka sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter.

Ramuan Obat Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Ramuan Obat Herbal untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Beberapa jenis rempah-rempah, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar, bisa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan atau bisa mengganggu efektivitas obat lain. Ada banyak jenis bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi, seperti diantranya yaitu :

  • Bawang putih

Selain bisa digunakan sebagai bumbu masakan, ternyata bawang putih juga memiliki kemampuan untuk melemaskan dan melebarkan pembuluh darah karena kandungan senyawa aktif allicin yang dimilikinya. Efek ini memungkinkan aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga pada akhirnya menurunkan tekanan darah. Walaupun begitu, pengurangan tekanan darahnya termasuk kecil, yaitu kurang dari 10%.

  • Kapulaga

Kapulaga adalah rempah asli India yang biasanya digunakan untuk memasak kari, dan telah dikenal sebagai obat darah tinggi herbal. Sebuah studi menemukan bahwa peserta yang diberiakn kapulaga bubuk setiap hari selama beberapa bulan mengalami penurunan drastis pada pembacaan tekanan darah mereka. Dengan begitu, maka tak heran jika bahan alami yang satu ini bisa jadi solusi untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

  • Jahe

Jahe diketahui bisa membantu mengendalikan tekanan darah. Uji yang dilakukan pada hwean ini membuktikan bahwa jahe bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot-otot di sekitar pembuluh darah.

Hal ini jelas baik untuk kondisi tekanan darah yang lebih tinggi dari batas normal. Namun, belum diketahui secara pasti dampaknya pada manusia.

  • Minyak zaitun

Minyak khas Timur Tengah ini memiliki khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Mengonsumsi minyak zaitun bisa membuat tekanan darah terkontrol.

Tidak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung lemak sehat, yang bisa membantu mencegah oksidasi sel, mengatur ladar gula darah, dan membunuh kolesterol jahat. Maka dari itu, Anda bisa mulai menambahkan minyak zaitun pada makanan Anda, untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, juga ada bahan alami lainnya yang memiliki manfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah, seperti diantaranya coklat, kopi hijau, kayu manis, serta ramuan obat herbal QnC Jelly Gamat.

Ramuan Obat Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Khasiat dan Manfaat Ramuan Obat Herbal untuk  Turunkan Tekanan Darah Tinggi QnC Jelly Gamat

Selain mengonsumsi beberapa bahan alami yang ada di sekitar, Anda juga bisa memanfaatkan QnC Jelly Gamat sebagai solusi ramuan obat herbal untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Ini merupakan produk herbal yang dibuat dari 100% bahan alami pilihan dengan kandungan serta khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan juga membantu pengobatan penyakit secara alami.

QnC Jelly Gamat ini diolah secara tradisional dengan dukungan teknologi terkini yang higienis tanpa campuran bahan kimia sedikit pun, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi, bahkan oleh semua kalangan usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia, serta juga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Keterangan produk :

Nama produk : QnC Jelly Gamat
Isi : 300 ml
Harga : Rp. 155.000,- /botol
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari
Legalitas : BPOM TR 173301471
DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229
Halal MUI

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Dengan komposisi yang dimilikinya tersebut, QnC Jelly Gamat termasuk salah satu solusi ramuan obat herbal tekanan darah tinggi yang aman dan juga efektif. Hal ini disebabkan karena ekstrak teripang emas asli yang merupakan komposisi utama dari QnC Jelly Gamat ini dikenal kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Didalamnya taerkandung beberapa senyawa aktif biologi, seperti diantaranya protein, kolagen, mineral, mukopolisakarida, glucosaminoglycans (GAGs), antiseptik alamiah, glucosamine dan chondroitin, omega-3, 6, dan 9, asam amino, lektin, serta vitamin dan mineral.

Kandungan glucosaminoglycans yang ada didalamnya sendiri mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah, sehingga dapat membantu mengurangi tekanan darah, melembutkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Juga kandungan mukopolisakarida yang ada didalamnya bisa membantu melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan serta menstabilkan tekanan darah.

Itulah beberapa kandungan serta khasiat yang dimiliki oleh ramuan obat herbal untuk bantu turunkan tekanan darah QnC Jelly Gamat. Jadi, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengoabatn tekanan darah tinggi Anda.

Khasiat serta kemampuan QnC Jelly Gamat ini telah dirasakan oleh banyak konsumen kami, seperti salah satu diantaranya adalah :

Ramuan Obat Herbal Untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

**Disclaimer : Reaksi dan efektifitas obat mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum

Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiat dari QnC Jelly Gamat, silahkan klik tautan di bawah ini untuk informasi lengkap harga dan cara pemesanan !

>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga lekas sembuh.

Waspada! Hipertensi Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer

Waspada! Hipertensi Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer,- Seperti yang telah diketahui, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor penyebab dari berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Namun, selain itu, ternyata penyakit hipertensi juga bisa meningkatkan risiko Alzheimer.

Penyakit Alzheimer merupakan sindrom degeneratif dan progresif yang menyebabkan gangguan berpikir dan menurunnya daya ingat. Penumpukkan plak berupa protein amyloid pada otak, diduga sebagai penyebabnya dan akan memburuk seiring dengan bertambahnya usia.

Mengetahui Hubungan Hipertensi dengan Penyakit Alzheimer

Menurut Alzheimer’s Society, disebutkan jika mereka yang sudah mengalami hipertensi di usia muda cenderyng mengalami risiko lebih besar terkena Alzheimer. Baru-baru ini, Dr. Zoe Arvanitakis dari Rush Alzheimer’s Disease Center menemukan bukti jika hipertensi bisa menjadi salah satu faktor risiko Alzheimer.

Sebelumnya beberapa penelitian juag menarik kesimpulan yang sama, bahwa ada kaitan antara tekanan darah tinggi dengan Alzheimer. Walaupun begitu, hanya ada sedikit penelitian yang mengeksplorasi bagaimana tekanan darah memengaruhi jaringan di otak, khususnya dikalangan orang lanjut usia.

Walaupun terdapat sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi obat hipertensi bisa menurunkan risiko penyakit Alzheimer, tetapi hipertensi sendiri bisa meningkatkan risiko penyakit Alzheimer. Daya dari World Alzheimer Report tahun 2014 menyebutkan sejumlah penelitian yang dilakukan pada kelompok orang yang berusia 15 sampai 40 tahun menunjukkan mereka memiliki risiko terkenena demensia vaskular di usia tua.

Demensia vaskular sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah di otak, akibat sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Terdapat beberapa cara tekanan darah tinggi memengaruhi kinerja otak. Pertama, tekanan darah tinggi akan meningkatkan ketegangan dan peningkatan arus darah di pembuluh darah arteri. Lama-kelamaan, dinding arteri menebal, kaku, dan menyempit serta timbul apa yang disebut dengan arterosklerosis.

Kolesterol yang beredar di aliran darah ikut memepercepat penyempitan arteri. Penyempitan arteri juga bisa terjadi di pembuluh darah yang ada di otak, sehingga menyebabkan sel-sel otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Hal ini bisa merusak sel-sel otak dan menyebabkan organ tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Tidak hanya itu, tekanan darah tinggi juga bisa menjadi faktor risiko nomor satu untuk penyakit stroke. Penyebab utama stroke adalah penyumbatan paad arteri di otak. Penyumbatan tersebut umumnya disebabkan oleh arteri yang mengeras dan menyempit. Penyebab lain dari penyakit stroke adalah pecahnya arteri di otak, itulah yang disebut dengan stroke pendarahan atau stroke hemorhagic. Kedua jenis stroke tersebut bisa mengakibatkan kematian sel otak, yang bisa berkembang menjadi demensia vaskulas di kemudian hari.

Akan tetapi, penyempitan pembuluh darah, terutama yang ada di dalam otak, tidak selalu menyebabkan stroke. Pembuluh darah yang sangat kecil dalam otak bisa tersumbat. Penderita awalnya mungkin tidak akan merasakan gejala apapun. Namun, kondisinya baru akan terdeteksi bertahun-tahun kemudian. Ini juga merupakan faktor utama dari timbulnya demensia vaskular di usia tua.

Karena alasan inilah, maka sebaiknya kita menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi normal dengan cara menjaga pola makan tetap sehat, berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, dan mengendalikan stres dengan baik.

Beberapa obat hipertensi juga diduga bisa membantu mencegah risiko Alzheimer. Namun, saat ini peneliti masih terus mengembangkan obat hipertensi yang sekaligus bisa mencegah Alzheimer atau pun kemunduran kualitas mental seiring dengan bertambahnya usia.

Jika Anda mengidap hipertensi, alangkah baiknya konsultasikan dengan dokter mengenai langkah pengobatan hipertensi yang bisa dilakukan untuk mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Semoga bermanfaat.

Inilah Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Inilah Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi,- Para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali disarankan untuk mengonsumsi obat hipertensi secara rutin setiap harinya, agar tekanan darah bisa terkontrol. Namun, selain itu, biasanya dokter juga akan menyarankan penderita untuk mengatur pola makan sehat dan menjalankan gaya hidup sehat.

Pasalnya, mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang tidak terjaga berpotensi memperburuk kondisi penyakit yang dialami. Tidak sedikit orang yang mengabaikan jumlah kalori dalam makanan yang dikonsumsi. Selain itu, berat badan yang tidak ideal juga bisa berdampak buruk bagi mereka yang mengidap hipertensi.

Padahal, menjaga berat badan ideal atau pun mengurangi berat badan bisa membantu penderita mengontrol tekanan darah tinggi.

Selain jumlah kalori, penderita juga harus memperhatikan asupan garam. Pasalnya garam mengandung natrium yang jika kadarnya meningkat dalam darah, maka bisa memengaruhi tekanan darah. Bagi penderita hipertensi, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 1500 mg natrium per hari.

Pantangan Hipertensi

Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Tidak hanya mengontrol asupan makanan dengan mengonsumsi makanan sehat saja, penderita hipertensi juga disarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Berikut ini pantangan yang harus dihindari penderita hipertensi yang perlu diketahui, yaitu diantaranya :

  • Makanan kemasan

Pizza yang dibeli dalam kemasan beku, umumnya lebih berisiko karena ditambahkan lebih banyak garam dibandingkan dengan pizza yang langsung dikonsumsi. Padahal, garam dan natrium sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama bagi penderita hipertensi.

Selain itu, makanan dalam kemasan juga perlu diperhatikan konsumsinya, termasuk sup atau saus kemasan. Dalam satu kaleng supo kemasan terkandung natrium hingga 900-2.000 mg. Disarankan untuk mengonsumsi sup atau saus rendah garam yang dibuat sendiri dari bahan-bahan segar.

  • Acar

Mungkin banyak yang menyukai acar sayuran sebagai pelengkap makanan. Namun perlu diketahui, biasanya acar diberi garam agar bisa tahan lama dan enak. Kandungan garam berlebih ini tentu bisa berdampak negatif bagi kesehatan penderita hipertensi.

Sebagai langkah antisipasi, acar yang bisa dijadikan pilihan adalah acar yang mengandung garam dibawah 100 mg.

  • Makanan dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans

Pantangan hipertensi selanjutnya yaitu makanna dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh dan lemak trans merupakan musuh utama bagi penderita hipertensi. Kulit ayam merupakan salah satu makanan yang kaya akan lemak jenuh dan banyak disukai.

Selain itu, beberapa jenis makanan yang kaya kandungan lemak jenuh lainnya termasuk daging merah, mentega, dan susu tinggi lemak.

Mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans terlalu banyak merupakan kabar buruk bagi penderita hipertensi. Pasalnya keduanya bisa meningkatkan kandungan kolesterol jahat dalam tubuh. Meningkatnya kadar kolesterol jahat ini bisa membuat kondisi penderita hipertensi semakin buruk, dan rentan terkena penyakit jantung koroner.

  • Kopi dan minuman berkafein lainnya

Selain makanan, penderita hipertensi juga harus menghindari beberapa jenis minuma, yaitu diantaranya kopi, teh, dan soda. Karena ketiga jenis minuman tersebut mengandung kafein yang bisa berdampak buruk bagi penderita hipertensi.

Kafein merupakan zat yang bisa menaikkan kadar tekanan darah secara sementara. Alangkah baiknya penderita hipertensi berkonsultasi dengan dokter apakah Anda perlu membatasi minuman berkafein atau tidak.

Namun, sebaiknya penderita hipertensi membatasi minuman tersebut hanya sekitar 200 mg per hari. Jumlah tersebut setara dengan secangkir kopi racik (brewed coffee) dengan kapasitas 355 ml.

Menjalani gaya hidup sehat merupakan salah satu kunci bagi penderita hipertensi agar tekanan darah tetap stabil. Selain menghindari beberapa pantangan makanan bagi penderita hipertensi tersebut, Anda juga perlu berolagraga secara teratur, menurunkan berat badan berlebih, serta mengelola stres dengan baik. Semoga bermanfaat.

Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh yang Perlu Diketahui

Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh yang Perlu Diketahui,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi jarang menimbulkan gejala yang khas, sehingga sering kali tidak terdeteksi sejak awal dan baru diketahui ketika sudah terkena penyakit lain.

Hipertensi merupakan istilah kesehatan yang menunjukkan kondisi dimana aliran darah pada arteri bertekanan terlalu tinggi melebihi batas normal untuk tubuh yang sehat. Terjadinya tekanan darah tinggi akan lebih berisiko pada orang-orang yang berusia lebih lanjut.

Walaupun begitu, hipertensi juga bisa berisiko terjadi pada anak-anak bahkan bayi sekalipun. Maka dari itu, tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk salah satu penyakit yang harus diwaspadai dan perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Hal ini disebabkan karena hipertensi bisa berdampak merugikan tubuh.

Dampak Hipertensi

Mengetahui Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh

Jika tekanan darah tidak terkontrol, maka bisa sangat mengerikan bagi kesehatan. Hal ini disebabkan karena kemungkinan terburuk dari kondisi naiknya tekanan darah yang terlalu tinggi mungkin bisa mengancam nyawa penderitanya. Maka tidak heran jika penyakit hipertensi digolongkan ke dalam salah satu penyebab kematian yang paling menyeramkan karena tanda-tandanya cenderung terjadi secara diam-diam.

Berikut ini merupakan beberapa dampak hipertensi terhadap tubuh yang perlu diketahui dan diwaspadai, yaitu diantaranya :

  • Sistem sirkulasi

Kerusakan yang disebabkan oleh hipertensi dimulai dari kecil dan seiring berjalannya waktu semakin berkembang. Semakin lama hal ini tidak terdiagnosa atau tidak terkendali, maka semakin serius juga risiko yang ditimbulkan.

Pembuluh darah dan arteri utama membawa darah keseluruh tubuh dan mensuplai ke jaringan dan organ vital. Ketika tekanan pada darah yang mengalir melonjak tinggi, maka hal ini mulai merusak dinding arteri.

Akibatnya, dinding arteri akan memulihkan diri sehingga lebih tebal, lebih keras, dan kurang elastis. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis atau pengerasa arteri. Anda bisa mengaalmi aterosklerosis secara alami oleh proses penuaan, namun tekanan darah tinggi bisa mempercepat prosesnya.

Arteri yang mengeras dan kaku lebih rentan untuk pecah dan tersumbat, yang menyebabkan timbulnya kerusakan pada organ-organ yang seharusnya disuplai darah oleh pembuluh tersebut.

Hipertensi juga bisa menyebabkan aneurisma, dimana kondisi ini terjadi ketika sebagian arteri menjadi lemah dan menggelembung seperti balon karena tekanan ekstra terus-menerus.

Aneurisma berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun dan seringkali tidak menimbulkan gejala. Jika gelembung ini pecah, maka bisa terjadi perdarahan yang berbahaya did alam tubuh. Aneurisma bisa terjadi di mana saja, namun paling umum pada aorta yang memasok darah ke perut, panggul, dan kaki (aneurisma aorta perut).

  • Sistem pernapasan

Hipertensi juga bisa menyebabkan arteri pada paru-paru rusak dan tersumbat. Ketika arteri yang membawa darah ke paru-paru tersumbat atau terhambat, maka hal ini disebut dengan emboli paru. Kondisi ini sangat serius dan memerlukan penanganan cepat. Aneurisma juga bisa terjadi pada paru-paru.

Selain itu, hipertensi juga berhubungan dengan gangguan tidur sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan dengkuran keras dan gangguan bernapas saat tidur di malam hari. Seseorang yang mengidap sleep apnea sering kali merasa tidak beristirahat dengan cukup ketika bangun tidur di pagi hari. Banyak orang yang terdiagnosa dnegan sleep apnea juga memiliki tekanan darah tinggi.

  • Sistem saraf

Hipertensi bisa menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di otak pecah dan tersumbat. Jaringan otak akan kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini dikenal juga sebagai stroke, yang bisa menyebabkan masalah serius dan bahkan kematikan. Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya stroke.

Selain stroke, hipertensi juga bisa menyebabkan demensia, penyakit otak yang bisa mengakibatkan timbulnya masalah berpikir, berbicara, penalaran, visi memori, dan gerakan. Terdapat beberapa penyebab demensia, salah satunya yaitu demensia vaskular, yaitu hasil dari penyempitan dan penyumbatan arteri yang memasok darah ke otak.

Hipertensi juga bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok darah ke mata. Sehingga suplai darah ke mata berkurang atau terhenti. Retinopati hipertensi terjadi ketika retina rusak karena tekanan darah tinggi.

Retina merupakan lapisan jaringan di bagian belakang mata yang mengubah cahaya yang masuk ke mata menjadi sinyal saraf yang dikirim ke otak. Semakin lama tekanan darah tinggi terjadi, amak semakin parah juga kerusakan yang mungkin terjadi pada retina.

Saraf di mata mungkin juga bisa mati karena kekurangan pasoka darah. Kondisi ini disebut dengan neuropati optik iskemik. Semua kondisi tersebut bisa mengakibatkan penglihatan kabur atau kebutaan total.

  • Sistem reproduksi

Organ seksual menggunakan aliran darah tambahan ketika sedang bergairah. Ketika tekanan darah tinggi menyebabkan penghalang pada pembuluh darah ke penis atau vagina, maka bisa memicu timbulnya disfungsi seksual.

  • Sistem rangka

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan osteoporosis, dengan meningkatnya jumlah kalsium yang terbuat ketika kencing. Kondisi ini rentan terjadi pada penderita hipertensi, terutama pada wanita yang telah memasuki masa menipause. Osteoporosis bisa melemahkan tulang-tulang dalam tubuh dan membuatnya lebih mudah untuk retak dan hancur.

  • Sistem urine

Ginjal merupakan organ penting lain yang bisa rusak akibat tekanan darah tinggi. Ginjal membantu menghilangkan limbah dari darah, meregulasi volume darah dan tekanan, serta menyaring limbang keluar melalui urine. Maka dari itu, memerlukan pembuluh darah yang sehat.

Hipertensi bisa merusak pembuluh darah yang lebih besar yang mengarah pada ginjal dan pembuluh darah yang lebih kecil didalam ginjal. Jika arteri yang memasok darah ke ginjal rusak, maka jaringan ginjal tidak bisa mendapatkan darah yang diperlukan dan secara bertahap akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi.

Kondisi tersebut disebut penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal. Kondisi ini sangat berbahaya karena kerusakan ginjal bisa meningkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi.

Nah, itulah beberapa dampak hipertensi terhadap tubuh. Mengingat begitu besarnya dampak yang ditimbulkan akibat hipertensi, maka sangat penting untuk selalu memperhatikan tekanan darah dan lakukanlah pengecekan secara rutin. Jika Anda telah mengidap hipertensi, selalu konsultasikan masalah ini dengan dokter dan konsumsi obat hipertensi yang telah direkomendasikan secara teratur. Semoga bermanfaat.