Obat Hipertensi Yang Efektif Tanpa Efek Samping

Obat Hipertensi Yang Efektif Tanpa Efek  Samping,-Mengalami hipertensi ? Tidak perlu khawatir. QnC Jelly Gamat hadir untuk membantu mengatasi dan mengontrol tekanan darah tinggi secara alami dan juga efekitif dengan berbagai khasiat lengkap yang ada didalamnya. Selain terbuat dari bahan alami pilihan, QnC Jelly Gamat ini juga telah memiliki izin resmi dari DEPKES dan memiliki sertifikat HALAL MUI, sehingga aman untuk dikonsumsi. Dapatkan produk yang asli dengan pelayanan tebaik dari kami. Nikmati juga berbagai promo menarik yang kami tawarkan untuk Anda. Dengan berbelajan ditempat kami, Anda bisa menikmati :

  • Layanan konsultasi secara GRATIS selama 24 jam penuh
  • BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN (pemesanan 1-2 botol)
  • Garansi UANG KEMBALI 100%

*syarat dan ketentuan berlaku

Sekilas Tentang Hipertensi

obat hipertenis yang efektif tanpa efek samping

Masih banyak yang menganggap  sepele penyakit hipertensi ini. Padahal, penyakit  ini dijuluki ‘Silent Killer’, karena hipertensi datang  tanpa pemberitahuan. Hipertensi (HTN) atau  tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis  kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat.  Peningkatan ini mengakibatkan jantung harus  bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah  melalui pembuluh darah. Hipertensi merupakan  faktor resiko utaman untuk penyakit stroke,  serangan jantung, gagal jantung, aneurisma  arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit  arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal  kronik.

Penyebab dan Gejala Hipertensi

Penyebab hipertensi dapat disesuaikan dengan  jenis hipertensi itu sendiri, yaitu :

  1. Hipertensi Primer (esensial)
    Sebagian besar kasus hipertensi primer tidak  diketahui secara pasti penyebabnya dan diduga  adanya faktor genetik.
  2. Hipertensi Sekunder
    Kelompok hipertensi sekunder terjadi akibat  adanya komplikasi penyakit ginjal dan tumor  kelenjar anak ginjal (adrenal).

Faktor resiko lain yang berpengaruh terhadap  terjadinya hipertensi yaitu usia, konsumsi garam  yang berlebih, diabetes dan pecandu alkohol.

Hipertensi jarang menunjukkan gejala, sehingga  diperkirakan sebagian dari penderita hpertensi  tidak mengetahui bahwa mereka memiliki  penyakit hipertensi. keluhan yang biasa  dirasakan oleh penderita antara lain sakit kepala,  sesak, cepat lelah, dan kadang hidung berdarah.

Peningkatan tekanan darah tinggi yang sangat  tinggi serimg disebut dengan krisis hipertensi.  Tekanan darah diatas tingkat ini memiliki resiko  yang tinggi terjadinya komplikasi. Orang dengan  tekanan darah pada kisaran ini mungkin tidak  memiliki gejala, namun lebih cenderung  mengeluhkan sakit kepala dan pusing  dibandingkan dengan populasi umum. Gejala  lain mencakup berkurangnya penglihatan atau  sesak napas karena gagal jantung atau rasa lesu  karena gagal ginjal.

Pengobatan Hipertensi Secara Alami

Obat HIpertensi yang Efektif Tanpa Efek SampingQnC Jelly Gamat merupakan produk herbal terbaru dari PT. Bijaksana Maju Utama dan dipasarkan oleh CV. Peduli Semesta Alam yang terbuat dari ekstraksi 100% gamat emas yang diambil dari perairan terbaik Indonesia dengan menyimpan kandungan serta khasiat yang sangat luar biasa untuk kesehatan.

Khasiat dari teripang emas ini telah diteliti oleh para  ilmuwan di seluruh dunia. Penelitian yang  dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia  selama 8 tahun menunjukkan bahwa teripang laut  dapat melancarkan peredaran darah, mencegah  penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah,  melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kada  metabolisme, membantu mengatasi diabetes  melitus dan hipertensi, serta dapat mempercepat  penyembuhan luka, baik luka dalammaupun luka  luar.

Menurut penelitian,  didalam teripang laut ini juga terdapat 50 senyawa  aktif biologi yang juga memiliki khasiat yang baik  untuk kesehatan, diantaranya :

  • Protein
  • Kolagen
  • Mineral
  • Mukopolisakarida
  • Glucosaninoglycans (GAGs)
  • Antiseptik Alamiah
  • Glucosamine dan Chondroitin
  • Omega 3, 6 dan 9
  • Asam Amino
  • Lektin
  • Vitamin dan Mineral

Kandungan glucosaminoglycans (GAGs) yang ada  didalamnya berkhasiat untuk mencegah  penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi  tekanan darah dan bisa membantu mengatasi  masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan  melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas  pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan  darah. Dan kandungan mukopolisakarida juga  memiliki manfaat untuk mengatasi hipertensi  diantaranya dapat membantu melancarakan  sirkulasi darah dan juga menurunkan dan  menstabilkan hipertensi. Jadi, dengan kandungan  tersebut Anda bisa mengatasi hipertensi dengan  alami dan efektif.

Selain ekstrak teripang emas, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alam lain, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur yang semakin memperkaya khasiat yang ada didalamnya dalam membantu pencegahan serta pengobatan berbagai penyakit. QnC Jelly Gamat juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat hipertensi yang efektif serta aman tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh serta tanpa efek ketergantungan pada obat.

Selian dapat mengatasi hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Untuk pemesanan QnC Jelly Gamat Anda bisa langsung  mengirimkan pesanan melalui SMS sesuia  dengan format pemesanan berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat   Lengkap:  No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614


Contoh

NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis   Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

 

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap  mencantumkan kode NEGG, karena itu   merupakan   kode pemesanan atau  pesanan Anda  tidak akan kami  proses !

Daftar Harga QnC Jelly Gamat

Keterangan : Paket Agen 60 botol HARGA SPESIAL, silahkan hubungi customer cervice kami di no. 082.320.970.600 atau BBM 53227614.

Cara Pembayaran

Untuk pembayaran Anda dapat mentransfer ke  salah satu bank berikut :

Bank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

Bank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

Bank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

Bank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

Bank CIMB Niaga Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama : Aryanto

Perhatian !!
Semua rekening kami beratas namakan Bapak  Aryanto. Abaikan bila Anda menerima pesan  untuk melakukan pembayaran ke no. rekening  selain atas nama Bapak Aryanto.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga yang  harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim  sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR (*syarat dan  ketentuan berlaku). Dan untuk pemesanan diatas 2  botol Anda harus membayar minimal setengah  dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami.  Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi  solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi  dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya.  Semoga lekas sembuh.

Tunggu apa lagi, pesan sekarang juga !!
Barang Sampai, Baru Transfer Pembayaran

*syarat dan ketentuan berlaku

Rekomendasi Ramuan Herbal untuk Bantu Cegah Hipertensi

Rekomendasi Ramuan Herbal untuk Bantu Cegah Hipertensi,- Hampir semua orang bisa mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jika saat ini angkanya terus meningkat secara global. Pada tahun 2025 peningkatan orang-orang dewasa di seluruh dunia yang akan mengidap hipertensi diprediksi melonjak hingga 29%.

Hipertensi disebut juga pembunuh diam-diam, karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala khas jangka panjang namun mungkin menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa.

Karena hipertensi termasuk penyakit tersembunyi dan sulit untuk terdeteksi, maka Anda perlu memeriksakan kondisi tekanan darah secara teratur jika memiliki risiko tekanan darah tinggi. Segera cari pertolongan medis atau perawatan rumah sakit jika anda menyadari adanya tanda atau gejala yang tidak normal.

ramuan herbal untuk cegah hipertensi

Lalu, bagaimana cara mencegah dan mengobati hipertensi ?

Jika Anda ingin mencoba mengonsumsi obat darah tinggi, baik itu untuk kepentingan medis atau herbal, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter. Terdapat beberapa bahan alami, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya atau mengganggu efektivitas obat lain.

Selain itu, untuk menghindari hipertensi, Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Selain dengan mengubah gaya hidup, Anda juga bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami. Dan berikut ini merupakan beberapa rekomendasi ramuan herbal untuk bantu cegah hipertensi secara efektif, yaitu diantaranya :

  • Mengkudu

Manfaat buah mengkudu sudah banyak dikenal mampu membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit, termasuk salah satunya hipertensi. Meskipun memiliki bau yang tidak sedap, tetapi didalamnya terkandung banyak kandungan nutrisi, seperti diantaranya vitamin, mineral, protein dan zat-zat mikro seperti xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, sodium, asam kaprilat, asam kaproat, lysin, dan asam kaprat. Tidak hanya itu, didalam buah mengkudu juga terkandung senyawa scopoletin yang bersifat antibakteri dan anti inflamasi.

Untuk membantu mencegah hipertensi sendiri, kandungan anti inflamasi inilah yang mampu menurunkan tekanan darah. Buah mengkudu dapat memberikan efek pelebaran pembuluh darah sehingga tekanan pada dinding-dinding pembuluh darah berkurang, dan tekanan darah turun.

Selain itu, didalam buah mengkudu juga terkandung zat yang mampu merangsang tubuh agar menghasilkan suatu hormon yang disebut xerodine yang bekerja dengan sifat kontradiktif. Hormon inilah yang menjadikan scopoletin mampu menjadi adaptogen atau penyeimbang.

  • Sambiloto

Sambiloto merupakan tanaman herbal selanjutnya yang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung senyawa lengkap, seperti zat andrographolide, alakloid, dan kalium.

Kandungan kalium yang tinggi didalamnya ini bermanfaat untuk mengeluarkan air dan garam serta rendah natrium. Maka dari itu, sambiloto bisa diandalkan sebagai ramuan herbal untuk cegah hipertensi.

  • Kelor

Kelor diketahui mengandung magnesium bersama dengan zinc dan vitamin E yang mengambil bagian dalam mengurangi tekanan darah.

Tidak hanya itu, kalium juga mengandung kalium yang 15 kali lebih tinggi daripada pisang. Kandungan kalium yang tinggi cenderung menurunkan kandungan sodium. Kalium bekerja dengan cara meningkatkan ekskresi natrium dalam urin, yang membantu melebarkan pembuluh darah, dan mengubah interaksi hormon yang mempengaruhi tekanan darah.

  • Pegagan

Pegagan kaya akan kandungan karetenoid dan asiatikosida, selain mampu mengatasi radikal bebas, senyawa tersebut juga mampu merangsang produksi enzim antioksidan alami dalam tubuh.

Pegagan telah diuji secara klinis dan diketahui mampu mengurangi rasa cemas, karena itu pegagan sanat membantu penderita hipertensi yang umumnya disebabkan karena ketegangan pikiran atau stres.

Selain mengonsumsi beberapa ramuan herbal untuk bantu cegah hipertensi tersebut, Anda juga bisa melakukan olahraga secara teratur selama 30 menit setiap hari. Hal ini bsia membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan. Pilihlah jenis aktivitas yang Anda sukai, seperti berjalan kaki, berlari, berenang, atau pun bersepeda.

Menilik Manfaat Rumput Laut untuk Penderita Hipertensi

Menilik Manfaat Rumput Laut untuk Penderita Hipertensi,- Bagi para penggemar makanan Jepang, seperti sushi atau onigiri, mungkin sudah tidak asing lagi dengan rumput laut. Rumput laut termasuk ke dalam kelompok algae dan terdiri dari beberapa jenis, seperti alga coklat, alga merah, dan alga hijau.

Rumput laut disebut juga sayuran laut, atau marine vegetables. Seperti yang diketahui sayuran memiliki kandungan kalori yang rendah. Dalam semangkuk rumput laut mentah atau rumput laut wakame mengandung sekitar kurang dari 20 kalori.

Selain nikmat untuk dikonsumsi, ternyata rumput laut ini juga menyimpan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, salah satunya yaitu untuk membantu mengatasi hipertensi. Bagi para penderita hipertensi, Anda mungkin pernah disarankan untuk mengonsumsi rumput laut. Sumber daya hayati ini disebut-disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Manfaat Rumput Laut

Benarkah demikian ?

Hipertensi atau lebih dikenal dengan penyakit tekanan darah tinggi telah menjadi masalah kesehatan bagi banyak orang. Pada tahun 2013, lebih dari sepertiga penduduk Indonesia, atau lebih dari 60 juta penduduk tercatat mengidap hipertensi. Menurut data dari Riskesdas 2013, hipertensi paling banyak dialami oleh kelompok usia 55 sampai 64 tahun.

Pada umumnya hipertensi terjadi bersamaan dengan penyakit metabolik lainnya, seperti diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, serta dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal, penderita harus mengonsumsi obat hipertensi secara teratur. Namun, sebagian besar penderita hipertensi hanya mengonsumsi obat pada saat mereka merasakan keluhan sakit kepala akibat tekanan darah tinggi. Padahal, hal tersebut sangat berbahaya.

Selain itu, penderita hipertensi juga biasanya disarankan untuk menjalankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi makanan asin, daging merah, makanan olahan, makanan tinggi lemak, memperbanyak sayuran dan buah-buahan, berolahraga secara teratur minuman 50 menit seminggu, serta mengruangi berat badan berlebih.

Manfaat Rumput Laut untuk Penderita Hipertensi

Rumput laut merupakan makanan tradisional Jepang yang bisa dikonsumsi sendiri, dicampur ke dalam nasi sebagai nori, atau dicampurkan ke dalam salad atau sup sebagai wakame.

Telah lama rumput laut ini diyakini sebagai makanan sehat karena mengandung serat yang tinggi, vitamin, dan mineral. Tidak hanya itu, berdasarkan penelitian, rumput laut juga terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah, baik pada orang dewasa ataupun anak-anak.

Para peneliti menduga jika kandungan fucoxanthin, phlorotannins, dan peptida yang terkandung dalam rumput laut bertanggungjawab atas mekanismenya memerangi tekanan darah tinggi. Diketahui pula jika rumput laut dapat menghambat enzim penyebab hipertensi, yang juga dapat dihambat oleh obat hipertensi seperti captopril.

Sebaiknya seberapa banyak rumput laut yang boleh dikonsumsi ?

Pada anak-anak, dosis rumput laut yang disarankan adalah sekitar 0,6 – 0,8 gram per hari. Sedangkan untuk orang dewasa, mengonsumsi pil yang berisi rumput laut kering sebanyak 5-6 gram perhari dapat membantu menurunkan tekanan darah sampai 29 mmHg.

Mengonsumsi rumput laut terlalu banyak dapat menyebabkan yodium berlebihan pada tubuh. Anda harus mengonsumsi secukupnya saja. Rumput laut mengambil mineral yang ada di laut tempat mereka hidup. Bisa saja tanaman ini menyerap arsenik dan metal berat lainnta. Ketika dikonsumsi secara berlebihan, maka tentunya ini tidak akan baik bagi kesehatan tubuh.

Benarkah Kesepian Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi?

Benarkah Kesepian Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi?,- Tidak hanya pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat saja yang bisa memicu naiknya tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ternyata orang-orang yang merasa kesepian juga memiliki kecenderungan untuk mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi di hari tua.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Chicago selama 5 tahun menemukan hubungan antara kesepian dan hipertensi. Menurut studi, orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas yang menghabiskan waktu sendiri di rumah memiliki peningkatan tekanan darah 2 kali lipat, dibandingkan dengan mereka yang bersosialisasi dengan teman-teman, keluarga, atau kerabatnya.

“Perilaku menyendiri adalah suatu faktor risiko yang unik dan merupakan hak pribadi,” ujar peneliti Dr Louise Hawkley yang memuat temuanya dalam jurnal Psychology and Ageing.

Dr Hawkley, adalah psikolog dari University of Chicago, yang melakukan riset tentang pengaruh kesepian terhadap masalah dan kualitas kesehatan. Tekanan darah tinggi sejak lama dikenal sebagai ancaman kesehatan yang serius. Hipertensi dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gangguan fungsi ginjal.

Dalam risetnya, Hawkley dan timnya melibatkan sekitar 229 responden yang berusia 50 sampai 68 tahun. Mereka secara acak dikelompokkan dalam studi jangka panjang. Setiap anggota kelompok diminta untuk menjawab serangkaian pertanyaan untuk memastkan apakan mereka merasa mengalami kesepian. Responden juga diminta untuk membuat rata-rata nilai hubungan dengan orang lain melalui beragam topik.

Selama beberapa tahun penelitian dilakukan, Dr Hawkley menemukan adanya hubungan yang jelas antara perasaan kesepian yang dilaporkan di awal studi dengan naiknya tekanan darah selama periode tersebut. Peningkatan yang berhubungan dengan kesepian tidak diobservasi samapi 2 tahun penelitian berjalan, tetapi kemudian terus meningkat sampai 4 tahun kemudian.

Baca juga :

Riset mencatat, responden dengan tingkat kesepian sedang pun bisa terpengaruh. Diantara semua responden, orang yang paling kesepian mengalami kenaikan tekanan darah hingga lebih dari 10% dari tensi rata-rata responden lainnya yang dikukur selama 4 tahun penelitian. Kekhawatiran tentang hubungan sosial dapat dijadikan dasar mengapa mereka yang kesepian mengalami kenaikan tekanan darah.

Sebelumnya, terdapat sebuah studi terpisah yang menyimpulkan bahwa orang-orang yang kesepian berisiko dua kali lebih rentan terkena Alzheimer, yaitu penyakit kepikutan yang ditandai dengan menurunnya fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif.

Selain kesepian, ternyata mendengkur juga bisa memengaruhi tekanan darah seseorang. Menurut National Sleep Foundation, saat pernapasan terganggu maka tingkat oksigen di tubuh akan turun.

Pada kondisi tersebut, sistem saraf ikut meningkatkan aliran oksigen ke jantung dan otak, sehingga mengencangkan pembuluh darah dan menyebabkan tekanan darah tinggi.

“Menurunnya kualitas tidur juga dapat memicu pelepasan hormon stres dan meningkatkan detak jantung sampai meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi,” tulis National Sleep Foundation.

Anda Penderita Hipertensi? Perhatikan Hal Penting Berikut Ini!

Anda Penderita Hipertensi? Perhatikan Hal Penting Berikut Ini!,- Hipertensi atau dikenal juga dengan tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang tergolong silent killer. Hal ini disebabkan karena sebagian besar penderitanya tidak menunjukkan gejala. Maka tak heran jika banyak penderita yang tidak mengetahui jika dirinya mengidap hipertensi.

Hipertensi merupakan penyakit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menyatakan, jika angka kejadian hipertensi di Indonesia mencapai 25,8%. Menurut data tersebut, penyakit ini paling banyak dialami oleh kelompok usia 55-64 tahun.

Sedangkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2011 mengungkapkan bahwa sebanyak 1 miliar penduduk dunia mengidap hipertensi. Sebesar 2/3 di antaranya berasal dari negara berkembang yang memiliki penghasilan rendah-sedang.

Prevalensi penyakit hipertensi diprediksi akan terus meningkat dan menyebabkan beban kesehatan ataupun ekonomi yang sangat besar. Hal ini disebabkan karena biaya pengobatan hipertensi untuk mencegah komplikasi tergolong mahal.

Maka dari itu, penderita hipertensi dianjurkan untuk benar-benar berusaha agar tekanan darah tetap stabil. Terkait hal ini, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan penderita hipertensi, diantaranya adalah :

  • Minum obat secara teratur

Sebagian besar penderita hipertensi hanya mengonsumsi obat hipertensi ketika tekanan darah sedang meningkat. Namun perlu diketahui, hal tersebut tidaklah tepat. Penderita harus tetap mengonsumsi obat hipertensi setiap hari, secara rutin dan teratur. Bukan hanya saat serangan terjadi. Ketika penderita memeriksakan diri ke dokter untuk kontrol, dokter akan menurunkan dosis obat jika didapati tekanan darah sudah lebih membaik.

  • Periksa tekanan darah secara teratur

Memeriksakan tekanan darah secara berkala sangat penting bagi penderita hipertensi. Setidaknya mereka harus kontrol ke dokter untuk memeriksakan tekanan darah, sekaligus melakukan konsultasi dan evaluasi kondisi.

Jika tekanan darah masih tinggi, maka dokter mungkin perlu meningkatkan dosis obat yang dikonsumsi atau penambahan jenis obat lain. Jika cara tersebut berhasil membuat tekanan darah stabil, maka penderita hipertensi dapat meneruskan konsumsi obat yang diberikan.

Idealnya, penderita hipertensi dianjurkan untuk membeli tensimeter digital agar dapat mengukur tekanan darah dengan mudah. Dengan mengukur tekanan darah setiap hari, maka penderita hiperensi bisa memantau dan mengontrol stabil atau tudaknya tekanan darah yang dimiliki.

Perlu diketahui, tidak mengontrol tekanan darah dengan baik dapat menyebabkan perjalanan penyakit hipertensi yang semakin berat, sehingga menimbulkan komplikasi yang merusak organ-organ penting didalam tubuh.

  • Mengenali tanda serangan jantung dan stroke

Serangan jantung dan stroke merupakan dua komplikas yang paling sering terjadi pada penderita hipertensi. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda mengenali tanda dan gejalanya untuk berjaga-jaga.

Gejala serangan jantung yaitu ketika Anda merasakan nyeri di dada yang sangat hebat, berat, seperti ditindih, yang dapat menjalar ke lengan, punggung, atau rahang. Selain itu, penderita juga bisa merasakan keringat dingin, sesak napas, muntah, hingga ingin pingsan.

Sedangkan gejala stroke bisa berupa kelemahan satu sisi tubuh (lengan dan tngkai), bicara pelo, mulut mencong, sulit menelan dan minum air, sakit kepala, serta penurunan kesadaran. Jika mengalami gejala tersebut, alangkah baiknya untuk segera minta bantuan orang terdekat untuk secepatnya membawa Anda ke rumah sakit.

  • Tetap lakukan gaya hidup sehat

Walaupun sudah mengonsumsi obat hipertensi secara teratur, bukan berarti Anda boleh melakukan apapun yang Anda inginkan. Sejatinya, penderita hipertensi tetap perlu melakukan pola hidup sehat, seperti pemilihan makanan yang baik dan rutin olahraga, sambil mengonsumsi obat tekanan darah tinggi yang diberikan dokter. Bahkan, jika tekanan darah tinggi masih ‘mepet’, dokter dapat menganjurkan untuk melakukan pola hidup sehat dan tidak perlu mengonsumsi obat.

Pilihan Menu Sahur Sehat dan Lezat Bagi Penderita Hipertensi

Pilihan Menu Sahur Sehat dan Lezat Bagi Penderita Hipertensi,- Salah satu penyebab puasa tidak lancar adalah kesalahan dalam memilih menu sahur. Pasalnya, sahur adalah waktu makan yang cukup penting bagi orang yang sedang berpuasa. Agar puasa tetap lancar, Anda perlu mengetahui menu sahur sehat dan tepat, terutama bagi Anda yang mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang berpuasa. Hal ini disebabkan karena penderita hiperetnsi sering kali mengeluh mudah pusing dan mual. Ini tentu akan mengganggu hari-hari puasa Anda.

Walaupun begitu, dilansir dari NHS Inggris, orang dengan tekanan darah tinggi boleh-boleh saja berpuasa. Namun, dengan catatan kondisi tubuh stabil. Maka dari itu, Anda dianjurkan untuk memperhatikan asupan makan sehari-hari, terutama saat sahur, untuk mencegah gejala hipertensi waktu sewaktu-waktu.

Selain untuk membantu menurunkan tekanan darah, pemilihan makanan yang tepat saat sahur juga dapat membantu meningkatkan energi saat berpuasa dan mengurangi risiko edema atau penimbunan cairan dalam tubuh.

Jika pada artikel sebelumnya kita telah memberikan informasi seputar menu buka puasa sehat yang tepat untuk penderita hipertensi, maka berikut ini merupakan beberapa pilihan menu sahur sehat dan lezat bagi penderita hipertensi yang bisa menjadi alternatif bagi Anda, yaitu :

  • Ikan sarden

Ikan sarden merupakan salah satu jenis ikan yang baik dikonsumsi sebagai menu sahur untuk penderita hipertensi. Hal ini disebabkan karena kandungan asam lemak omega-3 yang dimilikinya dapat membantu mengendalikan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan mencegah penyakit jantung.

Agar sahur lebih sehat, lengkapi ikan sarden ini dengan sajian nasi merah yang mengandung tinggi serat. Ini akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan tak mudah lapar saat puasa.

  • Oatmel susu dan buah

Oatmela saja mungkin tidak cukup untuk sahur Anda. Namun, oatmeal merupakan salah satu makanan rendah lemak dan natrium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, oatmeal juga mengandung serat tinggi sehingga dapat membuat Anda kenyang lebih lama saat puasa.

Jika ingin lebih sehat, maka tambahkan juga buah-buahan yang baik untuk penderita hipertensi, seperti pisang, alpukat, atau beri-berian. Segelas susu juga bisa melengkapi menu sahur Anda.

  • Nasi goreng sayur

Jika Anda mencari menu sahur sehat dan lezat bagi penderita hipertensi yang praktis, maka nasi goreng adalah jawabannya. Ya, nasi goreng merupakan salah satu makanan yang mudah dibuat dalam waktu singkat dan dapat dikreasikan dengan berbagai bahan makanan sehat lainnya.

Saat menggoreng, gunakanlah minyak zaitu yang kaya lemak sehat dan antioksidan sehingga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Bahkan, sebuah kajian ilmiah yang dilakukan di Spanyol pada tahun 2015 menunjukkan bahwa minyak zaitu dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Agar semakin sehat, Anda bisa menambahkan beberapa jenis sayuran pada nasi goreng Anda. Misalnya brokoli, sawi, kacang polong, dan sayuran lainnya. Pasalnya, sayuran hijau mengandung tinggi kalium yang dapat membantu menyingkirkan kelebihan garam dalam tubuh melalui urine. Ini tentu bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil selama berpuasa.

  • Sandwich roti gandum

Menu sahur untuk penderita hiperetnsi yang terakhir adalah roti gandum. Dr. Lu Wang, seorang peneliti asal harvard Medical School di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kandungan serat dan nutrisi pada gandum dapat membantu mencegah lonjakan tekanan darah. Selain itu, gandum utuh juga dapat mengandung vitamin B dan karbohidrat kompleks.

Terlebih lagi, roti gandum memiliki indeks glikemik yang tergolong rendah sehingga akan diserap lebih lama oleh tubuh. Akibatnya, Anda tidak akan mudah merasa lapar saat puasa.

Setangkup roti ditambah telur dadar atau telur ceplok sudah bisa menjadi hidangan yang menggugah selera saat sahur. Namun, gunakan bagian putih telurnya saja yang memiliki kadar kolesterol rendah sehingga tidak membuat tekanan darah naik.

Untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral, tambahkan juga berbagai jenis sayuran segar seperti bayam, tomat, timun, atau selada. Dengan begitu, maka menu sahur untuk penderita hipertensi ini akan semakin lezat dan juga tetap sehat.

Menu Buka Puasa sehat yang Tepat untuk Penderita Hipertensi

Menu Buka Puasa sehat yang Tepat untuk Penderita Hipertensi,- Puasa di bulan merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Selain keistimewaan dari sisi pahala, puasa juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan.

Namun, bagaimana dengan penderita penyakit hipertensi ? bisakah kita menjalankan puasa dengan lancar tanpa mempengaruhi kondisi tekanan darah ? Anda tidak perlu khawatir. Karena pada prinsipnya, tidak ada masalah bagi penderita hipertensi selama tekanan darahnya terkendali dan penderita minum obat hipertensi secara teratur. Saat ini sudah banyak obat yang bisa diminum cukup 1 kali dalam sehari, yang bisa diminum saat buka atau sahur.

Walaupun begitu, Anda harus tetap menerapkan pola makan yang sehat. Pasalnya, salah-salah menyantap makanan justru bisa membuat gejala hiperetnsi kambuh. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir lagi karena gejala tersebut dapat diatasi dengan pemilihan makanan yang tepat saat berbuka puasa.

Agar tak salah pilih menu berbuka, berikut ini kami sajikan informasi seputar menu buka puasa sehat yang tepat untuk penderita hipertensi, diantaranya :

  • Sayur bayam

Bayam merupakan salah satu sayuran hijau yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita hipertensi karena kandungan kaliumnya. Ketika tubuh menerima asupan kalium, mineral tersebut akan membantu mengikat natrium dalam darah dan mengeluarkannya bersama urin. Hasilnya, tekanan darah tinggi saat seharian berpuasa akan menurun secara perlahan.

Maka dari itu, sajian sayur bayam ini bisa menjadi salah satu pilihan menu berbuka puasa sehat untuk penderita hipertensi. Agar rasanya semakin nikmat dan menggugah selera, Anda bisa menambahkan jenis sayuran lainnya, seperti wortel dan jagung manis sebagai pelengkapnya.

  • Ikan tuna panggang

Ikan merupakan salah satu sumber protein terbaik dengan kandungan lemak yang rendah. Dari sekian banyak jenis ikan yang ada, ikan tuna adalah salah satu jenis ikan yang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Ikan tuna kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang dapat mencegah plak pada pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Ketika pembuluh darah aman dari timbunan plak, maka ini artinya aliran darah akan semakin lancar dan tidak memerlukan tekanan berlebih untuk mengirimkan darah ke organ vital dalam tubuh.

Agar sajian ikan tuna untuk berbuka puasa menjadi lebih sehat, masaklah ikan tuna dengan cara dipanggang untuk menjaga agar kadar vitamin dan mineral didalamnya. Bumbui dengan minyak zaitun, perasan lemon, dan rempah-rempah lainnya untuk menambah cita rasanya.

  • Kurma

Kurma banyak bermunculan saat bulan Ramadhan. Ternyata selain memiliki rasa yang manis, kurma juga nyatanya cocok dikonsumsi sebagai menu buka puasa untuk hipertensi.

Hal ini disebabkan karena kurma mengandung kalium dan magnesium tinggi yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengendalikan detak jantung, dan menurunkan tekanan darah. Dengan mengonsumsi 4 buah kurma saat berbuka puasa, Anda telah memenuhi sekitar 668 mg kalium atau setara dengan 14% kebutuhan kalium harian pada orang dewasa.

  • Jus buah

Menu buka puasa sehat untuk penderita hipertensi selanjutnya yaitu jus buah. Jus buah delima dilaporkan dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Bahkan, buah yang berwarna merah ini juga efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada pasien yang menjalani dialisis atau cuci darah ginjal.

Selain delima, Anda juga bisa mengonsumsi jus pisang untuk membantu mengendalikan tekanan darah selama berpuasa. Pasalnya, satu buah pisang ukuran sedang ternyata dapat memenuhi 1% kalsium, 8% magneisum, dan 12% kalium yang diperlukan setiap harinya. Maka dari itu, mulaikan rutin mengonsumsi jus buah saat berbuka agar tekanan darah Anda tetap stabil selama bulan puasa.

Baca juga : Terapi Jus untuk Hipertensi

  • Kolak pisang

Kolak pisang merupakan menu takjil favorit selama bulan Ramadhan. Meskipun Anda memiliki masalah dengan tekanan darah tinggi, namun Anda tetap bisa makan kolah saat berbuka puasa.

Namun, Anda harus hati-hari dengan santan dan kandungan gula didalamnya. Keduanya dapat memicu kenaikan kolesterol dan gula darah. Maka dari itu, buat kolak sehat versi Anda dengan menggunakan susu skim (bebas lemak) atau yoghurt sebagai pengganti santan.

Susu skim maupun yoghurt sama-sama mengandung kalsium tinggi dan rendah lemak. Kedua zat gizi tersebut dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi saat puasa.

Sebagai pelengkapnya, Anda bisa menambahkan pisang untuk menambah asupan kalium pada menu buka puasa Anda. Kandungan kalium yang terdapat pada pisang dapat membantu mengurangi efek natrium dalam darah. Kombinasi ini jelas bermanfaat untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi saat puasa.

Mengetahui Hubungan Antara Penyakit Hipertensi dan Diabetes

Mengetahui Hubungan Antara Penyakit Hipertensi dan Diabetes,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes memiliki hubungan yang erat. Keduanya bersifat saling memengaruhi, sehingga penderita diabetes yang memiliki tekanan darah tinggi akan semakin sulit untuk disembuhkan atau diturunkan kadar gulanya. Begitu pula sebaliknya, penderita hipertensi yang memiliki riwayat diabetes juga akan lebih sulit untuk mengontrol tekanan darahnya.

Hipertensi dan diabetes bisa terjadi bersama-sama sehingga sering dianggap sebagai komorbiditas, penyakit yang mungkin timbul pada pasien yang sama. Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa terjadi dikarenakan adanya komplikasi penyakit diabetes yang kronis. Maka tak heran jika penderita diabetes memiliki risiko sekitar 40% kehilangan nyawa yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner terkait dengan meningkatnya lemak darah yang menyebabkan plak.

Lalu, kenapa diabetes dan bipertensi biasa terjadi bersamaan ? Berikut ini merupakan beberapa alasannya !

Memiliki sifat fisiologis yang sama

Diabetes dan hipertensi cenderung terjadi secara bersamaan dikarenakan mereka memiliki ciri-ciri fisiologis tertentu, yaitu efek yang disebabkan oleh masing-masing penyakit cenderung membuat penyakit lain lebih mungkin terjadi. dalam kasus diabetes dan tekanan darah tinggi, efek ini meliputi :

  • Peningkatan volume cairan, diabetes meningkatkan jumlah total cairan dalam tubuh, yang cenderung meningkatkan tekanan darah.
  • Peningkatan kekakuan arteri, diabetes dapat menurunkan kemampuan pembuluh darah untuk meregang, meningkatkan tekanan darah rata-rata.
  • Gangguan penanganan insulin, perubahan dalam cara tubuh memproduksi dan menangani insulin dapat langsung menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Mempengaruhi pasien yang sama

Penderita penyakit tertentu dapat dipengaruhi oleh faktor risiko salah satu dari kedua kondisi ini. Diabetes dan tekanan darah tinggi dapat dianggap sebagai penyakit yang ‘berbagi pasien’, dimana masing-masing penyakit cenderung mempengaruhi pasien yang sudah berisiko untuk kondisi yang lain. Hal ini mirip dengan konsep faktor risiko yang sama.

Sebagai contoh, data telah menunjukkan bahwa orang yang merokok lebih dari 1 bungkus rokok sehari lebih mungkin untuk minum minuman beralkohol dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Benda rokok dan alkohol memang tidak memiliki kesamaan, namun aktivitas merokok dan minum alkohol memiliki kesamaan. Demikian juga dengan orang-orang yang terlibat dalam gaya hidup yang menyebabkan diabetes juag cenderung mengikuti pola yang menempatkan mereka pada risiko tekanan darah tinggi.

Baca juga : Pengobatan Darah Tinggi yang Tepat untuk Penderita Diabetes

Memiliki faktor pemicu yang sama

Diabetes dan tekanan darah tinggi cenderung memiliki banyak faktor pemicu. Risiko untuk terjadinya tekanan darah tinggi juga berkontribusi terhadap perkembangan diabetes. Diet tinggi lemak yang kaya garam dan gula yang diproses menempatkan beban lebih pada aktivitas produksi enzim dan sistem kardiovaskular.

Rendahnya tingkat aktivitas fisik menurunkan efisiensi insulin dan menyebabkan arteri kaku dan respons sistem kardiovaskular yang buruk. Kelebihan berat badan juga memiliki konsekuensi yang sama dan merupakan faktor risiko yang kuat untuk diabetes ataupun darah tinggi. Strategi pendegahan untuk tekanan darah tinggi dan diabetes biasanya fokus pada faktor-faktor risiko tertentu.

Diabetes dan hipertensi bisa memperparah dengan sendirinya

Pasien dengan diabetes mengalami peningkatan gula darah dibandingkan dengan pasien tanpa diabetes. Kelebihan gula ini memiliki banyak konsekuensi, termasuk kerusakan pembuluh darah sensitif secara perlahan yang disebut dengan kapiler.

Kerusakna kapiler tertentu dalam ginjal dapat merusak kemampuan tekanan darah dalam mengatur ginjal, menyebabkan tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah ini menyebabkan perubahan kecil dalam aliran darah, yang memepengaruhi kapiler sensitif lainnya sehingga mengalami kerusakan tambahan.

Tekanan darah tinggi juga dapat mempengaruhi sekresi insulin dari pankreas, yang mengarah ke gula darah yang lebih tinggi. Dengan cara ini, kombinasi tekanan diabetes atau hipertensi merupakan suatu sistem yang dapat memperparah kondisi itu sendiri yang menyebabkan kedua penyakit tersebut cenderung semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Seberapa umumkah hipertensi pada penderita diabetes ?

Data besar dari studi pada diabaetes tipe 1 menunjukkan bahwa :

  • 5% dari pasien diabetes memiliki tekanan darah tinggi dalam 10 tahun
  • 33% memiliki tekanan darah tinggi dalam 20 tahun
  • 70% memiliki tekanana darah tinggi pada usia 40 tahun

Dalam penelitian diabetes tipe 2, data menunjukkan bahwa hampir 75% dari pasien dengan masalah ginjal (komplikasi umum) memiliki tekanan darah tinggi. Pada pasien dengan diabetes tipe 2 tapi tidak ada masalah ginjal, tingkat tekanan darah tinggi yang terjadi yaitu sekitar 40%. Secara keseluruhan, jika dirata-ratakan untuk seluruh penderita diabetes dan semua rentang usia, sekitar 35% dari semua orang dengan diabetes memiliki tekanan darah tinggi.

Pengobatan Darah Tinggi yang Tepat untuk Penderita Diabetes

Pengobatan Darah Tinggi yang Tepat untuk Penderita Diabetes,- Diabetes dan tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang berhubungan erat. Kedua kondisi ini terjadi bersama-sama sehingga sering dianggap sebagai komorbiditas, penyakit yang mungkin timbul pada pasien yang sama. Sayangnya, diabetes menyebabkan sulitnya pengobatan tekanan darah tinggi, dan tekanan darah tinggi membuat diabetes bahkan lebih berbahaya.

Mengapa diabetes dan hipertensi bisa terjadi bersamaan ? Dan bagaimana cara mengatasi kedua kondisi tersebut dengan aman ?

Hubungan antara hipertensi dan diabetes mellitus sangat kuat karena beberapa kriteria yang sering ada pada pasien hipertensi, yaitu peningkatan tekanan darah, obesitas, dislipidemia dan peningkatan glukosa darah. Hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular dan komplikasi mikrovaskular seperti nefropati dan retinopati. Prevalensi populasi hipertensi pada diabetes adalah 1,5 – 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok non diabetes.

Diagnosis dan terapi hipertensi sangat penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular pada mereka dengan diabetes. Pada diabetes tipe 1, adanya hipertensi diindikasikan adanya diabetes nefropati. Pada kelompok ini, penurunan tekanan darah dan angiotensin converting enzym menghambat kemunduran pada fungsi ginjal. Pada diabetes tipe 2, hipertensi disajikan sebagai sindrom metabolit, yaitu obesitas, hiperglikemia, dyslipidemia, yang disertai oleh tingginya angka penyakit kardiovaskular.

Baik penderita diabetes ataupun seseorang yang dalam kondisi sehat harus lebih waspada dalam menyikapi hubungan diabetes dan tekanan darah tinggi ini. Usaha mengurangi konsumsi gula dan kalori juga harus diimbangi dengan pengurangan garam. Disamping itu, Anda juga harus melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter dan olahraga secara teratur untuk menghindari obesitas.

Hindari kebiasaan hidup tidak sehat seperti konsumsi alkohol dan merokok. Dan jangan lupa juga untuk selalu mengonsumsi obat diabetes atau obat hipertensi yang telah diresepkan secara teratur. Selain itu, Jika Anda khawatir akan dampak negatif akibat obat kimia, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita diabetes. Simak informasi lengkapnya dibawah ini !!

Solusi Pengobatan Darah Tinggi yang Tepat untuk Penderita Diabetes

Pengobatan darah tinggi pada penderita diabetes tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda harus berhati-hati dalam memilih pengobatan, jangan sampai hal tersebut membuat kondisi penyakit tersebut menjadi lebih parah dan berkembang.

Lalu, adakah pengobatan darah tinggi yang tepat untuk penderita diabetes ?

Tentu saja, Anda bisa melakukan pengobatan darah tinggi secara efektif dan aman dengan QnC Jelly Gamat. Apa itu QnC Jelly Gamat ?

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal multikhasiat terbaik yang kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh serta membantu pengobatan penyakit secara tradisional.

Dibuat dari 100% bahan alami pilihan serta diproses secara tradisional dengan dukungan teknologi higienis tanpa campuran bahan kimia obat (BKO) menjadikan QnC Jelly Gamat ini sangat aman untuk dikonsumsi.

Tidak hanya itu, QnC Jelly Gamat juga telah teregistrasi di Badan POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga bersertifikat halal MUI, sehingga Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keasliannya.

Keterangan produk :

Nama Produk : QnC Jelly Gamat
Isi : 300 ml
Harga : Rp. 155.000,- /botol
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur.
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Ekstrak teripang emas yang menjadi bahan utama dari QnC Jelly Gamat ini diketahui memiliki kandungan nutrisi alami yang lengkap. Khasiat dari teripang emas ini telah diteliti oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Penelitian yang dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia selama 8 tahun menunjukkan bahwa teripang laut dapat melancarkan peredaran darah, mencegah penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kada metabolisme, membantu mengatasi diabetes melitus dan hipertensi, serta dapat mempercepat penyembuhan luka, baik luka dalam maupun luka luar. Selain itu, teripang emas ini juga memiliki manfaat yang mampu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh secara alami.

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas obat mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Itulah beberaka khasiat serta manfaat QnC Jelly Gamat untuk membantu proses pengobatan darah tinggi yang tepat pada penderita diabetes. Kini, Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi terbaik untuk membantu mengatasi keluhan dan masalah kesehatan Anda secara alami, efektif, dan tentunya aman tanpa efek samping.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, silahkan lakukan pemesanan melalui SMS atau WA dengan mengirimkan format berikut !

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Contoh:

NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

 

Atau Anda juga bisa langsung mengunjungi tautan di bawah ini untuk mengetahui informasi lengkap mengenai cara pemesanan dan daftar harga QnC Jelly Gamat.

=>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat <<=

Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (*syarat dan ketentuan berlaku). Dan untuk pemesanan diatas 2 botol Anda harus membayar minimal setengah dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami. Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya. Semoga lekas sembuh.

 

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas obat mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Waspada! Obat Hipertensi Ini Tingkatkan Risiko Gangguan Jiwa

Waspada! Obat Hipertensi Ini Tingkatkan Risiko Gangguan Jiwa,- Menurut WHO, tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi diperkirakan menjadi penyebab dari 7,5 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Pada tahun 2008 terdapat hampir sebanyak 1 miliar orang di seluruh dunia yang mengidap tekanan darah tinggi tidak terkontrol, dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 1,5 miliar pada tahun 2025.

Semakin meningkatnya jumlah penderita hipertensi, maka semakin banyak juga orang yang mengonsumsi obat hipertensi untuk mengontrol tekanan darah. Menurut penelitian terbaru, obat hiperteni memiliki efek samping, salah satunya dapat menyebabkan gangguan mood seperti depresi dan gangguan bipolar. Benarkah demikian ?

Depresi dan gangguan bipolar merupakan 2 jenis gangguan mood yang termasuk dalam penyakit jiwa. Umumnya, baik orang dengan depresi ataupun gangguan bipolar akan mengalami kehilangan minat untuk hidup, bahkan sampai kehilangan selera terhadap sesuatu yang dulunya ia sukai. Namun, layaknya dua sisi koin, keduanya adalah kondisi medis yang bertolak belakang.

Depresi adalah gangguan kejiwaan yang membuat seseorang merasa nelangsa sedih berkelanjutan hingga berada pada titik terendahnya, dan sangat putus asa sampai kehilangan motivasi dan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Sedangkan gangguan bipolar ditandai dengan perubahan mood ekstrim yang menentu, atau biasa dikenal dengan istilah mood swings. Gangguan bipolar membuat penderitanya merasa sangat gembira dan bersemangan yang berlebihan di satu waktu tertentu (sering disebut mania), dan kemudian bisa mengalami kesedihan tiada tara di lian waktu (disebut fase defresif). Perubahan mood ini tidak bisa diprediksi.

Walaupun sampai saat ini para peneliti belum menemukan secara pasti apa yang menjadi penyebab bipolar, namun mereka meyakini bahwa faktor genetik lebih memainkan peran besar. Dua zat kimia di otak, serotonin dan norepinepherine, menjadi berantakan pada seseorang yang mengalami bipolar. Sedangkan depresi lebih dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari faktor genetik, perubahan hormon, penggunaan obat-obatan, trauma, hingga stres kronis.

Lalu, jenis obat hipertenti apa saja yang bisa menyebabkan gangguan jiwa ?

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Skotlandia, meneliti hampir 145.000 orang yang berusia rata-rata 55 tahun yang sedang diresepkan obat untuk darah tinggi. Berdasarkan golongan obat yang dikonsumsi, partisipan dikelompokkan ke dalam 4 kelompok, yaitu angiotensin receptor blocker (ARB), beta-blocker, calcium channel blocker (CCB), dan thiazide.

Penelitian juga memiliki 112.000 orang yang tidak mengonsumsi obat hipertensi apapun sebagai kelompok kontrol. Dalam periode 5 tahun, peneliti mendapatkan sebanyak 229 orang mengidap gangguan mood, yaitu depresi atau bipolar.

Ketika peneliti membandingkan 4 golongan obat untuk darah tinggi yang paling umum, mereka menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi golongan obat calcium channel blocker (CCB), amlodipine, clevidipine, diltiazem, felodipine, isradipine, nicardipine, nifedipine, nimodipine, dan nisoldipine, dan beta-blocker (atenolol, propranolol, metoprolol, nadolol, betaxolol, acebutolol, bisoprolol, esmilol, nebivolol, dan sotalol) menunjukkan peningkatan risiko yang paling tinggi terhadap gejala depresi dan/atau gangguan bipolar.

Sementara itu, partisipan yang mengonsumsi obat golongan angiotensin receptor blocker (ARB), azilsartan, candesartan, irbesartan, losartan potassium, eprosartan mesylate, olmesartan, telmisartan, dan valsartan, memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengidap gangguan mood dibandingkan dengan kelompok kontrol. Partisipan yang mengonsumsi obat golongan thiazide memiliki risiko yang sama dengan kelompok kontrol.

Apakah ini menandakan bahwa penderita hipertensi harus berhenti mengonsumsi obat jika tidak ingin mengidap gangguan mood ?

Tentu saja tidak. Peneliti meluruskan bahwa penderita sebaiknya tidak langsung panik mengambil kesimpulan untuk menghentikan minum obat hipertensi karena khawatir akan timbulnya efek samping ini. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hubungan antara keduanya. Maka dari itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat memahami berbagai kemungkinan pengaruh dari obat untuk darah tinggi.

Mungkin saja masih terdapat daktor-faktor lain yang turut serta memengaruhi gangguan mood tersebut dan para penderita hipertensi tetap harus melanjutkan pengobatan karena penting untuk menjaga tekanan darah.

Menghentikan minum obat darah tinggi tanpa sepengetahuan dokter akan memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jangan pula minum obat hanya saat merasa ada keluhan, sehingga saat keluhan membaik atau obat habis Anda tidak kontrol kembali ke dokter untuk isi ulang. Obat untuk hipertensi harus diminum secara teratur.

Pengobatan yang tidak teratur bisa menyebabkan tekanan darah kembali naik. Tekanan darah yang naik turun ini dapat menimbulkan efek yang buruk bagi kesehatan, mulai dari peningkatan risiko komplikasi penyakit jantung dan stroke hingga kemampuan untuk berpikir.

Jadi, jangan pernah berhenti mengonsumsi obat untuk hipertensi meskipun timbul efek samping. Efek samping ini sangat jarang terjadi dan tidak semua penderita mengalaminya. Dokter meresepkan obat untuk Anda karena mengatahui bahwa manfaatnya akan lebih besar daripada risiko efek sampingnya.

Jadi, jika Anda mulai merasakan efek samping seperti yang telah disebutkan sebelumnya, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter biasanya akan mengubah dosis atau jenis obat untuk darah tinggi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Bahaya! Jangan Minum Antibiotik dan Obat Hipertensi Bersamaan

Bahaya! Jangan Minum Antibiotik dan Obat Hipertensi Bersamaan,- Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri penyebab penyakit pada manusia dan hewan seperti salmonella, tuberkulosis, sipilis, dan penyakit lainnya. Obat antibiotik juga diketahui bisa meningkatkan tekanan darah jika seseorang mengidap alergi akut atau kronis terhadap antibiotik tersebut.

Reaksi alergi yang disebabkan oleh obat antibiotik ini bisa berupa reaksi ringa sampai reaksi alergi yang parah. Reaksi alergi yang parah terkadang bsia mengancam nyawa penderitanya.

Sedangkan mengonsumsi antibiotik dan obat tekanan darah secara bersamaan bisa membuat tekanan darah menurun drastis dan menyebabkan syok pada pasien yang berusia lanjut.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa orang lanjut usia yang mengonsumsi calcium-channel blockers (kelas obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi) yang juga mengonsumsi antibiotik macrolide, erythromycin, atau clarithromycin lebih berisiko dirawat di rumah sakit karena hipotensi atau tekanan darah sangat rendah.

Clarithromycin dan erythromycin dapat berinteraksi dengan calcium-channel blockers. Obat ini menghambat sitokrom P450 isoenzim 3A4. Namun sayangnya, mekanisme dan penyebab interaksi ini belum dipahami dengan jelas.

Jangan konsumsi antibiotik dengan obat hipertensi secara bersamaan

Sebuah studi juga menunjukkan jika Anda mengonsumsi jenis pengobatan tekanan darah tinggi yang paling umum, Anda tidak boleh diresepkan berbarengan dengan beberapa jenis antibiotik tertentu. Studi ini menunjukkan bahwa kombinasinya dapat menyebabkan cedera ginjal yang jarang tetapi akibatnya serius.

Cedera ginjal akut, tekanan darah rendah yang sangat berbahaya, dan kematian dapat terjadi pada orang yang mengonsumsinya secara bersamaan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum clarithromycin dan calcium-channel blockers secara bersamaan dua kali lipat lebih berisiko terhadap efek samping di atas dalam waktu 30 hari sejak mengonsumsi antibiotik tersebut.

Walaupun peningkatan risiko tergolong kecil, namun dampaknya tidak bisa disepelekan. Sebuah studi pada awal tahun ini juga menunjukkan bahwa clarithromycin dan erythromycin juga berinteraksi dengan cara yangs ama dengan obat statin, yaitu obat penurun kolesterol.

Namun, efek samping obat antibiotik yang berkaitan dengan tekanan darah berbeda pada setiap orang. Pasalnya, obat dari jenis apapun emmang akan menurunkan atau meningkatkan tekanan darah.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya hati-hati dengan penggunaan antibiotik karena dapat menimbulkan efek samping yang serius. Ketika antibiotik dikonsumsi oleh pasien dengan tekanan darah tinggi, maka risiko serangan jantung akan meningkat.

Konsultasikan terlebih dahulu mengenai obat apa pun yang Anda konsumsi. Jangan lupa, jika Anda memiliki hiperensi dan suatu saat Anda melakukan pemeriksaan ke dokter umum karena penyakit tertentu, misalnya flu, beri tahukan dokter bahwa Anda rutin mengonsumsi obat tekanan darah tinggi. Dokter mungkin akan menggunakan jenis antibiotik lain atau menyesuaikan dosisnya.

 

Baca juga :