Apa Benar Diet Keto Aman untuk Penderit Hipertensi?

Apa Benar Diet Keto Aman untuk Penderit Hipertensi?,- Meskipun termasuk penyakit yang umum terjadi, namun Anda tidak boleh menganggap sepele penyakit hipertensi. Pasalanya, hipertensi termasuk salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan lainnya.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan tekanan darah meningkat, salah satunya yaitu makanan. Dari beberapa referensi menunjukkan bahwa hipertensi dengan pola makan dan jensi makanan yang dikonsumsi memiliki hubungan yang sangat erat. Bahkan, sebuah studi yang dilakukan oleh Framingham Women’s Health menunjukkan jika orang yang suka mengonsumsi minuman ringan dalam kemasan rata-rata memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali.

Maka dari itu, tidak sedikit penderita hipertensi yang disarankan untuk menjalankan diet agar tekanan darahnya tetap normal. Salah satu jenis diet yang disebutkan baik bagi penderita hipertensi yaitu diet keto.

diet keto

Apa itu diet keto ?

Diet ketogenic atau diet keto saat ini memang sedang populer. Diet keto berfokus pada metode rendah karbohidrat dan mengonsumsi makanan tinggi lemak serta moderat-protein. Tapi, apakah benar diet keto aman untuk penderita hipertensi ?

Diet keto aman dilakukan oleh penderita hipertensi sebenarnya bukan karena metode dietnya, melainkan karena penurunan berat badan yang dihasilkan.

Dokter spesialis jantung dan berat badan, Luiza Petre menyebutkan, jika kelebihan berat badan atau obesitas merupakan salah satu penyebabkan hipertensi. Selain itu, obesitas juga bisa memicu penyakit lainnya, salah satunya yaitu diabetes.

Ia melanjutkan, intinya adalah diet keto akan meningkatkan tekanan darah, tetapi tidak sebagai efek langsung. Ini melalui manfaat penurunan berat badan tidak langsung.

Seperti studi kasus di Polandia pada 2011 misalnya. Luiza menyebutkan, saat itu dutemukan sekitar 80% dari kasus hipertensi yang disebabkan oleh obesitas. Sedangakn seseorang yang berhasil menurunkan berat badan dengan diet keto memiliki 50% kemungkinan untuk membalikkan tekanan darah tanpa harus mengonsumsi obat hipertensi.

Menurut sebuat penelitian yang dimuat dalam British Journal of Nutrition, orang yang mengikuti diet keto dengan pola rendah karbohidrat, akan menurunkan berat badan lebih banyak jika dibandingkan dengan mereka yang diet rendah lemak. Sehingga penurunan berat badan pun akan lebih efektif dan dapat memperkecil risiko hipertensi akibat obesitas.

Luiza menuturkan, jika diet keto dilakukan tanpa tujuan penurunan berat badan, itu mungkin sama sekali tidak akan memengaruhi tekanan darah. Menurunkan berat badan tetap menjadi intervensi nomor satu, diikuti dengan menurunkan garam dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan tekanan darah.

Walaupun begitu, mungkin diet keto bukan yang terbaik untuk menurunkan berat badan bagi merka yang memiliki tekanan darah tinggi. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Karena ada rekomendasi lain yang bisa dilakukan oleh penderita hipertensi yang ingin menjalankan diet, yaitu dengan melakukan diet DASH.

DASH merupakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Diet DASH bergaya Mediterania dengan kaya akan sayuran, biji-bijian, buah, dan daging tanpa lemak serta rendah garam. Untuk menyempurnakan diet ini, Anda harus benar-benar menghindari makanan olahan.

Jika Anda berniat untuk mencoba melakukan diet keto, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan diet atau ahli diet sebelum membuat perubahan diet yang drastis. Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.