Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Penderita Hipertensi

Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Penderita Hipertensi,- Melakukan aktivitas fisik secara rutin memang sangat disarankan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, bahkan bagi penderita hipertensi. Selain melakukan pemeriksaan dan mengonsumsi obat hipertensi secara rutin, melakukan olahraga juga dapat membantu meminimalisir hipertensi.

Selain itu, berolahraga juga dapat membantu mengurangi stress yang menjadi pemicu naiknya tekanan darah. Namun, walaupun begitu, penderita hipertensi tidak boleh melakukan olahraga secara sembarangan. Karena beberapa jenis olahraga tertentu malah dapat memperburuk kondisi Anda.

Dikutip dalam Buku 49 Kiat Santai Menstabilkan Tekanan Darah karya Dokter Spesialis Hipertensi, dr Yoshihiko Watanabe, ada olahraga yang mungkin sama sekali tidak membuat Anda stres. Bahkan Anda tidak perlu pergi ke gym untuk melakukannya.

Turun tangga merupakan pilihan olahraga yang tepat untuk penderita hipertensi untuk menghindari stres. Dengan melakukan aktivitas tersebut, setidaknya tubuh bergerak, meskipun jaraknya pendek bahkan bisa dikatakan hanya turun beberapa anak tangga. Meninggalkan kebiasaan menggunakan lift dan lebih memilih menggunakan tangga merupakan pilihan yang tepat.

Apakah hanya turun tangga ? Dr Watanabe mengatakan bahwa orang sesehat apapun orang, mereka akan merasakan suatu beban mental jika harus naik tangga. Sedangkan turun tangga tidak menimbulkan efek demikian.

Selain menuruni tangga, beberapa pilihan olahraga yang tepat untuk penderita hipertensi lainnya diantaranya termasuk jalan cepat, jogging, berenang, bersepeda, atau yang lainnya. Anda bisa melakukan aktvitas apapun yang Anda suka. Selama Anda bergerak dan membuat jantung baerdetak sedikit lebih cepat, atau membuat Anda bekerja lebih untuk bernapas, maka ini bisa membantu.

Namun, perlu diketahui, penderita hipertensi sebaiknya menjauhi latihan daya tahan tubuh dan kekuatan, serta dianjurkan untuk melakukan jenis olahraga aerobik.Selain jenis olahraga, durasinya pun tidak boleh sembarangan.

Semakin lama olahraga yang dilakukan belum tentu menjamin Anda akan semakin sehat. Berolahragalah minimal 30 menit sehari. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa menambah waktu olahraga Anda menjadi 45 menit. Lakukan 4 kali dalam seminggu, dan jika Anda sudah terbiasa dilakukan setiap hari akan lebih baik.

Terdapat beberapa cara yang perlu diketahui untuk mendukung agar Anda tetap berolahraga, diantaranya :

  • Buatlah olahraga menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kemungkinan Anda lebih tinggi untuk tetap berolahra jika Anda bersenang-senang.
  • Jadwalkan olahraga ke dalam rutinitas harian Anda. Rencanakan kapan Anda akan berolahraga dan tandai dalam jadwal Anda.
  • Carilah teman untuk berolahraga. Ini akan membuat Anda tetap termotivasi dan lebih menikmatinya.

Semoga membantu.

Baca Juga :

Kurang Gizi saat Hamil Bisa Sebabkan Anak Hipertensi

Kurang Gizi saat Hamil Bisa Sebabkan Anak Hipertensi,- Pada masa kehamilan, ibu harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh ibu dan juga janin. Asupan nutrisi memang sangat penting bagi janin sejak dalam kandungan.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 mencatat bahwa masalah kekurangan gizi setidaknya melanda sekitar 19,6% populasi anak Indonesia. Dampaknya sekitar 37% anak yang terhambat pertumbuhannya (stunting) dan terkena kondisi lain seperti anemia, penurunan IQ, hingga retardasi mental.

‘You are what you eat’, kalimat ini tentu menggambarkan apa yang terjadi pada diri kita tergantung dari apa yang kita konsumsi dan ibu kita konsumsi selama masa mengandung.

Early life nutrition juga bisa dikatakan sebagai sebuah strategi pemenuhan gizi yang tepat dan seimbang di awal kehidupan. Terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya saat ini dan mendatang.

“Jika asupan makanannya tidak baik, maka akan terjadi masalah early life nutrition. Masalah kesehatan ini timbul akibat saat ibu mengandung asupan makannnya kurang,” tutur Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, MSc, SpGK (K).

Fiastuti mencontohkan, hipertensi bisa terjadi karena ibu kurang mengonsumsi satu jenis asam amino sehingga pembuluh darah menjadi kaku. Akibatnya, seseorang bsia mengderita hipertensi atua tidak, itu dipengaruhi dari apa yang dikonsumsi oleh ibu saat hamil.

Fakta mengenai masalah gizi tidak hanya kurus, akan tetapi pendek dan juga obesitas. “Stunting saat balita dapat berakibat pada kognitif dan performa sekolah bahkan ekonomi yang lebih buruk. Sedangkan anak yang alami obesitas bisa berisiko terkena sindrom metabolik saat dewasa seperti hipertensi, diabetes tipe 2 serta gangguan metabolik,” jelas Fiastuti.

Selain itu, kekurangan zat gisi mikro seperti zat besi, vitamin A, dan vitamin D juga bisa berpengauh terhadap kesehatan. Kekurangan zat besi dapat berpengaruh negatif terhadap kemampuan belajar dan produktivitas baik disekolah ataupun di tempat kerja. Sedangkan kekurangan vitamin A bisa menyebabkan gangguan pada mata, daya tahan tubuh, dan pertumbuhan. Serta kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pada tulang.

Maka dari itu, disarankan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Sehingga dapat melahirkan anak-anak yang cerdas dan juga berkualitas.

Artikle terkait :

Obat Tekanan Darah Tinggi Ibu Hamil
Obat Hipertensi Gestasional

Kurangi Risiko Hipertensi dengan Satu Gelas Susu Perhari

Kurangi Risiko Hipertensi dengan Satu Gelas Susu Perhari,- Tidak sedikit penderita hipertensi yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap hipertensi, sehingga penyakit ini terlambat untuk ditangani. Padahal, hipertensi bisa memicu risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang menyertai.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Risiko hipertensi ini bisa dikurangi hanya dengan mengonsumsi satu gelas susu setiap harinya. Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menegaskan bahwa orang yang minum susu satu gelas setiap hari memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang tidak meminumnya.

Kesimpulan ini diambil setelah peneliti mengamati 63.000 orang China yang berusia pertengahan dan berusia tua yang tinggal di Singapura pada tahun 1993-1998. Kehidupan orang-orang tersebut masih diikuti hingga sekarang.

Pola asupan para responden dipastikan menggunakan kuesioner yang memiliki 165 item untuk dilengkapi. 37.000 peserta diantranya tidak memiliki riwayat hipertensi ataupun penyakit kardiovaskuler saat pertama mengikuti kegiatan. Setelah sekitar 9,5 tahun kemudian, beberapa orang responden tersebut didiagnosis dengan hipertensi.

Produk susu yang dikonsumsi oleh para responden, diantaranya seperti susu bubuk, susu rendah lemak dan yang ditambahkan kedalam kopi dan teh. Mereka juga mengonsumsi yoghurt, butter, dan juga es krim. Produk susu juga dicampurkan ke dalam masakan seperti kentang tumbuk dan makanan cepat saji.

Dari pengamatan tersebut, peneliti menuturkan mereka yang minum setidaknya satu gelas susu setiap hari, 6% lebih rendah mengembangkan hipertensi jika dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari satu gelas susu setiap bulan.

Prof Koh Woon Puay yang terlibat dalam penelitian tersebut menjelaskan kendati studi dilakukan dengan menggunakan responden orang-orang China, akan tetapi bisa diterapkan juga pada suku atau ras lainnya. Orang Asia minum susu lebih sedikit daripada orang-orang di negara lain. Misalnya, warga negara China minum sekitar 20 liter susu per kapita pada tahun 2013, jauh berbeda dengan 125 liter per kapita yang dikonsumsi orang Finlandia.

Menurut Koh, orang Asia cenderung mengonsumsi lebih sedikit susu daripada orang Barat karena adanya perbedaan masakan. Di Eropa terdapat banyak roti yang mengandung mentega, sedangkan makanan pokok Asia rata-rata adalah nasi.

Selain itu, ada anggapan intoleransi laktosa lebih umum terjadi di Asia. Namun, belum ada bukti yang kuat untuk mendukung hal ini.

Artikel Terkait :

Obat Hipertensi Esensial Herbal yang Ampuh dan Aman

Apakah Anda termasuk salah satu penderita penyakit hipertensi esensial ? Tidak perlu khawatir. Disini kami memiliki solusi obat hipertensi esensial herbal yang ampuh dan aman serta efektif dalam menurunkan serta mengontrol tekanan darah.

QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal yang kami rekomendasikan,. Terbuat dari 100% bahan alami pilihan serta bebas dari bahan kimia, menjadikannya aman untuk dikonsumsi.

Dapatkan informasi lengkap cara pemesanan QnC Jelly Gamat DISINI.

Rekomendasi Obat Hipertensi Esensial Herbal yang Ampuh dan Aman

Hipertensi atau tekanan darah tinggi termasuk salah satu gangguan kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat. Namun, sayangnya tidak sedikit dari mereka yang tidak menyadari hingga mereka melakukan pemeriksaan.

Hal ini disebabkan karena hipertensi memang tidak menimbulkan gejala yang khas, sehingga gejala yang timbul, seperti pusing, mual, dan gejala lainnya sering dianggap sebagai gejala penyakit lain.

Dari seluruh kasus hipertensi, 95% diantaranya merupakan hipertensi esensial, yaitu hipertensi yang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Hipertensi jenis ini biasanya berhubungan dengan riwayat genetik yang diturunkan dari keluarga yang pernah atau menderita hipertensi.

Hipertensi esensial sebenarnya bisa dikendalikan dengan cara menghindari faktor pencetus serta melakukan perubahan pada gaya hidup. Namun, selain itu, Anda juga bisa mengontrol dan menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi obat hipertensi alami Qnc Jelly Gamat.

Obat hipertensi esensial herbal yang ampuh dan aman QnC Jelly Gamat merupakan salah satu rekomendasi terbaik untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah secara alami. QnC jelly Gamat dibuat dari bahan alami pilihan dan diproses dengan cara tradisional, sehingga kualitas bahan tetap terjaga dengan baik.

Disamping itu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanan serta kualitasnya, pasalnya QnC Jelly Gamat ini telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta bersertifikah HALAL MUI.

Komposisi :

*) Ekstrak Teripang Emas
*) Sweetener Stevia
*) Air RO
*) Pengemulsi Nabati
*) Essen Natural
*) Ekstrak Buah dan Sayur

Ekstrak teripang emas merupakan bahan dasar yang digunakan dalam QnC Jelly Gamat.Didalamnya terkandung senyawa alami yang lengkap dan juga baik bagi kesehatan dan pengobatan penyakit, termasuk mengobati hipertensi esensial.

Teripang emas memiliki kandungan mukopolisakarida (MPS) yang populer sebagai glucosaminoglycans (GAGs) yang efektif dalam mengencerkan darah beku. Menurut WLter K M Yee, seorang ahli gizi dari Malaysia menyebutkan bahwa MPS dan GAGs ini memberikan efek pelendiran dinding sel. Maksudnya, teripang ini sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah.

Selain itu, teripang emas juga mengandung nutrisi lengkap, diantaranya adalah 9 karbohidrat, 19 macam asam amino, 10 macam mineral, 59 jenis asam lemak dan 5 vitamin yang dapat membantu mengatasi tekanan darah tinggi secara efektif.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh QnC Jelly Gamat adalah obat herbal ini aman dikonsumsi oleh semua usia dan dalam jangka panjang. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat menjadi salah satu obat herbal pilihan yang cukup banyak dipilih untuk membantu mengatasi hipertensi dan juga menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat obat hipertensi esensial herbal yang ampuh dan aman QnC Jelly Gamat secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA sesuai dengan format berikut ini :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Contoh
NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Kirim Ke :

SMS/WA : 082.320.970.600

Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses. Dan sertakan alamat dengan jelas untuk memudahkan dalam proses pengiriman.

 

Informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan KLIK DISINI.

Semoga lekas sembuh.

Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Ada banyak obat hipertensi alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, seperti bawang putih, seledri, ketimun, dan bahan alami lainnya. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi seputar manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi.

Mengetahui Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Tapak Dara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Bunga Tapak Dara memiliki banyak warna, mulai dari ungu, merah, putih, dan lainnya. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang hingga 100 cm ini sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau pedesaan beriklim tropis.

Tanaman yang berasal dari Madagaskar ini kini telah menyebar ke berbagai daerah tropis lainnya, termasuk Indonesia. Selain indah, ternyata tanaman ini juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan dan dapat membantu mengobati berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Bunga Tapak Dara memiliki khasiat untuk mencegah diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkitis, demam, radang perut, disentri, kurang darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, dan penyakit lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat dari daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi, berikut ini cara membuatnya :

Pertama, siapkan 15-20 gram daun Tapak Dara kering dan 10 gram bunga krisa. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 1/2 gelas air hingga mendidih dan saring. Minum ramuan ini setiap sore hari.

Cara lainnya, siapkan 7 lembar daun atau bunga Tapak Dara dan endapkan dengan 1 gelas air, biarkan beberapa saat. Kemudian minum ramuan tersebut menjelang tidur.

Lakukan pengobatan dengan manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi tersebut secara teratur hingga kondisi mulai membaik dan tekanan darah kembali normal. Semoga bermanfaat.

Waspada, Botol Plastik dan Kaleng Bisa Memicu Hipertensi

Waspada, Botol Plastik dan Kaleng Bisa Memicu Hipertensi,- Minuman kemasan plastik atau kaleng sering menjadi pilihan untuk menghilangkan dahaga ketika berada diluar rumah. Namun, sebaiknya kebiasaan ini diubah. Pasalnya, menurut sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa bahan kimia yang umum ada dalam wadah minuman kaleng dan botol plastik dapat meresap ke dalam minuman dan meningkatkan tekanan darah dalam beberapa jam.

Penelitian ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang kimia bisphenol (BPA) yang banyak ditemukan dalam botol plastik, kemasan plastik, dan lapisan kaleng makanan dan minuman. Paparan kronis BPA telah dikaitkan dengan penyakit jantung, kanker, dan masalah kesehatan lainnya. Namun, studi terbaru ini menunjukkan bahwa bahan kimia memiliki dampak langsung dan cepat pada kesehatan jantung.

Studi menemukan bahwa kadar BPA dalam urin dan tekanan darah seseorang yang meminum susu kedelai dari kaleng meningkat secara drastis dalam 2 jam. Namun, ketika mengonsumsi minuman yang sama dari botol kaca yang tidak mengandung BPA, tidak ada perubahan yang signifikan pada tingkat BPA atau tekanan darah.

Jika hal ini hanya terjadi sesekali, mungkin tidak terlalu berbahaya. Namun, temuan ini menunjukkan bahwa orang-orang yang minum dari beberapa kaleng atau botol plastik setiap hari dalam jangka waktu yang lama dapat terserang hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Studi ini juga menunjukan sekitar 30% orang dewasa menderita hipertensi dan memliki paparan BPA dimana-mana. Seiring dengan tingkat hipertensi yang tinggi, tidak ada yang benar-benar menyadari akan pengaruh dari botol minuman plastik dan kaleng sebagai salah satu penyebabnya.

BPA dikenal untuk memblokir reseptor estrogen tertentu yang dianggap dapat memperbaiki pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah. Bahan kimia ini juga dapat mempengaruhi tekanan darah secara tidak langsung dengan mengganggu hormon tiroid.

Mengenai permasalahan penyakit hipertensi atau jantung, dokter dan pasien harus menyadari potensi meningkatnya tekanan darah saat mengonsumsi mkanan dan minuman kaleng.

Maka dari itu, dibandingkan dengan kaleng dan kemasan plastik, memilih makanan segar dan botol kaca lebih disarankan. Karena kekhawatiran konsumen, beberapa botol dan produk makanan kemasan sekarang menulis klaim bebas BPA pada label mereka.

Namun, produk ini sering mengandung alternatif kimiawi serupa, seperti bisphenol S. Satu studi dalam jurnal Environmental Health Perspectives menemukan bahwa produk plastik yang diiklankan bebas BPA masih dapat menyerap bahan kimia lain dengan aktivitas estrogenik, yang beberapa diantaranya bahkan lebih berbahaya dari BPA.

Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai

Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai,- Seperti yang telah diketahui, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang keberadaannya jarang diketahui. Hal ini disebabkan karena hipertensi tidak menimbulkan gejala yang khas. Maka dari itu, hipertensi juga sering disebut sebagai ‘silent killer’ atau pembunuh dalam diam.

Bukan hanya pada orang dewasa saja, kini hipertebsi bisa menyerang pada siapa saja, termasuk remaja. Gaya hidup yang tidak sehat dan pengelolaan stres yang kurang baik disebutkan menjadi salah satu pemicu hipertensi pada remaja.

Meskipun sulit diketahui karena minimnya gejala, namun bukan berarti tubuh tidak memiliki tanda yang menunjukkan hipertensi. Gejala hipertensi pada remaja yang terjadi hampir sama seperti penyakit lainnya, sehingga sering dianggap sepela. Namun, agar lebih waspada, berikut ini beberapa gejala hipertensi pada remaja yang harus diketahui :

  • Kepala pusing

Kepala terasa pusing merupakan salah satu gejala yang bisa dialami remaja yang menderita hipertensi. Jika memiliki tekanan darah diatas normal, maka kepala akan lebih sering merasakan sakit dan juga pusing. Pusing kepala juga akan dialami oleh penderita penyakit lainnya, mak adari itu tidak akan terlihat jelas jika pusing yang dialami disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

  • Mual

Mual merupakan suatu kondisi dimana isi yang ada didalam lambung keluar kembali atau naik, dan ada pemicu yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Selain disebabkan karena penyakit asam lambung tinggi, mual dan muntah juga bisa terjadi karena gejala hipertensi.

  • Mimisan

Hipertensi memang tidak akan terlihat secara fisik, karena untuk memastikan tekanan darah maka harus dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis. Namun, terdapat gejala penyakit hipertensi yang bisa terjadi, salah satunya adalah mimisan. Mimisan yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya cedera atau kelainan pada hidung juga bisa menjadi gejala penyakit hipertensi. Maka dari itu, segera periksakan diri jika mengalami tersebut.

  • Jantung berdebar cepat

Detak jantung berdebar cepat termasuk salah satu gejala hipertensi pada remaja yang perlu diwaspadai. Selain itu, mengonsumsi minuman berkafein terlalu banyak atau sering juga bisa menyebabkan hipertensi. Hipertensi juga bisa lebih cepat terjadi jika kurang olahraga atau kurang melakukan aktivitas fisik.

Menjalankan gaya hidup sehat, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, serta mengelola stres dengan baik merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah hipertensi. Selain itu, jika diperlukan, Anda juga bisa mengonsumsi obat hipertensi untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dan cek tekanan darah Anda secara rutin. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Penyebab Darah Tinggi pada Remaja
Pengobatan Tekanan Darah Tinggi pada Usia Muda

4 Organ Tubuh yang Bisa Terserang Hipertensi

4 Organ Tubuh yang Bisa Terserang Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang banyak ditakuti sebagian besar wanita menjelang masa menopause. Hal ini disebabkan pada fase pra menopause banyak terjadi perubahan besar dalam sistem metabolisme tubuh. Salah satunya, kinerja hormon yang sudah mulai melemah.

Menurut dr Rossana Barack, Sp.JP., hormon yang tidak seimbang itulah yang akan memicu naiknya tekanan darah pada wanita. Dan jika kondisi tekanan darah tidang terkontrol, maka wanita berisiko menderita gangguan pada organ-organ penting di tubuhnya.

Nah, berikut ini 4 organ tubuh yang bisa terserang hipertensi yang perlu diketahui :

  • Jantung

Jantung merupakan salah satu organ yang paling vital. Jantung memiliki tugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bayangkan apa yang akan terjadi jika tekanan darah sangat tinggi ? Tentunya hal ini akan menyebabakn kinerja jantung semakin berat. Otot jantung pun menjadi lebih kuat.

Jika hal tersebut terus terjadi tanpa ada intervensi medis, maka sangat berpeluang mengalami serangan jantung yang berujung kematian atau gagal jantung.

  • Ginjal

Organ tubuh selanjutnya yang menjadi sasaran hipertensi adalah ginjal. Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Seperti diketahui, organ ginjal berfungsi menyaring darah untuk tubuh. Jika tekanan darah meningkat, maka dapat mengakibatkan pembuluh darah pada ginjal terganggu. Pembuluh darah bisa menyempit dan mengeras. Kondisi ini tentunya mengganggu kinerja ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

  • Otak

Hipertensi dapat berakibat fatal karena dapat merusak pembuluh darah pusat di otak, yaitu stroke. Stroke menyebabkan gangguan sistem saraf motorik dan sensorik yang menyebabkan seseorang kehilangan kesadarannya.

Menurut Rossana, ketika tekanan darah yang dipompa jantung tinggi, tentu saja dorongan akan semakin kuat. Sementara otak merupakan organ yang mendapat suplai darah terbesar daripada organ lainnya melalui banyak pembuluh darah. Sehingga otak akan menerima efek negatif.

  • Mata

Selain ketiga organ tersebut, hipertensi juga bisa menyerang organ-organ dan pembuluh darah lain, misalnya pembuluh darah di mata. Pada penderita hipertensi, kondisi tersebut juga dapat mengganggu penglihatan mereka sehingga sering mengelih pandangan mereka kabur.

Baca Juga :

Pengobatan Hipertensi Pulmonal Secara Tradisional

www.obathipertensi.info,- Pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional merupakan salah satu metode pengobatan yang kini cukup banyak dipilih. Karena selain efektif, pengobatan secara tradisional juga diketajhui memiliki efek samping yang minim. Sebelum membahas selanjutnya mengenai pengobatan hipertensi pulmonal secara lebih rinci, alangkah baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu hipertensi pulmonal.

Mengenal Penyakit Hipertensi Pulmonal, Penyebab dan Gejalanya

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai penyakit hiprtensi paru atau hipertensi pulmonal. Penyakit hipertensi pulmonal memang tidak begitu familiar di kalangan masyarakat, namun penyakit ini sering menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan kematian.

Pada umumnya penyebab hipertensi pulmonal ini sulit untuk diketahui. Namun, faktor yang paling sering menjadi penyebab penyakit ini yaitu gagal jantung kiri. Ini disebabkan karena oleh penggunaan bilik kiri jantung akibat dari gangguan katup jantung seperti regurgitasi (aliran balik) dan stenosis (penyempitan katup mitral).

Gejala-gejala awal penyakit hipertensi pulmonal hampir sama dengan kondisi-kondisi lain, sehingga hipertensi pulmonal sulit terdeteksi dan mencapai tahap lanjut.

Pengobatan Hipertensi Pulmonal Secara Tradisional denga QnC Jelly Gamat

Pengobatan hipertensi pulmonal bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi jantung kiri dengan menggunakan obat-obatan atau dengan cara memperbaiki klep jantung mitral atau katup aorta (pembuluh darah utama) untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik agar penderita bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, kami memiliki rekomendasi pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional dengan memanfaatkan bahan alami, yaitu dengan QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang terbuat dari 100% bahan alami dengan komposisi utama teripang emas asli yang diambil dari perairan terbaik Indonesia dan diproses dengan cara tradisional tanpa campuran bahan kimia, sehingga kualitas dan keaslian dari bahan tetap terjaga dengan baik.

Teripang emas dikenal memiliki khasiat serta manfaat yang sangat baik bagi kesehatan dan dapat membantu mengatasi berbagai jenis penyakit secara efektif. Beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa ahli kesehatan di banyak negara membuktikan khasiat dari teripang bagi kesehatan.

Kandungan glucosaminoglycans (GAGs) yang ada didalamnya berkhasiat untuk mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Dan kandungan mukopolisakarida juga memiliki manfaat untuk mengatasi hipertensi diantaranya dapat membantu melancarakan sirkulasi darah dan juga menurunkan dan menstabilkan hipertensi. Jadi, dengan kandungan tersebut Anda bisa mengatasi hipertensi dengan alami dan efektif.

Tidak hanya teripang emas, didalam QnC Jelly Gamat juga terkandung sejumlah bahan alami yang dapat melengkapi kandungan serta khasiatnya, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal legal yang telah terdaftar secara resmi di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu dan khawatir lagi dengan kualitas dan keamananya.

Kini, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional yang aman dan juga efektif.

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiat serta manfaatnya secara langsung, silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

Semoga lekas sembuh.

Cara Non Medis yang Bisa Bantu Turunkan Hipertensi

Obat Hipertensi,- Seperti yang telah diketahui sebelumnya, hipertensi atau dikenal juga dengan tekanan darah tinggi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat, salah satunya di Indonesia. Hipertensi adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah.

Obat hipertensi atau pengobatan tradisional mungkin sudah akrab dengan para penderita hipertensi untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Namun, selain itu, terdapat pula cara non medis yang bisa bantu turunkan hipertensi secara efektif, diantaranya adalah :

  • Mengurangi garam

Centers for Disease Control and Prevention menyarankan untuk melakukan diet sehat, karena ini dapat membantu untuk mengontrol tekanan darah. Dengan mengurangi natrium dalam diet Anda, maka akan membantu mengontrol tekanan darah tinggi dalam tubuh. Mayo Clinic mencatata bahwa dengan menambahkan lebih banyak kalium dapat membantu mengruangi masalah tekanan darah tinggi.

  • Perhatikan berat badan

Mengurangi beberapa kilo dan berolahraga secara teratur dapat memberikan suatu manfaat dalam menurunkan tekanan darah. The Mayo Clinic mencatat bahwa tekanan darah tinggi dapat meningkat ketika berat badan juga meningkat, sehingga dengan hanya mengurangi 10 pon atau setara dengan 4.5 kg saja dapat membantu menurunkan tekanan darah.

  • Kurangi kafein

Hal ini mungkin menjadi hal yang cukup sulit bagi pada penikmat kafein, namun dengan mengurangi minum kopi dapat membantu menurunkan teknanan darah karena obat-obatan cenderung meningkatkan efek stress pada tubuh. Teh Mayo Clinic mencatat bahwa penelitian ini tidak definitif, kafein mungkin memiliki sebuah efek drastis pada tekanan darah seseorang yang tidak sering meminum kopi, namun hal ini merupakan salah satu pencegahan terhadap sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari. Organisasi ini juga merekomendasikan pengujian tekanan darah Anda dalam waktu 30 menit setelah meminum kafein untuk memastikan hal ini benar atau tidak.

  • Tidur

Tidur sangat penting dan dapat membantu memulihkan kembali energi tubuh yang telah digunakan untuk beraktivitas selama seharian. Mereka yang hanya memiliki waktu tidur selama 5 jam atau kurang setiap hari cenderung mengalami tekanan darah tinggi atau memiliki tekanan darah tinggi yang lebih buruk. Seiring waktu, sedikitnya waktu tidur dapat mengganggu kemampuan seseorang mengatur hormon stress yangmenyebabkan tekanan darah tinggi.

  • Jangan stress

Berbicara mengenai stress, cobalan untuk mengontrolnya. Stress dapat mendorong seseorang untuk merokok, mengonsumsi minuman beralkohol atau terlihat dalam kegiatan yang tidak sehat lainnya. Dari banyak jenis stress, sebagian besar masyarakat yang mengalaminya dapat mengencangkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.

Namun, terdapat cara untuk mengurangi stree yang bisa dilakukan, seperti meminum teh herbal, berolahraga, mendengarkan musik dan meninggalkan sejenak pekerjaan Anda. The Mayo Clinic menambahkan bahwa dengan mengambil 15 hingga 20 menit setiap hari untuk duduk dengan tenang dan bernapas dalam-dalam bisa membantu Anda mengurangi stress.

  • Meditasi

Meditasi merupakan cara lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti yang disebutkan oleh American Heart Association. “Meditasi adalah sebuah latihan, sering melibatkan penarikan napas dalam-dalam, merenung atau berfokus pada sesuatu yang lunak, seperti warna, frase atau suara. Hal tersebut membantu Anda untuk melepaskan stress anda dan membuat Anda merasa damai serta membuat pikiran Anda rileks.”

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa meditasi dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke hingga hampir 50% pada seseorang yang memiliki penyakit jantung. Hal ini juga dapat membantu seseorang untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.