Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Ada banyak obat hipertensi alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, seperti bawang putih, seledri, ketimun, dan bahan alami lainnya. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi seputar manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi.

Mengetahui Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Tapak Dara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Bunga Tapak Dara memiliki banyak warna, mulai dari ungu, merah, putih, dan lainnya. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang hingga 100 cm ini sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau pedesaan beriklim tropis.

Tanaman yang berasal dari Madagaskar ini kini telah menyebar ke berbagai daerah tropis lainnya, termasuk Indonesia. Selain indah, ternyata tanaman ini juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan dan dapat membantu mengobati berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Bunga Tapak Dara memiliki khasiat untuk mencegah diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkitis, demam, radang perut, disentri, kurang darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, dan penyakit lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat dari daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi, berikut ini cara membuatnya :

Pertama, siapkan 15-20 gram daun Tapak Dara kering dan 10 gram bunga krisa. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 1/2 gelas air hingga mendidih dan saring. Minum ramuan ini setiap sore hari.

Cara lainnya, siapkan 7 lembar daun atau bunga Tapak Dara dan endapkan dengan 1 gelas air, biarkan beberapa saat. Kemudian minum ramuan tersebut menjelang tidur.

Lakukan pengobatan dengan manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi tersebut secara teratur hingga kondisi mulai membaik dan tekanan darah kembali normal. Semoga bermanfaat.

Waspada, Botol Plastik dan Kaleng Bisa Memicu Hipertensi

Waspada, Botol Plastik dan Kaleng Bisa Memicu Hipertensi,- Minuman kemasan plastik atau kaleng sering menjadi pilihan untuk menghilangkan dahaga ketika berada diluar rumah. Namun, sebaiknya kebiasaan ini diubah. Pasalnya, menurut sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa bahan kimia yang umum ada dalam wadah minuman kaleng dan botol plastik dapat meresap ke dalam minuman dan meningkatkan tekanan darah dalam beberapa jam.

Penelitian ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang kimia bisphenol (BPA) yang banyak ditemukan dalam botol plastik, kemasan plastik, dan lapisan kaleng makanan dan minuman. Paparan kronis BPA telah dikaitkan dengan penyakit jantung, kanker, dan masalah kesehatan lainnya. Namun, studi terbaru ini menunjukkan bahwa bahan kimia memiliki dampak langsung dan cepat pada kesehatan jantung.

Studi menemukan bahwa kadar BPA dalam urin dan tekanan darah seseorang yang meminum susu kedelai dari kaleng meningkat secara drastis dalam 2 jam. Namun, ketika mengonsumsi minuman yang sama dari botol kaca yang tidak mengandung BPA, tidak ada perubahan yang signifikan pada tingkat BPA atau tekanan darah.

Jika hal ini hanya terjadi sesekali, mungkin tidak terlalu berbahaya. Namun, temuan ini menunjukkan bahwa orang-orang yang minum dari beberapa kaleng atau botol plastik setiap hari dalam jangka waktu yang lama dapat terserang hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Studi ini juga menunjukan sekitar 30% orang dewasa menderita hipertensi dan memliki paparan BPA dimana-mana. Seiring dengan tingkat hipertensi yang tinggi, tidak ada yang benar-benar menyadari akan pengaruh dari botol minuman plastik dan kaleng sebagai salah satu penyebabnya.

BPA dikenal untuk memblokir reseptor estrogen tertentu yang dianggap dapat memperbaiki pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah. Bahan kimia ini juga dapat mempengaruhi tekanan darah secara tidak langsung dengan mengganggu hormon tiroid.

Mengenai permasalahan penyakit hipertensi atau jantung, dokter dan pasien harus menyadari potensi meningkatnya tekanan darah saat mengonsumsi mkanan dan minuman kaleng.

Maka dari itu, dibandingkan dengan kaleng dan kemasan plastik, memilih makanan segar dan botol kaca lebih disarankan. Karena kekhawatiran konsumen, beberapa botol dan produk makanan kemasan sekarang menulis klaim bebas BPA pada label mereka.

Namun, produk ini sering mengandung alternatif kimiawi serupa, seperti bisphenol S. Satu studi dalam jurnal Environmental Health Perspectives menemukan bahwa produk plastik yang diiklankan bebas BPA masih dapat menyerap bahan kimia lain dengan aktivitas estrogenik, yang beberapa diantaranya bahkan lebih berbahaya dari BPA.

Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai

Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai,- Seperti yang telah diketahui, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang keberadaannya jarang diketahui. Hal ini disebabkan karena hipertensi tidak menimbulkan gejala yang khas. Maka dari itu, hipertensi juga sering disebut sebagai ‘silent killer’ atau pembunuh dalam diam.

Bukan hanya pada orang dewasa saja, kini hipertebsi bisa menyerang pada siapa saja, termasuk remaja. Gaya hidup yang tidak sehat dan pengelolaan stres yang kurang baik disebutkan menjadi salah satu pemicu hipertensi pada remaja.

Meskipun sulit diketahui karena minimnya gejala, namun bukan berarti tubuh tidak memiliki tanda yang menunjukkan hipertensi. Gejala hipertensi pada remaja yang terjadi hampir sama seperti penyakit lainnya, sehingga sering dianggap sepela. Namun, agar lebih waspada, berikut ini beberapa gejala hipertensi pada remaja yang harus diketahui :

  • Kepala pusing

Kepala terasa pusing merupakan salah satu gejala yang bisa dialami remaja yang menderita hipertensi. Jika memiliki tekanan darah diatas normal, maka kepala akan lebih sering merasakan sakit dan juga pusing. Pusing kepala juga akan dialami oleh penderita penyakit lainnya, mak adari itu tidak akan terlihat jelas jika pusing yang dialami disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

  • Mual

Mual merupakan suatu kondisi dimana isi yang ada didalam lambung keluar kembali atau naik, dan ada pemicu yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Selain disebabkan karena penyakit asam lambung tinggi, mual dan muntah juga bisa terjadi karena gejala hipertensi.

  • Mimisan

Hipertensi memang tidak akan terlihat secara fisik, karena untuk memastikan tekanan darah maka harus dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis. Namun, terdapat gejala penyakit hipertensi yang bisa terjadi, salah satunya adalah mimisan. Mimisan yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya cedera atau kelainan pada hidung juga bisa menjadi gejala penyakit hipertensi. Maka dari itu, segera periksakan diri jika mengalami tersebut.

  • Jantung berdebar cepat

Detak jantung berdebar cepat termasuk salah satu gejala hipertensi pada remaja yang perlu diwaspadai. Selain itu, mengonsumsi minuman berkafein terlalu banyak atau sering juga bisa menyebabkan hipertensi. Hipertensi juga bisa lebih cepat terjadi jika kurang olahraga atau kurang melakukan aktivitas fisik.

Menjalankan gaya hidup sehat, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, serta mengelola stres dengan baik merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah hipertensi. Selain itu, jika diperlukan, Anda juga bisa mengonsumsi obat hipertensi untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dan cek tekanan darah Anda secara rutin. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Penyebab Darah Tinggi pada Remaja
Pengobatan Tekanan Darah Tinggi pada Usia Muda

4 Organ Tubuh yang Bisa Terserang Hipertensi

4 Organ Tubuh yang Bisa Terserang Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang banyak ditakuti sebagian besar wanita menjelang masa menopause. Hal ini disebabkan pada fase pra menopause banyak terjadi perubahan besar dalam sistem metabolisme tubuh. Salah satunya, kinerja hormon yang sudah mulai melemah.

Menurut dr Rossana Barack, Sp.JP., hormon yang tidak seimbang itulah yang akan memicu naiknya tekanan darah pada wanita. Dan jika kondisi tekanan darah tidang terkontrol, maka wanita berisiko menderita gangguan pada organ-organ penting di tubuhnya.

Nah, berikut ini 4 organ tubuh yang bisa terserang hipertensi yang perlu diketahui :

  • Jantung

Jantung merupakan salah satu organ yang paling vital. Jantung memiliki tugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bayangkan apa yang akan terjadi jika tekanan darah sangat tinggi ? Tentunya hal ini akan menyebabakn kinerja jantung semakin berat. Otot jantung pun menjadi lebih kuat.

Jika hal tersebut terus terjadi tanpa ada intervensi medis, maka sangat berpeluang mengalami serangan jantung yang berujung kematian atau gagal jantung.

  • Ginjal

Organ tubuh selanjutnya yang menjadi sasaran hipertensi adalah ginjal. Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Seperti diketahui, organ ginjal berfungsi menyaring darah untuk tubuh. Jika tekanan darah meningkat, maka dapat mengakibatkan pembuluh darah pada ginjal terganggu. Pembuluh darah bisa menyempit dan mengeras. Kondisi ini tentunya mengganggu kinerja ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

  • Otak

Hipertensi dapat berakibat fatal karena dapat merusak pembuluh darah pusat di otak, yaitu stroke. Stroke menyebabkan gangguan sistem saraf motorik dan sensorik yang menyebabkan seseorang kehilangan kesadarannya.

Menurut Rossana, ketika tekanan darah yang dipompa jantung tinggi, tentu saja dorongan akan semakin kuat. Sementara otak merupakan organ yang mendapat suplai darah terbesar daripada organ lainnya melalui banyak pembuluh darah. Sehingga otak akan menerima efek negatif.

  • Mata

Selain ketiga organ tersebut, hipertensi juga bisa menyerang organ-organ dan pembuluh darah lain, misalnya pembuluh darah di mata. Pada penderita hipertensi, kondisi tersebut juga dapat mengganggu penglihatan mereka sehingga sering mengelih pandangan mereka kabur.

Baca Juga :

Pengobatan Hipertensi Pulmonal Secara Tradisional

www.obathipertensi.info,- Pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional merupakan salah satu metode pengobatan yang kini cukup banyak dipilih. Karena selain efektif, pengobatan secara tradisional juga diketajhui memiliki efek samping yang minim. Sebelum membahas selanjutnya mengenai pengobatan hipertensi pulmonal secara lebih rinci, alangkah baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu hipertensi pulmonal.

Mengenal Penyakit Hipertensi Pulmonal, Penyebab dan Gejalanya

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai penyakit hiprtensi paru atau hipertensi pulmonal. Penyakit hipertensi pulmonal memang tidak begitu familiar di kalangan masyarakat, namun penyakit ini sering menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan kematian.

Pada umumnya penyebab hipertensi pulmonal ini sulit untuk diketahui. Namun, faktor yang paling sering menjadi penyebab penyakit ini yaitu gagal jantung kiri. Ini disebabkan karena oleh penggunaan bilik kiri jantung akibat dari gangguan katup jantung seperti regurgitasi (aliran balik) dan stenosis (penyempitan katup mitral).

Gejala-gejala awal penyakit hipertensi pulmonal hampir sama dengan kondisi-kondisi lain, sehingga hipertensi pulmonal sulit terdeteksi dan mencapai tahap lanjut.

Pengobatan Hipertensi Pulmonal Secara Tradisional denga QnC Jelly Gamat

Pengobatan hipertensi pulmonal bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi jantung kiri dengan menggunakan obat-obatan atau dengan cara memperbaiki klep jantung mitral atau katup aorta (pembuluh darah utama) untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik agar penderita bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, kami memiliki rekomendasi pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional dengan memanfaatkan bahan alami, yaitu dengan QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang terbuat dari 100% bahan alami dengan komposisi utama teripang emas asli yang diambil dari perairan terbaik Indonesia dan diproses dengan cara tradisional tanpa campuran bahan kimia, sehingga kualitas dan keaslian dari bahan tetap terjaga dengan baik.

Teripang emas dikenal memiliki khasiat serta manfaat yang sangat baik bagi kesehatan dan dapat membantu mengatasi berbagai jenis penyakit secara efektif. Beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa ahli kesehatan di banyak negara membuktikan khasiat dari teripang bagi kesehatan.

Kandungan glucosaminoglycans (GAGs) yang ada didalamnya berkhasiat untuk mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Dan kandungan mukopolisakarida juga memiliki manfaat untuk mengatasi hipertensi diantaranya dapat membantu melancarakan sirkulasi darah dan juga menurunkan dan menstabilkan hipertensi. Jadi, dengan kandungan tersebut Anda bisa mengatasi hipertensi dengan alami dan efektif.

Tidak hanya teripang emas, didalam QnC Jelly Gamat juga terkandung sejumlah bahan alami yang dapat melengkapi kandungan serta khasiatnya, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal legal yang telah terdaftar secara resmi di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu dan khawatir lagi dengan kualitas dan keamananya.

Kini, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan hipertensi pulmonal secara tradisional yang aman dan juga efektif.

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiat serta manfaatnya secara langsung, silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

Semoga lekas sembuh.

Cara Non Medis yang Bisa Bantu Turunkan Hipertensi

Obat Hipertensi,- Seperti yang telah diketahui sebelumnya, hipertensi atau dikenal juga dengan tekanan darah tinggi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat, salah satunya di Indonesia. Hipertensi adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah.

Obat hipertensi atau pengobatan tradisional mungkin sudah akrab dengan para penderita hipertensi untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Namun, selain itu, terdapat pula cara non medis yang bisa bantu turunkan hipertensi secara efektif, diantaranya adalah :

  • Mengurangi garam

Centers for Disease Control and Prevention menyarankan untuk melakukan diet sehat, karena ini dapat membantu untuk mengontrol tekanan darah. Dengan mengurangi natrium dalam diet Anda, maka akan membantu mengontrol tekanan darah tinggi dalam tubuh. Mayo Clinic mencatata bahwa dengan menambahkan lebih banyak kalium dapat membantu mengruangi masalah tekanan darah tinggi.

  • Perhatikan berat badan

Mengurangi beberapa kilo dan berolahraga secara teratur dapat memberikan suatu manfaat dalam menurunkan tekanan darah. The Mayo Clinic mencatat bahwa tekanan darah tinggi dapat meningkat ketika berat badan juga meningkat, sehingga dengan hanya mengurangi 10 pon atau setara dengan 4.5 kg saja dapat membantu menurunkan tekanan darah.

  • Kurangi kafein

Hal ini mungkin menjadi hal yang cukup sulit bagi pada penikmat kafein, namun dengan mengurangi minum kopi dapat membantu menurunkan teknanan darah karena obat-obatan cenderung meningkatkan efek stress pada tubuh. Teh Mayo Clinic mencatat bahwa penelitian ini tidak definitif, kafein mungkin memiliki sebuah efek drastis pada tekanan darah seseorang yang tidak sering meminum kopi, namun hal ini merupakan salah satu pencegahan terhadap sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari. Organisasi ini juga merekomendasikan pengujian tekanan darah Anda dalam waktu 30 menit setelah meminum kafein untuk memastikan hal ini benar atau tidak.

  • Tidur

Tidur sangat penting dan dapat membantu memulihkan kembali energi tubuh yang telah digunakan untuk beraktivitas selama seharian. Mereka yang hanya memiliki waktu tidur selama 5 jam atau kurang setiap hari cenderung mengalami tekanan darah tinggi atau memiliki tekanan darah tinggi yang lebih buruk. Seiring waktu, sedikitnya waktu tidur dapat mengganggu kemampuan seseorang mengatur hormon stress yangmenyebabkan tekanan darah tinggi.

  • Jangan stress

Berbicara mengenai stress, cobalan untuk mengontrolnya. Stress dapat mendorong seseorang untuk merokok, mengonsumsi minuman beralkohol atau terlihat dalam kegiatan yang tidak sehat lainnya. Dari banyak jenis stress, sebagian besar masyarakat yang mengalaminya dapat mengencangkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.

Namun, terdapat cara untuk mengurangi stree yang bisa dilakukan, seperti meminum teh herbal, berolahraga, mendengarkan musik dan meninggalkan sejenak pekerjaan Anda. The Mayo Clinic menambahkan bahwa dengan mengambil 15 hingga 20 menit setiap hari untuk duduk dengan tenang dan bernapas dalam-dalam bisa membantu Anda mengurangi stress.

  • Meditasi

Meditasi merupakan cara lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti yang disebutkan oleh American Heart Association. “Meditasi adalah sebuah latihan, sering melibatkan penarikan napas dalam-dalam, merenung atau berfokus pada sesuatu yang lunak, seperti warna, frase atau suara. Hal tersebut membantu Anda untuk melepaskan stress anda dan membuat Anda merasa damai serta membuat pikiran Anda rileks.”

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa meditasi dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke hingga hampir 50% pada seseorang yang memiliki penyakit jantung. Hal ini juga dapat membantu seseorang untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

Khasiat dan Manfaat Buah Pisang untuk Atasi Hipertensi

Khasiat dan Manfaat Buah Pisang untuk Atasi Hipertensi,- Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh dalam diam. Hal ini disebabkan karena hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa terjadi kapanpun dan jarang menunjukkan gejala yang khas. Hipertensi biasanya dipicu oleh stress dan gaya hidup yang tidak sehat.

Untuk mengontrol tekanan darah tinggi, penderita harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan dokter secara rutin, bahkan hingga seumur hidup. Namun, apakah Anda tahu bahwa terdapat cara lain yang bisa membantu mengontrol tekanan darah tinggi secara alami dan juga mudah ?

Para ilmuwan menyakini bahwa mengonsumsi pisang, ubi, dan bayam setiap hari dapat membantu menurunkan tekann darah tinggi atau hipertensi. Kandungan kalium, mineral, serta potasium pada makanan tersebut bahwa dapat menyeimbangkan kadar garam dalam tubuh.

Disebutkan bahwa buah pisang sangat cocok dikonsumsi oleh penderita hipertensi, karena memiliki kandungan garam yang sangat minum dan juga kaya akan kandungan kalium. Kandungan kalium yang tinggi baik bagi pednerita tekanan darah tinggi. Kombinasi kalium yang tinggi dengan garam yang sangat rendah menjadikan pisang merupakan buah yang bermanfaat bagi penderita hipertensi.

Badan berwenang memberikan izin terhadap kelayakan makanan di Amerika (FDA) telah mengakui akan manfaat pisang untuk atasi hipertensi, sehingga mengizinkan produsen buah ini mengklaim bahwa manfaat buah pisang dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan stroke.

Semakin tinggi kadar kalium, maka semakin rendah pula risiko terkena serangan jantung dan stroke. Hal ini disebabkan karena kalium mengimbangi peran sodium didalam tubuh. Selain itu, pisang juga baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang stres. Ketika stres, metabolisme tubuh meningkat secara drastis, sehingga mengurangi kadar kalium. Dengan mengonsumsi pisang secara rutin, maka kadar kalium akan kembali seimbang.

Keuntungan lainnya, kandungan sodium yang terdapat pada pisang cukup rendah. Ini menjadikan pisang aman dikonsumsi oleh mereka yang menderita tekanan darah tinggi dan harus melakukan diet rendah garam, tetapi membutuhkan kalium.

Baca Juga :

Selain itu, menurut Dr Alicia McDonough dari University of Southern California yang melakukan peninjauan tekanan darah dan kebaisaan diet menyebutkan bahwa makanan tinggi kalium secara efektif mampu menurunkan asupan natrium.

“Bukti menunjukkan, diet kalium yang tinggi akan mempengaruhi ginjal mengeluarkan lebih banyak garam dan air yang meningkatkan ekskresi kalium,” katanya.

Alicia menuturkan, hipertensi biasanya tidak memiliki gejala khusus. Namun, kondisi ini memengaruhi lebih dari satu miliar orang diseluruh dunia. Ratusan ribu orang diantaranya mengonsumsi obat untuk mengontrol tekanan darah.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, hipertensi bertanggung jawab atas setidaknya 51 persen kematian akibat stroke dan 45 persen penyakit jantung.

Untuk mencegah tekanan darah tinggi, Dr McDonough menyarankan agar kita membatasi asupan natrium, yang biasanya terdapat dalam garam dan bumbu masak lainnya.

Batasi Asupan Makanan Ini Jika Mengalami Hipertensi

Batasi Asupan Makanan Ini Jika Mengalami Hipertensi,- Selain mengonsumsi obat hipertensi secara rutin, penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi juga perlu mengatur pola makan sehat untuk menjaga dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Maka dari itu, penderita hipertensi tidak boleh sembarangan dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Makanan tinggi garam bisa meningkatkan tekanan darah. Akibatnya, Anda bisa menderita pusing.

Selain itu, penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah hingga 140/90 mmHg atau lebih memang perlu menjaga asupan makan untuk mencegah terjadinya risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan ginjal.

Dan berikut ini 4 asupan makanan yang sebaiknya dibatasi jumlah konsumsinya bagi penderita hipertensi :

  • Sup ayam

Kita biasanya berpikir bahwa sup ayam itu sehat. Tetapi, jika diberi gram berlebih, maka bisa menjadi tidak baik bagi tubuh. Sebaiknya batasi garam yang dimasukkan ke dalam sup ayam. Kemudian, perbanmual sayruan, kacang-kacangan agar bermanfaat bagi tubuh.

  • Daging olahan

Daging yang terdapat pada hot dog atau daging olahan lainnya mengandung ratusan miliar garam dalam setiap sajiannya. Sedangakn banyak orang berpikir daging tersebut rendah lemak dan tidak buruk. Namun, tingginya kandungan garam bisa memicu kenaikan tekanan darah. Daripada mengonsumsi daging olaghan, alangkah baiknya jika mengonsumsi satu potong daging dada ayam yang dipanggang dengan asupan garam terbatas.

  • Sup salad

Memang tidak ada yang salah dengan isi salad yang Anda konsumsi. Namun, ketika menguangkan saus salad, terdapat kandungan garam tersembunyi yang ada didalamnya. Bagi penderita hipertensi, alangkah baiknyya jika tidak menggunakan saus salad seperti ini. Sebagai penggantinya, Anda bisa menggunakan minyak zaitun yang lebih sehat.

  • Pizza

Pizza memang memiliki rasa yang cukup nikmat. Namun, Anda juga pasti mengetahui bahwa pizza merupakan salah satu jenis makanan yang dapat berpengaruh pada lingkar pinggang Anda. Pizza dengan taburan daging asap dan keju cenderung kaya akan kandungan garam. Satu potong pizza bisa mengandung sekitar 700 mg garam. Bayangakn betapa banyaknya asupan garam jika kita mengonsumsinya 3 potong.

Artikel Terkait :

Manfaat Kumis Kucing untuk Bantu Lawan Hipertensi

Manfaat Kumis Kucing untuk Bantu Lawan Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah, penderita harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan setiap hari secara rutin.

Namun, tidak sedikit penderita yang khawatir dengan efek samping yang akan ditimbulkan dari obat hipertensi jika dikonsumsi secara terus menerus. Maka dari itu, tidak sedikit pula yang mencari solusi alternatif untuk membantu menurunkan tekanan darah, salah satunya dengan mengonsumsi obat tradisional. Ada beberapa bahan alami yang diyakini memiliki khasiat untuk membantu menurunkan berat badan, salah satunya adalah tanaman kumis kucing.

Tanaman kumis kucing atau Othosipon grandiflora Bold merupakan tanaman yang tumbuh liar di tanah yang lembab. Di beberapa daerah, tanaman ini dikenal juga dengan nama remujung, brengos kucing, dan sesaseyan.

Seudah sejak lama tanaman ini dikenal memiliki beragam manfaat untuk mengatasi penyakit. Sifat diuretik yang dimilikinya membuat kumis kucing menjadi pilihan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Pada beberapa sumber literatur termasuk buku rujukan ‘Cabe Pulang Warisan Nenek Moyang’, tanaman ini termasuk penurun hipertensi. Menurut dr Prapti Utami, M.Si, seorang konsultan dan praktisi herbal medik, untuk mengatasi hipertensi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu siapkan 10 lembar daun kumis kucing yang masih segar, kemudian seduh dengan 200 cc air panas dan tutup gelas.

Atau bisa juga dengan cara mengeringkan daun kumis kucing. Ambil 10 gram daun kumis kucing yang telah di keringkan dan rebus dengan 4 gelas air. Didihkan hingga tersisa menjadi 3 gelas. Minum ramuan tersebut 1 jam sebelum makan, 3 kali sehari.

Ramuan kumis kucing untuk bantu lawan hipertensi ini ini tidak dianjurkan dikonsumsi secara terus menerus tanpa mengontrol tekanan darah.

Tidak hanya mampu menurunkan tekanan darah tinggi, kumis kucing juga dipercaya dapat membantu mengatasi penyakit batu ginjal dan masalah kantong empedu. Khasiat ini didukung dengan adanya kandungan antialergi, antihipertensi, antiinflamasi, dan diuretik, sehingga dapat meluruhkan batu ginjal.

Obat Hipertensi Herbal yang Aman Bagi Penderita Asma

Obat hipertensi memang harus dikonsumsi setiap hari oleh penderita untuk membantu mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit asma, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam menentukan obat hipertensi. Pasalnya, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang berbahaya.

Bagi penderita hipertensi yang juga mengidap asma, Anda tidak perlu khawatir. Karena disini kami memiliki rekomendasi obat hipertensi herbal yang aman bagi penderita asma QnC Jelly Gamat. Obat herbal ini terbuat dari 100% bahan alami, sehingga aman dikonsumsi dan juga minim efek samping.

Rekomendasi Obat Hipertensi Herbal yang Aman Bagi Penderita Asma QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang diproduksi oleh PT Bijaksana Maju Utama dan dipasarkan oleh CV. Peduli Semesta Alam yang terbuat dari 100% bahan alami pilihan serta diproses secara tradisional, sehingga kualitas dan keaslian bahan tetap terjaga dengan baik.

Bahan-bahan alami yang terkandung didalam QnC Jelly Gamat ini diantaranya adalah ekstrak teripang emas yang menjadi bahan utama, sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, serta ekstrak buah dan sayur.

Semua bahan alami tersebut memiliki khasiat dan manfaat masing-masing dalam mengatasi berbagai jenis penyakit, termasuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi.

Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa teripang ini efektif dalam menurunkan tekanan darah secara alami, melancarkan peredaran darah, serta melembutkan dan melebarkan pembuluh darah.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal legal yang telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat hipertensi herbal yang aman bagi penderita asma serta tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Selain dapat mengatasi hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Bagi Anda yang berminat ingin merasakan khasiatnya secara langsing, silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap mengenai harga dan cara pemesanan.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami.  Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi  solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi  dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya.  Semoga lekas sembuh.