Bahaya Penyakit Hipertensi Yang Tidak Terkontrol

bahay hipertensiobathipertensi.info,- Banyak orang yang sering tidak  memperdulikan dengan penyakit yang mereka alami,  salah satu contohnya adalah penyakit hipertensi.  Mereka sering menganggap sepele penyakit hipertensi  karena tidak menimbulkan masalah yang cukup serius  dan dianggap tidak mengganggu kegiatan  penderitanya.Padahal, tekanan darah yang tidak  terkontrol dapat membahayakan bagi berbagai organ  tubuh, terutama yang terkait dengan pembuluh darah.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk silent  killer, karena secara diam-diam penyakit ini dapat  membahaykan penderitanya, bahkan dapat menimbulkan  kematian. Tanpa gejala dankeluhan yang serius,  gangguan tekanan darah tinggi ini rentan berkembang  dan memicu berbagai penyakit yang cukup serius,  seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke.

Mengenal bahaya penyakit hipertensi yang tidak terkontrol sangatlah penting  bagi setiap penderitanya. Hal tersebut dimaksudkan  agar para penderita termotivasi untuk menghindari  komplikasi yang dapat timbul jika hipertensi tidak  terkontrol. Bahay yang yang dapat timbul akibat dari  tidak terkontrolnya hipertensi yaitu :

Kerusakan Pada Paembuluh Darah Arteri

Arteri merupakan pembuluh darah yang membawa nutrisi  serta oksigen ke seluruh tubuh, normalnya fleksibel  dan elastis. Jika hipertemnsi tidak terkontrol,  kerusakan dan penyempitan arteri atau yang sering  disebut dengan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh  darah) dan aterosklerosis (penyempitanpembuluh darah)  dapat terjadi yang akan berdampak pada mata, ginjal,  jantng, tangan dan kaki. Akhirnya pasien bisa  mengalami nyeri dada, gagal jantung, serangan  jantung, stroke, sumbatan arteri ditangan dan kaki,  kerusakan mata hingga pada aneurisma (kelemahan pada  dinding artaeri sehingga membentuk seperti bendungan  dan jika pecah dapat menyebabkan kematian).

Kerusakan Pada Jantung

Obat HIpertensiDidalam tubuh jantung berfungsi sebagai pemompa darah  ke seluruh tubuh. Hipertensi yang tidak terkontrol  dapat menyebabkan kerusakan arteri jantung sehingga  aliran darah tidak lancar ke jantung. Hipertensi  menyebabkan jantung bekerja lebih keras, sehingga  terjadi pembengkakan pada jantung dan lama kelamaan  otot jantung akan melemah dan tidak dapat bekerja  secara efektif, sehingga dapat menyebabkan gagal  jantung. Kerusakan ini memang jarang menimbulkan  gejala, namun akibat yang ditimbulkan akan sangat  fatal.

Kerusakan Pada Otak

Otak merupakan organ yang membutuhkan supali oksigen  dan nutrisi, sehingga dapat bekerja secara efektif.  Namun, hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada  pembuluh darah otak, maka yang paling sering terjadi  akibat hal tersebut adalah stroke.

Kerusakan Pada Ginjal

Seperti halnya pada organ sebelumnya, hipertensi juga  dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah  ginjal, sehingga ginjal tidak berfungsi secara  efektif yang dapat mengakibatkan terjadinya gagl  ginjal dan aneurisma pembuluh darah ginjal dapat  terjadi.

Kerusakan Pada Mata

bahay penyakit hipertensiPembuluh darah mata juga dapat rusak akibat dari  hipertensi yang tidak terkontrol, sehingga suplai  oksigen dan nutrisi tidak sampai dengan baik ke  retina mata. Jika hal tersebut terus dibiarkan, maka  penglihatan akan menurun hingga dapat menyebabkan  kebutaan. Selain hipertensi, diabetes juga dapat  memperparqah kerusakan tersebut.

Disfungsi Seksual

Hipertensi yang tidak terkontrol pada pria dapat  menimbulkan ereksi dikarenakan terjadinya  aterosklerosis pada pembuluh darah penis. Sedangkan  pada wanita diketahui dapat terjadi penurunan aliran  darah ke vagina yang tentu saja dapat berakibat  terganggunya kehidupan seksual.

Itulah beberapa bahaya yang dapat timbul akibat dari  hipertensi yang tidak terkontrol. Semoga artikel  tersebut dapat memberikan sedikit pengetahuan  mengenai bahaya penyakit hipertensi tang tidak terkontrol. Melakukan  pencegahan dengan memperbaiki pola hidup kita akan  bisa mengontrol tekanan darah kita. Jika telanjur  telah mengidap hipertensi, jangan ragu untuk  melakukan pemeriksaan dokter dan mengikuti terapi  yang disarankan. Semoga bermanfaat.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.