Obat Tradisional Hipertensi Maligna untuk Semua Usia

Obat Tradisional Hipertensi Maligna untuk Semua Usia,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat, termasuk di Indonesia. Ada berbagai jenis hipertrensi yang bisa menyerang, mulai dari ringan hingga berat, salah satunya adalah hipertensi maligna.

Meskipun jarang terjadi, namun hipertensi maligna merupakan salah satu jenis hipertensi yang serius. Secara resmi, hipertensi maligna didefinisikan sebagai hipertensi berat yang terjadi bersama dengan pendarahan internal retina di kedua mata dan pembengkakan saraf optik di belakang retina. Untuk menghindari kerusakan organ yang lebih serius, dan mungkin menyebabkan kematian, maka hipertensi maligna harus segera diobati.

Maka dari itu, QnC Jelly Gamat hadir untuk membantu mengatasi hipertensi maligna secara alami dan juga efektif. Disamping itu, juga membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.

QnC Jelly Gamat Obat Tradisional Hipertensi Maligna untuk Semua Usia

Seperti yang telah diketahui, penderita hipertensi kerapkali diharuskan untuk mengonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan secara rutin, bahkan hingga seumur hidup. Hal ini menjadi salah satu kekhawatiran para penderita, karena ditakutkan dalam jangka panjang obat hipertensi yang dikonsumsinya dapat menimbulkan efek samping pada tubuh.

Untuk itu, disini kami memiliki solusi obat tradisional hipertensi maligna untuk semua usia terbaik untuk membantu mengatasi dan mengontrol tekanan darah tinggi atau hipertensi secara alami tanpa menimbulkan efek samping dan ketergantungan terhadap obat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal terbaik yang diproduksi dari bahan alami pilihan dan diproses secara tradisional tanpa campuran bahan kimia atau bahan pengawet lainnya, sehingga kealitas dan keasliannya tetap terjamin.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur.

Seperti namanya, QnC Jelly Gamat ini memanfaatkan teripang emas atau disebut juga gamat sebagai bahan utamanya. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung nutrisi lengkap yang baik bagi kesehatan dan dapat membantu pengobatan penyakit.

Bahkan beberapa penelitian terhadap hewan laut ini yang dilakukan oleh beberapa ahlu kesehatan di banyak negara membuktikan bahwa teripang emas memiliki manfaat untuk kesehatan dan pengobatan penyakit.

Teripang emas diketahui memiliki kandungan glucosaminoglycans (GAGs) yang berkhasiat untuk mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga aelastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Tidak hanyai tu, kandungan mukopolisakarida yang ada didalamnya juga bermanfaat untuk mengatasi hipertensi, diantaranya dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan hipertensi.

Disamping memiliki kandungan nutrisi dan khasiat yang lengkap, QnC Jelly Gamat ini juag merupakan produk herbal unggulan yang telah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dengan no. registrasi POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh QnC Jelly Gamat adalah obat herbal ini aman dikonsumsi oleh semua usia dan dalam jangka panjang. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat menjadi salah satu obat tradisional hipertensi maligna utnuk semua usia yang cukup banyak dipilih untuk membantu mengatasi hipertensi dan juga menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat obat tradisional hipertensi maligna untuk semua usia QnC Jelly Gamat secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA sesuai dengan format berikut ini :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Contoh
NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Kirim Ke :

SMS/WA : 082.320.970.600

Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses. Dan sertakan alamat dengan jelas untuk memudahkan dalam proses pengiriman.

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan klik tautan dibawah ini !!

=> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat <=

Nikmati kenyamanan dan keamanan berbelanja ditempat kami dengan jaminan produk 100% original serta pelayanan terbaik ‘KIRIM BARANG DULU, BARU BAYAR’ khusus untuk pemesanan 1-2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku

*Disclaimer : Khasiat dan reaksi produk berbeda pada setiap individu sesuai dengan stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis obat yang dikonsumsi.

Semoga lekas sembuh.

Benarkah Duduk Menyilang Sebabkan Hipertensi ?

Benarkah Duduk Menyilang Sebabkan Hipertensi ?,- Kenyamanan duduk sambil menyilangkan kaki memang sering dirasakan oleh sebagian orang. Duduk dengan menyilangkan kaki memang sudah menjadi kebiasaan dari sebagian besar orang. Bahkan bagi wanita duduk dengan menyilangkan kaki dapat membuat kaki jenjangnya terlihat sempurna. Namun, dibalik kenyamanannya tersebut, duduk dengan menyilangkan kaki ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan, salah satunya dapat meningkatkan tekanan darah.

benarkan duduk menyilang sebabkan hipertensi

Sebuah studi pada tahun 2007 menemukan bahwa menyilangkan kaki pada bagian lutut ketika duduk bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Namun, hasil yang sama tidak terjadi ketika orang-orang menyilangkan kaki pada bagian pergelangan kaki. Hal ini memperkuat hasil studi yang telah di selesaikan sebelumnya dengan kesimpulan yang sama.

Meskipun studi menunjukkan bahwa posisi duduk sambil menyilangkan kaki beresiko tinggi menaikkan tekanan darah, namun hal tersebut tidak berdampak jangka panjang. Tekanan darah dapat kembali normal jika posisi duduk kembali normal, kecuali jka Anda memilki resiko besar mengalami pembekuan darah.

Menurut seorang cardiologist, Stephen Sinatra menyebutkan bahwa posisi ini bisa menyebabkan peradangan pembuluh darah di kaki bawah dan menyebabakn pembekuan darah. Dia menyarankan untuk tidak menyilangkan kaki lebih lama dari 10 menit, dan berajalan-jalan ringan selama 1 jam.

Baca Juga : Cara Efektif Mengobati Hipertensi dengan Herbal

Sayangnya, masih belum diketahui mengapa duduk menyilang bisa meningkatkan tekanan darah. Seihngga para ahlipun memberikan saran untuk tetap mendiskusikan sikap atau posisi duduk dengan dokter, apakah bisa memengaruhi kesehatan jantung Anda atau tidak.

Selain itu, duduk menyilang juga dihubungkan dengan penyakit varises. Namun, hal tersebut belum terbukti. Suatu pendapat menyebutkan bahwa varieses bisa disebabkan karena faktor keturunan.

Walaupun begitu, ternyata menyilangkan kaki juga memilki manfaat, yaitu sebagai cara sederhana untuk menolong orang yang pingsan. Intinya adalah kemungkinan terjadi kerusakan masih ada, namun tidak terlalu parah.

Malam Hari Waktu yang Tepat Untuk Minum Obat Hipertensi

malam hari waktu yang tepat untuk minum obat hipertensiObat hipertensi merupakan salah satu hal yang tidak terpidahkan dari para penderita tekanan darah tinggi. Studi baru menemukan bahwa ternyata obat hipertensi atau penurun tekanan darah lebih baik jika dikonsumsi pada malam hari. Mengapa demikian ? Karena pada malam hari obat tersebut mampu mengontrol tekanan darahlebih efektif dan menurunkan resiko diabetes.

Pada studi tersebut juga ditemukan penurunan tekanan darah selama tidur merupakan hal nomral. Penurunan tekanan darah sistolik (angka atas) kurang dari 10% ada kaitannya dengan resiko kematian yang lebih tinggi.

Dalam penelitian yang dimuat dalam Jurnal Diabetologia tersebut para periser meneliti 2.012 orang pria dan wanita penderita tekanan darah tinggi. Rata-rata usia peserta penelitian sekitar 53 tahun dan tidak adan yang mengalami diabetes di awal penelitian. Periset secara acak memberikan sebagian dari mereka obat hipertensi pada malam hari dan sebagian lagi pada pagi hari.

Baca juga : Obat Hipertensi yang Aman untuk Ginjal

Lebih dari 6 tahun, 171 peserta penelotian mengalami diabetes. Setelah menyesuaikan glukosa puasa, lingkar pinggang, angka tengahtekanan darah ketika tidur, dan faktor lainnya, ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi obat sebelum tidur memiliki resiko 57% lebih rendah terkena diabetes.

Salah satu alasan mengapa obat tekanan darah lebih efektif dikonsumsi pada malam hari. Karena obat ini dapat mencegah pelepasan bahan kimia tersintesis selama rentang waktu tidur yang meningkatkan tekanan darah ke tingkat abnormal. Sinkronisasi obat tekanan darah terhadap jam sirkadian tubuh mengoptimalkan manfaat terapeutik obat dan terkadang mengurangi efek samping yang tidak diharapkan.

Tekanan Darah Tinggi dan Buah Durian

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak di alami oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Sebagian besar penderita menganggao hipertensi in sebagai penyakit yang ringan dan tidak jarang juga dianggap remeh karena tidak adanya gejala yan timbul. Padahal, jika terus dibiarkan penyakit hipertensi ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih berbahaya.

Banyak faktor yang menjadi penyebab timbulnya hipertensi, salah satunya adalah durian. Apa hubungannya hipertensi dengan durian ?

tekanan darah tinggi dan buah durian

Berbicara tentang hipertensi dan buah durian, sebenarnya Anda bisa memasukkan buah ini ke dalam daftar buah-buahan segar yangbaik unutk dikonsumsi. Hal ini karena memang belum ada datupun bukti yang  menghubungkan buah durian dengan hipertensi. Jika Anda masih ragu untuk mengonsumsi buah durian ini, anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran terbaik.

Buah durian dapat menjadi bagian dari diet DASH, yaiu pola makan yang dirancang untuk menurunkan tekanan darah tinggi berdasarkan panduan diet tahun 2010. Pola makan ini yaitu dengan menambahkan 4 hingga 5 porsi buah-buahan segar setiap harinya untuk konsumsi sebanyak 2000 kalori. Untuk 1 porsi buah durian dihitung sama dengan setengah cangkir porsi, atau sekitar 125 gr.

Pada penderita hipertensi, mengurangi natrium diketahui dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan., dan buah durian hana mengandung sekitar 5 mg natrium percangkir. Berdasarkan aturan diet tahun 2010, penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak boleh mengonsumsi natrium lebihd ari 1500 mg perharinya. Untuk mengurangi asupan natrium ini, mengonsumsi buah dan sayur merupakan cara yang sangat disarankan. Selain itu, penderita juga harus membatasi diri dalam mengonsumsi makann cepat saji dan cemilan asin.

Dalam satu canglir buah durian mengandung sekitar 48 mg Vitamin C, atau setara dengan 80% dari asupan harian yang disarankan. Beberap penelitian mengatakan bahwa vitamin C dapat membantu menurunkan tekanan darah, namun vitamin C tidak berdiri sendiri. Walau bagaimanapun, buah-buahan hanya sebagainkecil dari pola diet seimbang. Makanan-makanan lain yang tinggi kalsium dan magnesium juga diketahui sangat bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Meskpin begitu, konsumsi buah durian sebaiknya dibatasi. Karena apapun yang dikonsumsi secara berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan. Selain itu, penderia juga bisa mengkombinasikan diet hipertensi dengan konsumsi obat darah tinggi untuk bisa mengoptimalkan hasil pengobatan yang dijalani. Semoga bermanfaat.

Hipertensi Bisa Di Picu Oleh Polusi Suara

hipertensi bisa di picu oleh polusi suara

Polusi suara dalam beberapa tahun terakhir ini masuk ke dalam salah satu isu penting kesehtan dunia. Bahkan Amerika merasa jauh tertinggal dari Eropa yang lebih dahulu menjadikan polusi suara sebagai masalah kesehatan yang serius.

Polusi suara atau pencemaran suara merupakan gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang menyebabkan ketidaktentraman makhluk hidup disekitarnya. Suara bising yang terus menerus dengan tingkat kebisingan yang relatif tinggi dapat menyebabkan dampak yang negatif pada kesehatan manusia.

Sebuah studi baru menghubungkan antara polusi suara dengan resiko serangan hipertensi dan jantung koroner.

Meningkatnya aktivitas masyarakat secara langsung memang membuat daerah sekitarnya semakin hari semakin terdengar ramai. Suara mesin kendaraan, klakson, hingga suara pembangunan infrastruktur seakan menjadi rutinitas harian. Terlebihlagi bagi mereka yang bekerja di tempat yang penuh dengan paparan suara, seperti pekerja di lapangan enerbangan atau yang lainnya.

Polusi suara sama bahayanya dengan polusi udara. Namun sayangnya, sebagian besar masyarakat dunia masih tidak peduli dengan kebisingan yang mereka dengar.

Menurut Devon Paldi, Au.D, seorang audiolog di Oregon Health & Science University menambahkan, bahwa orang sering tidak menyadari paparan kebisingan, mereka merasa terbiasa dengan hal tersebut. Namun, setelah mereka memriksakan kesehatannya dengan alasan gangguan pendengaran, maka mereka akhirnya mengakui bahwa selalu bekerja ditempat yang bising dan seharunya menyadari pentingnya menggunakan earing protection.

Selain di tempat kerja, kebisingan di luar rumah juga bisa menjadi masalah. Seperti, rumah Anda terletak dipinggir jaln raya dimana aktivitas kendaraan tidakpernah berhenti selama 24 jam. Meskipun Anda tetap bisa tidur, namun tidak begitu dengan sistem kardiovaskuler atau sistem peredarah darah dalam tubuh. Sistem syaraf simpatik sebenarnya masihbereaksi namun dipaksakan untuk tidur. Sehingga kondisi tubu itulah yang akhirnya meningkatakn resiko hipertensi sampai jantung koroner.

US EPA (Environmental Protection Agency) menyarankan batas maksimal pemaparan suara selama 24 jam di lingkungan pemukiman adalah 55 dBA (A-weighted decibels) untuk melindungi masyarakat dari maslah kesehatan yang serius, serta 70 dBA untuk menghindari rusaknya indra pendengaran.

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorder, 50 dBA merupakan tingkat suara yang dihasilkan oleh percakapan sehari-hari, sedangkan 70 dBA sama dengan suara yang dihasilkan oleh pengering rambut atau vacume cleaner.

Jika Anda bekerja di tempat yang penuh dengan polusi suara, sebaiknya gunakan pelindung telinga atau ear plug atau flat attenuator. Jika ingin mendengarkan musik, sebaiknya volume tidak boleh lebih dari 80 db aat utombol voluem di pasang pada 50-60% total volume. Jangan gunakan alat pemutar musik dalam pesawat terbang atau di tempat yang ramai, karena Anda cenderung akan menaikkan volume yang dapat merusak pendengaran.

4 Sayuran Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering tidak menimbulkan gejala, dan sebagian kecil lainnya mengalami keluhan tidak terasa berat. Sehingga tekanan darah tinggi ini sering dianggap remeh. Padahal, tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dengan benar dapat menimbulkan komplikasi yang lebih berbahaya, bahkan dapat mengancam jiwa.

Mengenal bahaya dari tekanan darah tinggi sangat diperlukan supaya penderita mempunyai motivasi yang kuat untuk menghindari komplikasi yang kemungkinan timbul. Karena komplikasi hipertensi akan meningkat seiring dengan peningkatan tekanan darah.

4 sayuran untuk menurunkan tekanan darah tinggi

Gaya hidup dan faktor makanna sangat berpengaruh pada tingkat tekanan darah. Maka dari itu, penderita harus pintar dalam memilih jenis makanan yang dapat membantu mengontrol dan menurunan tekanan darah tinggi. Berikut ini 4 sayuran untuk menurunkan tekanan darah tinggi :

  • Bayam

Bayam merupakan sayuran hijau yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat memberikan manfaat bagi kesejatan. Magnesium yang ada didalamnya dinilai dapat mengontrol bahkanmenurunkan tekanan darah tinggi. Jika dikonsumsi seara rutin, bayam dapat membantu menjaga pembuluh darah arteri dan meningkatkan aliran darah. Dan pada hasilnya, bayam diyakini dpat membantu mengatur an mengelola tekanan darah seseorang.

  • Seledri

tidak hanya mengandung kalium, seledri juga mengandung senyawa phthalide. Senyawa tersbeut berkhasiat mampu melemaskan dinding pembuluh arteri dan meningkatkan aliran darah. Senyawa tersbeut juga mampu menurangi hormon stress akibat yang ditimbulkan akibat tekanan darah tinggi. Disamping itu, seledri juga memiliki kandungan bahan antihipertensi yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif. Denganbegitu, seledri sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

  • Wortel

Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan masalah pada jantung. Jika tekanan darah sudah mencapai tingkat yang akut, maka memperbanyak mengonsumsi wortel bisa menjadi solusi yang efektif. Hal tersebut dikarenakan wortel banyak mengandung betakaroten serta kalium yang dapat memberikan manfaat pada fungsi ginjal dan membantu mengendalikan denyut jantung. Mengonsumsi sayuran wortel secara rutin dapat mengontrol tekanan darah.

  • Metimun

Mentimun merupakan salah jenis buah yang juga bisa digunakan sebagai sayur. Mentimun ini baik dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi. Hal tersebut dikarenakan mentimun mengandung potasium, magnesium, danserat yang bisa bermanfaat untuk membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal.

4 jenis sayuran tersebut bisa menjadi salah satu solusi obat darah tinggi yang alami dan juga efektif bagi Anda. Dengan mengonsumsinya secara rutin, tekanan darah tinggi yang Anda alami bisa terkontrol dan terkendali. Dengan begitu kemungkinan terjadinya komplikasi akibat hipertensi bisa dihindari.

Daging Kambing Menyebabkan Hipertensi, Benarkah ?

daging kambing menyebabkan hipertensi, benarkah

Mungkin Anda sering mendengar jika mengonsumsi daging kambing bisa menyebabkan hipertensi. Sebenarnya mitos menganai hal tersebut telah banyak diklarifikasi. Proses hipertensi membutuhkan waktu yang lama dan hal ini tidak hanya disebabkan oleh konsumsi daging kambing.

Menurut penelitian dari Albama Cooperatibe Extension System (ACES), daging kambing memiliki gizi yang lebih tinggi daripada dengan daging sapi, daging babi, daging domba, bahkan daging ayam. Daging kambing juga memiliki lemak jenuh yag cenderung rendah dan jumlah lemak tak jenuh yang relatif tinggi. Lemak jenuh berkontribusi terhadap resiko penyakit kardiovaskuler. Sedangkan lemak tak jenuh membantu menyeimbangkan kadar kolesterol darah, mengurangi inflamasi, danmembuat detak jantung stabil.

Tidak hanya daging kambing, daging hewan lainpun bisa menyebabkan hipertensi, karena kandungan kolesterol yang ada didalamnya. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi. Jika memang seseorang memilki kadar kolesterol yang tinggi dalam darah, hal ini dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan terbentuknya plak pada pembuluh darag yang akan semakin membesar sehingga mengurangi elastisitas dari pembuluh darah, ditambah lagi jika terjadi penyempitan pembuluh darah, sehingga terjadi peningkatan resistensi pembuluh darah.

Jika resistensi darah semakin tinggi, maka hal ini dapat menyebabkan hipertensi akibat dibutuhkannya aliran darah yang lebih kuat untuk melewati pembuluh darah tersebut.

Sebenarnya bukan mengonsumsi daginglah yang menjadi penyebab utama dari naiknya tekanan darah. Yang menjadi masalah juga adalah bentuk olahan dan posri dari daging kambing tersebut. Maka dari itu, sebelum mengonsumsi daging kambing, kita harus mengetahui bagian daging, cara mengolah, dna mengatur porsinya agar kesehatan tetap terjaga.

Tidur Siang Untuk Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

tidur siang untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggiTekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan menjalankan pola hidup yang sehat, seperti diet rendah garam, berhenti merokok, rajin olahraga, dan sebagainya. Selain itu, para peneliti Yunani menemukan satu hal lain yang dapat membantu mengontrol tekanan darha tinggi, yaitu tidur siang.

Bagi sebagian orang, tidur siang diidentikkan dengan pemalas. Padahal, dibalik semua itu tidur siang juga memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satu nya untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology Congress menunjukkan bahwa tidur sebentar disiang hari bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi penggunaan obat antihyperintensive.

Lebih dari 380 penderita hipertensi yang berusia rata-rata 61,4 tahun berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Setiap kebiasaan hidup mereka di catat secara rinci, seperti kebiasaan merokok, konsumsi garam/kopi/alkohol, waktu tidur siang rata-rata, dan sebagainya. Tekanan darah dan denyut jantung mereka di ukur secara berkala dan terus menerus dalam 24 jam. Evaluasi EKG lengkap dilakukan pada setiap relawan, yang mencakup juga pengukuran serambi jantung kiri.

Setelah menyesuaikan dengan berbagai faktor, maka peneliti dapat berfokus pada tidur siang yang menjadi satu-satunya faktor pembeda. Mereka mendapatkan bahwa relawan yang tidur siang secara teratur memiliki tekanan darah lebih rendah 4% di siang hari dan 6% di malam hari dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang.

Secara konkret, mereka yang yang tidur siang secara teratur memiliki darah masing-masing 5 mmHg dan 7 mmHg lebih randah di siang hari dan di malam hari. Mereka juga lebih sedikit membutuhkan resep obat hipertensi dibandingkan yang tidak tidur siang. Semakin lama waktu tidur siang, maka semain besar pula dampaknya terhadap penurunan berat badan.

Selain itu, menurut study lain yang dilakukan peneliti dari Allegheny College di AS, menemukan bahwa tidur siang selama 45-60 menit tidur di siang hari bisa membantu menurunkan tekanan darah setelah mengalami strss dan tekanan saat beraktivitas, daripada mereka yang tidak tidur. Dengan tidur malam sekarang yang rata-rata dua jam lebih pendek dari 50 tahun yang lalu, peneliti mengklaim bahwa tidur siang menyediakan cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Hipertensi Sistolik Terisolasi

Hipertensi Sistolik TerisolasiHipertensi sitolik terisolasi atau isolated systolic hypertension merupakan suatu kondisi spesifik yang ditandai dengan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik kurang dari 90 mmHg atau normal. Biasanya kondisi ini sering terjadi pada usia lanjut. Seiring dengan pertambahan usia, hampir setiaporang mengalami kenaikan tekanan darah, dimana tekanan sistolik terus meningkat hingga usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat hingga usia 55-60 tahun, kemidan berkurang secara perlahan atau bahkan menurun secara drastis.

Hipertensisitolik terisolasi terjadi jika terdapat kenaikan tekanan darah sistolik yang disertai dengan penurunan tekanan darah diastolik. Selisih dari tekanan darah sistolik dan diastolik yang disebut sebagai tekaann nadi, terbukti sebagai prediktor morbiditas dan moralitas yang birik.

Pada hipertensni ini, arteri menjadi kaku sehingga menyebabakn sistolik sangat tinggi sedangkan diastolik normal. peningkatan sistolik ini disebabkan terutama oleh kekakuan arteri atau berkurangnya elastisitas aorta. Penebalan dinding aorta dan pembuluh darah besar meningkat salah satunya disebabkan oleh penumpukan lemak dalam pembuluh darah yang biasa terjadi pada orang yang menderita obesitas. Perubahan ini menyebabakn penurunan compliance aorta dan pembuluh darah besar dan menyebabkan peningkatan tekanan darah sistolik. Selain itu, kekakuan arteri juga dapat disebabkan oleh stress, dimana stress dapat mempengarhi syaraf simpatis sehingga otot-otot pembuluh darah menjadi lebih tegang.

Semakin besar perbedaan antara tekanan darah sistolik dan diastolik, maka semakin besar pula resiko komplikasi ke pembuluh darah jantung dan akibatnya akan mempengaruhi organ-organ seperti jantung, otak, dan ginjal.

Dampak Penyakit Hipertensi

dampak penyakit hipertensi

Hipertensi dianggap sebagai penyakit yang serius, karena dampak yang ditimbulkan sangat luas, bahkan dapat berakhir pada kematian. Hipertensi dijuluki sebagai “slient Killer” karena hipertensi datang tanpa menimbulkan gejala apapun. Hipertensi merupakan kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini mengakibatkan jantung harus bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah.

Kematian akibat hipertensi bisa terjadi akibat dampak hipertensi itu sendiri, atau akibat penyakit lain yang disebabkan akibat hipertensi. Dampak hipertensi antara lain :

  • Sakit keplaa, pegal-pegal, perasaan tidak nyaman di tengkuk, perasaan berputar/ingin jatuh, berdebar-debar, detak jantung yang cepat, telinga berdenging
  • Gagal jantung, karena jantung bekerja lebih keras, sehingga otot jantung membesar
  • Berkembangnya plak lemak dalam dinding pembuluh darah (atherosclerosis) dan plak garam-garaman (arteriosclerosis) yang dapat menyebabkan sumbatan aliran darah, sehingga meningkatkan potensi kebocoran pembuluh darah. Sumbatan di pembuluh darah nadi leher dapat menyebabkan berkurangnya suplai oksigen ke sel-sel otak. Jika otak mengalami kekurangan oksigen dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan matinya sel-sel saraf otak (stroke iksemik)
  • Pecahnya pe,buluh darha kapiler di otak menyebabkan pendarahan, sehingga se;-sel saraf dapat mati. Penyakit ini sering disebut dengan stroke hemoragik (stroke pendarahan). Stroke pendarahan sering menimbulkan kematian mendadak
  • Pecahnya pembuluh darah yang dapat menyebabkan matinya beberapa organ, sehingga terjadi kelumpuhan
  • Pecahnya pembuluh darah tajuk di jantung, menyebabkan matinya sebagiansel otot jantung. Hipertensi menyebabkan resiko gagal jantung 6 kali lebih besar dari orang yang memiliki tekanan darah normal
  • Pecahnya pembuluh darah ginjal yang menyebabkan perdarahan pada ginjal dan terjadi gagal ginjal
  • Pecahnya pembuluh darah retina menyebabkan pandangan mata menjadi kabur bahkan bisa buta
  • Bersamaan dengan hipertensi akan mengalami kencing manis (diabetes mellitus), hiperfungsi kelenjar tiroid (Hyperthyroid), rematik, serta meningkatnya kadar lemak (hyperlipidemia)

Tidak hanya itu, hipertensi juga dapat berdampak menimbulkan beberapa penyakit lain, seperti alzhemier dan demensia. Penyakit neurologis ini di picu oleh hipertensi yang berlangsung lam tanpa di kendalikan dapat menurunkan fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan memori. Tekanan darah tinggi pada reseptor otak akan melemahkan sistem saraf dan sejumlah neurotrasmiter penting yang bertugas menyimpan dan mengatur outpun memori. Hipertensi dapat menyebabkan penurunan fungsi memori lebih cepat dibandingkan dengan non-hipertensi.