Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke

Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke,- Tekanan darah yang normal memang sangat penting untuk membuat tubuh tetap sehat. Hal ini dikarenakan setiap fluktuasi tekanan darah yang terjadi, baik itu tekanan darah tinggi (hipertensi) atau tekanan darah rendah (hipotensi) memiliki bahaya yang fatal bagi kesehatan.

Dan tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat. Banyak yang telah mengetahui akan dampak dan bahaya hipertensi bagi kesehatan. Penyakit jantung dan stroke merupakan salah satu dampak penyakit hipertensi yang bisa timbul. Kedua penyakit ini cukup banyak ditakuti, karena termasuk penyakit berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Namun, sebuah penelitian terbaru menemukan 1 lagi dampak hipertensi selain penyakit jantung dan stroke yang juga cukup fatal. Menurut penelitian yang dilakukan di Inggris ini ditemukan bahwa hipertensi mampu meningkatkan risiko gangguan jantung yang disebut dengan regurgitasi mitral di masa yang akan datang.

Regurgitasi mitral sendiri merupakan kondisi yang membuat jantung kurang maksimal untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Hal ini bisa mengakibatkan penyakit jantung yang serius, seperti aliran darah kembali ke jantung, sesak napas, lelah, pusing, nyeri dada, hingga gagal jantung. Penelitian ini mengikutsertakan sekitar 5.5 juta lansia di Inggris slama 10 tahun ke belakang.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa kelainan katup jantung yang bersifat melumpuhkan ini terjadi bukan karena penuaan yang tak bisa terelakkan. Namun disebabkan karena naiknya tekanan darah yang kemudian menimbulkan kelainan jantung tersebut,” ungkap pemimpin penelitian ini, Kazem Rahimi dari The George Institute for Global Health, University of Oxford.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika pembuluh darah dipenuhi dengan lemak yang membuat jantung bekerja keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Agar bisa terhindar dari hipertensi, sebaiknya Anda kurangi konsumsi makanan berlemak, perbanyak serat, dan minum air putih.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *