Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh yang Perlu Diketahui

Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh yang Perlu Diketahui,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi jarang menimbulkan gejala yang khas, sehingga sering kali tidak terdeteksi sejak awal dan baru diketahui ketika sudah terkena penyakit lain.

Hipertensi merupakan istilah kesehatan yang menunjukkan kondisi dimana aliran darah pada arteri bertekanan terlalu tinggi melebihi batas normal untuk tubuh yang sehat. Terjadinya tekanan darah tinggi akan lebih berisiko pada orang-orang yang berusia lebih lanjut.

Walaupun begitu, hipertensi juga bisa berisiko terjadi pada anak-anak bahkan bayi sekalipun. Maka dari itu, tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk salah satu penyakit yang harus diwaspadai dan perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Hal ini disebabkan karena hipertensi bisa berdampak merugikan tubuh.

Dampak Hipertensi

Mengetahui Dampak Hipertensi Terhadap Tubuh

Jika tekanan darah tidak terkontrol, maka bisa sangat mengerikan bagi kesehatan. Hal ini disebabkan karena kemungkinan terburuk dari kondisi naiknya tekanan darah yang terlalu tinggi mungkin bisa mengancam nyawa penderitanya. Maka tidak heran jika penyakit hipertensi digolongkan ke dalam salah satu penyebab kematian yang paling menyeramkan karena tanda-tandanya cenderung terjadi secara diam-diam.

Berikut ini merupakan beberapa dampak hipertensi terhadap tubuh yang perlu diketahui dan diwaspadai, yaitu diantaranya :

  • Sistem sirkulasi

Kerusakan yang disebabkan oleh hipertensi dimulai dari kecil dan seiring berjalannya waktu semakin berkembang. Semakin lama hal ini tidak terdiagnosa atau tidak terkendali, maka semakin serius juga risiko yang ditimbulkan.

Pembuluh darah dan arteri utama membawa darah keseluruh tubuh dan mensuplai ke jaringan dan organ vital. Ketika tekanan pada darah yang mengalir melonjak tinggi, maka hal ini mulai merusak dinding arteri.

Akibatnya, dinding arteri akan memulihkan diri sehingga lebih tebal, lebih keras, dan kurang elastis. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis atau pengerasa arteri. Anda bisa mengaalmi aterosklerosis secara alami oleh proses penuaan, namun tekanan darah tinggi bisa mempercepat prosesnya.

Arteri yang mengeras dan kaku lebih rentan untuk pecah dan tersumbat, yang menyebabkan timbulnya kerusakan pada organ-organ yang seharusnya disuplai darah oleh pembuluh tersebut.

Hipertensi juga bisa menyebabkan aneurisma, dimana kondisi ini terjadi ketika sebagian arteri menjadi lemah dan menggelembung seperti balon karena tekanan ekstra terus-menerus.

Aneurisma berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun dan seringkali tidak menimbulkan gejala. Jika gelembung ini pecah, maka bisa terjadi perdarahan yang berbahaya did alam tubuh. Aneurisma bisa terjadi di mana saja, namun paling umum pada aorta yang memasok darah ke perut, panggul, dan kaki (aneurisma aorta perut).

  • Sistem pernapasan

Hipertensi juga bisa menyebabkan arteri pada paru-paru rusak dan tersumbat. Ketika arteri yang membawa darah ke paru-paru tersumbat atau terhambat, maka hal ini disebut dengan emboli paru. Kondisi ini sangat serius dan memerlukan penanganan cepat. Aneurisma juga bisa terjadi pada paru-paru.

Selain itu, hipertensi juga berhubungan dengan gangguan tidur sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan dengkuran keras dan gangguan bernapas saat tidur di malam hari. Seseorang yang mengidap sleep apnea sering kali merasa tidak beristirahat dengan cukup ketika bangun tidur di pagi hari. Banyak orang yang terdiagnosa dnegan sleep apnea juga memiliki tekanan darah tinggi.

  • Sistem saraf

Hipertensi bisa menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di otak pecah dan tersumbat. Jaringan otak akan kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini dikenal juga sebagai stroke, yang bisa menyebabkan masalah serius dan bahkan kematikan. Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya stroke.

Selain stroke, hipertensi juga bisa menyebabkan demensia, penyakit otak yang bisa mengakibatkan timbulnya masalah berpikir, berbicara, penalaran, visi memori, dan gerakan. Terdapat beberapa penyebab demensia, salah satunya yaitu demensia vaskular, yaitu hasil dari penyempitan dan penyumbatan arteri yang memasok darah ke otak.

Hipertensi juga bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok darah ke mata. Sehingga suplai darah ke mata berkurang atau terhenti. Retinopati hipertensi terjadi ketika retina rusak karena tekanan darah tinggi.

Retina merupakan lapisan jaringan di bagian belakang mata yang mengubah cahaya yang masuk ke mata menjadi sinyal saraf yang dikirim ke otak. Semakin lama tekanan darah tinggi terjadi, amak semakin parah juga kerusakan yang mungkin terjadi pada retina.

Saraf di mata mungkin juga bisa mati karena kekurangan pasoka darah. Kondisi ini disebut dengan neuropati optik iskemik. Semua kondisi tersebut bisa mengakibatkan penglihatan kabur atau kebutaan total.

  • Sistem reproduksi

Organ seksual menggunakan aliran darah tambahan ketika sedang bergairah. Ketika tekanan darah tinggi menyebabkan penghalang pada pembuluh darah ke penis atau vagina, maka bisa memicu timbulnya disfungsi seksual.

  • Sistem rangka

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan osteoporosis, dengan meningkatnya jumlah kalsium yang terbuat ketika kencing. Kondisi ini rentan terjadi pada penderita hipertensi, terutama pada wanita yang telah memasuki masa menipause. Osteoporosis bisa melemahkan tulang-tulang dalam tubuh dan membuatnya lebih mudah untuk retak dan hancur.

  • Sistem urine

Ginjal merupakan organ penting lain yang bisa rusak akibat tekanan darah tinggi. Ginjal membantu menghilangkan limbah dari darah, meregulasi volume darah dan tekanan, serta menyaring limbang keluar melalui urine. Maka dari itu, memerlukan pembuluh darah yang sehat.

Hipertensi bisa merusak pembuluh darah yang lebih besar yang mengarah pada ginjal dan pembuluh darah yang lebih kecil didalam ginjal. Jika arteri yang memasok darah ke ginjal rusak, maka jaringan ginjal tidak bisa mendapatkan darah yang diperlukan dan secara bertahap akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi.

Kondisi tersebut disebut penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal. Kondisi ini sangat berbahaya karena kerusakan ginjal bisa meningkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi.

Nah, itulah beberapa dampak hipertensi terhadap tubuh. Mengingat begitu besarnya dampak yang ditimbulkan akibat hipertensi, maka sangat penting untuk selalu memperhatikan tekanan darah dan lakukanlah pengecekan secara rutin. Jika Anda telah mengidap hipertensi, selalu konsultasikan masalah ini dengan dokter dan konsumsi obat hipertensi yang telah direkomendasikan secara teratur. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.