Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai

Gejala Hipertensi pada Remaja yang Harus Diwaspadai,- Seperti yang telah diketahui, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang keberadaannya jarang diketahui. Hal ini disebabkan karena hipertensi tidak menimbulkan gejala yang khas. Maka dari itu, hipertensi juga sering disebut sebagai ‘silent killer’ atau pembunuh dalam diam.

Bukan hanya pada orang dewasa saja, kini hipertebsi bisa menyerang pada siapa saja, termasuk remaja. Gaya hidup yang tidak sehat dan pengelolaan stres yang kurang baik disebutkan menjadi salah satu pemicu hipertensi pada remaja.

Meskipun sulit diketahui karena minimnya gejala, namun bukan berarti tubuh tidak memiliki tanda yang menunjukkan hipertensi. Gejala hipertensi pada remaja yang terjadi hampir sama seperti penyakit lainnya, sehingga sering dianggap sepela. Namun, agar lebih waspada, berikut ini beberapa gejala hipertensi pada remaja yang harus diketahui :

  • Kepala pusing

Kepala terasa pusing merupakan salah satu gejala yang bisa dialami remaja yang menderita hipertensi. Jika memiliki tekanan darah diatas normal, maka kepala akan lebih sering merasakan sakit dan juga pusing. Pusing kepala juga akan dialami oleh penderita penyakit lainnya, mak adari itu tidak akan terlihat jelas jika pusing yang dialami disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

  • Mual

Mual merupakan suatu kondisi dimana isi yang ada didalam lambung keluar kembali atau naik, dan ada pemicu yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Selain disebabkan karena penyakit asam lambung tinggi, mual dan muntah juga bisa terjadi karena gejala hipertensi.

  • Mimisan

Hipertensi memang tidak akan terlihat secara fisik, karena untuk memastikan tekanan darah maka harus dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis. Namun, terdapat gejala penyakit hipertensi yang bisa terjadi, salah satunya adalah mimisan. Mimisan yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya cedera atau kelainan pada hidung juga bisa menjadi gejala penyakit hipertensi. Maka dari itu, segera periksakan diri jika mengalami tersebut.

  • Jantung berdebar cepat

Detak jantung berdebar cepat termasuk salah satu gejala hipertensi pada remaja yang perlu diwaspadai. Selain itu, mengonsumsi minuman berkafein terlalu banyak atau sering juga bisa menyebabkan hipertensi. Hipertensi juga bisa lebih cepat terjadi jika kurang olahraga atau kurang melakukan aktivitas fisik.

Menjalankan gaya hidup sehat, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, serta mengelola stres dengan baik merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah hipertensi. Selain itu, jika diperlukan, Anda juga bisa mengonsumsi obat hipertensi untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dan cek tekanan darah Anda secara rutin. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Penyebab Darah Tinggi pada Remaja
Pengobatan Tekanan Darah Tinggi pada Usia Muda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *