Inilah Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Inilah Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi,- Para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali disarankan untuk mengonsumsi obat hipertensi secara rutin setiap harinya, agar tekanan darah bisa terkontrol. Namun, selain itu, biasanya dokter juga akan menyarankan penderita untuk mengatur pola makan sehat dan menjalankan gaya hidup sehat.

Pasalnya, mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang tidak terjaga berpotensi memperburuk kondisi penyakit yang dialami. Tidak sedikit orang yang mengabaikan jumlah kalori dalam makanan yang dikonsumsi. Selain itu, berat badan yang tidak ideal juga bisa berdampak buruk bagi mereka yang mengidap hipertensi.

Padahal, menjaga berat badan ideal atau pun mengurangi berat badan bisa membantu penderita mengontrol tekanan darah tinggi.

Selain jumlah kalori, penderita juga harus memperhatikan asupan garam. Pasalnya garam mengandung natrium yang jika kadarnya meningkat dalam darah, maka bisa memengaruhi tekanan darah. Bagi penderita hipertensi, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 1500 mg natrium per hari.

Pantangan Hipertensi

Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Tidak hanya mengontrol asupan makanan dengan mengonsumsi makanan sehat saja, penderita hipertensi juga disarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Berikut ini pantangan yang harus dihindari penderita hipertensi yang perlu diketahui, yaitu diantaranya :

  • Makanan kemasan

Pizza yang dibeli dalam kemasan beku, umumnya lebih berisiko karena ditambahkan lebih banyak garam dibandingkan dengan pizza yang langsung dikonsumsi. Padahal, garam dan natrium sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama bagi penderita hipertensi.

Selain itu, makanan dalam kemasan juga perlu diperhatikan konsumsinya, termasuk sup atau saus kemasan. Dalam satu kaleng supo kemasan terkandung natrium hingga 900-2.000 mg. Disarankan untuk mengonsumsi sup atau saus rendah garam yang dibuat sendiri dari bahan-bahan segar.

  • Acar

Mungkin banyak yang menyukai acar sayuran sebagai pelengkap makanan. Namun perlu diketahui, biasanya acar diberi garam agar bisa tahan lama dan enak. Kandungan garam berlebih ini tentu bisa berdampak negatif bagi kesehatan penderita hipertensi.

Sebagai langkah antisipasi, acar yang bisa dijadikan pilihan adalah acar yang mengandung garam dibawah 100 mg.

  • Makanan dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans

Pantangan hipertensi selanjutnya yaitu makanna dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh dan lemak trans merupakan musuh utama bagi penderita hipertensi. Kulit ayam merupakan salah satu makanan yang kaya akan lemak jenuh dan banyak disukai.

Selain itu, beberapa jenis makanan yang kaya kandungan lemak jenuh lainnya termasuk daging merah, mentega, dan susu tinggi lemak.

Mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans terlalu banyak merupakan kabar buruk bagi penderita hipertensi. Pasalnya keduanya bisa meningkatkan kandungan kolesterol jahat dalam tubuh. Meningkatnya kadar kolesterol jahat ini bisa membuat kondisi penderita hipertensi semakin buruk, dan rentan terkena penyakit jantung koroner.

  • Kopi dan minuman berkafein lainnya

Selain makanan, penderita hipertensi juga harus menghindari beberapa jenis minuma, yaitu diantaranya kopi, teh, dan soda. Karena ketiga jenis minuman tersebut mengandung kafein yang bisa berdampak buruk bagi penderita hipertensi.

Kafein merupakan zat yang bisa menaikkan kadar tekanan darah secara sementara. Alangkah baiknya penderita hipertensi berkonsultasi dengan dokter apakah Anda perlu membatasi minuman berkafein atau tidak.

Namun, sebaiknya penderita hipertensi membatasi minuman tersebut hanya sekitar 200 mg per hari. Jumlah tersebut setara dengan secangkir kopi racik (brewed coffee) dengan kapasitas 355 ml.

Menjalani gaya hidup sehat merupakan salah satu kunci bagi penderita hipertensi agar tekanan darah tetap stabil. Selain menghindari beberapa pantangan makanan bagi penderita hipertensi tersebut, Anda juga perlu berolagraga secara teratur, menurunkan berat badan berlebih, serta mengelola stres dengan baik. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.