Jenis Olahraga Ini Baik Dilakukan Penderita Hipertensi

Jenis Olahraga Ini Baik Dilakukan Penderita Hipertensi,- Penderita hipertensi sering kali disarankan untuk mengonsumsi obat hipertensi secara rutin dan teratur. Tidak hanya itu, penderita juga selalu diingatkan untuk menjalankan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan sehat dan menghindari berbagai faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Disamping itu, penderita hipertensi juga disarankan untuk berolahraga secara teratur untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi serta menjaga agar tubuh tetap sehat. Diantara banyaknya jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita hipertensi, yoga merupakan salah satu yang baik untuk dilakukan.

Meskipun olahraga ini mulai populer di Indonesia, namun sayangnyaa tidak banyak yang melakukannya. Hal ini disebabkan karena kecenderungan yoga dilakukan dikelas khusus yang memerlukan biaya. Padahal, sebenarnya kita bisa menafaatkan perkembangan teknologi untuk mencari tutorial yoga dan melakukannya sendiri dengan mudah.

Selain baik bagi keshatan mental, yoga juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi mereka yang mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dalam sebuah penelitian yang dipersentasikan di Cardiological Society of India, konferensi kesehatan yang digelar setiap tahun, disebutkan bahwa penderita hipertensi yang melakukan yoga setidaknya 1 jam setiap hari akan menurunkan tekanan darah diastolic dan arterial. Hal ini bisa membantu menurunkan risiko terkena serangan jantung, gagal jantung, dan stroke dengan signifikan.

Pakar kesehatan dari Sir Gangaram Hospital yang ada di New Delhi, India, Ashutosh Angrish, MD, menyebutkan jika penderita pra-hipertensi yang memiliki tekanan darah sistolik diangka 120-139 mmHg dan tekanan darah diastolik diangka 80-89 mmHG, atau tinggal sedikit lagi bisa dianggap sebagai masalah hipertensi, juga sangat disarankan untuk melakukan yoga agar kondisi kesehatannya tidak semakin memburuk.

Dalam penelitian tentang Hatha Yoga, salah satu jenis yoga yang mengombinasikan peregangan, latihan pernapasan, dan meditasi, Angrish menyebutkan bahwa terdapat 60 partisipan dengan usia 45 tahun yang dilibatkan dalam penelitian tersebut melakukan perubahan gaya hidup karena mengalami kondisi pra-hipertensi.

Setengah dari para partisipan tersebut mengikuti kelas yoga 1 jam setiap hari selama 1 bulan. Setelahnya, mereka melakukan yoga dengan durasi yang sama di rumah di bulan berikutnya. Hasilnya adalah, para partisipan yang mengubah gaya hidup namun tidak melakukan yoga sam sekali tidak mengalami penurunan tekanan darah, kontras dengan mereka y ang melakukan yoga dimana tekanan darahnya menurun sampai 4-5 mmHg.

Walaupun perubahan tekanan darah terlihat kecil, namun perbaikan kondisi tekanan darah ini ternyata bisa menurunkan risiko terkena stroke hingga 15% dan penyakit jantung sampai 6%. Angrish pun sangat merekomendasikan yoga sebagai salah satu jenis olahraga yang baik dilakukan penderita hipertensi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.