Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Ada banyak obat hipertensi alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, seperti bawang putih, seledri, ketimun, dan bahan alami lainnya. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi seputar manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi.

Mengetahui Manfaat Daun Tapak Dara untuk Mengatasi Hipertensi

Tapak Dara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Bunga Tapak Dara memiliki banyak warna, mulai dari ungu, merah, putih, dan lainnya. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang hingga 100 cm ini sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau pedesaan beriklim tropis.

Tanaman yang berasal dari Madagaskar ini kini telah menyebar ke berbagai daerah tropis lainnya, termasuk Indonesia. Selain indah, ternyata tanaman ini juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan dan dapat membantu mengobati berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Bunga Tapak Dara memiliki khasiat untuk mencegah diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkitis, demam, radang perut, disentri, kurang darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, dan penyakit lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat dari daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi, berikut ini cara membuatnya :

Pertama, siapkan 15-20 gram daun Tapak Dara kering dan 10 gram bunga krisa. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 1/2 gelas air hingga mendidih dan saring. Minum ramuan ini setiap sore hari.

Cara lainnya, siapkan 7 lembar daun atau bunga Tapak Dara dan endapkan dengan 1 gelas air, biarkan beberapa saat. Kemudian minum ramuan tersebut menjelang tidur.

Lakukan pengobatan dengan manfaat daun tapak dara untuk mengatasi hipertensi tersebut secara teratur hingga kondisi mulai membaik dan tekanan darah kembali normal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *