Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita

Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita,- Sepak bola merupakan salah satu jenis olahraga yang populer di dunia dan banyak digemari oleh semua kalangan, baik itu pria ataupun wanita. Selain menyenangkan, ternyata bermain sepak bola juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, terutama bagi wanita yang memiliki kondisi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita

Berawal dari ajang Piala Dunia pada tahun 2014 di Brazil, ternyata membawa dampak yang baik untuk para wanita atau ibu-ibu yang berusia 35 sampai 50 tahun. Hal ini disebabkan karena adanya penelitian untuk para wanita di usia tersebut, khususnya bagi mereka yang memiliki kondisi tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Krustrup dari University of Southern Denmark dan Asosiasi Sepak Bola Denmark menemukan adanya manfaat sepak bola untuk terapi hipertensi pada wanita.

Studi yang juga diterbitkan dalam Journal of Medicine and Science ini menjabarkan beebrapa efek bermanfaat seperti hubungan detak jantung, stamina, dan kekuatan peserta wanita. Selain itu, bermain sepak bola untuk wanita juga dapat memperbaiki suasana hati, mendukung sosialisasi, dan menunjang kesehatan para wanita yang bermain sepak bola.

Penelitian sepak bola untuk wanita yang dilakukan selama 15 minggu ini membawa dampak positif yang baik untuk tubuh mereka. Diketahui ternyata tekanan darah sistolik (atas) dan diastolik (bawah) berkurang 12/6 mmHg. Selain itu, kadar lemak dalam tubuh juga berkurang sejumlah 2,3 kg.

Selain efek yang mengesankan pada tekanan darah dan komposisi tubuh, Profesor Krustrup juga melihat adanya penurunan kolesterol dan peningkatan kebugaran fisik yang besar akibat latihan sepak bola. Hasil akhir juga menunjukkan bahwa dengan berlari-larian mengejar bola bersama-sama merupakan cara yang tepat untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini sama efektifnya seperti minum obat untuk menurunkan tekanan darah bagi mereka yang mengidap hipertensi.

Walaupun begitu, main sepakbola tidak bisa menggantikan konsumsi obat hipertensi dari dokter atau membuat Anda jadi lalai menjaga pola makan sehat yang ramah bagi jantung dan pembuluh darah.

Untuk mengendalikan tekanan darah tinggi, imbangi juga sepak bola dengan tindakan-tindakan berikut ini :

  • Batasi asupan garam dan natrium

Mengurangi asupan makanan yang mengandung garam dan natrium tinggi dapat membantu penderita hipertensi untuk mengontrol tekanna darah. Batasilah asupan natrium hanya sekitar 2.400 mg atau setara dengan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh). Kurangi tambahan garam pada makanan Anda dan batasi konsumsi makanan tinggi natrium, seperti makanan kemasan, makanan kalengan, dan makanan olahan (makanan beku).

  • Mengatur pola makan

Makanan dapat memengaruhi tekanan darah. Maka dari itu, sebaiknya jaga asupan makanan Anda. Perbanyaklah konsumsi sayuran, buah-buahan, makanan sumber protein rendah lemak (seperti ikan, tahu, dan tempe), serta biji-bijian (seperti gandum). Selain itu, pilihlah produk susu rendah lemak dan batasi asupan makanan yang mengandung lemka jenuh dan lemak trans, seperti makanan yang digoreng atau junk food.

  • Jaga berat badan tetap ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Sehingga menurunkan berat badan perlu dilakukan agar tekanan darah lebih terkendali.

Baca juga : 

Hipertensi pada Wanita Bisa Memicu Penyakit Serius
Obat Hipertensi untuk Wanita Pasca Melahirkan
Wanita dengan PMS Berisiko Alami Hipertensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *