Mengurangi Aupan Garam untuk Hadapi Penyakit Hipertensi

Banyak risiko yang dapat timbul akibat hipertensi atau tekanan darah tinggi, diantaranya adalah gangguan ginjal, merusak kerja mata, menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak, sehingga dapat menghambat pemanfaatan kemampuan intelijensia secara optimla. padahal, hipertensi sebenarnya bisa dicegah jika faktor risikonya dapat dikendalikan dengan memodifikasi gaya hidup.

Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya diatas 140/80. Karena tidak menimbulkan gejala, maka kita disarankan untuk mengukur tekanan darah secara rutin, paling tidak setahun sekali.

Walaupun ada banyak jenis obat hipertensi, namun para ahli tetap merekomenasikan pentingnya perubahan pola hidup. Salah satu pola hidup yang disarnakan bagi penderita hipertensi adalah dnegan mengurangi asupan garam. Hal tersebut dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5.4 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 2.8 mmHg.

Mengurangi Aupan Garam untuk Hadapi Penyakit Hipertensi

Garam memiliki daya untuk menyerap cairan dalam tubuh. Inilah yang menjadi salah satu faktor tekanan darah meningkat. Bukan hanya garam yang ditambahkan dalam makanan, namun juga yang terkandung dalam makanan kemasan dan minuman energi yang juga mengandung garam tinggi namun tidak disadari. Disarankan agar asupan garam yang dikonsumsi dalam sehari tidak lebih dari 1 sendok teh atau tidak lebih dari 6 gram Natrium Klorida.

Selama 50 tahun para peneliti telah mengetahui bahwa orang yang membatasi asupan garam (di bawah 2 gram perhari) terbebas dari penyakit hipertensi.

Mengurangi asupan garam adalah salah satu dari perubahan gaya hidup yang direkomendasikan. Yang lainnya adalah olahraga 30-40 menit sehari, banyak mengonsumsi sayur dan buah, serta tidak mengonsumsi alkohol.

Mengonsumsi sayuran hijau sangat dianjurkan karena mengandung nitrat. Zat tersebut akan diubah menjadi nitric oksida dalam tubuh, yang merupakan pelebar pembuluh darah alami dan menurunkan tekanan darah.

Artikel Terkait : Perjalanan Hipertensi Hingga Menyebabkan Kematian

Pada awalnya, mengurangi kandungan garam dalam makanan mungkin terasa sulit. Hal ini karena penderita telah terbiasa mengonsumsi makanan yang mengandung garam selama puluhan tahun. Namun, dengan niat dan usaha yang keras maka hal tersebut pasti bisa dijalani.

Untuk membantu mengurangi asupan garam, bisa dilakukan dnegan cara tidak menambah takaran garam dalam masakan. Atau tidak menaruh garam diatas meja makan. Selain mengontrol asupan garam, penting juga untuk segera mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti denganmelakukan diet sehat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal, serta menjaga lingkungan bebas dari asap rokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *