Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Yoga

menurunkan tekanan darah tinggi dengan yoga
Tekanan darah tinggi atau disebut juga dengan hipertensi merupakan gejala penyakit yang banyak ditemui dimasyarakat. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah seseorang lebih tinggi dari batas normal, yaitu 1210/80 mmHg. Jika seseorang memiliki tekanan darah mencapat 140/90 secara konsisten, bisa dikatakan orang tersebut menderita hipertensi. Tekanan darah tinggi sering tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga tekanan darah ini disebut juga sebagai “silent killer”, yaitu penyebab dari kematian mendadak.

Tekanan dara tinggi ini bisa menyangkut pada berbagai macam penyakit, seperti stroke, dan penyakit jantung yang keduanya sering menjadi penyebaba alasan kematian seseorang. Namun, Anda tidak pelu khawatir, karena kini banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, salah satunya adalah yoga.

Banyak manfaat yang bisa kita ambil dari yoga, salah satunya adalah untuk mengendalikan tekanan darah tinggi. Studi yang dipersentasikan dalam pertemuan The America Society of Hypertension di Amerika menyatakan bahwa yoga dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama bagi mereka yang sudah menderita tekanan darah tinggi derajat ringan atau sedang.

Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Debbie Cohen dari University of Pennsylvania ini, ilmuwan mengamati sekitar 85 orang pria dan wanita yang berusia 38-62 tahun selama enam bulan. Walaupun penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat, namun melakukan yoga dua atau tiga kali seminggu dapat menurunkan tekanan darha dari 133/80 menjadi 130/77 mmHg.

Namun, harus diperhatikan, bagi penderita hipertensi yang sudah akut, tentunya harus berkonsultasii dul dengan dokter. Berikut beberapa gerakan yoga untuk mengendalikan hipertensi :

  • Sukhasana, yaitu posisi meditasu klasik dan biasanya dilakukan sesudah corpse pose. Easy pose membantu menegakkan tulang punggung belakang, melambatkan metabolisme, memberikan ketenangan pada hati/emosi dan menenangkan pikiran.
  • Anuloma Viloma, atau disebut juga dengan Alternate Nostril Breathing teknik. Teknik bernafas ini menghirup dengan satu lubang hidung dan dikeluarkan dengan lubang yang lain. Lakukan hal ini secara bergantian. Latihan ini akan sangat menenangkan emosi dan pikiran.
  • Shoulder Stretch, sangat baik untuk menghilangkan stress dan rasa kaku didaerah pundak dan punggung atas. Lakukan gerakan ini setiap hari selama beberapa minggu dan lihat perkembangan yang terjadi pada tubuh.
  • The Wind Relieving Pose (pavanamuktasana), bekerja untuk otot pencernaan, menghilangkan gas/angin dibagian perut. Kata Pavanamuktasana diambil dari bahasa sansrit, yaitu Pavana yang berarti angin, dan mukta yang berarti freedom atau release.
  • Standing Spread Leg Forward Fold, bisa memperkuat dan melenturkan bagian dalam danluar betis kaki dan tulang punggung (spine). Bagi penderita sakit punggung bawah harus berhati-hati dalam melakukan gerakan ini atau bisa juga untuk tidak dilakukan. Bagi pemula, dapat menggunakan kursi untuk mendukung forearms, sehingga tekanan pada pinggang bawah tidak terlalu berat.
  • Half Spinal Twist, jika dilakukan dengan benar, maka akan memperkuat dan memperpanjang tulang belakang. Gerakan yoga ini juga sangat baik untuk liver, ginjal, dan kelenjar adrenal. Latihlah posisi ini dengan supervisi guru yoga yang cukup berpengalaman, karena untuk mengetahui detail tidak dapat hanya melihat dari gambar.
  • Cat Pose (Bidalasana) akan melatih organ didaerah perut. Gerakan yoga ini mengkoordinasikan gerakan dan pernapasan.

Selain berolahraga dan diet yang benar, penderita disarankan untuk memiliki ketenangan pikiran untuk meningkatkan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *