Khasiat dan Manfaat Buah Pisang untuk Atasi Hipertensi

Khasiat dan Manfaat Buah Pisang untuk Atasi Hipertensi,- Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh dalam diam. Hal ini disebabkan karena hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa terjadi kapanpun dan jarang menunjukkan gejala yang khas. Hipertensi biasanya dipicu oleh stress dan gaya hidup yang tidak sehat.

Untuk mengontrol tekanan darah tinggi, penderita harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan dokter secara rutin, bahkan hingga seumur hidup. Namun, apakah Anda tahu bahwa terdapat cara lain yang bisa membantu mengontrol tekanan darah tinggi secara alami dan juga mudah ?

Para ilmuwan menyakini bahwa mengonsumsi pisang, ubi, dan bayam setiap hari dapat membantu menurunkan tekann darah tinggi atau hipertensi. Kandungan kalium, mineral, serta potasium pada makanan tersebut bahwa dapat menyeimbangkan kadar garam dalam tubuh.

Disebutkan bahwa buah pisang sangat cocok dikonsumsi oleh penderita hipertensi, karena memiliki kandungan garam yang sangat minum dan juga kaya akan kandungan kalium. Kandungan kalium yang tinggi baik bagi pednerita tekanan darah tinggi. Kombinasi kalium yang tinggi dengan garam yang sangat rendah menjadikan pisang merupakan buah yang bermanfaat bagi penderita hipertensi.

Badan berwenang memberikan izin terhadap kelayakan makanan di Amerika (FDA) telah mengakui akan manfaat pisang untuk atasi hipertensi, sehingga mengizinkan produsen buah ini mengklaim bahwa manfaat buah pisang dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan stroke.

Semakin tinggi kadar kalium, maka semakin rendah pula risiko terkena serangan jantung dan stroke. Hal ini disebabkan karena kalium mengimbangi peran sodium didalam tubuh. Selain itu, pisang juga baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang stres. Ketika stres, metabolisme tubuh meningkat secara drastis, sehingga mengurangi kadar kalium. Dengan mengonsumsi pisang secara rutin, maka kadar kalium akan kembali seimbang.

Keuntungan lainnya, kandungan sodium yang terdapat pada pisang cukup rendah. Ini menjadikan pisang aman dikonsumsi oleh mereka yang menderita tekanan darah tinggi dan harus melakukan diet rendah garam, tetapi membutuhkan kalium.

Baca Juga :

Selain itu, menurut Dr Alicia McDonough dari University of Southern California yang melakukan peninjauan tekanan darah dan kebaisaan diet menyebutkan bahwa makanan tinggi kalium secara efektif mampu menurunkan asupan natrium.

“Bukti menunjukkan, diet kalium yang tinggi akan mempengaruhi ginjal mengeluarkan lebih banyak garam dan air yang meningkatkan ekskresi kalium,” katanya.

Alicia menuturkan, hipertensi biasanya tidak memiliki gejala khusus. Namun, kondisi ini memengaruhi lebih dari satu miliar orang diseluruh dunia. Ratusan ribu orang diantaranya mengonsumsi obat untuk mengontrol tekanan darah.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, hipertensi bertanggung jawab atas setidaknya 51 persen kematian akibat stroke dan 45 persen penyakit jantung.

Untuk mencegah tekanan darah tinggi, Dr McDonough menyarankan agar kita membatasi asupan natrium, yang biasanya terdapat dalam garam dan bumbu masak lainnya.

Batasi Asupan Makanan Ini Jika Mengalami Hipertensi

Batasi Asupan Makanan Ini Jika Mengalami Hipertensi,- Selain mengonsumsi obat hipertensi secara rutin, penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi juga perlu mengatur pola makan sehat untuk menjaga dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Maka dari itu, penderita hipertensi tidak boleh sembarangan dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Makanan tinggi garam bisa meningkatkan tekanan darah. Akibatnya, Anda bisa menderita pusing.

Selain itu, penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah hingga 140/90 mmHg atau lebih memang perlu menjaga asupan makan untuk mencegah terjadinya risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan ginjal.

Dan berikut ini 4 asupan makanan yang sebaiknya dibatasi jumlah konsumsinya bagi penderita hipertensi :

  • Sup ayam

Kita biasanya berpikir bahwa sup ayam itu sehat. Tetapi, jika diberi gram berlebih, maka bisa menjadi tidak baik bagi tubuh. Sebaiknya batasi garam yang dimasukkan ke dalam sup ayam. Kemudian, perbanmual sayruan, kacang-kacangan agar bermanfaat bagi tubuh.

  • Daging olahan

Daging yang terdapat pada hot dog atau daging olahan lainnya mengandung ratusan miliar garam dalam setiap sajiannya. Sedangakn banyak orang berpikir daging tersebut rendah lemak dan tidak buruk. Namun, tingginya kandungan garam bisa memicu kenaikan tekanan darah. Daripada mengonsumsi daging olaghan, alangkah baiknya jika mengonsumsi satu potong daging dada ayam yang dipanggang dengan asupan garam terbatas.

  • Sup salad

Memang tidak ada yang salah dengan isi salad yang Anda konsumsi. Namun, ketika menguangkan saus salad, terdapat kandungan garam tersembunyi yang ada didalamnya. Bagi penderita hipertensi, alangkah baiknyya jika tidak menggunakan saus salad seperti ini. Sebagai penggantinya, Anda bisa menggunakan minyak zaitun yang lebih sehat.

  • Pizza

Pizza memang memiliki rasa yang cukup nikmat. Namun, Anda juga pasti mengetahui bahwa pizza merupakan salah satu jenis makanan yang dapat berpengaruh pada lingkar pinggang Anda. Pizza dengan taburan daging asap dan keju cenderung kaya akan kandungan garam. Satu potong pizza bisa mengandung sekitar 700 mg garam. Bayangakn betapa banyaknya asupan garam jika kita mengonsumsinya 3 potong.

Artikel Terkait :

Manfaat Kumis Kucing untuk Bantu Lawan Hipertensi

Manfaat Kumis Kucing untuk Bantu Lawan Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah, penderita harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan setiap hari secara rutin.

Namun, tidak sedikit penderita yang khawatir dengan efek samping yang akan ditimbulkan dari obat hipertensi jika dikonsumsi secara terus menerus. Maka dari itu, tidak sedikit pula yang mencari solusi alternatif untuk membantu menurunkan tekanan darah, salah satunya dengan mengonsumsi obat tradisional. Ada beberapa bahan alami yang diyakini memiliki khasiat untuk membantu menurunkan berat badan, salah satunya adalah tanaman kumis kucing.

Tanaman kumis kucing atau Othosipon grandiflora Bold merupakan tanaman yang tumbuh liar di tanah yang lembab. Di beberapa daerah, tanaman ini dikenal juga dengan nama remujung, brengos kucing, dan sesaseyan.

Seudah sejak lama tanaman ini dikenal memiliki beragam manfaat untuk mengatasi penyakit. Sifat diuretik yang dimilikinya membuat kumis kucing menjadi pilihan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Pada beberapa sumber literatur termasuk buku rujukan ‘Cabe Pulang Warisan Nenek Moyang’, tanaman ini termasuk penurun hipertensi. Menurut dr Prapti Utami, M.Si, seorang konsultan dan praktisi herbal medik, untuk mengatasi hipertensi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu siapkan 10 lembar daun kumis kucing yang masih segar, kemudian seduh dengan 200 cc air panas dan tutup gelas.

Atau bisa juga dengan cara mengeringkan daun kumis kucing. Ambil 10 gram daun kumis kucing yang telah di keringkan dan rebus dengan 4 gelas air. Didihkan hingga tersisa menjadi 3 gelas. Minum ramuan tersebut 1 jam sebelum makan, 3 kali sehari.

Ramuan kumis kucing untuk bantu lawan hipertensi ini ini tidak dianjurkan dikonsumsi secara terus menerus tanpa mengontrol tekanan darah.

Tidak hanya mampu menurunkan tekanan darah tinggi, kumis kucing juga dipercaya dapat membantu mengatasi penyakit batu ginjal dan masalah kantong empedu. Khasiat ini didukung dengan adanya kandungan antialergi, antihipertensi, antiinflamasi, dan diuretik, sehingga dapat meluruhkan batu ginjal.

Obat Hipertensi Herbal yang Aman Bagi Penderita Asma

Obat hipertensi memang harus dikonsumsi setiap hari oleh penderita untuk membantu mengontrol tekanan darah agar tetap normal. Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit asma, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam menentukan obat hipertensi. Pasalnya, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang berbahaya.

Bagi penderita hipertensi yang juga mengidap asma, Anda tidak perlu khawatir. Karena disini kami memiliki rekomendasi obat hipertensi herbal yang aman bagi penderita asma QnC Jelly Gamat. Obat herbal ini terbuat dari 100% bahan alami, sehingga aman dikonsumsi dan juga minim efek samping.

Rekomendasi Obat Hipertensi Herbal yang Aman Bagi Penderita Asma QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang diproduksi oleh PT Bijaksana Maju Utama dan dipasarkan oleh CV. Peduli Semesta Alam yang terbuat dari 100% bahan alami pilihan serta diproses secara tradisional, sehingga kualitas dan keaslian bahan tetap terjaga dengan baik.

Bahan-bahan alami yang terkandung didalam QnC Jelly Gamat ini diantaranya adalah ekstrak teripang emas yang menjadi bahan utama, sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, serta ekstrak buah dan sayur.

Semua bahan alami tersebut memiliki khasiat dan manfaat masing-masing dalam mengatasi berbagai jenis penyakit, termasuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi.

Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa teripang ini efektif dalam menurunkan tekanan darah secara alami, melancarkan peredaran darah, serta melembutkan dan melebarkan pembuluh darah.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal legal yang telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat hipertensi herbal yang aman bagi penderita asma serta tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Selain dapat mengatasi hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Bagi Anda yang berminat ingin merasakan khasiatnya secara langsing, silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap mengenai harga dan cara pemesanan.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami.  Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi  solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi  dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya.  Semoga lekas sembuh.

Hipertensi pada Wanita Bisa Memicu Penyakit Serius

Obat Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, bahkan kini tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak juga bisa mengalami tekanan darah tinggi. Namun, dibandingkan dengan pria, ternyata wanita berisiko tinggi mengalami hipertensi.Bahkan, hipertensi pada wanita bisa memicu penyakit serius.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, kemungkinan hipertensi pada wanita ternyata 28,8 lebih tinggi dibandingan pria dengan prevalensi 22,8. Ini menunjukkan bahwa penyakit hipertensi akan lebih mungkin dialami oleh wanita, terutama wanita yang berusia 65 tahun ke atas.

Hipertensi dapat mengakibatkan terjadinya gangguan jantung, ginjal, stroke, demensia, hingga kematian. Menurut dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP(K), FIHA, FAsCC, seorang pakar hipertensi dan salah seorang pendiri InaSH (Indonesia Society of Hypertension), yang ditemui di jakarta, Februari 2017 lalu, menyebutkan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko terpenting dalam penyebab terjadinya penyakit Kardio-Cerebro-Vaskular (KCV).

Sayangnya, kelainan KCV pada wanita seringkali kurang mendapatkan perhatian akibat kurang terdeteksinya faktor-faktor risiko penyakit KCV, seperti obesitas. Padahal, menurut Riskesdas 2007, prevalensi obesitas pada wanita adalah 29% sedangkan pada pria hanya 7,7%.

Faktor lain yang menyebabkan penyakit KCV adalah kolesterol dan diabetes melitus. Menurut Riskesdas, kedua penyakit ini juga lebih sering diderita oleh wanita daripada pria. Maka bisa disebutkan bahwa risiko terjadinya kasus-kasus KCV pada wanita lebih tinggi dibandingkan dengan pria, terutama pada usia lanjut.

Tidak hanya itu, kondisi tubuh wanita juga cenderung mempertinggi kesempatan untuknya menderita hipertensi. Sebagai contoh, kekurangan hormon estrogen dapat merusakan lapisan sel dinding pembuluh darah (endotil) sehingga memicu terjadinya pembentukan plak disamping mengaktivasi sistem tubuh yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Dokter Arieska juga menyebutkan bahwa kehamilan dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi. Kehamilan dengan hipertensi ini sangat mungkin menyebabkan kematian pada ibu ataupun janin. Itulah sebabnya mengapa para wanita sebaiknya selalu menjaga gaya hidup dan berolahraga secara rutin untuk mencegah dan menghindari hipertensi.

Artikel Terkait :

Sifat Pemarah Ternyata Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi

Memiliki sifat pemarah merupakan hal yang tidak baik. Selain dapat mengganggu emosional, sifat pemarah juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Salah satu dampak yang bisa dirasakan akibat sifat pemarah adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Hipertensi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang menunjukkan tingginya angka tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke.

Lalu, mengapa sifat pemarah bisa memicu tekanan darah tinggi ?

Dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP (K), menjelaskan, ketika marah-marah terjadi peningkatan hormon adrenalin dalam tubuh. Adrenalin tersebut menyebabkan pembuluh darah mengecil. Akibatnya, tekanan darah menjadi meningkat. Seperti halnya tabung jika dikecilkan, maka tekanan akan meningkat.

Marah-marah, termasuk kondisi stres juga dapat membuat jantung berdetak lebih cepat. Ann menyebutkan, jika hipertensi terus tidak terkontrol, maka bisa meningkatkanr isiko penyakit jantung hingga stroke.

Maka dari itu, orang yang memiliki tekanan darhah tinggi tidak hanya perlu minum obat darah tinggi atau menjaga pola makan sehat untuk mengontrol tekanan darahnya, tetapi mereka juga harus mengontrol emosinya.

Cobalah untuk merilekskan diri sejenak agar lebih tenang, sehingga dapat menurunkan hormon-hormon yang mempersempit pembuluh darah. Rileksasi dapat dilakukan dengan cara menarik napas dalam-dalam ataupun meditasi.

Namun, sayangnya masih banyak orang yang tidak sadar memiliki tekanan darah tinggi, sehingga tekanan darahnya jarang terkontrol. Padahal, di Indonesia sendiri, jumlah penderita hipertensi cukup tinggi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, di Indonesia terdapat 25.8% pasien hipertensi.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengecek tekanan darah secara rutin mulai usia di atas 30 tahun. Terlebih lagi jika memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi.

Baca Juga :

Hipertensi Tak Terkontol Sebabkan Pikun di Usia Senja

www.obathipertensi.info,- Menjaga kesehatan sejak usia muda sangat penting agar bisa tetap menikmati hidup hingga usia senja nanti tanpa menjadi beban bagi orang lain. Salah satu hal dari kesehatan yng harus di jaga adalah tekanan darah. Hal ini disebabkan karena jika tekanan darah sering dibiarkan tinggi, maka bisa berisiko menimbulkan beragam penyakit.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama ini lebih dikenal sebagai faktor risiko terjadinya stroke hingga penyakit jantung. Namun, sebenarnya hipertensi bisa merusak semua organ tubuh.

Menurut Ketua Perhimpunan Hiperensi Indonesia, Dr. dr. Yuda Turana, SpS, hipertensi ternyata menjadi salah satu faktor risiko terjadinya demensia atau kepikunan pada usia lanjut.

“hipertensi usia muda yang tidak terkontrol faktor risiko pikun di usia senja,” ujarnya.

Yuda menuturkan, hipertensi turut memengaruhi kerusakan pembuluh darah di otak yang memicu terjadinya stroke apabila tidak terkontrol. Selain itu, sejumlah peneliti menemukan bahwa hipertensi juga bisa merusak sel-sel di otak yang terkait dengan fungsi kognitif. Kerusakan tersebut bisa berlanjut menjadi demensia.

Yuda mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yogyakarta pada Desember 2015 hingga Januari 2016. wanita pun lebih berisiko demensia akibat hipertensi. Penelitian menemukan, wanita yang terkena stroke berpotensi mengalami demensia 7 kali lipat dibandingkan dengan pria yang hanya berisiko 4 kali lipat.

Hipertensi bisa menyerang di usia muda. Terlebih lagi jika memiliki riwayat keluarga yang terkena hipertensi. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin dapat membantu mendeteksi hiperetnsi sejak dini. Dengan begitu, maka tekanan darah tinggi pun bisa dikontrol sejak dini.

Walaupun begitu, langkah terbaik adalah dengan mencegah jangan sampai terkena hipertensi. Anda bisa memulainya dengan mengatur pola makan sehat dengan membatasi asupan garam, tidak merokok, dan berolahraga secara teratur.

Artikel Terkait :

Dampak Minum Air Putih Berlebih Picu Tekanan Darah Tinggi

www.obathipertensi.info,- Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan yang berfungsi untuk membantu kinerja sel, organ, ataupun jaringan tubuh agar tetap optimal. Maka dari itu, minum air putih yang cukup setiap hari memang sangat disarankan, agar nantinya kesehatan dan vitalitas tubuh selalu terjaga.

Namun, minum air putih secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. Salah satu dampak minum air putih berlebih yaitu bisa memicu tekanan darah tinggi. Hal tersebut terjadi karena tubuh mengalami retensi yang nantinya bisa berisiko besar pada kesehatan.

Dr Parmeshwar Arora, Konsultan dari Rumah Sakit Sir Gangaram, menjelaskan bahwa ketika tubuh menerima kelebihan air tubuh akan mengalami retensi. Bahayanya tidak hanya dapat mengganggu metabolisme, tetapi juga bisa meningkatkan volume darah.

Ada beberapa anjuran yang tepat untuk minum air untuk mencegah retensi, diantaranya :

  • Minum 1 gelas (250 ml) air hangat di pagi hari pada saat perut dalam kondisi kosong.
  • Anda tidak harus minum air segera setelah makan. Karenanya dapat berisiko memicu kegemukan.
  • Sebaliknya, minumlah 1 cangkir (150 ml) air setelah makan berat.
  • Diantara makan siang dan tidur, Anda dapat meneguk 1 hingga 2 gelas air per jamnya.
  • Cara yang tepat untuk minum air yaitu kumur-kumurlah selama 5 hingga 10 menit, kemudian teguklah.
  • Minumlah air matang setiap hari. Air ini harus dikonsumsi dalam waktu 12 jam setelah mendidih.
  • Minumlah air yang cukup setidaknya 8 helas perhari. Pilihlah air hangat dibandingkan dengan air dingin, karena lebih aman untuk perut.

Ketika ingin mendapatkan kebaikan dari air putih, membuat sebagian besar dari masyarakat menjadi berfikir salah mengenai cara mengonsumsi cairan tersebut. Banyak dari mereka yang minum air putih dalam jumlah banyak seklaigus. Padahal, hal tersebut justru sangat tidak dianjurkan karena aakn berdampak buruk bagi tubuh.

Para ahli kesehatan sangat menyarankan agar mengonsumsi air putih secara wajar dan cukup sesuai dengan jumlah yang diperlukan tubuh, serta lakukan secara bertahap. Sebaiknya kondumsi air putih pada saat haus, karena pada saat itu kita bisa mengukur seberapa besar kebutuhan air yang diperlukan tubuh.

Selain itu, perhatikan pula warna urin. Jika urine berwarna bening atau kuning cerah dan banyak, itu bisa menandakan bahwa tubuh memiliki jumlah cairan yang cukup. Jika warna urin lebih gelap dan jumlah sedikit, maka itu bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang membutuhkan tanbahan asupan cairan.

Pengobatan Hipertensi Sistolik Terisolasi Secara Alami

Meskipun Anda merasa tidak memiliki keluhan terhadap tekanan darah tinggi, tetapi sebaiknya Anda tetap memeriksakan diri Anda. Pasalnya tekanan darah tinggi seringkali timbul tanpa menimbulkan gejala yang khusus. Hipertensi memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah hipertensi sistolik terisolasi.

Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik yang terukur biasanya meningkat menjadi lebih dari 140 mmHg, sementara tekanan diastoliknya berada dibawah 90 mmHg. Biasanya hipertensi terjadipada orang tua, terutama lansia wanita. Bahkan, sebagian besar populasi di atas usia 60 tahun yang mengalami hipertensi mengalami hipertensi sistolik terisolasi.

Pengobatan Hipertensi Sistolik Terisolasi Secara Alami

Bagi Anda yang mengalami hipertensi sistolik terisolasi, langkah penting yang perlu Anda ambil adalah mengubah pola hdiup menjadi lebih sehat. Ini merupakan kunci dari pencegahan dan pengobatan hipertensi sistolik terisolasi secara alami. Mengubah pola hidup berarti menurunkan kelebihan berat badan, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, mengurangi konsumsi garam, dan meningkatkan konsumsi makan sehat seperti sayur dan buah-buahan.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat hipertensi alami QnC Jelly Gamat sebagai solusi untuk membantu mengobati dan menormalkan kembali tekanan darah tinggi secara alami, efektif, dan aman tanpa menimbulkan efek samping.

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal yang dibuart dari ekstrak herbal alami asli dan diproses secara tradisional tanpa bahan kimia dan masih menjaga kealamian serta keasliannya.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Essen Natural, Air RO, Pengemulsi Nabati, Ekstrak Buah dan Sayur

Didalam teripang emas asli ini terkandung zat dan nutrisi lengkap yang dapat membantu mengurangi dan menormalkan kembali tekanan darah dengan melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Selain itu, teripang emas ini juga memiliki manfaat untuk membantu melancarakn sirkualsi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan tekanan darah.

QnC Jelly Gamat juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi pengobatan hipertensi sistolik terisolasi secara alami yang aman tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh serta tanpa efek ketergantungan pada obat.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung, segera kirimkan pesanan Anda melalui SMS/WA sesuai dengan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan KLIK DISINI.

Semoga lekas sembuh.

Resep Smoothies untuk Bantu Turunkan Hipertensi

www.obathipertensi.info,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab timbulnya hipertensi. Namun, sayangnya banyak penderita yang tidak menyadari jika dirinya menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, sehingga terlambat untuk diatasi.

Penyakit hipertensi memang tidak memiliki gejala yang khas. Sehingga tidak sedikit orang yang baru mengetahuinya ketika melakukan pemeriksaan untuk kondisi kesehatan lain. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Bagi Anda penderita tekanan darah tinggi, sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com, menemukan sebuah resep smoothies untuk turunkan tekanan darah tinggi yang enak dengan warna cantik.

Berikut adalah resepnya :

Bahan :
1 cangkir bayam
1 cangkir blueberry
1 cangkir yoghurt tanpa lemak
1 cangkir pisang matang

Cara membuat :
Campurkan semua bahan ke dalam blender dan minum segera setelah membuatnya.

Penelitian telah membuktikan bahwa blueerry mengandung anthocyanin, zat antioksidan yang ampuh untuk membantu menurunkan kadar tekanan darah tinggi. Sementara yoghurt, pisang, dan bayam tinggi akan kalium yang juga dapat memberikan efek yang sama.

Selain mengonsumsi smoothies ini secara teratur, bermeditasilah atau berlatihlah yoga secara teratur untuk membantu menurunkan tingkat stress yang juga merupakan salah satu faktor penyebab naiknya tekanan darah tinggi. Sementara itu, jika Anda memotong konsumsi garam harian, maka Anda bisa menurunkan tekanan darah sebanyak 8 mmHg. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :