Hipertensi pada Wanita Bisa Memicu Penyakit Serius

Obat Hipertensi,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, bahkan kini tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak juga bisa mengalami tekanan darah tinggi. Namun, dibandingkan dengan pria, ternyata wanita berisiko tinggi mengalami hipertensi.Bahkan, hipertensi pada wanita bisa memicu penyakit serius.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, kemungkinan hipertensi pada wanita ternyata 28,8 lebih tinggi dibandingan pria dengan prevalensi 22,8. Ini menunjukkan bahwa penyakit hipertensi akan lebih mungkin dialami oleh wanita, terutama wanita yang berusia 65 tahun ke atas.

Hipertensi dapat mengakibatkan terjadinya gangguan jantung, ginjal, stroke, demensia, hingga kematian. Menurut dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP(K), FIHA, FAsCC, seorang pakar hipertensi dan salah seorang pendiri InaSH (Indonesia Society of Hypertension), yang ditemui di jakarta, Februari 2017 lalu, menyebutkan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko terpenting dalam penyebab terjadinya penyakit Kardio-Cerebro-Vaskular (KCV).

Sayangnya, kelainan KCV pada wanita seringkali kurang mendapatkan perhatian akibat kurang terdeteksinya faktor-faktor risiko penyakit KCV, seperti obesitas. Padahal, menurut Riskesdas 2007, prevalensi obesitas pada wanita adalah 29% sedangkan pada pria hanya 7,7%.

Faktor lain yang menyebabkan penyakit KCV adalah kolesterol dan diabetes melitus. Menurut Riskesdas, kedua penyakit ini juga lebih sering diderita oleh wanita daripada pria. Maka bisa disebutkan bahwa risiko terjadinya kasus-kasus KCV pada wanita lebih tinggi dibandingkan dengan pria, terutama pada usia lanjut.

Tidak hanya itu, kondisi tubuh wanita juga cenderung mempertinggi kesempatan untuknya menderita hipertensi. Sebagai contoh, kekurangan hormon estrogen dapat merusakan lapisan sel dinding pembuluh darah (endotil) sehingga memicu terjadinya pembentukan plak disamping mengaktivasi sistem tubuh yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Dokter Arieska juga menyebutkan bahwa kehamilan dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi. Kehamilan dengan hipertensi ini sangat mungkin menyebabkan kematian pada ibu ataupun janin. Itulah sebabnya mengapa para wanita sebaiknya selalu menjaga gaya hidup dan berolahraga secara rutin untuk mencegah dan menghindari hipertensi.

Artikel Terkait :

Sifat Pemarah Ternyata Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi

Memiliki sifat pemarah merupakan hal yang tidak baik. Selain dapat mengganggu emosional, sifat pemarah juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Salah satu dampak yang bisa dirasakan akibat sifat pemarah adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Hipertensi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang menunjukkan tingginya angka tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke.

Lalu, mengapa sifat pemarah bisa memicu tekanan darah tinggi ?

Dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP (K), menjelaskan, ketika marah-marah terjadi peningkatan hormon adrenalin dalam tubuh. Adrenalin tersebut menyebabkan pembuluh darah mengecil. Akibatnya, tekanan darah menjadi meningkat. Seperti halnya tabung jika dikecilkan, maka tekanan akan meningkat.

Marah-marah, termasuk kondisi stres juga dapat membuat jantung berdetak lebih cepat. Ann menyebutkan, jika hipertensi terus tidak terkontrol, maka bisa meningkatkanr isiko penyakit jantung hingga stroke.

Maka dari itu, orang yang memiliki tekanan darhah tinggi tidak hanya perlu minum obat darah tinggi atau menjaga pola makan sehat untuk mengontrol tekanan darahnya, tetapi mereka juga harus mengontrol emosinya.

Cobalah untuk merilekskan diri sejenak agar lebih tenang, sehingga dapat menurunkan hormon-hormon yang mempersempit pembuluh darah. Rileksasi dapat dilakukan dengan cara menarik napas dalam-dalam ataupun meditasi.

Namun, sayangnya masih banyak orang yang tidak sadar memiliki tekanan darah tinggi, sehingga tekanan darahnya jarang terkontrol. Padahal, di Indonesia sendiri, jumlah penderita hipertensi cukup tinggi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, di Indonesia terdapat 25.8% pasien hipertensi.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengecek tekanan darah secara rutin mulai usia di atas 30 tahun. Terlebih lagi jika memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi.

Baca Juga :

Hipertensi Tak Terkontol Sebabkan Pikun di Usia Senja

www.obathipertensi.info,- Menjaga kesehatan sejak usia muda sangat penting agar bisa tetap menikmati hidup hingga usia senja nanti tanpa menjadi beban bagi orang lain. Salah satu hal dari kesehatan yng harus di jaga adalah tekanan darah. Hal ini disebabkan karena jika tekanan darah sering dibiarkan tinggi, maka bisa berisiko menimbulkan beragam penyakit.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama ini lebih dikenal sebagai faktor risiko terjadinya stroke hingga penyakit jantung. Namun, sebenarnya hipertensi bisa merusak semua organ tubuh.

Menurut Ketua Perhimpunan Hiperensi Indonesia, Dr. dr. Yuda Turana, SpS, hipertensi ternyata menjadi salah satu faktor risiko terjadinya demensia atau kepikunan pada usia lanjut.

“hipertensi usia muda yang tidak terkontrol faktor risiko pikun di usia senja,” ujarnya.

Yuda menuturkan, hipertensi turut memengaruhi kerusakan pembuluh darah di otak yang memicu terjadinya stroke apabila tidak terkontrol. Selain itu, sejumlah peneliti menemukan bahwa hipertensi juga bisa merusak sel-sel di otak yang terkait dengan fungsi kognitif. Kerusakan tersebut bisa berlanjut menjadi demensia.

Yuda mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yogyakarta pada Desember 2015 hingga Januari 2016. wanita pun lebih berisiko demensia akibat hipertensi. Penelitian menemukan, wanita yang terkena stroke berpotensi mengalami demensia 7 kali lipat dibandingkan dengan pria yang hanya berisiko 4 kali lipat.

Hipertensi bisa menyerang di usia muda. Terlebih lagi jika memiliki riwayat keluarga yang terkena hipertensi. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin dapat membantu mendeteksi hiperetnsi sejak dini. Dengan begitu, maka tekanan darah tinggi pun bisa dikontrol sejak dini.

Walaupun begitu, langkah terbaik adalah dengan mencegah jangan sampai terkena hipertensi. Anda bisa memulainya dengan mengatur pola makan sehat dengan membatasi asupan garam, tidak merokok, dan berolahraga secara teratur.

Artikel Terkait :

Dampak Minum Air Putih Berlebih Picu Tekanan Darah Tinggi

www.obathipertensi.info,- Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan yang berfungsi untuk membantu kinerja sel, organ, ataupun jaringan tubuh agar tetap optimal. Maka dari itu, minum air putih yang cukup setiap hari memang sangat disarankan, agar nantinya kesehatan dan vitalitas tubuh selalu terjaga.

Namun, minum air putih secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. Salah satu dampak minum air putih berlebih yaitu bisa memicu tekanan darah tinggi. Hal tersebut terjadi karena tubuh mengalami retensi yang nantinya bisa berisiko besar pada kesehatan.

Dr Parmeshwar Arora, Konsultan dari Rumah Sakit Sir Gangaram, menjelaskan bahwa ketika tubuh menerima kelebihan air tubuh akan mengalami retensi. Bahayanya tidak hanya dapat mengganggu metabolisme, tetapi juga bisa meningkatkan volume darah.

Ada beberapa anjuran yang tepat untuk minum air untuk mencegah retensi, diantaranya :

  • Minum 1 gelas (250 ml) air hangat di pagi hari pada saat perut dalam kondisi kosong.
  • Anda tidak harus minum air segera setelah makan. Karenanya dapat berisiko memicu kegemukan.
  • Sebaliknya, minumlah 1 cangkir (150 ml) air setelah makan berat.
  • Diantara makan siang dan tidur, Anda dapat meneguk 1 hingga 2 gelas air per jamnya.
  • Cara yang tepat untuk minum air yaitu kumur-kumurlah selama 5 hingga 10 menit, kemudian teguklah.
  • Minumlah air matang setiap hari. Air ini harus dikonsumsi dalam waktu 12 jam setelah mendidih.
  • Minumlah air yang cukup setidaknya 8 helas perhari. Pilihlah air hangat dibandingkan dengan air dingin, karena lebih aman untuk perut.

Ketika ingin mendapatkan kebaikan dari air putih, membuat sebagian besar dari masyarakat menjadi berfikir salah mengenai cara mengonsumsi cairan tersebut. Banyak dari mereka yang minum air putih dalam jumlah banyak seklaigus. Padahal, hal tersebut justru sangat tidak dianjurkan karena aakn berdampak buruk bagi tubuh.

Para ahli kesehatan sangat menyarankan agar mengonsumsi air putih secara wajar dan cukup sesuai dengan jumlah yang diperlukan tubuh, serta lakukan secara bertahap. Sebaiknya kondumsi air putih pada saat haus, karena pada saat itu kita bisa mengukur seberapa besar kebutuhan air yang diperlukan tubuh.

Selain itu, perhatikan pula warna urin. Jika urine berwarna bening atau kuning cerah dan banyak, itu bisa menandakan bahwa tubuh memiliki jumlah cairan yang cukup. Jika warna urin lebih gelap dan jumlah sedikit, maka itu bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang membutuhkan tanbahan asupan cairan.

Pengobatan Hipertensi Sistolik Terisolasi Secara Alami

Meskipun Anda merasa tidak memiliki keluhan terhadap tekanan darah tinggi, tetapi sebaiknya Anda tetap memeriksakan diri Anda. Pasalnya tekanan darah tinggi seringkali timbul tanpa menimbulkan gejala yang khusus. Hipertensi memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah hipertensi sistolik terisolasi.

Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik yang terukur biasanya meningkat menjadi lebih dari 140 mmHg, sementara tekanan diastoliknya berada dibawah 90 mmHg. Biasanya hipertensi terjadipada orang tua, terutama lansia wanita. Bahkan, sebagian besar populasi di atas usia 60 tahun yang mengalami hipertensi mengalami hipertensi sistolik terisolasi.

Pengobatan Hipertensi Sistolik Terisolasi Secara Alami

Bagi Anda yang mengalami hipertensi sistolik terisolasi, langkah penting yang perlu Anda ambil adalah mengubah pola hdiup menjadi lebih sehat. Ini merupakan kunci dari pencegahan dan pengobatan hipertensi sistolik terisolasi secara alami. Mengubah pola hidup berarti menurunkan kelebihan berat badan, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, mengurangi konsumsi garam, dan meningkatkan konsumsi makan sehat seperti sayur dan buah-buahan.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat hipertensi alami QnC Jelly Gamat sebagai solusi untuk membantu mengobati dan menormalkan kembali tekanan darah tinggi secara alami, efektif, dan aman tanpa menimbulkan efek samping.

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal yang dibuart dari ekstrak herbal alami asli dan diproses secara tradisional tanpa bahan kimia dan masih menjaga kealamian serta keasliannya.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Essen Natural, Air RO, Pengemulsi Nabati, Ekstrak Buah dan Sayur

Didalam teripang emas asli ini terkandung zat dan nutrisi lengkap yang dapat membantu mengurangi dan menormalkan kembali tekanan darah dengan melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Selain itu, teripang emas ini juga memiliki manfaat untuk membantu melancarakn sirkualsi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan tekanan darah.

QnC Jelly Gamat juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229 dan juga bersertifikat HALAL MUI. Maka tidak heran jika QnC Jelly Gamat merupakan solusi pengobatan hipertensi sistolik terisolasi secara alami yang aman tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh serta tanpa efek ketergantungan pada obat.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung, segera kirimkan pesanan Anda melalui SMS/WA sesuai dengan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan KLIK DISINI.

Semoga lekas sembuh.

Resep Smoothies untuk Bantu Turunkan Hipertensi

www.obathipertensi.info,- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab timbulnya hipertensi. Namun, sayangnya banyak penderita yang tidak menyadari jika dirinya menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, sehingga terlambat untuk diatasi.

Penyakit hipertensi memang tidak memiliki gejala yang khas. Sehingga tidak sedikit orang yang baru mengetahuinya ketika melakukan pemeriksaan untuk kondisi kesehatan lain. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Bagi Anda penderita tekanan darah tinggi, sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com, menemukan sebuah resep smoothies untuk turunkan tekanan darah tinggi yang enak dengan warna cantik.

Berikut adalah resepnya :

Bahan :
1 cangkir bayam
1 cangkir blueberry
1 cangkir yoghurt tanpa lemak
1 cangkir pisang matang

Cara membuat :
Campurkan semua bahan ke dalam blender dan minum segera setelah membuatnya.

Penelitian telah membuktikan bahwa blueerry mengandung anthocyanin, zat antioksidan yang ampuh untuk membantu menurunkan kadar tekanan darah tinggi. Sementara yoghurt, pisang, dan bayam tinggi akan kalium yang juga dapat memberikan efek yang sama.

Selain mengonsumsi smoothies ini secara teratur, bermeditasilah atau berlatihlah yoga secara teratur untuk membantu menurunkan tingkat stress yang juga merupakan salah satu faktor penyebab naiknya tekanan darah tinggi. Sementara itu, jika Anda memotong konsumsi garam harian, maka Anda bisa menurunkan tekanan darah sebanyak 8 mmHg. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Trik Mengolah Daging yang Aman Bagi Penderita Hipertensi

www.obathipertensi.info,- Bagi Anda penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi pasti bingung ketika akan mengonsumsi makanan, terlebih lagi bagi Anda pecinta daging. Karena memang, penderita hipertensi harus mengatur pola makan untuk mengontrol tekanan darahnya normal.

Sebenarnya tidak hanya pola makan yang dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah, tetapi juga pola hidup yang tidak sehat, seperto merokok, malas berolahraga, hingga stress.

Mengenai pengaturan pola makan, penderita hipertensi kerap kali dinasehati nuntuk mengurangi konsumsi daging. Karena daging disebut-sebut dapat meningkatkan tekanan darah tinggi. Benarkah demikian ?

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di British Medical Journal menyebutkan bahwa daging merah berpotensi untuk meningkatkan tekanan darah. Penelitian lain yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa tidak hanya daging merah yang berisiko meningkatkan tekanan darah, tetapi juga daging lainnya. Meskipun daging merah memang meyumbangkan risiko yang lebih tinggi.

Bersumber pada artikel yang dilansir oleh JAMA Internal Medicine tahun 2014, penderita hipertensi dianjurkan untuk melakukan diet vegetarian.

Menurut ahli gizi, Ati Nirwanawati SKM, MARS, tidak masalah bagi penderita hipertensi untuk mengonsumsi hidangan serba daging, asalkan porsinya tertakar. Selain itu, perhatikan juga cara memasaknya, jangan pilih yang bersantan.

Ati juga menyarankan penderita hipertensi memilih cara masak yang berbeda pada 3 kali kesempatan makan. Kesempatan mengonsumsi hidangan bersantan cukup satu kali saja. Sedangkan pilihan hidangan lainnya tanpa santan.

Ati menyarankan penderita hipertensi untuk memilih hidangan daging yang dimasak sup atau tongseng. Keduanya memiliki cara memasak tanpa santan yang relatif lebih aman bagi penderita hipertensi.

Penderita hipertensi sebaiknya mengonsumsi daging sebanyak 50 gram sekali makan. Porsi ini setara dengan 2-3 sate tanpa lemak, atau semangkuk kecil gulai tanpa kuah. Porsi sekedar icip inilah yang menjadi batasan konsumsi daging bagi penderita hipertensi.

Agar daging aman dikonsumsi, sebaiknya penderita hipertensi mengetahui cara memasak daging yang tepat dan baik bagi penderita hipertensi. Ketika akan mengonsumsi daging, sisihkan lemak yang terlihat oleh Anda. Sedangkan ketika memasaknya, hindari tambahan lemak seperti ketika Anda menggoreng daging tersebut atau digulai dengan santan, dan sebaiknya dimasak dengan cara dipanggang, di kukus atau direbus.

Untuk menambah rasa, Anda bisa menggunakan perasan jeruk lemon dibandingkan dengan menambahkan garam atau saus yang tinggi sodium, seperti kecap asin atau saus barbecue.

Pemilihan cara memasak dan pembatasan porsi daging akan mencegah penyakit hipertensi kembali kambung. Dengan usaha preventif yang dilakukan, penderita hipertensi tetap dapat menyantap daging. Sebaiknya penderita hipertensi juga berkonsultasi terlebih dhaulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi daging.

Dampak Kurang Kalsium pada Ibu Hamil Sebabkan Hipertensi

Kasus kematian ibu melahirkan masih terbilang sangat tinggi id Indonesia. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kualitas kesehatan tubuh yang tidak terjaga dengan baik. Untuk menekan angka kematian ibu, pemerintah melalui Kementrian Kesehatan meluncurkan kampanye Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Didalamnya juga terdapat panduan hidup sehat bagi para ibu.

Ibu hamil harus melakukan aktivitas fisik seperti senam hamil, kemudian mengonsumsi sayur dan buah, serta memeriksakan kehamilannya secara rutin.

Mengonsumsi buah dan sayur secara rutin juga perlu dilakukan, karena tubuh tidak hanya membutuhkan gizi makro dari karbohidrat dan lain-lain. Tetapi juga gizi mikro seperti zinc dan kalsium yang terdapat pada buah dan sayur.

Kalsium sangan penting bagi ibu hamil. Karena kekurangan kalsium bisa menyebabkan ibu hamil hipertensi. Kasus kematian ibu hamil karena hipertensi cukup tinggi.

Kematian ibu hamil karena hipertensi mencapai 30%. Prevalensi orang dengan hipertensi di Indonesia mencapai 25%, artinya satu diantara empat orang memiliki hipertensi. Diantara 25% tersebut, hanya 30% saja yang berobat sedang sisanya tidak mengetahui bahwa mereka memiliki penyakit tersebut atau tidak pernah memeriksanya.

Selain itu, hipertensi juga berpotensi menyebabkan eklampsia atau keracunan saat melahirkan, dimana ibu mengalami kejang.

Artikel Terkait :

Pengobatan Penyakit Jantung Hipertensi dengan Herbal

Pengobatan Penyakit Jantung Hipertensi dengan Herbal,- Tekanan darah tinggi meningkatakn beban kerja jantung, dan seiring dengan berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan penebalan otot jantung. Karena jantung memompa darah yang meningkat, maka ventrikel kiri membesar dan jumlah darah yang dipompa jantung setiap menitnya (cardiac output) berkurang. Tanpa terapi, gejala gagal jantung akan semakin terlihat.


Penyakit jantung hipertensi atau HHD (Hypertensive Heart Disease) merupakan istilah yang diterapkan untuk menyebut komplikasi penyakit jantung secar keseluruhan, mulai dari left ventricle hyperthrophy atau LVH, Hipertrofi ventrikel kiri (HVK), aritmia jantung, penyakit jantung koroner, dan penyakit jantung kronis yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mencegah dan mengobati penyakit hipertensi jantung bisa dimulai dengan menjaga pola makan. Pilihlah makanan yang mengandung kadar garam yang rendah serta banyak minum air putih, berhenti merokok dan kurangi konsumsi alkohol,hindari stress, lakukan diet hipertensi jenis DASH, serta lakukan olahraga ringan secara teratur.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pengobatan penyakit jantung hipertensi dengan herbal, salah satunya dengan mengonsumsi obat hipertensi QnC Jelly Gamat yang dipercaya mampu mengatasi penyakit jantung hipertensi secara alami, aman, dan tidak menimbulkan efek samping.

QnC Jelly Gamat, Solusi Pengobatan Penyakit Jantung Hipertensi dengan Herbal

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal unggulan yang dibuat dari 100% bahan alami pilihan terbaik tanpa tambahan bahan kimia sedikitpun, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi. Selain itu, QnC Jelly Gamat juga diproses dengan masih menggunakan cara tradisional, jadi keamanan dan kealamian dari bahan tetap terjaga dengan baik.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Kandungan asam docosahexanat (DHA) pada teripang bisa menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Hal ini telah dibuktikan ketika meneliti kandungan asam lemak teripang golden stichopus variegatus, hasilnya kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3.69%. Tidak hanya itu, teripang emas juga mampu menurunkan tekanan darah serta melancarakna peredaran darah secara efektif.

Selain memiliki kandungan dan khasiat yang luar biasa, QnC Jelly Gamat ini juga telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL MUI. Jadi, kualitas dan keamanannya terjamin.

Selain dapat mengatasi penyakit jantung hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Untuk pemesanan QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan penyakit jantung hipertensi dengan herbal, Anda bisa langsung  mengirimkan pesanan melalui SMS/WA sesua  dengan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat   Lengkap:  No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Contoh
NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis   Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap  mencantumkan kode NEGG agar dapat terdeteksi, dan pesanan Anda akan segera kami proses.

 

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga yang  harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim  sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR”. Dan jika barang pesanan Anda tidak sampai dengan baik, maka kami menerapkan jaminan ‘Garanasi Uang Kembali’.

*syarat dan ketentuan berlaku.

Silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

Waspadai Kematian Mendadak Akibat Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang jarang disadari oleh penderitanya. Para penderita baru menyadari jika mereka mengalami hipertensi ketika melakukan pemeriksaan untuk kondisi kesehatan lin.

Padahal, hipertensi ini bisa berisiko mendatangkan penyakit lain, seperti stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Tidak hanya itu, hipertensi juga termasuk penyakit yang bisa menyeabbkan kematian tanpa adanya gejala (silent killer).

waspadai-kematian-mendadak-akibat-tekanan-darah-tinggi

Tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala yang khas dan terkadang tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, jika tidak diberikan obat darah tinggi yang tepat, maka sakit jantung dan stroke bisa menanti Anda di masa depan. Terlebih lagi jika terdapat penyakitlaon seperti kencing manis dan kolesterol tinggi, komplikasi jantung dan stroke bisa lebih cepat terjadi.

Perubahan pola hidup merupakan langkah awal pengobatan tekanan darah tinggi yang tepat. Berikut ini merupakan perubahan pola hidup yang akan membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi :

  1. Mulailah dari makanan 

    Jika Anda terbiasa mengonsumsi daging, jeroan, dan santan setiap harinya, bayangkanlah diri Anda sebagai gentong yang berisi campuran minyak yang lengket. Minyak tersebut bisa berakumulasi, menggumpal dan menyumbat selang-selang pembuluh darah Anda.

  2. Mengatur pola makan sehat 

    Populasi Mediterania di Eropa memiliki jumlah kejadian penyakit jantung yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan negara lain. Apakah Anda tahu apa rahasianya ?Setelah diteliti, ternyata makanan Mediterania merupakan jenis makanan sehat yang dapat melindungi jantung. Makanan Mediterania cenderung rendah lemak jenuh, rendah daging merah dan rendah susu berlemak. Selain itu, pola makan Mediterania juga kaya akan buah-buahan, sayuran, dan diperkaya dengan suplementasi minyak ikan.

    Makanan Mediterania lebih banyak dipanggang dan direbus daripada di goreng. Satu hal lain yang penting adalah individu dengan tekanan darah tinggi perlu membatasi konsumsi garam dalam bentuk apapun. Garam yang ada dalam kehidupan sehari-hari bukan saja garam dapur, tetapi juga berbagai bumbu makanna lainnya yang mengadnung natrium, seperti bumbu mie instan, snack, dan cemilan.

  3. Olahraga 

    Olahraga sudah terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memiliki efek protektif terhadap jantung. Kadang ibu-ibu rumah tangga sering berkelit bahwa mereka sudah melakukan olahraga karena telah mencuci piring, mencuci baju, dan membersihkan rumah. Namun, olahraga yang dumaksud disini adalah olahraga dengan intensitas sedang yang meliputi kombinasi olahraga aerobik untuk keseahatan jantung dan olahraga beban untuk kekuatan tulang.Olahraga aerobik sederhana yang dapat dilakukan berupa jogging atau lari pagi. Olahraga minimal dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 30 menit hingga 1 jam. Satu hal yang perlu diingat adalah olahraga harus dilakukan secara konsisten, Anda tidak dapat mengharapkan penurunan tekanan darah dan berat badan dari olahraga yang hanya dilakukan 1 atau 2 kali selama 2 minggu. Untuk hasil yang ideal, tingkatkan intensitas olahraga Anda.

Tanpa obat darah tinggi, tekanan darah tinggi dan berbagai penyakit mematikan bisa dicegah dengan beberapa cara sederhana tersebut. Jika penerapan pola makan Mediterania sulit dilakukan, kita bisa mengambil berbagai prinsip pol amakan Mediterania untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :

  • Kurangi daging merah dan Anda bisa menggantinya dengan ikan
  • Makanan lebih baik di rebus atau di panggang
  • Banyak makan buah dan sayuran
  • Suplementasi minyak ikan dan kurang asupan garam

Selain itu, pencegahan dengan menjalankan pola makan sehat tersebut akan lebih sempurna jika dikombinasikan dengan olahraga secara teratur dan konsisten. Jika Anda sudah melakukan hal tersebut secara optimal, maka tekanan darah tinggi akan turun, begitu juga dengan berbagai komplikasinya.