Perlu Diketahiu ! Standar Tekanan Darah Tinggi Diturunkan

Perlu Diketahiu ! Standar Tekanan Darah Tinggi Diturunkan,- Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun, American Heart Association telah mengubah definisi hipertensi, yaitu memindahkan angka dari 140/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg sebagai standar hipertensi. Perubahan tersebut diuraikan dalam Pedoman Praktik HIpertensi American Heart Association 2017, sebuah laposan ekstensif oleh para ahli tanpa kaitan yang relevan dengan industri farmasi.

Dengan definisi baru tersebut, berarti jumlah penderita hipertensi mengalami peningkatan. Di Amerika Serikat, angkanya meningkat menjadi 46% dari sebelumnya 32%. Ini berarti hampir sebagian orang dewasa mengalami hipertensi.

Pedoman baru ini menggambar penelitian bartahun-tahun yang telah menunjukkan bahwa orang-orang dalam kisaran tekanan darah tinggi baru yang didefinisikan sebagai hipertensi telah melipatgandakan risiko masalah kardiovaskular di masa depan, seperti serangan jantung dan stroke. Dengan demikian, profesional perawatan kesehatan harus mengidentifikasi pasien ini dan membantu memulai intervensi untuk menurunkan tekanan darah.

Sementara itu, pedoman ini tidak menyarankan peningkatan proporsional dalam pengobatan dengan obat-obatan. Perubahan gaya hidup sehat termasuk menurunkan berat badan, berolahraga secara rutin, mengatur pola makan sehat, tidak merokok, menghindari alkohol dan garam, serta mengurangi stres.

Penggunaan obat hipertensi dianjurkan hanya untuk penderita hipertensi stadium 1, dimana jika penderita sudah memiliki riwayat kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke, atau berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke berdasarkan usia, adanya diabetes melitus, ginjal kronis, penyakit atau perhitungan risiko aterosklerotik.

Teknik yang tepat juga harus digunakan untuk mengukur tekanan darah, dan tingkatannya. Dokter menekankan pentingnya menggunakan dua pembacaan tekanan darah terpisah pada dua kesempatan yang berbeda untuk mendiagnosis hipertensi. Mereka merekomendasikan bahwa yang memiliki hipertensi menggunakan monitor tekanan darah yang disetujui di rumah.

Mencatat bacaan ini di rumah dapat membantu membedakan antara orang dengan tekanan darah yang benar-benar tidak normal dan mereka yang memiliki ‘sindrom bulu putih’- kondisi tekanan darah tinggi yang hanya diketahui ketika dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

 

Baca juga :

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi bukanlah penyakit yang asing lagi bagi masyarakan, terbukti dengan banyaknya orang yang mengidap penyakit ini.

Selain melakukan pengobatan dengan mengonsumsi obat hipertensi, penderita juga harus pintar dalam menjaga asupan makanan agar tekanan darah tetap terkontrol.

Ada beberapa makanan yang memang dapat membantu menurunkan berta badan, salah satunya adalah kedelai. Kini studi menemukan bahwa protein dalam susud an kedelai bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam Circulation: Journal of American Heart Association menemukan bahwa protein yang terkandung dalam susu dan kedelai berkaitan dengan nilai tekanan darah sistolik yang lebih rendah. Hasil studi menunjukkan bahwa makanan atau minuman yang kaya akan kandungan protein seperti susu dan kedelai bisa membantu mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi.

Selain itu, manfaat kedelai untuk turunkan hipertensi juga disebabkan karena adanya kandungan isoflavon, yang merupakan salah satu antioksidan yang dapat mencegah atau menurunkan risiko penyakit metabolik seperti hipertensi dan hiperkolesterol.

Menurut penelitian pada tahun 2012, isoflavon dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang dewasa muda. Isoflavon mampu melebarkan pembuluh darah dengan cara meningkatkan pelepasan oksida nitrat.

Studi tersebut akan membawa petunjuk terkait rekomendasi diet untuk membantu mengontrol hipertensi pada pasien dewasa muda. Dalam studi yang dibiayai US National Institutes of Health tersebut, tim peneliti memeriksa data lebih dari 5.000 relawan.

Hasil analisa menunjukkan, bahwa mereka yang mengonsumsi jumlah isoflavon tertinggi perhari (lebih dari 2.5 miligram) memiliki tekanan sistolik rata-rata 5.5 mmHg lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari 0.33 mg isoflavon per hari.

Temuan ini juga mengungkapkan, bahwa asupan isoflavon bersama dengan pola makan kaya buah, sayur, susu rendah lemak dan kacang-kacangan dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 100 mmHg pada orang-orang pra-hipertensi. Hal ini akan sangat membantu agar kondisi mereka tidak berkembang menjadi hipertensi.

Trmuan ini juga menunjukkan modifikasi pola makan atau gaya hidup dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak memerlukan obat-obatan kimia. Ini semua karena isoflavon meningkatkan produksi enzim yang mendorong produksi oksida nitrat yang dapat membantu memperlebar pembuluh darah dan dengan demikian tekanan darah akan menurun.

Minuman Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Jarang Diketahui

Minuman Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Jarang Diketahui,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi peningkatkan tekanan darah di arteri. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat dan merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung, mulai dari aritmia jantung, jantung bocor, hingga serangan jantung.

Kolesterol merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kasus penyakit darah tinggi. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi secara berlebihan.

Biasanya penderita hipertensi harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan dokter secara teratur untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Namun, selain itu, ternyata juga ada beberapa jenis minuman yang diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif.

Berikut ini merupakan beberapa jenis minuman penurun tekanan darah tinggi yang jarang diketahui, diantaranya :

  • Jus buah pir

Buah pir memang memiliki rasa yang nikmat dan menyegarkan, maka tak herna jika buah ini selalu laku di pasaran. Dibalik rasanya yang nikmat dan menyegarkan, ternyata buah pir ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, yaitu sebagai penurun tekanan darah. Konsumsilah jus buah pir secara rutin agar tekanan darah kembali normal.

  • Jus buah pisang

Selain pir, pisang juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan didalam buah pisang ini terkandung 1% kalsium, 12% kalium, dan 8% magnesium, dan selain untuk menurunkan tekanan darah, pisang juga bermanfaat untuk menambah energi tubuh.

  • Jus buah kiwi

Buah kiwi sebenarnya dikenal karnea kandungan antioksidannya yang tinggi, sehingga mampu menangkal radikal bebas dan menyehatkan kulit serta mencegah penuaan. Selain itu, buah yang memiliki rasa sedikit masam ini juga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.

  • Jus buah bit

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa buah bit dapat menurunkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi secara rutin. Penelitian dari Queen Mary University of London, menjelaskan bahwa kandungan nitrat pada buah bit mampu meningkatkan kadar gas nitrat oksida dalam sirkulasi darah sehingga mampu menjaga kesehatan jantung.

  • Jus buah mengkudu

Buah mengkudu atau dikenal juga dengan nama cangkudu dikenal memiliki rasa yang aneh. Namun, dibalik itu, buah mengkudu ini menyimpan banyak khasiat bagi tubuh, salah satunya untuk mengeluarkan racun, melancarkan peredaran darah, dan menurunkan tekanan darah.

 

Artikel terkait :

Terapi Jus untuk Hipertensi
Minuman Alami untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke

Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke,- Tekanan darah yang normal memang sangat penting untuk membuat tubuh tetap sehat. Hal ini dikarenakan setiap fluktuasi tekanan darah yang terjadi, baik itu tekanan darah tinggi (hipertensi) atau tekanan darah rendah (hipotensi) memiliki bahaya yang fatal bagi kesehatan.

Dan tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat. Banyak yang telah mengetahui akan dampak dan bahaya hipertensi bagi kesehatan. Penyakit jantung dan stroke merupakan salah satu dampak penyakit hipertensi yang bisa timbul. Kedua penyakit ini cukup banyak ditakuti, karena termasuk penyakit berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Namun, sebuah penelitian terbaru menemukan 1 lagi dampak hipertensi selain penyakit jantung dan stroke yang juga cukup fatal. Menurut penelitian yang dilakukan di Inggris ini ditemukan bahwa hipertensi mampu meningkatkan risiko gangguan jantung yang disebut dengan regurgitasi mitral di masa yang akan datang.

Regurgitasi mitral sendiri merupakan kondisi yang membuat jantung kurang maksimal untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Hal ini bisa mengakibatkan penyakit jantung yang serius, seperti aliran darah kembali ke jantung, sesak napas, lelah, pusing, nyeri dada, hingga gagal jantung. Penelitian ini mengikutsertakan sekitar 5.5 juta lansia di Inggris slama 10 tahun ke belakang.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa kelainan katup jantung yang bersifat melumpuhkan ini terjadi bukan karena penuaan yang tak bisa terelakkan. Namun disebabkan karena naiknya tekanan darah yang kemudian menimbulkan kelainan jantung tersebut,” ungkap pemimpin penelitian ini, Kazem Rahimi dari The George Institute for Global Health, University of Oxford.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika pembuluh darah dipenuhi dengan lemak yang membuat jantung bekerja keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Agar bisa terhindar dari hipertensi, sebaiknya Anda kurangi konsumsi makanan berlemak, perbanyak serat, dan minum air putih.

Baca juga :

Manfaat Daun Alpukat untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Daun Alpukat untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian di seluruh dunia dalam setiap tahunnya.

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor penyebab dari penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar tekanan darah dapat terkontrol dengan baik.

Namun, bagi Anda yang telah didiagnosa mengidap tekanan darah tinggi, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak cara pengobatan hipertensi yang bisa dilakukan, mulai dari menjalankan gaya hidup sehat hingga mengonsumsi ramuan atau obat hipertensi.

Mengonsumsi obat hipertensi merupakan salah satu solusi pengobatan yang cukup banyak dipilih oleh penderita. Biasanya dokter akan meresepkan obat hipertensi sesuai dengan kondisi yang dialami oleh penderita. Namun, selain obat yang telah diresepkan dokter, biasanya para penderita hipertensi juga menggunakan ramuan herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Ramuan herbal mungkin sudah tidak asing lagi dikalangan masyarkat, khususnya di Indonesia. Ada banyak ramuan herbal untuk hipertensi yang bisa dimanfaatkan, salah satunya yaitu ramuan yang terbuat dari daun alpukat.

Daun alpukat merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki sifat antihipertensi. Menurut penelitian Dra Azizahwati MS. Apt yang dilakukan di Universitas Indonesia pada tahun 2010 tentang khasiat daun alpukat untuk hipertensi, membuktikan bahwa pada daun alpukat terkandung senyawa flavonoid yang berperan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Menurut beliau, sejauh ini dosis yang aman untuk dikonsumsi sebagai obat hipetensi adalah 10 mg/kg berat badan dengan melarutkan ekstrak daun avokad menggunakan pelarut etanol 70%.

Penelitian pun kembali dilakukan di Universitas Kristen Marantha oleh Runy Hermawan di Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa daun alpukat mampu menurunkan tekanan darah pada pria dengan cara yang signifikan. Penelitian yang sama juga dilakukan oleh Monica Ariesta dari Universitas yang sama pada tahun 2010, hasilnya menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang sama pada wanita.

Selain beramnfaat untuk menurunkan hipertensi, daun alpukat juga diketahui efektif sebagai obat antihiperlipidemia, yaitu kondisi dimana terjadi penyumbatan pada jalur pembuluh darah.

Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat daun alpukat untuk turunkan tekanan darah tinggi, yaitu :

  • Siapkan 4 samapi 5 lembar daun alpukat yang telah dicuci bersih.
  • Siapkan 1 gelas air putih dan gula batu secukupnya.
  • Didihkan air dan masukkan daun alpukat ke dalamnya.
  • Masukkan gula batu secukupnya. Ini bertujuan untuk menghilangkan rasa pahit dari daun alpukat.
  • Didihkan ramuan tersebut kurang lebih 3 menit.
  • Setelah itu, angkat dan dinginkan ramuan daun alpukat yang telah mendidih.
  • Saring air rebusan tadi kedalam gelas dan minumlah secara rutin 1 kali sehari.

Semoga bermanfaat.

Baca juga :

Obat Hipertensi Selain Amlodipine yang Ampuh
Pengobatan Hipertensi dengan Daun Salam
Manfaat Daun Tapak Dara untuk Hipertensi
Manfaat Kumis Kucing untuk Lawan Hipertensi

Obat Hipertensi Selain Amlodipine yang Ampuh dan Aman

Obat Hipertensi Selain Amlodipine yang Ampuh dan Aman,- Para penderita hipertensi memang disarankan untuk mengonsumsi obat secara teratur untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Banyak penderita hipertensi yang mengandalkan obat darah tinggi generik, salah satunya adalah amlodipine.

Obat amlodipine termasuk dalam golongan penyekat kalsium agar tidak masuk ke dalam sel-sel jantung dan pembuluh darah otot. Sehingga menyebabkan sel-sel jantung dan pembuluh darah otot pengendu, tidak tegang. Pada akhirnya, dapat menurunkan tekanan darah dengan membuat pembuluh darah berelaksasi dan mengurangi detak jantung.

Namun, selain amlodipine, juga terdapat obat hipertensi lainnya yang dapat membantu menurunkan tekanan, termasuk obat herbal yang terbuat dari bahan alami pilihan dan diyakini mampu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif. Diantara banyaknya obat hipertensi tradisional yang bisa digunakan, QnC Jelly Gamat merupakan rekomendasi obat hipertensi selain amlodipine yang ampuh dan aman untuk dikonsumsi, bahkan dalam janga waktu yang lama.

Rekomendasi Obat Hipertensi Selain Amlodipine yang Ampuh dan Aman QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang dibuat dari bahan alami pilihan terbaik dengan bahan dasar ekstrak teripang emas asli yang diambil langsung dari paerairan terbaik Indonesia, sehingga memiliki kandungan dan khasiat yang sangat baik.

Disamping itu, QnC Jelly Gamat juga diproses dengan cara tradisional tanpa menambahkan campuran bahan kimia obat (BKO) dan bahan pengawet lainnya, sehingga kualitasnya sangat terjamin dan aman.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Ekstrak teripang emas diketahui termasuk salah satu biota laut yang kaya akan kandungan nutrisinya yang baik bagi kesehatan dan pengobatan penyakit. Telah banyak penelitian yang dilakukan di beberapa negara untuk membuktikan khasiatnya.

Salah satu kandungan senyawa alami yang dimiliki teripang emas ini adalah glucosaminoglycans (GAGs) yang mampu mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah. Selain itu, didalam teripan ini juga terkandung mukopolisakarida yang dapat membantu mengatasi hipertensi dengan melancarkan sirkulasi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan hipertensi.

Dengan beberapa kandungan serta khasiat yang dimilikinya, maka QnC Jelly Gamat ini merupakan solusi terbaik obat hipertensi selain amlodipine yang ampuh dan aman. Berikut ini merupakan salah satu kesaksian dari konsumen kami yang telah berasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat :

Nama : Saiman
Alamat : Perumahan Bumi Sawangan Indah Blok E 2 no 96 Rt 11 rw 10.Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok Kode Pos 16518
Keluhan : Darah Tinggi dan Kolesterol

Assalamualaikum wr.wb
Selamat pagi nama saya saiman usia 43 tahun. Saya sering mengalami sakit kepala. sSya cek ke puskesmas dan kata dokter tekanan darah saya tinggi mencapai 190 dan jg kolesterol saya mencapai 200. Obat dari dokter tidak ada perubahan, serta sudah banyak jg saya coba minum obat herbal dari madu jinten hitam, namun tidak ada perubahan juga. Hingga akhirnya saya sekitar awal bulan agustus 2017 di infokan oleh teman untuk coba Jelly Gamat QnC. Dan mencoba beli 1 botol alhamdullilah badan dan kepala saya sudah membaik. Dan sekitar tgl 10 september 2017 kemarin saya pesan 2 botol lagi Jelly Gamat QnC untuk memulihkan dan stabilkan tekanan koleterol dan tekanan darah tinggi saya. Alhamdullilah saat ini kondisi saya pulih sehat. Terima kasih Jelly Gamat QnC. Wassalamualaikum wr.wb.

 

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas obat mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal terbaik yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM dengan no. registrasi POM TR 173301471 serta telah berlisensi HALAL dari MUI. Sehingga Anda tidak perlu meragukan lagi kualitas serta keamannya.

Keterangan Produk :

Harga : Rp. 155.000,- / botol
Isi : 300 ml
*Harga belum teramasuk ongkir

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiat serta manfaat dari obat hipertensi resisten alami dan aman untuk segala usia, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Contoh:

NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan klik tautan dibawah ini !!

=>Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat<=

Itulah informasi seputar obat hipertensi selain Amlodipine yang ampuh dan aman. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk mengatasi keluhan Anda.

Semoga lekas sembuh.

Rutin Cek Tekanan Darah saat Hamil Bantu Cegah Preeklamsia

Rutin Cek Tekanan Darah saat Hamil Bantu Cegah Preeklamsia,- Beberapa waktu lalu, aktris Winda Viska mendapati dirinya terserang preeklamsia, yang membuat dirinya harus melahirkan anak keduanya lebih cepat dari yang diharapkan. Ia terpaksa melahirkan anak prematur melalui operasi dengan tensi 190/80 yang sangat membahayakan.

Preeklamsia sendiri merupakan gangguan kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi dalam urine. Kondisi ini dapat membahayakan organ-organ lainnya, seperti ginjal, hati, dan mata.

Gejala preeklamsia biasanya timbul ketika usia kehamilan memasuki minggu ke 20 atau lebih (paling umum usia kehamilan 24-26 minggu), hingga tak lama setelah bayi lahir. Preeklamsia yang tidak disadari oleh sang ibu hamil bisa berkembang menjadi eklamsia, yaitu kondisi medis serius yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janin yang ada didalam kandungannya.

Hipertensi yang berhubungan dengan preeklamsia bisa menjadi sangat berbahaya. Belum lagi akses ke dokter atau klinik yang masih kurang di daerah yang dapat menjadi penyebab kematian yang tinggi. Preeklamsia dapat menyebabkan pembuluh darah kaku di seluruh bagian tubuh dan berakibat menimbulkan banyak komplikasi.

Terkadang preeklamsia bisa berkembang tanpa gejala apapun. Tekanan darah tinggi bisa berkembang secara perlahan, aatu mungkin timbul secara tiba-tiba. Pemantauan tekanan darah merupakan bagian penting dari perawatan prenatal karena preeklamsia biasanya ditandai dengan kenaikan tekanan darah.

Penyeabb pasti preeklamsia melibatkan beberapa faktor, dimulai di plasenta, organ yang memberi nutrisi pada janin selama kehamilan. Pada awal kehamilan, pembuluh darah baru berkembang dan secara efisien mengirim darah ke plasenta.

Pada wanita dengan preeklamsia, pembuluh darah ini sepertinya tidak berkembang atau tidak berfungsi dengan baik. Pembuluh itu lebih sempit dari pembuluh darah normal dan bereaksi berebda terhadap sinyal hormonal dan membatasi jumlah darah yang bisa mengalir.

Maka dari itu, sanagt penting untuk sering melakukan pengecekan dengan dokter kandungan. Kaerna sakit kepala, mual, dannyeri merupakan kehamilan yang umum, terkadang sulit untuk mengetahui apakah gejala tersebut hanyalah bagian dari kehamilan atau indikasi adanya masalah yang lebih serius.

 

Artikel terkait :

Ini Hal Tentang Hipertensi yang Sering Ditanyakan Pasien

Ini Hal Tentang Hipertensi yang Sering Ditanyakan Pasien,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Namun, sayangnya menurut pakar, kewaspadaan terhadap penyakit ini masih tergolong rendah di masyarakat.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 oleh Kementerian Kesehatan, sekitar 26.5% penduduk dewasa Indonesia mengalami hipertensi. Sayangnya, dari jumlah tersebut, sekitar 35.8% atau lebih dari sepertiganya tidak mengetahui bahwa mereka mengidap hipertensi.

Bagi mereka yang telah didiagnosis mengalami hipertensi, seringkali mengajukan beberpa pertanyaan ketika melakukan konsultasi. Berikut ini beberapa hal tentang hipertensi yang sering ditanyakan oleh pasien, diantaranya adalah :

  • Penggunaan obat

Penggunaan obat hipertensi merupakan pernyataan yang paling umum diajukan oleh pasien. Pasien hipertensi khawatir akan mengalami ketergantungan dan harus mengonsumsi obat seumur hidup.

Terkait dengan penggunaan obat, dekan Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya, dr Yuda Turana, SpS(K), menyebutkan bahwa harus ada perubahan pola pikir dari pasien. Pasien tidak mengalami ketergantungan obat, melainkan pasien memerlukan obat untuk bisa mengontrol hipertensi yang diidapnya.

  • Perubahan gaya hidup

Salah satu klaim yang lazim dikatakan pasien adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dapat membuat penggunaan obat berkurang. Menanggapi hal tersebut, dr Yuda menyebut perubahakan gaya hidup memang merupakan langkah pertama yang dianjurkan untuk pasien.

Perubahan gaya hidup untuk penderita hipertensi g rade 1 dan pre-hipertensi, disarankan untuk tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, perbanyak makan sayur dan buah, serta kendalikan stres.

Namun, jika penyakit hipertensi sudah lebih parah, hanya mengubah gaya hidup saja tidak akan membantu dalam mengontrol tekanan darahnya. Maka dari itu, penggunaan obat tetap harus dilakukan.

  • Batas ambang tensi

Batas ambang tekanan darah yang bisa disebut hipertensi saat ini masih diangka 140 mm/Hg. Jika pemeriksaan tekanan darah menunjukkan angka tersebut, maka jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan diagnosis apakah hipertensi yang Anda alami tergolong hipertensi primer atau sekunder.

  • Perbedaan hasil tensi

Perbedaan hasil tensi di rumah dan di klinik atau rumah sakit seringklai membuat pasien bingung. Terkait hal ini, dr Yuda mengatakan memang ada kondisi yang demikian.

Hipertensi tersamar adalah kondisi dimana tekanan darah sering tinggi di rumah namun normal ketika di ukur di rumah sakit atau dokter. Sedangkan hipertensi kerah putih adalah kondisi tekanan darah normal ketika di rumah, namun tinggi ketika di cek di dokter atau rumah sakit.

Maka dari itu, dr Yuda mengingatkan akan pentingnya mengukur tekanan darah secara mandiri dan berkala. Pemeriksaan tekanan darah di rumah diperlukan untuk mengetahui variabilitas atau variasi fluktuasi tekanan darah, karena fluktuasi yang berlebihan dapat menjadi tanda peringatan terhadap risiko penyakit jantung dan stroke.

Tips Mengendalikan Prehipertensi Agar Tak Jadi Hipertensi

Tips Mengendalikan Prehipertensi Agar Tak Jadi Hipertensi,- Sebagian orang mungkin tidak akan mempermasalahkan peningkatan tekanan darah yang sedikit atau disebut juga prehipertensi. Bahkan tidak sedikit orang yang menganggal ini bukanlah suatu masalah yang serius. Namun, tekanan darah yang lebih tinggi sedikit dari ukuran normal ternyata bisa menjadi berbahaya.

Prehipertensi merupakan kategori baru dalam pengukuran tekanan darah. Sebenarnya, prehipertensi merupakan tanda peringatan dari dehidrasi. Tanda ini dibuat agar Anda lebih memerhatikan tekanan darah Anda sehingga tidak berkembang ke arah yang lebih buruk di kemudian hari.

Orang dengan prehipertensi memiliki tekanan darah yang sedikit naik, yaitu tekanan darah sistolik (angka atas dalam pembacaan tekanan darah) sebensar 120-139 mmHg atau memiliki tekanan darah diastolik sebensar 80-89 mmHg. Namun, kondisi ini belum bisa dimasukkan dalam kategori tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Tekanan darah pada rentang hipertensi bisa dibilang tidak normal. Hal ini disebabakn karena orang dengan prehipertensi memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar untuk mengembangkan tekanan darah tinggi dibandingkan dengan merka yang memiliki tekanan darah normal. Orang yang memiliki riwayat prehipertensi juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke. `

Meskipun orang dengan prehipertensi memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi hipertensi di kemudian hari, namun prehipertensi tidak selalu akan menjadi hipertensi. Hal ini berlaku jika Anda melakuakn perubahan gaya hidup., seperti olahraga lebih banyak dan mengatur pola makan menjadi lebih sehat.

Namun, sebaliknya, jika gaya hidup tidak berubah dan terus melanjutkan kebiasaan hidup yang tidak sehat, maka kemungkinan Anda mengalami hipertensi dan gangguan kesehatan terkait tekanan darah akan lebih besar.

Tips Mengendalikan Prehipertensi Agar Tak Jadi Hipertensi

Jika Anda telah didiagnosis mengidap prehipertensi, Anda mungkin tidak perlu minum obat hipertensi. Anda cukup mengubah gaya hidup agar prehipertensi tidak berkembang menjadi hipertensi. Beberapa tips mengendalikan prehipertensi agar tidak jadi hipertensi yang bisa Anda lakukan adalah :

  • Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin

Dengan memantau tekanan darah secara rutin, maka hal tersebut bisa membantu untuk mengetahui jika ada perubahan pada tekanan darah sejak dini. Dengan begitu, maka Anda bisa mengambil langkah awal sebelum masalah tekanan darah berkembang lebih serius.

  • Atur pola makan

Makanan dapat mempengaruhi tekanan darah. Maka dari itu, sebaiknya jaga asupan makanan Anda. Perbanyaklah konsumsi sayuran, buah-buahan, makanan sumber protein rendah lemak (seperti ikan, tahu, dan tempe), serta biji-bijian (seperti gandum). Pilihlah produk susu rendah lemak dan batasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti makanan yang digoreng dan junk food.

  • Batasi asupan garam dan natrium

Mengurangi konsumsi makanan yang mengadnung garam atau natrium tinggi dapat membantu mengontrol tekanan darah. Batasilah asupan natrium Anda hanya sebesar 2400 mg ataus etara dnegan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh).

  • Jaga berat badan tetap ideal

Kelebihan berat badan atau disebut juga obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Jadi, jika Anda yang memiliki kelebihan berat badan, menurunkan berat badan perlu dilakukan agar tekanan darah lebih stabil.

  • Batasi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan sering merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Maka dari itu, alangkah baiknya jika Anda membatasi atau bahkan menghindari konsumsi minuman beralkohol dan kebiasaan merokok tersebut.

  • Olahraga secara teratur

Olahrag dapat membantu dalam menurunkan dan menjaga berat badan serta mengurangi stres. Dengan begitu, maka tekanan darah pun bisa terkontrol. Lakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit per minggu, seperti jalan cepat, lari, bersepeda, dan berenang.

Ternyata Rajin Sauna Bisa Bantu Kurangi Risiko Darah Tinggi

Ternyata Rajin Sauna Bisa Bantu Kurangi Risiko Darah Tinggi,- Tekanan darah tinggi bisa menyerang pada siapapun dan kapanpun. Menjalani gaya hidup tidak sehat bisa menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Namun, apakah Anda tahu bahwa risiko tekanan darah tinggi ini bisa dikurangi.

Ada baerbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi, salah satunya yaitu dengan rajin sauna. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa rutin sauna sama baiknya dengan pengurangan jumlah garam dalam tubuh untuk mengurangi risiko hipertensi.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Hypertension, para pria yang rajin sauna setidaknya 4 kali dalam seminggu, 20% memiliki risiko mengalami hipertensi yang lebih rendah.

Menurunkan risiko hipertensi berarti Anda juga menurunaknr isiko stroke dan serangan jantung. Manfaat yang sama juga bisa didapatkan dengan memperbaiki pola makan, terutama menghindari asupan garam berlebih. Jangan lupa juga untuk tetap berolahraga secara teratur yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

Dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa terdapat beberapa mekanisme yang membuat sauna bermanfaat baik untuk kestabilan tekanan darah. Salah satunya yaitu, bahwa dengan sauna suhu tubuh akan meningkat sebesar 2 derajat celcius. Dengan begitu, maka pelebaran pembuluh darah dapat terjadi, sehingga tidak ada penyumbatan darah.

Mekanisme lain yang membuat sauna baik untuk tekanan darah adalah terjadinya peningkatan fungsi endothelial. Artinya, sauna berpengaruh pada lapisan pembuluh darah yang pada akhirnya mengurangi tekanan darah.

Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mulai melakukan sauna secara rutin. Karena selain mampu menurunkan berat badan, seperti yang telah dijelaskan diatas, ternyata rajin sauna bisa bantu kurangi risiko darah tinggi.