Kontrol Tekanan Darah Tinggi dengan 6 Cara Mudah Berikut !

Kontrol Tekanan Darah Tinggi dengan 6 Cara Mudah Berikut !,- Setiap tahunnya penderita hipertensi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini tentu menyebabkan risiko penyakit stroke, ginjal, jantung, dan demensia juga ikut meningkat. Menurut sebuah studi di Universitas Harvard, tekanan darah tinggi merupakan penyebab dari 15% dari semua kematian di Amerika Serikat.

Menurut organisasi jantung Amerika, 20% dari penduduk Amerika bahkan tidak mengetahui jika dirinya telah mengidap tekanan darah tinggi. Dari berbahayanya penyakit ini, Anda tentu perlu mengontrolnya untuk mencegah timbulnya komplikasi bahkan kematian mendadak.

Berikut merupakan cara mudah kontrol tekanan darah tinggi secara alami tanpa obat hipertensi kimia yang bisa dilakukan, yaitu :

Konsumsi makanan tinggi kalium dan potasium

Makanan yang kaya akan kandungan potasium dan kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan manfaatnya, penderita hipertensi bisa mengonsumsi ubi jalar, tomat, jeruk, kentang, pisang, kacang-kacangan, melon, blewah, dan buah-buahan kering seperti plum dan kismis yang mengadnung potasium dan kaslium tinggi.

Minum air putih yang cukup

Minumlah air putih yang cukup. Pasalnya, kekurangan cairan dan dehidrasi bisa memicu tekanan darah naik seketika.

Perbanyak konsumsi kedelai

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Heart Association Amerika Serikat telah menunjukkan, bahwa konsumsi kedelai yang kaya protein serta rendah kandungan lemak dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Selain itu, kedelai juga memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan tekanan darah sistolik.

Batasi makanan asin

Makanan tinggi garam bisa memicu naiknya tekanan darah. Maka dari itu, Anda harus mengurangi asupan makanan yang memiliki kandungan garam sangat tinggi, seperti sosis, keripik, dan bahan makanan olahan lainnya.

Cek tekanan darah secara rutin

Mengecek tekanan darah secara rutin merupakan hal yang harus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tekanan darah Anda setiap saat, sehingga tekanan darah dapat terkontrol.

Rutin jalan kaki

Jalan kaki setidaknya 30 menit sehari bisa membantu jantung memompa darah lebih baik, ini juga bisa membuat denyut jantung lebih terjaga. Selain itu, yang paling uatam adalah jalan kaki bisa memicu aliran oksigen dalam darah menuju seluruh tubuh terutama otak menjadi lancar. Ini nantinya bisa membantu mengontrol tekanan darah secara efektif.

Baca juga : Tips Mengontrol Tekanan Darah Tinggi pada Masa Kehamilan

Kebaikan Buah Kiwi untuk Bantu Turunkan Hipertensi

Kebaikan Buah Kiwi untuk Bantu Turunkan Hipertensi,- Tidak sedikit orang yang tidak menyadari jika mereka mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi, sehingga mereka merasa sehat-sehat saja. Hal ini disebabkan karena memang hipertensi tidak menimbulkan gejala yang khas, bahkan kadang tidak menimbulkan gejala. Sehingga sulit untuk dideteksi secara dini.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, Anda perlu mengonsumsi obat hipertensi yang diresepkan dokter. Selain obat, juga ada beberapa cara yang dianjurkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, salah satunya yaitu dengan mengurangi asupan garam, olahraga, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Ada beberapa buah penurun tekanan darah tinggi yang bisa dikonsumsi, salah satu diantaranya adalah buah kiwi. Buah kiwi kaya akan kandungan serat serta memiliki kulit berwarna hijau-kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanamn di berbagai negara.

Buak kiwi juga diketahui kaya akn kadnungan antiokdian yang sangat baik untuk tubuh. Kiwi juga dapat membantu menurunkan dan mengendalikan tekanan darah. Dalam pertemuan American Heart Associatin di Orlando, Amerika Serikat, dipublikasikan hasil penelitian tentang khasiat buah kiwi yang dapat menurunkan hipertensi secara efektif.

Penelitian yang dilakukan oleh Mette Svendsen dari Universitas Rumah Sakit Oslo, Norwegia, menyebutkan bahwa mengonsumsi 3 kiwi dalam sehari cukup efektif untuk menurunkan hipertensi. Penelitian tersebut dilakukan selama 8 minggu terhadap 118 orang yang berusia 55 tahun dan mengidap hipertensi sedang.

Para responden dibagi ke dalam 2 kelompok, pertama adalah yang mengonsumsi 3 buah kiwi setiap hari dan sisanya mengonsumsi makanan yang mengandung apel 1 kali sehari. Setelah 8 minggu, para peneliti menemukan nilai tekanan sistolik (angka tekanan darah atas) pada partisipan lebih rendah 3,6 milimeter dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi apel.

Meskipun kelompok yang mengonsumsi kiwi memiliki tekanan lebih rendah, tetapi para peneliti belum mengetahui apa penyebab utamanya. Hal ini baru bisa dikonfirmasi dengan penelitian yang lebih luas.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa mengonsumsinya secara langsung ataupun mengolahnya menjadi smoothies atau salad. Selain mengonsumsi kiwi, Anda juga disarankan untuk mengatur pola makan sehat dengan menjauhi makanan penyebab hipertensi dan lakukan olahraga secara rutin dan teratur.

Itulah informasi seputar kebaikan buah kiwi untuk bantu turunkan hipertensi. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menurunkan serta mengontrol tekanan darah secara efektif sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi hipertensi yang berbahaya.

Kebaikan Buah Blueberry Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

 

Kebaikan Buah Blueberry Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi,- Pada saat ini penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sudah semakin tinggi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia diatas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.

Dari angka tersebut, penderita hipertensi perempuan lebih banyak 6% dibandingkan dengan laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4%. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Selain mengonsumsi obat hipertensi, perubahan gaya hidup juga bisa menjadi langkah yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah tinggi bisa terlihat dampaknya dalam beberapa minggu. Langkah-langkah ini dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, seperti salah satunya yaitu mengatur pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang dapat membantu menurunkan atau menormalkan kembali tekanan darah.

Ada beberapa buah yang diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif, termasuk blueberry. Apa kebaikan blueberry bagi penderita tekanan darah tinggi ? Ini penjelasannya !

Manfaat dan Kebaikan Buah Blueberry Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

Sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan buah yang satu ini. Blueberry yang memiliki nama ilmiah Vaccinium cyanococcus merupakan tanaman asli Amerika Utara, yang menghasilkan berry berwarna biru dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk untuk membantu para penderita hipertensi.

Didalam blueberry terkandung potassium yang mampu mengontrol tekanan darah tinggi. Dalam sebuah riset disebutkan bahwa blueberry mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan bagaimana terjadinya peningkatan tekanan darah pada perempuan pascamenopause dalam waktu 8 minggu yang memiliki tekanan darah tinggi. Mereka mengonsumsi seduhan tepung blueberry ini sama dengan satu gelas blueberry segar.

Hasilnya, rata-rata tekanan darah sistolik mereka turun hingga 5%, tekanan darah diastolik turun sekitar 6% serta kandungan oksida nitrat dalam darah naik hingga 69%. Oksida nitrat ini mampu membantu melancarkan aliran darah dengan cara melebarkan pembuluh darah.

Baca juga : Obat Hipertensi Kronis Alami

Selain itu, didalam buah blueberry juga diketahui terkandung flavonoid berupa antosianin yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas, dimana kerusakan tersebut mampu membentuk plak di pembuluh darah yang bisa menyebabkan hipertensi.

Mengonsumsi buah blueberry segar sekitar satu cangkir secara rutin setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi serta menjaga kesehatan tekanan darah dan mencegah kekakuan pada arteri, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya ingat, mencegah penyakit kanker, menurunkan risiko untuk terkena Alzheimer, serta demensia.

Selain itu, Anda juga bisa mengkombinasikan buah blueberry dengan buah lainnya yang mengadnung potassium, seperti pisang. Konsumsi smoothie buah blueberry yang dikombinasikan dengan pisang serta yoghurt secar rutin pada pagi dan sore hari untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita

Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita,- Sepak bola merupakan salah satu jenis olahraga yang populer di dunia dan banyak digemari oleh semua kalangan, baik itu pria ataupun wanita. Selain menyenangkan, ternyata bermain sepak bola juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, terutama bagi wanita yang memiliki kondisi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Manfaat Sepak Bola untuk Terapi Hipertensi pada Wanita

Berawal dari ajang Piala Dunia pada tahun 2014 di Brazil, ternyata membawa dampak yang baik untuk para wanita atau ibu-ibu yang berusia 35 sampai 50 tahun. Hal ini disebabkan karena adanya penelitian untuk para wanita di usia tersebut, khususnya bagi mereka yang memiliki kondisi tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Krustrup dari University of Southern Denmark dan Asosiasi Sepak Bola Denmark menemukan adanya manfaat sepak bola untuk terapi hipertensi pada wanita.

Studi yang juga diterbitkan dalam Journal of Medicine and Science ini menjabarkan beebrapa efek bermanfaat seperti hubungan detak jantung, stamina, dan kekuatan peserta wanita. Selain itu, bermain sepak bola untuk wanita juga dapat memperbaiki suasana hati, mendukung sosialisasi, dan menunjang kesehatan para wanita yang bermain sepak bola.

Penelitian sepak bola untuk wanita yang dilakukan selama 15 minggu ini membawa dampak positif yang baik untuk tubuh mereka. Diketahui ternyata tekanan darah sistolik (atas) dan diastolik (bawah) berkurang 12/6 mmHg. Selain itu, kadar lemak dalam tubuh juga berkurang sejumlah 2,3 kg.

Selain efek yang mengesankan pada tekanan darah dan komposisi tubuh, Profesor Krustrup juga melihat adanya penurunan kolesterol dan peningkatan kebugaran fisik yang besar akibat latihan sepak bola. Hasil akhir juga menunjukkan bahwa dengan berlari-larian mengejar bola bersama-sama merupakan cara yang tepat untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini sama efektifnya seperti minum obat untuk menurunkan tekanan darah bagi mereka yang mengidap hipertensi.

Walaupun begitu, main sepakbola tidak bisa menggantikan konsumsi obat hipertensi dari dokter atau membuat Anda jadi lalai menjaga pola makan sehat yang ramah bagi jantung dan pembuluh darah.

Untuk mengendalikan tekanan darah tinggi, imbangi juga sepak bola dengan tindakan-tindakan berikut ini :

  • Batasi asupan garam dan natrium

Mengurangi asupan makanan yang mengandung garam dan natrium tinggi dapat membantu penderita hipertensi untuk mengontrol tekanna darah. Batasilah asupan natrium hanya sekitar 2.400 mg atau setara dengan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh). Kurangi tambahan garam pada makanan Anda dan batasi konsumsi makanan tinggi natrium, seperti makanan kemasan, makanan kalengan, dan makanan olahan (makanan beku).

  • Mengatur pola makan

Makanan dapat memengaruhi tekanan darah. Maka dari itu, sebaiknya jaga asupan makanan Anda. Perbanyaklah konsumsi sayuran, buah-buahan, makanan sumber protein rendah lemak (seperti ikan, tahu, dan tempe), serta biji-bijian (seperti gandum). Selain itu, pilihlah produk susu rendah lemak dan batasi asupan makanan yang mengandung lemka jenuh dan lemak trans, seperti makanan yang digoreng atau junk food.

  • Jaga berat badan tetap ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Sehingga menurunkan berat badan perlu dilakukan agar tekanan darah lebih terkendali.

Baca juga : 

Hipertensi pada Wanita Bisa Memicu Penyakit Serius
Obat Hipertensi untuk Wanita Pasca Melahirkan
Wanita dengan PMS Berisiko Alami Hipertensi

Obat Hipertensi Kronis Alami yang Aman Tanpa Efek Samping

Obat Hipertensi Kronis Alami yang Aman Tanpa Efek Samping,- Hampir semua orang pasti mengetahui penyakit tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi. Penyakit ini memang cukup banyak dialami oleh masyarakat, tidak terkecuali di Indonesia.

Ancaman tekanan darah tinggi tidak boleh dibiarkan begitu saja. Tekanan darah tinggi sangat berbahaya dan menakutkan, hal ini disebabkan karena memiliki banyak komplikasi jika tekanan darah tidak terkontrol. Namun, paad kenyataannya, banyak penderita yang tidak melakukan pengobatan.

Hipertensi atau darah tinggi kronis merupakan salah satu kondisi penyakit hipertensi yang juga harus diperhatikan. Darah tinggi kronis adalah tekanan darah tinggi yang timbul sebelum usia kehamilan 20 minggu atau yang pertama kali didiagnosis setelah usia kehamilan 20 minggu dan hiperensi menetap hingga 12 minggu pasca persalinan.

Memiliki hipertensi kronis secara signifikan dapat meningkatkan risiko preeklampsia. Preeklampsia yang berkembang ketika sudah memiliki hipertensi kronis disebut superimposed preeklampsia. Sekitar 1 dari 4 wanita dengan hipertensi kronis dan sebanyak setengah dari wanita dengan hiperetnsi kronis yang parah terkena preeklampsia selama kehamilan.

Hipertensi kronis juga dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk tertahannya pertumbuhan di dalam rahim, kelahiran prematur, plasenta abruption, dan mati saat lahir.

Beritahukan dokter jika Anda mengalami gejala kondisi ini. Ibu mungkin akan mulai mengonsumsi obat tekanan darah tinggi lagi dengan dosis sesuai yang diperlukan. Selain minum obat, ibu juga perlu merawat diri sendiri untuk mengurangi komplikasi jangan panjang, seperti penyakit jantung atau ginjal dan stroke. Cobalah untuk mempertahankan gaya hidup sehat, memberikan perhatian khusus pada menu makan dan berat badan, hindari tembakau, serta batasi minum alkohol.

Rekomendasi Obat Hipertensi Kronis Alami yang Aman Tanpa Efek Samping

Bagi ibu hamil yang mengalami hipertensi kronis, tidak perlu khawatir. Karena disini kami memiliki rekomendasi obat hipertensi kronis alami yang aman tanpa efek samping QnC Jelly Gamat. Ini merupakan produk herbal yang dibuat dengan memanfaatkan 100% bahan alami pilihan yang kaya akan kandungan nutrisi serta kahsiat yang baik bagi kesehatan dan pengobatan penyakit.

Selain itu, QnC Jelly Gamat juga diproses dengan menggunakan teknologi tradisional yang higienis tanpa campuran bahan kimia obat (BKO), sehingga keaslian dan kealamiannya tetap terjaga. QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal original yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM dengan no. registrasi POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keterangan produk :

Harga : Rp. 155.000,- / botol (*Harga belum termasuk ongkir)
Isi : 300 ml
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari

Berikut ini merupakan beebrapa kesaksian dari konsumen kami yang telah merasakan khasiat dari obat hipertensi kronis alami QnC Jelly Gamat :

Nah, kini Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan khasiat dari QnC Jelly Gamat. Karena telah terbukti aman dan bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami tanpa efek samping.

Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, silahkan lakukan pemesanan terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Contoh:

NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

 

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan klik tautan dibawah ini !!

=>Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat<=

Itulah informasi seputar obat hipertensi kronis alami yang aman tanpa efek samping. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk mengatasi keluhan Anda.

Apa Benar Timun Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi ?

Apa Benar Timun Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi ?,- Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak diderita oleh masyarakat tanah air. Data Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2007 silam menunjukkan fakta mengerkan dimana penderita tekanan darah tinggi di Indonesia ternyata mencapai 31,7% populasi.

Sayangnya, dari banyaknya penderita hipertensi di Indonesia, hanya sekitar 7,2% saja yang sadar jika dirinya memiliki masalah kesehatan tersebut dan hanya 0,4% yang minum obat hipertensi untuk mengatasinya. Padahal, hipertensi bisa memicu timbulnya penyakit lain yang berbahaya, seperti penyakit jantung atau stroke.

Cukup banyak mitos yang berkembang di masyarakat tentang masalah kesehatan ini. Sebagai contoh, terdapat sebuah anggapan yang menunjukkan bahwa bahan alami layaknya timun mampu menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat dan efektif. Apakah hal tersebut memang benar adanya ?

Pakar kesehatan dr. Prasna Pramita, SpPD yang berasal dari RS Mayapada di Lebak Bulus, Jakarta, menyebutkan bahwa balami alami tersebut memang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Sayangnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan kebenaran tentang hal tersebut. Meskipun dianggap bisa membantu mengatasi masalah kesehatan ini, kita belum benar-benar tahu seberapa banyak timun yang harus dikonsumsi untuk bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Artikel terkait : Pengobatan Hipertensi dengan Mentimun

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa tidak ada satu makanan tunggal pun yang bisa menurunkan tekanan darah. Hanya saja, jika kita menambahkan timun setiap kali makan, kita memang bisa mencegah lonjakan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh nutrisi di dalam timun yang memungkan hal tersebut seperti kandungan sodium yang sangat rendah, yaitu hanya 6 mg, serta jumlah kalium yang sangat tinggi, yakni 442 miligram. Padahal, kalium memang mampu melebarkan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Michigan, disebutkan bahwa timun yang dikonsumsi dengan kulitnya hanya memiliki 45 kalori. Sementara itu, 95% berat timun ternyata berasal dari kandungan air yang bebas kalori dan mampu menekan nafsu makan secara alami.

Alih-alih hanya mengandalkan timun, pakar kesehatan menyarankan penderita tekanan darah tinggi untuk menjaga berat badan ideal demi mencegah datangnya penyakit berbahaya. Selain itu, sebaiknya penderita hipertensi juga mengonsumsi obat penurun darah tinggi secara rutin untuk menjaga tekanan darahnya tetap dalam kondisi stabil.

Selain itu, penderita hipertensi juga sebaiknya selalu menerapkan gaya hidup sehat, khususnya dalam mengatur pola makan, kebiasaan berolahraga secara rutin, membatasi asupan garam harian hanya 1 sendok teh setiap hari, mengendalikan stres, hingga mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Dengan melakukannya, makanan tekanan darah akan lebih bisa dikendalikan.

Perlu Diketahiu ! Standar Tekanan Darah Tinggi Diturunkan

Perlu Diketahiu ! Standar Tekanan Darah Tinggi Diturunkan,- Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun, American Heart Association telah mengubah definisi hipertensi, yaitu memindahkan angka dari 140/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg sebagai standar hipertensi. Perubahan tersebut diuraikan dalam Pedoman Praktik HIpertensi American Heart Association 2017, sebuah laposan ekstensif oleh para ahli tanpa kaitan yang relevan dengan industri farmasi.

Dengan definisi baru tersebut, berarti jumlah penderita hipertensi mengalami peningkatan. Di Amerika Serikat, angkanya meningkat menjadi 46% dari sebelumnya 32%. Ini berarti hampir sebagian orang dewasa mengalami hipertensi.

Pedoman baru ini menggambar penelitian bartahun-tahun yang telah menunjukkan bahwa orang-orang dalam kisaran tekanan darah tinggi baru yang didefinisikan sebagai hipertensi telah melipatgandakan risiko masalah kardiovaskular di masa depan, seperti serangan jantung dan stroke. Dengan demikian, profesional perawatan kesehatan harus mengidentifikasi pasien ini dan membantu memulai intervensi untuk menurunkan tekanan darah.

Sementara itu, pedoman ini tidak menyarankan peningkatan proporsional dalam pengobatan dengan obat-obatan. Perubahan gaya hidup sehat termasuk menurunkan berat badan, berolahraga secara rutin, mengatur pola makan sehat, tidak merokok, menghindari alkohol dan garam, serta mengurangi stres.

Penggunaan obat hipertensi dianjurkan hanya untuk penderita hipertensi stadium 1, dimana jika penderita sudah memiliki riwayat kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke, atau berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke berdasarkan usia, adanya diabetes melitus, ginjal kronis, penyakit atau perhitungan risiko aterosklerotik.

Teknik yang tepat juga harus digunakan untuk mengukur tekanan darah, dan tingkatannya. Dokter menekankan pentingnya menggunakan dua pembacaan tekanan darah terpisah pada dua kesempatan yang berbeda untuk mendiagnosis hipertensi. Mereka merekomendasikan bahwa yang memiliki hipertensi menggunakan monitor tekanan darah yang disetujui di rumah.

Mencatat bacaan ini di rumah dapat membantu membedakan antara orang dengan tekanan darah yang benar-benar tidak normal dan mereka yang memiliki ‘sindrom bulu putih’- kondisi tekanan darah tinggi yang hanya diketahui ketika dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

 

Baca juga :

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi bukanlah penyakit yang asing lagi bagi masyarakan, terbukti dengan banyaknya orang yang mengidap penyakit ini.

Selain melakukan pengobatan dengan mengonsumsi obat hipertensi, penderita juga harus pintar dalam menjaga asupan makanan agar tekanan darah tetap terkontrol.

Ada beberapa makanan yang memang dapat membantu menurunkan berta badan, salah satunya adalah kedelai. Kini studi menemukan bahwa protein dalam susud an kedelai bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam Circulation: Journal of American Heart Association menemukan bahwa protein yang terkandung dalam susu dan kedelai berkaitan dengan nilai tekanan darah sistolik yang lebih rendah. Hasil studi menunjukkan bahwa makanan atau minuman yang kaya akan kandungan protein seperti susu dan kedelai bisa membantu mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi.

Selain itu, manfaat kedelai untuk turunkan hipertensi juga disebabkan karena adanya kandungan isoflavon, yang merupakan salah satu antioksidan yang dapat mencegah atau menurunkan risiko penyakit metabolik seperti hipertensi dan hiperkolesterol.

Menurut penelitian pada tahun 2012, isoflavon dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang dewasa muda. Isoflavon mampu melebarkan pembuluh darah dengan cara meningkatkan pelepasan oksida nitrat.

Studi tersebut akan membawa petunjuk terkait rekomendasi diet untuk membantu mengontrol hipertensi pada pasien dewasa muda. Dalam studi yang dibiayai US National Institutes of Health tersebut, tim peneliti memeriksa data lebih dari 5.000 relawan.

Hasil analisa menunjukkan, bahwa mereka yang mengonsumsi jumlah isoflavon tertinggi perhari (lebih dari 2.5 miligram) memiliki tekanan sistolik rata-rata 5.5 mmHg lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari 0.33 mg isoflavon per hari.

Temuan ini juga mengungkapkan, bahwa asupan isoflavon bersama dengan pola makan kaya buah, sayur, susu rendah lemak dan kacang-kacangan dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 100 mmHg pada orang-orang pra-hipertensi. Hal ini akan sangat membantu agar kondisi mereka tidak berkembang menjadi hipertensi.

Trmuan ini juga menunjukkan modifikasi pola makan atau gaya hidup dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak memerlukan obat-obatan kimia. Ini semua karena isoflavon meningkatkan produksi enzim yang mendorong produksi oksida nitrat yang dapat membantu memperlebar pembuluh darah dan dengan demikian tekanan darah akan menurun.

Minuman Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Jarang Diketahui

Minuman Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Jarang Diketahui,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi peningkatkan tekanan darah di arteri. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat dan merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung, mulai dari aritmia jantung, jantung bocor, hingga serangan jantung.

Kolesterol merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kasus penyakit darah tinggi. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi secara berlebihan.

Biasanya penderita hipertensi harus mengonsumsi obat hipertensi yang telah diresepkan dokter secara teratur untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Namun, selain itu, ternyata juga ada beberapa jenis minuman yang diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif.

Berikut ini merupakan beberapa jenis minuman penurun tekanan darah tinggi yang jarang diketahui, diantaranya :

  • Jus buah pir

Buah pir memang memiliki rasa yang nikmat dan menyegarkan, maka tak herna jika buah ini selalu laku di pasaran. Dibalik rasanya yang nikmat dan menyegarkan, ternyata buah pir ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, yaitu sebagai penurun tekanan darah. Konsumsilah jus buah pir secara rutin agar tekanan darah kembali normal.

  • Jus buah pisang

Selain pir, pisang juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan didalam buah pisang ini terkandung 1% kalsium, 12% kalium, dan 8% magnesium, dan selain untuk menurunkan tekanan darah, pisang juga bermanfaat untuk menambah energi tubuh.

  • Jus buah kiwi

Buah kiwi sebenarnya dikenal karnea kandungan antioksidannya yang tinggi, sehingga mampu menangkal radikal bebas dan menyehatkan kulit serta mencegah penuaan. Selain itu, buah yang memiliki rasa sedikit masam ini juga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.

  • Jus buah bit

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa buah bit dapat menurunkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi secara rutin. Penelitian dari Queen Mary University of London, menjelaskan bahwa kandungan nitrat pada buah bit mampu meningkatkan kadar gas nitrat oksida dalam sirkulasi darah sehingga mampu menjaga kesehatan jantung.

  • Jus buah mengkudu

Buah mengkudu atau dikenal juga dengan nama cangkudu dikenal memiliki rasa yang aneh. Namun, dibalik itu, buah mengkudu ini menyimpan banyak khasiat bagi tubuh, salah satunya untuk mengeluarkan racun, melancarkan peredaran darah, dan menurunkan tekanan darah.

 

Artikel terkait :

Terapi Jus untuk Hipertensi
Minuman Alami untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke

Dampak Hipertensi Selain Penyakit Jantung dan Stroke,- Tekanan darah yang normal memang sangat penting untuk membuat tubuh tetap sehat. Hal ini dikarenakan setiap fluktuasi tekanan darah yang terjadi, baik itu tekanan darah tinggi (hipertensi) atau tekanan darah rendah (hipotensi) memiliki bahaya yang fatal bagi kesehatan.

Dan tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat. Banyak yang telah mengetahui akan dampak dan bahaya hipertensi bagi kesehatan. Penyakit jantung dan stroke merupakan salah satu dampak penyakit hipertensi yang bisa timbul. Kedua penyakit ini cukup banyak ditakuti, karena termasuk penyakit berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Namun, sebuah penelitian terbaru menemukan 1 lagi dampak hipertensi selain penyakit jantung dan stroke yang juga cukup fatal. Menurut penelitian yang dilakukan di Inggris ini ditemukan bahwa hipertensi mampu meningkatkan risiko gangguan jantung yang disebut dengan regurgitasi mitral di masa yang akan datang.

Regurgitasi mitral sendiri merupakan kondisi yang membuat jantung kurang maksimal untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Hal ini bisa mengakibatkan penyakit jantung yang serius, seperti aliran darah kembali ke jantung, sesak napas, lelah, pusing, nyeri dada, hingga gagal jantung. Penelitian ini mengikutsertakan sekitar 5.5 juta lansia di Inggris slama 10 tahun ke belakang.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa kelainan katup jantung yang bersifat melumpuhkan ini terjadi bukan karena penuaan yang tak bisa terelakkan. Namun disebabkan karena naiknya tekanan darah yang kemudian menimbulkan kelainan jantung tersebut,” ungkap pemimpin penelitian ini, Kazem Rahimi dari The George Institute for Global Health, University of Oxford.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika pembuluh darah dipenuhi dengan lemak yang membuat jantung bekerja keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Agar bisa terhindar dari hipertensi, sebaiknya Anda kurangi konsumsi makanan berlemak, perbanyak serat, dan minum air putih.

Baca juga :