Ternyata Konsumsi Keju Bisa Bantu Hindari Hipertensi

Apakah Anda juga mengonsumsi keju ? rasanya yang gurih dan lezat memang sangat memanjakan lidah Anda. Biasanya keju sering dijadikan sebagai pelengkap makanan, seperti pizza, spageti, kue, atau makanan lainnya.

Namun, apakah Anda tahu jika salah satu bentuk produk olahan susu ini ternyata bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi ?

ternyata-konsumsi-keju-bisa-bantu-hindari-hipertensi

Menurut penelitian, perlindungan berasal dari sifat antioksdian yang ada pada protein susu dalam keju. Antioksidan ini juga mampu mengontrol tekanan darah dalam tubuh. para peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengonsumsi keju, maka pembuluh darah menjadi lebih lancar sehingga lonjakan kenaikan tekanan darah dapat dihindari. kandungan natrium dalam keju ternyata memang memiliki efek yang positif untuk menurunkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi secararutin dan sesuai dengan aturan.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh akun Lacy Alexander bersama rekan-rekannya dalam Associate Profesor di Pennsylvania State University, Amerika Serikat, menyebutkan jika keju mengandung sodium yang tidak berdampak negatif pada efek faskular. Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa keju dapat mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Sodium dalam produk susu ini mungkin juga akan menjaga tubuh dari efek berbahaya pada sistem kardiovaskular.

Walaupun sebagian rekomendasi meminta untuk mengurangi sodium, namun data menunjukkan bahwa mengonsumsi sodium dari produk turunan susu, seperti keju dapat bersifat protektif. “Kami sudah menyadari bahwa pada tingkat populasi, orang yang makan lebih banyak susu biasanya memiliki tekanan darah yang lebih rendah,” kata Alexander.

Pada penelitian ini, peneliti memberikan peserta keju susu, pretzel atau keju kedelai pada 5 kesempatan terpisah selama 3 hari terpisah.

“Kami menemukan bahwa ketika subjek kami makan banyak natrium dalam keju, mereka memiliki fungsi pembuluh darah yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu juga aliran darah lebih baik dibandingkan dengan ketika mereka mengonsumsi natrium dari sumber non-dairy dalam jumlah yang sama, dalam hal ini pretzel dan kedelai keju.

Jadi, mulai dari sekarang, penderita tekanan darah tinggi tidak perlu lagi takun untuk mengonsumsi keju. Namun, harus diperhatikan juga aturan dan takarannya ya.

Haid Tidak teratur saat Remaja Bisa Picu Hipertensi

Kabar ini mungkin cukup mengejutkan bagi remaja, terutama bagi mereka yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Pasalnya, haid tidak teratur saat remaja bisa picu hipertensi atau tekanan darah tinggi pada usia beranjak 30 tahun.

haid-tidak-teratur-saat-remaja-bisa-picu-hipertensi

Peneliti dari Oxford University menyebutkan bahwa perempuan yang memulai siklus haid pada usia 13 tahun pasti akan mengalami gangguan jantung. Tanda-tandanya yaitu diawali dengan gejala darah tinggi atau hipertensi. Studi tersebut meneliti tren yang dihubungkan dengan faktor risiko seperti usia, indeks massa tubuh, merokok, konsumsi alkohol, penggunaan kontrol hormonal kelahiran, olahraga, dan status sosial ekonomi.

“Apa yang menyebabkan menstruasi tidak lancar adalah pengaruh hormonal. Pada remaja perempuan, alasannya yaitu karena pengaruh hormonal,” ujar Juru Bicara American Heart Association Donna K Arnett.

Artikel Terkait : Wanita dengan PMS Berisiko Alami Hipertensi

Pada saat penelitian, para ahli medis menganalisis data dari sekitar 1.3 juta perempuan di Inggris yang berusia antara 50 dan 64 tahun. Awalnya mereka diberi survei tentang sejarah medis, reproduksi dan kesehatan seksual. Kemudian, peneliti menggunakan data dari database national Health Service untuk menindaklanjuti informasi kesehatan peserta.

Informasi dari database termasuk rawat inap atau kematian akibat jantung, serebrovaskular dan darah tinggi. Dari semua responden, mereka mengaku sering mengalami menstruasi tidak teratur.

Khasiat Kopi Hijau untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ketenaran kopi hijau di kalangan masyarakat saat ini memang cukup diakui sebagai minuman penurun berat badan alami. Namun, siapa sangka jika kandungan asan klorogenat yang ada didalamnya juga mampu mengurangi tingkat tekanan darah dalam tubuh. Hal tersebut mungkin disebabkan karena senyawa ini dapat mempengaruhi pembuluh darah, sehingga tekanan darah bisa berkurang.

khasiat-kopi-hijau-untuk-menurunkan-tekanan-darah-tinggi

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 pada Journal Clinical and Experimental Hypertension, pasien yang diberikan ekstrak kopi hijau sebanyak 140 mg perhari menunjukkan penurunan tekanan darah selama penelitian.

Sementara itu, beberapa hasil studi telah menemukan khasiat asam klorogenat dalam ekstrak kopi hijau, yaitu untuk menurunkan tekanan darah tinggi dalam tubuh. Ekstrak kopi ini memang terbuat dari biji kopi yang belum dipanggang. Berbeda halnya dengan kopi biasa yang sbelumnya telah melalui proses pemanggangan. Maka, dalam beberapa studi telah menemukan hasil yang berbeda, yaitu bubuk kopi yang sudah dipanggang justru dapat memicu peningkatan tekanan darah jika kurang tepat dalam mengonsumsinya.

Perubahan yang berlawanan ini telah diduga karena terbentuknya senyawa yang disebut dengan Hydroxyhydroquinone. Dimana senyawa yang satu ini terbentuk selama proses pemanggangan kopi itu sendiri. Sehingga pada akhirnya senyawa tersebut dapat menghalangi efek yang menguntungkan dari asam klorogenat pada biji kopi untuk kesehatan tubuh, terlebih lagi dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Bahkan, pada awal penelitian juga disebutkan bahwa mengonsumsi ekstrak kopi hijau setiap  haris elama kurang lebih 12 minggu yang didalamnya terkandung asam klorogenat sekitar 50-140 mg, maka hasilnya dapat menurunkan tekanan darah tinggi yang dialami orang dewasa di Jepang. Dimaan untuk tekanan darah sistolik bisa berkurang hingga 10 mmHg. Selanjutnya untuk pasien tekanan darah diastolik bisa berkurang hingga 7 mmHg.

Baca Juga : Tips Mengatasi Tekanan Darah Tinggi saat Bangun Tidur

Maka dari itulah kopi hijau ini dapat dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Namun,Anda juga harus memperhatikan batas maksimal ketika mengonsumsinya. Jika berlebihan, maka bisa menimbulkan efek samping yang cukup berbahay bagi tubuh, seperti mudah pusing, mual, dan sebagainya. Untuk batas mengonsumsi kafein setiap harinya, yakni haruslah kurang dari 300 mg ( layaknya 2 sampai 3 cangkir kopi / hari ).

Tidak hanya itu, kopi hijau juga dijadikan sebagai bahan alami untuk menurunkan tekana darah tinggi karena didalamnya terkandung sejumlah fitokia alami berupa asam klorogenat yang cukup tinggi. Sehingga dapat memberikan efek positif bagi pembuluh darah, dan tekanan darah pada tubuh menjadi berkurang.

Tips Mengatasi Tekanan Darah Tinggi saat Bangun Tidur

Tekanan darah terkadang selalu berubah setiap harinya. Hal ini bisa disebabkan akibat makanan yang dikonsumsi, aktivitas fisik, dan stress emosional. Normalnya, tekanan darah akan meningkat ketika bangun tidur di pagi hari sesuai dengan ritme circardian tubuh. Ritme circardian merupakan siklus 24 jam yang mempengaruhi pola tidur atau bangun, serta rasa lapar.

Di pagi hari, tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin yang memberikan suntikan tenaga sekaligus meningkatkan tekanan darah dan umumnya terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00. Bagi sebagian orang, tekanan darah mereka terlalu tinggi di pagi hari, yang disebut dengan morning hypertension atau tekanan darah tinggi di pagi hari. Yaitu tekanan darah berada di atas 135/85 mmHg dalam 1-2 jam setelah bangun tidur.

tips-mengatasi-tekanan-darah-tinggi-saat-bangun-tidur

Yang memiliki risiko mengalami morning hypertension adalah mereka yang menderita hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 1 dan 2, perokok, peminum alkohol, kegemukan, dan mereka yang berusia diatas 65 tahun. Penderita hipertensi yang terkontrol juga 50% bisa mengalami morning hypertension.

Kondisi ini seringkali tidak terdeteksi karena tidak disadari oleh penderita. Selain itu, penderita juga biasanya berkonsultasi ke dokter setelah 2 jam dari bangun tidur, sehingga dokter tidak dapat mendeteksi adanya morning hypertension tersebut. Bagi Anda yang memiliki risiko terkena morning hypertension alangkah baiknya untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin setiap setelah bangung tidur hingga 2 jam setelahnya dengan jeda kurang lebih 30 menit.

Namun, bagi Anda yang memiliki risiko morning hypertension tidak perlu khawatir, karena disini Anda bisa mendapatkan tips mengatasi tekanan darah tinggi saat bangun tidur atau morning hypertension secara alami dan juga efektif.

Tips Mengatasi Tekanan Darah Tinggi saat Bangun Tidur Secara Alami

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tekanan darah tinggi saat bangun tidur. Namun, cara berikut ini merupakan cara yang diyakini sangat efektif dan juga aman. Pengobatan tekanan darah tinggi dengan QnC Jelly Gamat merupakan cara alami yang banyak dipilih untuk membantu menurunkan dan menormalkan kembali tekanan darah tinggi secara alami. Selain terbuat dari 100% bahan alami pilihan, QnC Jelly Gamat ini juga tidak mengandung campuran bahan kimia serta telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 sehingga kualitas dan mutunya terjamin.

Tips Mengatasi Tekanan Darah Tinggi saat Bangun Tidur

QnC Jelly Gamat memanfaatkan ekstraksi 100% gamat emas asli yang diambil dari perairan terbaik Indonesia yang menyimpan kandungan serta khasiat yang sangat luar biasa untuk kesehatan sebagai bahan utamanya.

Komposisi :

  • Ekstrak Teripang Emas
  • Sweetener Stevia
  • Air RO
  • Pengemulsi Nabati
  • Essen Natural
  • Ekstrak Buah dan Sayur

QnC Jelly Gamat ini diproduksi secara tradisional dan menggunakan bahan alami yang fresh dan memiliki kriteria pengolahan yang sesuai, sehingga keaslian serta khasiatnya tetap terjaga dengan baik. Didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung senyawa dan kandungan nutrisi lengkap yang dapat membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggis ecara efektif.

Selian dapat mengatasi hipertensi, QnC Jelly Gamat ini juga secara alami dapat mebantu mengatasi berbagai jenis penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta juga aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dai balita hingga lanjut usia, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Nah, kini saatnya Anda untuk beralih ke QnC Jelly Gamat sebagai solusi untuk mengatasi tekanan darah tinggi saat bangun tidur secara alami dan juga ampuh tanpa menimbulkan bahaya pada tubuh.

Dan bagi Anda yang berminat ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap daftar harga dan cara pemesanan.

Semoga lekas sembuh..

Turunkan Hipertensi Dengan Kebiasaan di Pagi Hari Ini

Tidak dipungkiri, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat hampir di seluruh dunia. Menurut American Heart Association diperkirakan 1 dari 4 pria antara usia 35 hingga 44 tahun memiliki tekanan darah tinggi.

Faktor genetik atau keturunan mungkin memiliki hubungan dengan tekanan darah tinggi, namun pola makan yang buruk juga dapat memengaruhi tekanan darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko dari penyakit stroke dan serangan jantung. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, maka tekanan darah tinggi bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

turunkan-hipertensi-dengan-kebiasaan-di-pagi-hari-ini

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi, ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari memperbaiki pola hidup hingga mengonsumsi obat darah tinggi yang diresepkan dokter. Namun, selain itu, ada 1 cara sederhana lain yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan melakukan kebiasaan di pagi hari ini Anda bisa menurunkan tekanan darah. Kebiasaan apakan itu ?

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2013 dari University of Minnesota menemukan bahwa orang yang selalu sarapan paling jarang menderita tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang sarapan. Untuk mewujudkan sarapan sehat, Anda membutuhkan beberapa beberapa bahan, seperti oatmeal gandum utuh, telur, blueberry, ketel, teh hijau, dan sebuah kursi dan meja yang menghadap ke jendela.

Langkah 1 : Sarapan sereal atau bubur gandum utuh dapat memberikan manfaat sehat beta glukan, jenis serat yang dapat menurunkan tekanan darah dengan lebih efektif jika dibandingkan dengan serat lain.

Langkah 2 : Goreng telur dengan sedikit minyak dan konsumsi dengan sereal atau bubur gandum tersebut. Dalam studi yang dilakukan oleh Tulane University pada tahun 2012, pria yang mengonsumsi paling banyak protein (sekitar 30% dari kalori harian mereka) memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein.

Langkah 3 : Konsumsi blueberry sebagai hidangan penutup. Studi yang dilakukan oleh Harvard University menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi setengah cangkir blueberry setiap minggunya memiliki tekanan darah
10% lebih rendah dari orang-orang yang jarang atau tidak mengonsumsi blueberry. Hal ini disebabkan karena blueberry mengandung zat anthocyanin yang bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Langkah 4 : Menggunakan ketel untuk menyeduh teh hijau. 5 atau 6 cangkir sehari mampu mengurangi tekanan darah sistolik sebesar 2 poin, menurut sebuah penelitian di Inggris. Penelitian menunjukkan bahwa FGCG, polifenol dalam teh dapat membantu memerangi tekanan darah tinggi dan peradangan.

Langkah 5 : Setelah itu, bersantailah sambil duduk dekat jendela. Dalam sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Investigtative Dermatology, orang yang terkena paparan sinar UVA pagi selama 20 menit dapat mengalami penurunan tekanan darah sebanyak 2 poin dibandingkan dengan kelompok orang yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari pagi. UVA dapat membantu sirkulasi oksida nitrat dalam darah yang bertugas mengatur tekanan darah dan menurunkan risiko stroke.

Kebaikan Konsumsi Rebung untuk Atasi Tekanan Darah Tinggi

Rebung atau tunas muda yang rumbuh dari tanaman bambu ternyata sangat nikmat jika diolah menjadi makanan pelengkap nasi. Rasanya yang gurih dan juga empuk membuat rebung ini banyak diburu oleh para pecinta sayuran.

Namun, tahukan Anda jika rebung ini juga memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh, salah satunya untuk mengatasi tekanan darah tinggi ?

kebaikan-konsumsi-rebung-untuk-atasi-tekanan-darah-tinggi

Walaupun tidak semua jenis rebung bisa dikonsumsi, namun makanan ini cukup ampuh dalam menunjang kesehatan jika bisa memperhatikan secara seksama. Berdasarkan apa yang telah ditunjukkan oleh Direktorat Gizi Depatemen Kesehatan RI pada tahun 1981 yang menjelaskan bahwa dalam 100 gram rebung terkandung nutrisi diantaranya seperti 13 mg kalsium, 0.5 mg zat besi, 59 mg fosfor, 27 kkal energi, 2.6 mg protein, 0.3 lemak, 5.2 g karbohidrat, 4 mg vitamin C, 0.15 mg vitamin B1, 20 SI Vitamin A, serta mengandung sejumlah mineral lain layaknya thiamin, niasin, riboflavin, dan beberapa serat kasar di dalamnya.

Dengan banyaknya kandungan nutrisi yang dimilikinya, maka tak heran jika rebung dapat membantu menyehatkan metabolisme tubuh dan mengatasi berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi.

Kebaikan Konsumsi Rebung untuk Atasi Tekanan Darah Tinggi

Bagi para penderita hipertensi, mengonsumsi rebung bambu sangat baik, karena tingginya kandungan kalium mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, juga berkhasiat untuk mengurangi depresi dan berbagai masalah mental lainnya.

Sedangkan, tingginya tingkat natrium dalam darah sering kali menjadi pemicu timbulnya tekanan darah menjadi lebih tinggi. Namun, jika tubuh memiliki asupan kalium dalam jumlah yang cukup, maka organ ginjal pun akan lebih mudah menyaring serta mengeluarkan jumlah natrium berlebih dalam darah. Alhasil, tekanan darah bisa diturunkan secara alami dan lebih efektif. Hendaknya Anda mencoba mengonsumsi makanan tinggi kalium seperti rebung agar nantinya tekanan darah dalam tubuh bisa diseimbangkan.

Itulah kebaikan konsumsi rebung untuk atasi tekanan darah tinggi yang bisa kita manfaatkan. Tidak hanya dengan mengonsumsi rebung, untuk bisa menormalkan dan mengontrol tekanan darah tinggi, alangkah baiknya penderita juga menjalankan pola hidup sehat dan juga menghindari penyebab naiknya tekanan darah.

Artikel Terkait : Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Konsumsi Tomat

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Konsumsi Tomat

Tomat mungkin termasuk salah satu jenis sayuran yang banyak ditemukan di Indonesia. Buah yang berwarna merah ini biasanya digunakan sebagai bahan makanan atau dijadikan sebagai jus segar. Namun, apakah Anda tahu bahwa terdapat tips menurunkan tekanan darah tinggi konsumsi tomat ?

Hal ini termuat dalam sebuah fakta baru yang cukup mengejutkan yang baru saja dirilis dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Ben Gurion yang menguji tomat sebagai penurun tekanan darah tinggi selama 16 minggu pada 31 orang. Dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi buah tomat secara rutin selama 16 minggu menunjukkan penurunan rata-rata 10 poin pada tekanan darah sistolik dan rata-rata 4 poin pada tekanan darah diastolik.

menurunkan-tekanan-darah-tinggi-dengan-konsumsi-tomat

Kemampuan tomat dalam menurunkan tekanan darah tinggi ini berkaitan dengan kandungan nutrisi yang tinggi dalam tomat. Tomat mengandung 0 gr kalori dan itu berarti sayur ini sangat baik untuk menjalani diet hipertensi.

Tomat juga telah lama dikenal sebagai sumber vitamin B3 yang telah digunakan sebagai penurun kolesterol yang sangat aman untuk dikonsumsi. Disamping itu, ahli nutrisi terkemuka juga mengakui bahwa tomat merupakan sumber antioksidan likopen yang menetralkan radikal bebas, sehingga Anda terlindung dari berbagai jenis kanker dan berbagai jenis penyakit berat.

Di sisi lain, tomat juga kaya akan kadnungan potasium yang baik bagi penderita tekanan darah tinggi yang berpotensi menyebabkan berbagai penyakit jantung. Kandungan vitamin B6 dan folatnya juga diperlukan oleh tubuh untuk bisa merubah bahan kimia yang berpotensi membahayakan, yaitu hemosistin. Terkait dengan tekanan darah tinggim hemosistin ini dapat merusak dinding pembuluh darah dan dikaitkan dengankenaikan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebelum mengonsumsinya, pilihlah tomat yang berwarna lebih merah agar bisa mendapatkan nutrisi yang maksimal. Selain itu, agar tekanan darah tinggi dapat diatasi secara optimal, mengkombinasikan tomat dan brokoli atau bayam sangat disarankan. Buah tomat juga termasuk larut dalam lemak, maka penggunaan minyak zaitu juga sangat disarankan untuk membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam tomat.

Itulah tips menurunkan tekanan darah tinggi dengan konsumsi tomat. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa membantu menjadi referensi dan rekomendasi terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga lekas sembuh.

Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

Hipertensi darurat atau disebut juga hipertensi emergensi ditandai dengan tekanan darah diastolik lebih dari 120 mmHg dengan disertai kerusakan berat dari organ sasaran yang disebabkan oleh satu atau lebih penyakit atau kondisi akut. Keterlambatan pengobatan akan menyebabkan timbulnya kematian. Tekanan darah harus diturunkan hingga batas tertentu dalam satu hingga beberapa jam. Untuk menghindari atai membatasi kerusakan organ target lebih lanjut, maka diperlukan penurunan tekanan darah sesegera mungkin.

Anda jangan terlalu panik ketika Anda sendiri atau salah satu keluarga, sahabat, atau rekan mengalami kondisi hipertensi darurat. Atasi segera kondisi tersebut dengan obat hipertensi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat herbal terbaik yang mampu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah tinggi secara alami serta dapat membantu mengurangi kerusakan organ yang disebabkan oleh hipertensi darurat.

Solusi Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

QnC Jelly Gamat menjadi salah satu solusi pengobatan hipertensi darurat yang efektif dengan herbal. Hal tersebut disebabkan karena QnC Jelly Gamat dibuat dari 100% bahan alami tanpa campuran bahan kimia dan diproduksi dengan cara tradisional, sehingga kealamian dan keasliannya tetap terjaga. Disamping itu, QnC Jelly Gamat ini memiliki kandungan senyawan dan nutrisi yang begitu lengkap dan baik untuk kesehatan serta pengobatan penyakit.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Ekstrak teripang emas yang terkandung didalam QnC Jelly Gamat ini dapat menurunkan tekanan darah secara efektif dan juga bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah.

Selain itu, masih banyak khasiat serta manfaat yang dimiliki oleh QnC Jelly Gamat untuk kesehatan secara menyeluruh.

QnC Jelly Gamat ini aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia serta ibu hamil dan menyusui. Pasalnya, QnC Jelly Gamat ini telah terdaftar di DEPKES P-IRT No.109321601291-1229 dan bersertifikat HALAL MUI. Jadi, kualitas dan keasliannya terjamin.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan hipertensi darurat yang efektif dengan herbal, silahkan KLIK DISINI untuk informasi cara pemesanan dan daftar harga lengkap.

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga lekas sembuh.

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat dan seolah jadi penyakit massal yang banyak di derita oleh manusia di seluruh dunia. Sayangnya, tidak semua penderita mendapatkan perawatan yang tepat. Sebenarnya, gangguan terhadap tekanan darah tinggi bisa dideteksi dengan mudah. Namun, sebagian penderita menolak melakukan pengobatan akibat takut terhadap berbagai komplikasi yang mungkin timbul sebagai efek samping mengonsumsi obat tekanan darah tinggi.

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Sama seperti obat-obatan yang lainnya, obat hipertensi juga memilik efek samping. Namun, efek samping ini tidak seharusnya membuat Anda bermasalah dengan darah tinggi, berhenti untuk melakukan perawatan atau mengurangi dosis yang dianjurkan.

Berikut ini beberapa efek samping yang kemungkinan bisa timbul akibat mengonsumsi obat tekanan darah tinggi :

Diuretik

obat ini bekerja dengan membuang kelebihan air garam dari dalam tubuh. Obat anti hipertensi diuretik ini mungkin bisa menimbulkan efek samping, seperti :

  • Banyak buang air besar, maksudnya yaitu bis amembuat Anda sering ke kamar kecil. Konsums obag in dipagi hari dan ketika Anda sedang tidak berada jauh dari kamar kecil.
  • Disfungsi ereksi pada beberapa pria
  • Nyeri yang intens dan tiba-tiba yang merupakan gejala rematik (jarang)
  • Obat ini juga mungkin menurunkan kadar potasium (kalium) dalam tubuh yang dapat mengakibatkan efek samping seperti rasa lelah, lemah, atau kram pada kaki. Namun, beberapa tips potassium-sparing diuretics tidak memiliki efek samping tersebut.

Beta-Blockers

Obat antihipertensi jenis ini bisa membuat detak jantung menjadi lebih lambat dan berkurang kekuatannya. Obat antihipertensi betablockers mungkin bisa menimbulkan efek samping, seperti gejala asma, rasa dingin pada tangan dan kaki, depresi, disfungsi ereksi, serta insomnia dan gangguan tidur.

Alpha-Blockers

Alpha-blockers dapat mengurangi implus saraf ke pembuluh darah dan memungkinkan darah untuk mengalir dengan lebih mudah. Efek samping dari obat jenis ini diantaranya seperti pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba di pagi hari, serta denyut jantung yang cepat.

Alpha-Beta-Blockers

Obat antihipertensi ini mengurangi implus saraf dan juga memperlambat detak jantung. Pasien dengan hipertensi berat serngkali mendapatkan obat ini melalui suntikan intravena (IV). Namun, dokter juga mungkin meresepkan obat ini bagi penderita congestive heart failure atau ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan oksigen dan nutrisi. Obat jenis ini mungkin bisa mengakibatkan penurunan darah ketika Anda pertama bangkit dari tempat tidur di pagi hari yang dapat menyebabkan pusing, kepala melayang seperpti mau pingsan atau rasa lemah.

Calcium Channel Blockers (CCB)

Obat jenis ini menjaga kalsium agar tidak memasuki otot jantung dan sel-sel pembuluh darah. Obat antihipertensi calsium channel clockers mungkin bisa menyebabkan efek samping seperti konstipasi/sembelit, pusing, sakit kepala, detak jantung yang sangat cepat atau berdebar-debar, dan pembengkakan pada pergelangan kaki.

Angiotensin II Receptor Blockers (ARB)

Obat hipertensi ini membentengi pembuluh darah dari hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Salah satu efek samping obat antihipertensi ARB yang paling umum terjadi yaitu rasa pusing.

Angiotensin Converting Enzyme (ACE) Inhibitors

Obat in bekerja dengan menghambat pembentukan hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Obat antihipertensi ACE inhibitor ini mungkin dapat menimbulkan efek samping seperti batuk kering yang tidak sembuh-sembuh dan juga ruam kulit dan hilangnya rasa pengecapan.

Renin Inhibitors

Obat jenis terbaru ini bekerja dengan cara menurunkan zat-zat kimia yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Obat ini dapat digunakan sebagai obat tunggal ataupun kombinasi dengan obat hipertensi jenis lainnya. Obat antihipertensi jenis ini kemungkinan dapat menimbulkan efek samping seperti batuk, diare atau sakit perut, rasa panas atau nyeri ulu hati, dan ruam kulit.

Central Agonists

Obat anti hipertensi tipe ini bekerja dengan cara mengendalikan impuls saraf. Obat anti hipertensi central agonists mungkin menyebabkan efek samping seperti anemia, konstipasi/sembelit, pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba dipagi hari, rasa kantuk, mulut kering, disfungsi ereksi, dan demam.

Vasodilators

Obat jenis ini bekerja dengan mengendurkan otot-otot pada dinding pembuluh darah, melebarkan pembuluh darah, dan memungkinkan aliran darah yang lebih baik. Efek samping dari obat ini diantaranya pertumbuhan rambut yang berlebih, retensi cairan, sakit kepala, detak jantung yang sangat cepat atau berdebar-debar, nyeri sendi, dan pembengkakan di sekitar mata.

Peripheral Adrenergic Inhibitors

Obat anti hipertensi tipe ini menghambat neurotransmitters di otak, sehingga sinyal untuk penyempitan pembuluh darah tidak sampai ke otot polos. Dibandingkan dengan obat anti hipertensi tipe lainnya, peripheral adrenergic inhibitors relatif jarang digunakan. Obat ini mungkin menyebabkan efek samping seperti diare, pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba dipagi hari, disfungsi ereksi, rasa panas atau nyeri ulu hati, dan hidung tersumbat.

Itulah informasi mengenai beberapa efek samping mengonsumsi obat tekanan darah tinggi yang perlu diketahui. Walaupun begitu, Anda tidak boleh menghentikan pengobatan secara sembarangan. Konsultasikan dengan dokter mengenai dampak yang Anda alami setelah mengonsumsi obat antihipertensi. Dengan begitu, kemungkinan dokter akan meresepkan obat lain yang sesuai dan cocok untuk Anda.

Baca Juga : Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Ternyata Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Manfaat teh hijau untuk kesehatan memang sudah tekenal luas di kalangan masyarakat. Kandungan antioksidannya yang tinggi dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Namun, perlu Anda ketahui, ternyata minuman tersebut mungkin tidak terlalu bermanfaat bagi beberapa pengobatan.

Sebuah studi asal Jepang menemukan bahwa teh hijau dapat menghambat efek dari obat tekanan darah tinggi atau hipertensi, khususnya nadolol. Nadolol merupakan jensi obat penurun tekanan darah tinggi yang di kenal sebagai beta blocker dan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan angina, nyeri dada yang berhubungan dengan penyakit jantung.

Ternyata Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Para peneliti menemukan, setelah seseorang mengonsumsi teh hijau membuat kemampuan nadolol untuk menurunkan tekanan darah tinggi menjadi turun secara signifikan. Studi lanjutan mengungkapkan bahwa teh hijau bisa menghalangi transportasi obat di saluran pencernaan manusia. Padahal, proses transportasi tersebut dibutuhkan agar obat bisa mencapai sel sasarannya.

Dalam petunjuk penggunaannya, sebenarnya sudah ada peringatan bahwa obat dapat berinteraksi dengan obat-obatan herbal sehingga dapat mengurangi efektivitasnya. Namun, teh hijau belum termasuk dalam daftar obat-obatan herbal yang ada diperingatannya.

Peneliti studi Sotiris Antoniou, juru bicara dar Royal Pharmaceutical Society dan konsultan farmakoloho di kedokteran kardiovaskular menyatakan bahwa temuan ini dapat memberikan referensi pada dokter yang akan meresepkan pengobatan hipertensi pada pasien.

Menurutnya, pemberi layanan kesehatan perlu bertanya terlebih dahulu pada pasien mengenai apa yang dikonsumsi oleh mereka, seperti buah grapefruit atau teh hijau. Hal ini harus dicatat di catatan klinis setiap pasien.

Diketahui ada makanan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat. Sebuah penelitian mengungkapkan jika grapefruit merupakan jenis jeruk yang dapat berinteraksi dengan obat. Konsumsi grapefruit bersamaan dengan obat akan meningkatkan efek obat berkali-kali lipat, sehingga menyebabkan overdosis.

Peneliti menunjukkan bahwa menurunnya tingkat nadolol pada pasien yang mengonsumsi teh hijau tidak bisa membangun hubungan sebab-akibat. Para peneliti mencatata bahwa diperlukan penelitian yang lebih besar untuk memahami bagaimana teh hijau dapat bereaksi dengan obat-obatan seperti nadolol.