Turunkan Hipertensi Dengan Kebiasaan di Pagi Hari Ini

Tidak dipungkiri, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat hampir di seluruh dunia. Menurut American Heart Association diperkirakan 1 dari 4 pria antara usia 35 hingga 44 tahun memiliki tekanan darah tinggi.

Faktor genetik atau keturunan mungkin memiliki hubungan dengan tekanan darah tinggi, namun pola makan yang buruk juga dapat memengaruhi tekanan darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko dari penyakit stroke dan serangan jantung. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, maka tekanan darah tinggi bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

turunkan-hipertensi-dengan-kebiasaan-di-pagi-hari-ini

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi, ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari memperbaiki pola hidup hingga mengonsumsi obat darah tinggi yang diresepkan dokter. Namun, selain itu, ada 1 cara sederhana lain yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan melakukan kebiasaan di pagi hari ini Anda bisa menurunkan tekanan darah. Kebiasaan apakan itu ?

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2013 dari University of Minnesota menemukan bahwa orang yang selalu sarapan paling jarang menderita tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang sarapan. Untuk mewujudkan sarapan sehat, Anda membutuhkan beberapa beberapa bahan, seperti oatmeal gandum utuh, telur, blueberry, ketel, teh hijau, dan sebuah kursi dan meja yang menghadap ke jendela.

Langkah 1 : Sarapan sereal atau bubur gandum utuh dapat memberikan manfaat sehat beta glukan, jenis serat yang dapat menurunkan tekanan darah dengan lebih efektif jika dibandingkan dengan serat lain.

Langkah 2 : Goreng telur dengan sedikit minyak dan konsumsi dengan sereal atau bubur gandum tersebut. Dalam studi yang dilakukan oleh Tulane University pada tahun 2012, pria yang mengonsumsi paling banyak protein (sekitar 30% dari kalori harian mereka) memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein.

Langkah 3 : Konsumsi blueberry sebagai hidangan penutup. Studi yang dilakukan oleh Harvard University menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi setengah cangkir blueberry setiap minggunya memiliki tekanan darah
10% lebih rendah dari orang-orang yang jarang atau tidak mengonsumsi blueberry. Hal ini disebabkan karena blueberry mengandung zat anthocyanin yang bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Langkah 4 : Menggunakan ketel untuk menyeduh teh hijau. 5 atau 6 cangkir sehari mampu mengurangi tekanan darah sistolik sebesar 2 poin, menurut sebuah penelitian di Inggris. Penelitian menunjukkan bahwa FGCG, polifenol dalam teh dapat membantu memerangi tekanan darah tinggi dan peradangan.

Langkah 5 : Setelah itu, bersantailah sambil duduk dekat jendela. Dalam sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Investigtative Dermatology, orang yang terkena paparan sinar UVA pagi selama 20 menit dapat mengalami penurunan tekanan darah sebanyak 2 poin dibandingkan dengan kelompok orang yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari pagi. UVA dapat membantu sirkulasi oksida nitrat dalam darah yang bertugas mengatur tekanan darah dan menurunkan risiko stroke.

Kebaikan Konsumsi Rebung untuk Atasi Tekanan Darah Tinggi

Rebung atau tunas muda yang rumbuh dari tanaman bambu ternyata sangat nikmat jika diolah menjadi makanan pelengkap nasi. Rasanya yang gurih dan juga empuk membuat rebung ini banyak diburu oleh para pecinta sayuran.

Namun, tahukan Anda jika rebung ini juga memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh, salah satunya untuk mengatasi tekanan darah tinggi ?

kebaikan-konsumsi-rebung-untuk-atasi-tekanan-darah-tinggi

Walaupun tidak semua jenis rebung bisa dikonsumsi, namun makanan ini cukup ampuh dalam menunjang kesehatan jika bisa memperhatikan secara seksama. Berdasarkan apa yang telah ditunjukkan oleh Direktorat Gizi Depatemen Kesehatan RI pada tahun 1981 yang menjelaskan bahwa dalam 100 gram rebung terkandung nutrisi diantaranya seperti 13 mg kalsium, 0.5 mg zat besi, 59 mg fosfor, 27 kkal energi, 2.6 mg protein, 0.3 lemak, 5.2 g karbohidrat, 4 mg vitamin C, 0.15 mg vitamin B1, 20 SI Vitamin A, serta mengandung sejumlah mineral lain layaknya thiamin, niasin, riboflavin, dan beberapa serat kasar di dalamnya.

Dengan banyaknya kandungan nutrisi yang dimilikinya, maka tak heran jika rebung dapat membantu menyehatkan metabolisme tubuh dan mengatasi berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi.

Kebaikan Konsumsi Rebung untuk Atasi Tekanan Darah Tinggi

Bagi para penderita hipertensi, mengonsumsi rebung bambu sangat baik, karena tingginya kandungan kalium mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, juga berkhasiat untuk mengurangi depresi dan berbagai masalah mental lainnya.

Sedangkan, tingginya tingkat natrium dalam darah sering kali menjadi pemicu timbulnya tekanan darah menjadi lebih tinggi. Namun, jika tubuh memiliki asupan kalium dalam jumlah yang cukup, maka organ ginjal pun akan lebih mudah menyaring serta mengeluarkan jumlah natrium berlebih dalam darah. Alhasil, tekanan darah bisa diturunkan secara alami dan lebih efektif. Hendaknya Anda mencoba mengonsumsi makanan tinggi kalium seperti rebung agar nantinya tekanan darah dalam tubuh bisa diseimbangkan.

Itulah kebaikan konsumsi rebung untuk atasi tekanan darah tinggi yang bisa kita manfaatkan. Tidak hanya dengan mengonsumsi rebung, untuk bisa menormalkan dan mengontrol tekanan darah tinggi, alangkah baiknya penderita juga menjalankan pola hidup sehat dan juga menghindari penyebab naiknya tekanan darah.

Artikel Terkait : Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Konsumsi Tomat

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Konsumsi Tomat

Tomat mungkin termasuk salah satu jenis sayuran yang banyak ditemukan di Indonesia. Buah yang berwarna merah ini biasanya digunakan sebagai bahan makanan atau dijadikan sebagai jus segar. Namun, apakah Anda tahu bahwa terdapat tips menurunkan tekanan darah tinggi konsumsi tomat ?

Hal ini termuat dalam sebuah fakta baru yang cukup mengejutkan yang baru saja dirilis dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Ben Gurion yang menguji tomat sebagai penurun tekanan darah tinggi selama 16 minggu pada 31 orang. Dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi buah tomat secara rutin selama 16 minggu menunjukkan penurunan rata-rata 10 poin pada tekanan darah sistolik dan rata-rata 4 poin pada tekanan darah diastolik.

menurunkan-tekanan-darah-tinggi-dengan-konsumsi-tomat

Kemampuan tomat dalam menurunkan tekanan darah tinggi ini berkaitan dengan kandungan nutrisi yang tinggi dalam tomat. Tomat mengandung 0 gr kalori dan itu berarti sayur ini sangat baik untuk menjalani diet hipertensi.

Tomat juga telah lama dikenal sebagai sumber vitamin B3 yang telah digunakan sebagai penurun kolesterol yang sangat aman untuk dikonsumsi. Disamping itu, ahli nutrisi terkemuka juga mengakui bahwa tomat merupakan sumber antioksidan likopen yang menetralkan radikal bebas, sehingga Anda terlindung dari berbagai jenis kanker dan berbagai jenis penyakit berat.

Di sisi lain, tomat juga kaya akan kadnungan potasium yang baik bagi penderita tekanan darah tinggi yang berpotensi menyebabkan berbagai penyakit jantung. Kandungan vitamin B6 dan folatnya juga diperlukan oleh tubuh untuk bisa merubah bahan kimia yang berpotensi membahayakan, yaitu hemosistin. Terkait dengan tekanan darah tinggim hemosistin ini dapat merusak dinding pembuluh darah dan dikaitkan dengankenaikan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebelum mengonsumsinya, pilihlah tomat yang berwarna lebih merah agar bisa mendapatkan nutrisi yang maksimal. Selain itu, agar tekanan darah tinggi dapat diatasi secara optimal, mengkombinasikan tomat dan brokoli atau bayam sangat disarankan. Buah tomat juga termasuk larut dalam lemak, maka penggunaan minyak zaitu juga sangat disarankan untuk membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam tomat.

Itulah tips menurunkan tekanan darah tinggi dengan konsumsi tomat. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa membantu menjadi referensi dan rekomendasi terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga lekas sembuh.

Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

Hipertensi darurat atau disebut juga hipertensi emergensi ditandai dengan tekanan darah diastolik lebih dari 120 mmHg dengan disertai kerusakan berat dari organ sasaran yang disebabkan oleh satu atau lebih penyakit atau kondisi akut. Keterlambatan pengobatan akan menyebabkan timbulnya kematian. Tekanan darah harus diturunkan hingga batas tertentu dalam satu hingga beberapa jam. Untuk menghindari atai membatasi kerusakan organ target lebih lanjut, maka diperlukan penurunan tekanan darah sesegera mungkin.

Anda jangan terlalu panik ketika Anda sendiri atau salah satu keluarga, sahabat, atau rekan mengalami kondisi hipertensi darurat. Atasi segera kondisi tersebut dengan obat hipertensi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat herbal terbaik yang mampu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah tinggi secara alami serta dapat membantu mengurangi kerusakan organ yang disebabkan oleh hipertensi darurat.

Solusi Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

Pengobatan Hipertensi Darurat yang Efektif Dengan Herbal

QnC Jelly Gamat menjadi salah satu solusi pengobatan hipertensi darurat yang efektif dengan herbal. Hal tersebut disebabkan karena QnC Jelly Gamat dibuat dari 100% bahan alami tanpa campuran bahan kimia dan diproduksi dengan cara tradisional, sehingga kealamian dan keasliannya tetap terjaga. Disamping itu, QnC Jelly Gamat ini memiliki kandungan senyawan dan nutrisi yang begitu lengkap dan baik untuk kesehatan serta pengobatan penyakit.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Ekstrak teripang emas yang terkandung didalam QnC Jelly Gamat ini dapat menurunkan tekanan darah secara efektif dan juga bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah.

Selain itu, masih banyak khasiat serta manfaat yang dimiliki oleh QnC Jelly Gamat untuk kesehatan secara menyeluruh.

QnC Jelly Gamat ini aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia serta ibu hamil dan menyusui. Pasalnya, QnC Jelly Gamat ini telah terdaftar di DEPKES P-IRT No.109321601291-1229 dan bersertifikat HALAL MUI. Jadi, kualitas dan keasliannya terjamin.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan hipertensi darurat yang efektif dengan herbal, silahkan KLIK DISINI untuk informasi cara pemesanan dan daftar harga lengkap.

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga lekas sembuh.

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat dan seolah jadi penyakit massal yang banyak di derita oleh manusia di seluruh dunia. Sayangnya, tidak semua penderita mendapatkan perawatan yang tepat. Sebenarnya, gangguan terhadap tekanan darah tinggi bisa dideteksi dengan mudah. Namun, sebagian penderita menolak melakukan pengobatan akibat takut terhadap berbagai komplikasi yang mungkin timbul sebagai efek samping mengonsumsi obat tekanan darah tinggi.

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Efek Samping Mengonsumsi Obat Tekanan Darah Tinggi

Sama seperti obat-obatan yang lainnya, obat hipertensi juga memilik efek samping. Namun, efek samping ini tidak seharusnya membuat Anda bermasalah dengan darah tinggi, berhenti untuk melakukan perawatan atau mengurangi dosis yang dianjurkan.

Berikut ini beberapa efek samping yang kemungkinan bisa timbul akibat mengonsumsi obat tekanan darah tinggi :

Diuretik

obat ini bekerja dengan membuang kelebihan air garam dari dalam tubuh. Obat anti hipertensi diuretik ini mungkin bisa menimbulkan efek samping, seperti :

  • Banyak buang air besar, maksudnya yaitu bis amembuat Anda sering ke kamar kecil. Konsums obag in dipagi hari dan ketika Anda sedang tidak berada jauh dari kamar kecil.
  • Disfungsi ereksi pada beberapa pria
  • Nyeri yang intens dan tiba-tiba yang merupakan gejala rematik (jarang)
  • Obat ini juga mungkin menurunkan kadar potasium (kalium) dalam tubuh yang dapat mengakibatkan efek samping seperti rasa lelah, lemah, atau kram pada kaki. Namun, beberapa tips potassium-sparing diuretics tidak memiliki efek samping tersebut.

Beta-Blockers

Obat antihipertensi jenis ini bisa membuat detak jantung menjadi lebih lambat dan berkurang kekuatannya. Obat antihipertensi betablockers mungkin bisa menimbulkan efek samping, seperti gejala asma, rasa dingin pada tangan dan kaki, depresi, disfungsi ereksi, serta insomnia dan gangguan tidur.

Alpha-Blockers

Alpha-blockers dapat mengurangi implus saraf ke pembuluh darah dan memungkinkan darah untuk mengalir dengan lebih mudah. Efek samping dari obat jenis ini diantaranya seperti pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba di pagi hari, serta denyut jantung yang cepat.

Alpha-Beta-Blockers

Obat antihipertensi ini mengurangi implus saraf dan juga memperlambat detak jantung. Pasien dengan hipertensi berat serngkali mendapatkan obat ini melalui suntikan intravena (IV). Namun, dokter juga mungkin meresepkan obat ini bagi penderita congestive heart failure atau ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan oksigen dan nutrisi. Obat jenis ini mungkin bisa mengakibatkan penurunan darah ketika Anda pertama bangkit dari tempat tidur di pagi hari yang dapat menyebabkan pusing, kepala melayang seperpti mau pingsan atau rasa lemah.

Calcium Channel Blockers (CCB)

Obat jenis ini menjaga kalsium agar tidak memasuki otot jantung dan sel-sel pembuluh darah. Obat antihipertensi calsium channel clockers mungkin bisa menyebabkan efek samping seperti konstipasi/sembelit, pusing, sakit kepala, detak jantung yang sangat cepat atau berdebar-debar, dan pembengkakan pada pergelangan kaki.

Angiotensin II Receptor Blockers (ARB)

Obat hipertensi ini membentengi pembuluh darah dari hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Salah satu efek samping obat antihipertensi ARB yang paling umum terjadi yaitu rasa pusing.

Angiotensin Converting Enzyme (ACE) Inhibitors

Obat in bekerja dengan menghambat pembentukan hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Obat antihipertensi ACE inhibitor ini mungkin dapat menimbulkan efek samping seperti batuk kering yang tidak sembuh-sembuh dan juga ruam kulit dan hilangnya rasa pengecapan.

Renin Inhibitors

Obat jenis terbaru ini bekerja dengan cara menurunkan zat-zat kimia yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Obat ini dapat digunakan sebagai obat tunggal ataupun kombinasi dengan obat hipertensi jenis lainnya. Obat antihipertensi jenis ini kemungkinan dapat menimbulkan efek samping seperti batuk, diare atau sakit perut, rasa panas atau nyeri ulu hati, dan ruam kulit.

Central Agonists

Obat anti hipertensi tipe ini bekerja dengan cara mengendalikan impuls saraf. Obat anti hipertensi central agonists mungkin menyebabkan efek samping seperti anemia, konstipasi/sembelit, pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba dipagi hari, rasa kantuk, mulut kering, disfungsi ereksi, dan demam.

Vasodilators

Obat jenis ini bekerja dengan mengendurkan otot-otot pada dinding pembuluh darah, melebarkan pembuluh darah, dan memungkinkan aliran darah yang lebih baik. Efek samping dari obat ini diantaranya pertumbuhan rambut yang berlebih, retensi cairan, sakit kepala, detak jantung yang sangat cepat atau berdebar-debar, nyeri sendi, dan pembengkakan di sekitar mata.

Peripheral Adrenergic Inhibitors

Obat anti hipertensi tipe ini menghambat neurotransmitters di otak, sehingga sinyal untuk penyempitan pembuluh darah tidak sampai ke otot polos. Dibandingkan dengan obat anti hipertensi tipe lainnya, peripheral adrenergic inhibitors relatif jarang digunakan. Obat ini mungkin menyebabkan efek samping seperti diare, pusing, kepala melayang (seperti mau pingsan) atau rasa lemah ketika bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba dipagi hari, disfungsi ereksi, rasa panas atau nyeri ulu hati, dan hidung tersumbat.

Itulah informasi mengenai beberapa efek samping mengonsumsi obat tekanan darah tinggi yang perlu diketahui. Walaupun begitu, Anda tidak boleh menghentikan pengobatan secara sembarangan. Konsultasikan dengan dokter mengenai dampak yang Anda alami setelah mengonsumsi obat antihipertensi. Dengan begitu, kemungkinan dokter akan meresepkan obat lain yang sesuai dan cocok untuk Anda.

Baca Juga : Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Ternyata Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Manfaat teh hijau untuk kesehatan memang sudah tekenal luas di kalangan masyarakat. Kandungan antioksidannya yang tinggi dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Namun, perlu Anda ketahui, ternyata minuman tersebut mungkin tidak terlalu bermanfaat bagi beberapa pengobatan.

Sebuah studi asal Jepang menemukan bahwa teh hijau dapat menghambat efek dari obat tekanan darah tinggi atau hipertensi, khususnya nadolol. Nadolol merupakan jensi obat penurun tekanan darah tinggi yang di kenal sebagai beta blocker dan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan angina, nyeri dada yang berhubungan dengan penyakit jantung.

Ternyata Teh Hijau Bisa Hambat Penyerapan Obat Hipertensi

Para peneliti menemukan, setelah seseorang mengonsumsi teh hijau membuat kemampuan nadolol untuk menurunkan tekanan darah tinggi menjadi turun secara signifikan. Studi lanjutan mengungkapkan bahwa teh hijau bisa menghalangi transportasi obat di saluran pencernaan manusia. Padahal, proses transportasi tersebut dibutuhkan agar obat bisa mencapai sel sasarannya.

Dalam petunjuk penggunaannya, sebenarnya sudah ada peringatan bahwa obat dapat berinteraksi dengan obat-obatan herbal sehingga dapat mengurangi efektivitasnya. Namun, teh hijau belum termasuk dalam daftar obat-obatan herbal yang ada diperingatannya.

Peneliti studi Sotiris Antoniou, juru bicara dar Royal Pharmaceutical Society dan konsultan farmakoloho di kedokteran kardiovaskular menyatakan bahwa temuan ini dapat memberikan referensi pada dokter yang akan meresepkan pengobatan hipertensi pada pasien.

Menurutnya, pemberi layanan kesehatan perlu bertanya terlebih dahulu pada pasien mengenai apa yang dikonsumsi oleh mereka, seperti buah grapefruit atau teh hijau. Hal ini harus dicatat di catatan klinis setiap pasien.

Diketahui ada makanan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat. Sebuah penelitian mengungkapkan jika grapefruit merupakan jenis jeruk yang dapat berinteraksi dengan obat. Konsumsi grapefruit bersamaan dengan obat akan meningkatkan efek obat berkali-kali lipat, sehingga menyebabkan overdosis.

Peneliti menunjukkan bahwa menurunnya tingkat nadolol pada pasien yang mengonsumsi teh hijau tidak bisa membangun hubungan sebab-akibat. Para peneliti mencatata bahwa diperlukan penelitian yang lebih besar untuk memahami bagaimana teh hijau dapat bereaksi dengan obat-obatan seperti nadolol.

Dampak Kebanyakan Nonton TV Sebabkan Anak Hipertensi

Obat Hipertensi,- Menonton acara televisi favorit memang bisa membuat siapapun menjadi betah untuk terus berlama-lama menatap layar televisi, termasuk anak-anak. Film kartun, acara anak, dan lain-lain memang sering membuat anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk menonton televisi dibandingkan dengan pergi keluar untuk bermain dengan teman-temannya.

Dampak Kebanyakan Nonton TV Sebabkan Anak Hipertensi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan waktu lebih dari 2 jam untuk menonton televisi atau bahkan bermain game didepan komputer, memiliki 30% lebih besar berpotensi terkena tekanan darah tinggi.

Seorang peneliti dari Universuty of Sao Paulo, Brazil, menyatakan bahwa jika seseoang tidak melakukan aktivitas fisik kurang dari 1 jam dalam sehari, maka hal ini bisa mengakibatkan seseorang memiliki risiko 50% lebih rentan terhadap risiko kesehatan.

Studi ini dilakukan terhadap 5.221 anak yang berasal dari 8 negara Eropa selama 2 tahun. Pimpinan studi dari University of Sao Paulo, Brasil, Dr. Augusto Cesar de Moraes, mengatakan bahwa studi ini menujukkan kasus hipertensi baru dan hubungan antara aktvitas fisik serta perilaku sedentari dengan risiko hipertensi pada anak-anak Eropa.

Disebutkan para ahli, hipertensi menjadi faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular di kemudian hari, juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik. Risiko tersebut bisa terjadi mengingat lebih banyak waktu yang dihabiskan anak-aank untuk menonton televisi atau bermain games, maka akan semakin sedikit waktu mereka untuk beraktivitas secara fisik.

Baca Juga : Obat Tekanan Darah Tinggi Keturunan

Hasil penelitian yang dipublikasikandalam Journal of Cardiology ini kiat menguakan rekomendasi dari para ahli mengenai pembatasan menonton tidak lebih dari 2 jam sehari bagi anak-anak. Sebelumnya, waktu menonton televisi yang lebih dari 2 jam sehari dihubungkan dengan kegemukan, tidur tidak teratur, hingga masalah terhadap performa akademik.

Jadi, mulai saat ini para orangtua harus ikut berperan dalam membatasi kegiatan anak didepan televisi ataupun layar komputer. Untuk menyiasatinya, orangtua bisa membawa anak pergi ke luar untuk bermain bersama teman sebayanya atau hanya untuk berjalan-jalan di sekitar komplek perumahan agar si kecil bisa terhindari dari risko hipertensi. Selain itu, juga dampingi anak ketika menonton televisi untuk menghindari si kecil agar tidak menonton acara yang tidak sesuai dengan usianya.

Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung Dengan Nasi Merah

Menjaga kesehatan tubuh bisa dimulai dengan mengubah dan menjalankan pola hidup sehat. Memulai pola hidup sehat bisa dilakukan dengan mengatur pola makan sehat dan membiasakan diri untuk mengonsumsi nasi merah. Mengapa harus mengonsumsi nasi merah ? Karena nasi merah memiliki kandungan nutrisi yang penting dan bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Cegah Hipertensi dan Penyakit Jantung Dengan Nasi Merah

Salah satu manfaat yang bisa kita dapatkan dari nasi merah yang itu mampu mencegah hipertensi. Tapi, selain itu, nasi merah juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, diantaranya :

  • Mengendalikan Tekanan Darah

Nasi merah sangat baik dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal tersebut disebabkan karena beras merah mengandung natrium rendah, sehingga membantu penderita hipertensi untuk mengontrol dan mengendalikan tekanan darah tinggi.

  • Baik untuk Kesehatan Jantung

Beras merah juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya baik untuk kesehatan usus dan jantung.

  • Menurunkan Kolesterol

Tidak ada menganggap bahwa beras merah mengandung kolesterol, karena tidak mengandung lemak berbahaya. Bahkan,  beras merah memiliki kandungan lemak yang rendah dan bebas kolesterol, sehingga bisa membantu mencegah obesitas dan mengontrol berat badan.

  • Melindungi dan Melawan Kanker

Jika Anda kurang atau tidak menyukai nasi putih sebagai sumber karbohidrat, maka Anda bisa mencoba menggantinya dengan nasi merah. Beras merah juga penuh serat larut yang berperan sebagai pelindung dan mencegah pertumbuhan sl kanker.

Itulah informasi mengenai cegah hipertensi dan penyakit jantung dengan nasi merah. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat.

Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Keturunan yang Ampuh

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu penyakit yang bisa timbul karena adanya riwayat dari keluarga yang juga menderita hipertensi atau karena faktor genetik (keturunan). Untuk mengatasi atau menjaga agar tekanan darah tetap normal, maka kami merekomendasikan Anda obat alami tekanan darah tinggi keturunan yang ampuh QnC Jelly Gamat. Terbuat dari bahan alami pilihan terbaik dan juga telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229, sehingga menjadikan QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal pilihan terbaik keluarga Indonesia.

Nikmati keamanan dan kenyamanan berbelanja di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta pelayanan terbaik yang mudah dan cepat. Garansi uang kembali 100% tanpa tambahan biaya apapun.

*syarat dan ketentuan berlaku

Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Keturunan yang Ampuh QnC Jelly Gamat

Obat Tekanan Darah Tinggi Keturunan yang Ampuh

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal yang dibuat dari 100% bahan alami pilihan terbaik dengan kandungan serta khasiat yang lengkap dan baik untuk kesehatan dan pengobatan penyakit.

Komposisi :

  • Tripang Emas Asli
  • Buah & sayur
  • Sweetener Stevia
  • Pengemulsi nabati
  • Air RO
  • Essen Natural

Ekstrak teripang emas yang merupakan bahan utama dari QnC Jelly Gamat ini diambil dari perairan terbaik Indonesia dan telah memiliki standar olah untuk pengobatan, yaitu sehar, besar, dengan warna hasil ekstraksi yang sama. Selain itu, teripang yangdigunakan bukanteripang kering, sehingga tidak perlu melalui tahapan ekstraksi dan penyaringan berulang yang justru dapat mengurangi kualitas bahan.

Baca Juga : Obat Darah Tinggi yang Aman untuk Lambung

Untuk kandungan serta khasiatnya sendiri tidak perlu diragukan lagi. Karena telah banyak penelitian yang dilakukan diberbagai negara untuk membuktikan kandungan serta khasiat dari teripang emas untuk kesehatan dan pengobatan penyakit, termasuk salah satunya untuk menurunkan tekanan darah dan melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Kandungan nutrisi lengkap yang ada didalam obat darah tinggi QnC Jelly Gamat juga mampu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan baik dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia dan juga ibu hamil serta menyusui.

Jadi, kini Anda tidak perlu ragu dan khawatir lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi obat alami tekanan darah tinggi keturunan yang ampuh.

Jika Anda ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda melalui SMS atau BBM dengan mengirimkan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Format pemesanan NEGG harus dicantumkan dalam setiap SMS pesanan Anda.

Silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

Konsumsi Alkohol Berlebihan Berisiko Terkena Hipertensi

www.obathipertensi.info,- Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang sedang bisa membuat jantung sehat. Namun, jika konsumsi alkohol yang berlebihan justru bisa menimbulkan risiko pada kesehatan, termasuk berpengaruh pada tekanan darah.

Mungkin Anda pernah melihat wajah seseorang yang memerah ketika setelah mengonsumsi alkohol yang berlebihan. Menurut sebuah penelitian, wajah yang memerah setelah mengonsumsi alkohol tersebut memang mungkin bisa jadi pertanda peringatan adanya pengembangan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Konsumsi Alkohol Berlebihan Berisiko Terkena Hipertensi

Mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan merupakan faktor risiko yang diketahui bisa mengembangkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dan sebuah temuan baru tersebut menunjukkan bahwa orang dengan reaksi wajah memerah memiliki risiko lebih tinggi bahkan ketika mengonsumsi minuman beralkohol lebih sedikit jika dibandingkan dengan mereka yang wajahnya tidak memerah setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Kemerahan pada wajah setelah mengonsumsi minuman beralkohol selalu dianggap sebagai gejala sensitivitas alkohol tinggi atau bahkan toleransi terhadap alkohol, kecuali jika penderita menggunakan obat khusus yang dapat menyebabkan wajah menjadi memerah.

Para peneliti melihat risiko hipertensi pada 1.763 pria Korea, termasuk 527 pria yang wajahnya memerah setelah mengonsumsi minuman keras, 948 yang tidak memerah setelah mengonsumsi dan 288 yang tidak minum. Peneliti menemukan bahwa mereka yang wajahnya memerah setelah mengonsumsi alkohol lebih dari 4 kali dalam seminggu memiliki risiko 2 kali lipat mengalami tekanan darah tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang tidak minum.

Namun, sebaliknya, pada mereka yang telah mengonsumsi alkohol namun wajahnya tidak memerah, hanya akan mengalami peningkatan risiko hipertensi jika mereka mengonsumsi lebih dari 8 kali mengonsumsi alkohol dalam seminggu.

Baca Juga : Obat Alternatif Tekanan Darah Tinggi

Catatan peneliti yang dipublikasikan dalam Journal Alcoholism : Clinical & Experimental Research menegaskan bahwa peminum alkohol yang wajahnya memerah lebih mungkin untuk mengembangkan hipertensi pada tingkat yang lebih rendah daripada peminum yang wajahnya tidak memerah. Hubungan antara wajah memerah dan hipertensi tetap timbul bahkan setelah para peneliti menyesuaikan dengan usia, indeks massa tubuh, olahraga, dan status merokok.

Tidak jelas bagaimana wajah memerah bisa meningkatkan risiko untuk mengembangkan hipertensi yang berhubungan dnegan alkohol, namun penumpukan asetaldehida sebagai faktor penyebabnya. Ada kemungkinan bahwa asetaldehida melebarkan pembuluh darah di kulit dan pinggiran tubuh yang akan mengurangi aliran darah ke organ-organ pusat. Bisa jadi tubuh mencoba untuk menebus rendahnya aliran darah ke pusat dengan mensekresi hormon yang meningkatkan tekanan darah.

Dokter harus mempertimbangkan respon pasien terhadap alkohol ketika mengevaluasi risiko hipertensi. Para peneliti juga menyebutkan bahwa mereka merekomendasikan orang yangmengalami wajah memerah setelah mengonsumsi alkohol untuk membatasikonsumsi alkohol untuk memecah perkembangan hipertensi.