Kebaikan Air Kelapa Muda untuk Turunkan Tekanan Darah

Kebaikan Air Kelapa Muda untuk Turunkan Tekanan Darah,- Siapa yang tidak menyukai air kelapa muda. Efeknya yang menyegarkan menjadikan minuman yang satu ini termasuk salah satu minuman yang difavoritkan oleh banyak orang. Efek menyegarkan yang didapatkan dari air kelapa ini disebabkan karena air kelapa mengandung elektrolit alami yang sangat baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Selain itu, air kelapa terdiri dari air (94%) dan rendah kalori. Air kelapa juga merupakan sumber vitamin B, potasium, enzim, dan asam amino serta memiliki efek antioksidan dalam tubuh.

Namun, apakah Anda tahu bahwa ternyata air kelapa muda ini juga memiliki manfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah ?

Meskipun penelitian ilmiah mengenai kebaikan air kelapa muda untuk turunkan tekanan darah masih terbatas, namun salah satunya menyebutkan bahwa tekanan darah pasien hipertensi yang rutin mengonsumsi air kelapa turun hingga 71%.

Dibandingkan dengan minuman isotonik atau energy drink, air kelapa lebih kaya akan kandungan kalsium daripada sodium. Seperti diketahui, sodium harus dibatasi karena dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Kandungan kalium dalam air kelapa yang cukup tinggi bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Dalam satu gelas air kelapa terkandung sekitar 600 mg kalium. Jumlah ini tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kandungan kalium yang ada pada sayuran dan minuman lainnya.

Mineral kalisum baik untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan melancarkan pembuluh darah. Mineral kalium juga memiliki peranan penting dalam menurunkan tekanan darah. Kalim membantu menyeimbangkan kadar natrium darah dan membantu agar fungsi-fungsi dalam tubuh dapat berjalan dengan baik.

Karena khasiatnya inilah, maka penderita penyakit tekanan darah tinggi bisa mencoba untuk sering mengonsumsi air kelapa sebagai alternatif obat darah tinggi untuk menurunkan tekanan darahnya. Walaupun begitu, air kelapa ini harus dikonsumsi secara wajar dan penggunaannya untuk menurunkan tekanan darah tentu tidak boleh sembarangan.

Jika air kelapa muda dikonsumsi dengan takaran yang wajar, maka ini tidak akan menimbulkan efek samping. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat menimbulkan efek samping yang harus diwaspadai, seperti membahayakan ginjal, terutama bagi mereka yang kondisi kesehatan ginjalnya kurang baik.

Mengonsumsi air kelapa secara berlebihan juga dapat menimbulkan hiperkalemia, yaitu kelebihan kalium dalam darah. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa air kelapa kaya akan kadnungan kalium, maka mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan tentu dapat menimbulkan terjadinya penumpukan kadar kalium dalam darah. Hiperkalemia dapat memengaruhi kadar cairan dan elektrolit dalam tubuh. Jika mengalami kondisi hiperkalemia, maka Anda harus mendapatkan penanganan medis khusus karena bisa membahayakn ginjal, mengganggu ritme jantung, bahkan menyebabkan kematian.

Obat Alami Hipertensi Paru Terbaik Aman untuk Semua Usia

Obat Alami Hipertensi Paru Terbaik Aman untuk Semua Usia,- Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perihal penyakit hipertensi paru. Berbeda dengan penyakit hipertensi pada umumnya, hipertensi paru ini terjadi karena saluran arteri pulmonal yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit atau menebal. Akibatnya, jantung kanan harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah menuju paru-paru.

Meskipun umumnya hipertensi paru menyerang orang dewasa diusia produktif, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini pun bisa menyerang anak-anak. Hipertensi pada anak biasanya merupakan penyakit hipertensi primer.

Pengobatan hipertensi paru disesuaikan dengan klasifikasinya. Pengobatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi jantung kiri dengan menggunakan obat-obatan atau dengan cara memperbaiki klep jantung mitral atau katup aorta (pembuluh darah utama) untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik agar penerita bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun, selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk membantu mengatasi hipertensi paru. Salah satunya yaitu teripang emas yang kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat yang luar biasa untuk membantu mengatasi hipertensi pulmonal.

Untuk mendapatkan manfaatnya, kini Anda tidak perlu bingung lagi. Karena telah hadir QnC Jelly Gamat yang menyuguhkan khasiat dari teripang emas secara utuh dalam kemasan praktis dan mudah untuk dikonsumsi.

QnC Jelly Gamat, Solusi Obat Alami Hipertensi Paru Terbaik Aman untuk Semua Usia

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal terbaik yang dibuat dengan 100% bahan alami dan diproses dengan cara tradisional serta tanpa campuran bahan kimia. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas serta keaslian dari bahan dasar.

Disamping itu, obat alami hipertensi paru terbaik aman untuk semua usia QnC Jelly Gamat juga telah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dentgan no. reg. POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Komposisi :

*) Ekstrak Teripang Emas
*) Sweetener Stevia
*) Air RO
*) Pengemulsi Nabati
*) Essen Natural
*) Ekstrak Buah dan Sayur

Menurut penelitian yang dilakukan para peneliti di beberapa negara, didalam teripang emas yang menjadi bahan dasar dari QnC Jelly Gamat taerkandung sejumlah senyawa nutrisi alami yang baik bagi tubuh, diantaranya protein, kolagen, mineral, mukopolisakarida, glucosaminoglycans (GAGs), antiseptik alamiah, glucosamine dan chondroitin, lektin, saponin, asam amino, omega 3, 6, dan 9, serta vitamin dan mineral.

Kandungan mukopoliskarida yang dimiliki teripang emas diketahui memiliki manfaat untuk mengatasi hieoretnsi, diantaranya mampu membantu melancarkan sirkulasi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan tekanan darah. Kandungan glucosaminoglycans (GAGs)nya juga mampu mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi, melembutkan dan melebarkan pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, serta mengurangi kekentalan darah.

Dengan kandungan nutrisi serta khasiat yang dimilikinya, kini Anda tidak perlu khawatir lagi dengan khasiat serta keampuhan dari obat alami hipertensi paru terbaik aman untuk semua usia QnC Jelly Gamat.

Telah banyak konsumen kami yang merasakan khasiatnya secara langsung. Dan kini giliran Anda !!

Keterangan produk :

Harga : Rp. 155.000,- / botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 3 x 2 sendok makan sehari
*Harga belum teramasuk ongkir

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Contoh
NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Kirim Ke :

SMS/WA : 082.320.970.600

Atau PIN BB 53227614

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses. Dan sertakan alamat dengan jelas untuk memudahkan dalam proses pengiriman.

Nikmati kemudahan berbelanja di tempat kami dengan berbagai promo menarik bagi Anda. Untuk informasi lengkapnya, silahkan kunjungi laman berikut :

=>Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat<=

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan membantu menjadi solusi terbaik untuk mengobati hipertensi paru secara efektif dan juga aman.

Semoga lekas sembuh.

Mewaspadai Gejala Penyakit Hipertensi Paru-Paru

Mewaspadai Gejala Penyakit Hipertensi Paru-Paru,- Istilah tekanan darah tinggi atau hipertensi tentu sudah tidak asing lagi. Hipertensi dihubungkan dengan ukuran tekanan darah di pembuluh darah. Namun, sayangnya tidak banyak yang mentehaui mengenai penyakit hipertensi paru. Kondisi ini berbeda dengan hipertensi pada umumnya.

Hipertensi paru merupakan kondsii terjadinya peningkatan tekanan pada pembuluh darah paru, baik pada arteri ataupun vena paru. Kondisi tersebut terjadi karena saluran arteri pulmonal yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit atau menebal. Akibatnya, jantung kanan harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah menuju paru.

Seseorang dikatakan mengalami hipertensi paru ketika tekanan darah pada paru menjadi tinggi, rata-rata diatas 25 mmHg saat istirahat. Normalnya, tekanan darah di arteri pulmonal berkisar 8-20 mmHg.

Sebagian besar gejala dari penyakit hipertensi paru tidak terlihat dari luar, sehingga cukup sulit untuk dideteksi. Walaupun begitu, terdapat beberapa gejala yang dapat timbul pada penderita hipertensi paru, diantaranya seperti penderita merasa sesak napas, terutama saat atau setelah beraktivitas, mudah lelah dan lemas hingga pingsan, serta perut sebelah kanan terasa begah. Namun, karena tidak terlalu khas, gejala tersebut seringkali diabaikan. Tidak sedikit orang lain yang tidak menganggapnya serius dan tetap menuntut penderita mengerjakan tugas dalam kapasitas normal, yang bisa memperburuk kondisi si penderita.

Penderita hipertensi paru juga dapat terlihat memiliki edema atau pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Selama penyakit berkembang, penderita dapat mengalami asites, atau pembengkakan perut. Pasuen juga dapat menderita sianosis, yaitu kulit dan bibir dengan noda atau bintik biru, yang disebabkan oleh sirkulasi darah yang tidak tepat dalam sistem paru-paru. Jantung berdenar-debar, nafsu makan menurun, sakit perut, dan denyut nadi kencang juga dapat menjadi tanda dari penyakit hipertensi paru.

Penderita hipertensi paru tampak sehat dari tampilan luarnya, walaupun sebenarnya sedang berjuang keras, bahkan hanya sekedar untuk bernapas. Cara untuk mengetahui penderitaan yang dialami penderita hipertensi paru yaitu dengan mengambil sedotan dan meletakkannya di mulut. Kemudian tutup gidup dan bernapaslah melalui sedotan tesebut selama satu menit.

Hipertensi paru bukanlah penyakit menular, tetapi merupakan masalah kesehatan global yang cukup krusial. Hipertensi paru sering dialami oleh mereka yang berusia muda dan usia pertengahan, serta lebih banyak terjadi pada perempuan. Perbandingan antara pasien perempuan dan laki-laki adalah 2:1.

Baca juga : Perempuan Berisiko Terserang Hipertensi Paru

Risiko hipertensi paru akan semakin besar pada perempuan. Perempuan yang sudah terdiagnosis hipertensi paru pada umumnya tidak disarankan untuk hamil. Pasalnya hal ini sangat berisiko untuk kehamilan, baik bagi janin ataupun sang ibu. Namun, ketika penyakit sekunder dapat dikoreksi dan tekanna paru turun drastis, kondisi itu memungkinkan penderita hipertensi paru untuk hamil.

Perawatan untuk hipertensi paru disesuaikan dengan klasifikasinya dalam Dana Point System. Pengobatan merubahan jenis yang paling umum dari perawatan untuk PAH, dengan prostanoid, penghambat phosphodiesterase-5, dan penyakit saluran kalsium merupakan resep yang paling umum.

Operasi juga dapat menjadi salah satu pilihan bagi penderita hipertensi paru. Septostomy atrium melibatkan memasukkan kateter tipis ke dalam septum untuk memasukkan balon kecil untuk membuka atrium dan meningkatkan aliran darah. Transplantasi paru-paru juga bisa menjadi pilihan, terutama jika pasien menderita penyakit paru-paru serius yang menyebabkan hipertensi paru.

Minum Kopi Sachet Mampu Tingkatkan Risiko Hipertensi

Minum Kopi Sachet Mampu Tingkatkan Risiko Hipertensi,- Kopi menjadi minuman favorit bagi sebagian orang. Hal ini juga mendorong banyaknya produsen produk kopi sachet yang hadir menawarkan kemudahan dan kenikmatan dalam menikmati secangkir kopi secara praktis dan dengan harga yang terjangkau.

Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi kopi pada dosis yang tepat tidak membahayakan kesehatan. Namun, kopi justru dapat membantu mencegah penyakit jantung, meredakan stres dan membuat tubuh lebih bugar.

Namun, lain halnya dengan kopi instan atau kopi saschet. Pasalnya, kopi ini justru memiliki efek samping dan dapat merusak tubuh, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

Beberapa pakar kesehatan mengungkapkan bahwa kebiasaan mengonsumsi kopi instan memiliki dampak yang berbahaya karena kandungan yang ada didalamnya.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ternyata minum kopi sachet mampu tingkatkan risiko hipertensi bahkan penyumbatan pembuluh darah. Penelitian ini diungkapkan oleh Ketua Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Jember, Jawa Timur, Profesor Achmad Subagio yang juga merupakan pakar pertanian dan juga pakar pengolahan pangan.

Prof Achmad menuturkan bahwa kopi instan yang dikemas dan mengandung krimer nabati akan berpotensi menimbulkan hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Hal ini disebabkan karena krimer nabati tidak dapat dicerna sempurna oleh tubuh. Peragaan percobaan kecil dengan 3 buah lilin menyala, yang ditaburi krimer nabati diatasnya nyala apinya semakin besar, bukannya mati. Ini disebabkan karena krimer nabati bersifat eksplosif, mudah meledak atau eksplosif tinggi.

Sehingga dapat disimpulkan, jika seseorang banyak mengonsumsi kopi krimer, maka hal ini sama halnya dengan memasukkan kolesterol kering ke dalam tubuh, karena akan sulit dicerna oleh tubuh. Maka dari itu, tidak disarankan mengonsumsi kopi sachet terlalu banyak.

Baca juga :

Manfaat Semangka untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Semangka untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Semangka merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan air. Sehingga akan sangat menyegarkan jika dikonsumsi, terlebih lagi saat cuaca panas. Memiliki rasa yang manis, buah semangka menjadi salah satu buah yang cukup banyak digemari.

Disamping itu, ternyata buah semangka ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian yang dilakukan di Florida State University menyebutkan bahwa mengonsumsi semangka secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Professor Arturo Figueroa yang melakukan penelitian ini meminta 13 laki-laki dan perempuan dewasa yang mengalami tekanan darah tinggi untuk mengonsumsi semangka secara rutn selama 12 minggu. Kedua kelompok ini juga diminta untuk mengonsumsi 4 gram asam amino L-citrulline dan 2 gram L-arginine per hari yang berasal dari ekstrak semangka.

Hasilnya, penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi semangka mampu memberikan dampak positif pada tekanan darah aorta dan pembuluh darah parameter lainnya.

Kedua zat alami yang terkandung didalam semangka telah bekerjasama untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang dialami oleh pasien. Selain itu, semangka juga mampu menurunkan tingkat stres jantung para penderita.

Walaupun begitu, pola hidup sehat harus tetap dilakukan untuk mendukung terapi pengobatan hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan memanfaatkan semangka ini. Agar hasil yang didapatkan lebih maksimal dan tekanan darah tetap terkontrol.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat dan jarang sekali menunjukkan gejala, sehingga terlambat untuk didiagnosis. Seseorang dikatakan mengidap hipertensi jika tekanan darahnya berada diatas normal, sekitar 140/90 mmHg yang mana tekanan darah normal adalah 110/90 mmHg.

Darah tinggi identik dengan orang tua, namun saat ini tidak sedikit pula mereka yang masih berusia muda, bahkan hingga anak-anak yang menderita hipertensi yang bisa disebabkan oleh stres, gaya hidup tidak sehat, hingga faktor genetik atau keturunan.

Baca juga :

Obat Hipertensi Resisten Alami
Obat Hipertensi Maligna
Ganja Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Hipertensi

Ganja Mampu Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Hipertensi

Ganja Mampu Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Hipertensi,- Sama halnya seperti narkoba jenis lainnya, penggunaan ganja juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Sebuah penelitian terbaru yang dirilis Universitas Georgia State, AS mengungkapkan bahwa ganja mampu tingkatkan risiko kematian akibat hipertensi atau tekanan darah tinggi. Temuan studi ini sekaligus menegaskan temuan sebelumnya yang menyebutkan bahwa ganja dalam dosis yang rendah berpotensi melemahkan efek kardiovaskular.

Para peneliti menyebutkan perolehan data tentang konsumsi ganja di masyarakat sangat menantang karena tidak terdapat data longitudinal yang tersedia untuk penggunaan ganja. Mereka pun merancang sebuah studi lanjutan yang restrospektif dari survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional 2005-2006.

Dalam kajian tersebut para peserta yang berusia 20 tahun ke atas, peneliti pun mengajukan pertanyaan apakah mereka pernah menggunakan ganja atau tidak. Mereka yang menjawab pernah dinilai sebagai pengguna ganja oleh peneliti.

Terkait dengan jangak waktu penggunaan ganja, peneliti melihat pada usia yang dimiliki oleh peserta dengan pertama kali mencoba ganja kemudian dikurangi dengan usia mereka saat ini. Selain itu, tim peneliti juga melihat pada data kematian tahun 2011 dari Pusat Nasional Statistik Kesehatan. Mereka kemudian menggabungkan kedua data tersebut.

Dari hasil tersebut, peneliti menduga adanya hubungan antara penggunaan ganja dan lamanya penggunaan dengan kematian akibat hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit serebrovaskular. Mereka juga mengamati faktor risiko akibat dari penggunaan rokok dan variabel demografis seperti jenis kelamin, usia, dan etnis.

Baca juga : Obat Hipertensi Resisten Alami

Hasilnya, dari 1.213 peserta yang dipertimbangkan adalah 34% tidak menggunakan ganja atau rokok, 21% menggunakan ganja, 20% menggunakan ganja dan rokok, 16% menggunakan ganja dan sudah berhenti merokok, 5% perokok di masa lalu dan 4% hanya merokok. Dari perhitungan tersebut, lamanya rata-rata penggunaan ganja adalah 11,5 tahun.

Mereka membandingkan pengguna dan non pengguna dari data tersebut. Pengguna ganja memiliki risiko kematian akibat hipertensi 3,42 kali lebih tinggi, dan risiko 1,04 kali lebih besar untuk setiap penggunaan. Namun, tidak ditemukan hubungan antara penggunaan ganja dengan kematian akibat penyakit jantung atau penyakit serebrovaskular.

Tim Chico, seorang pembaca obat kardiovaskular di Universitas Sheffield, menuturkan bahwa dengan kecenderungan yang semakin meningkat untuk mendekriminalisasi penggunaan ganja, penting untuk memahami risiko kesehatan penggunaannya. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui risiko berbagai penyakit jantung akibat merokok ganja, namun temuannya jauh dari kepastian.

Diluar penelitian tersebut, penggunaan ganja bagaimanapun masih termasuk dalam hal yang ilegal di banyak negara. Maka dari itu, masih sulit untuk memastikan risiko kesehatan yang ditimbulkan.

Langkah pertama ini dinilai membantu pengguna ganja untuk mengurangir isiko penyakit jangka panjang yang ditimbulkan oleh ganja. Walaupun demikian, peneliti belum dapat memastikan seberapa lama para pengguna ini menghisap ganja.

Namun, meskipun makalah ini memiliki keterbatasan cukup banyak bukti dari penelitian lain yang menduga penggunaan ganja meningkatkan risiko beberapa jenis penyakit jantung dan hal tersebut tidak membahayakan.

Obat Hipertensi Resisten Alami dan Aman untuk Segala Usia

Obat Hipertensi Resisten Alami dan Aman untuk Segala Usia,- Hipertensi resisten merupakan kondisi dimana tekanan darah tetap berada diatas normal meskipun sudah mendapat terapi farmakologi dengan 3 jenis obat hipertensi yang berbeda, salah satunya diuretik.

Hipertensi resisten tidak identik dengan hipertensi yang tidak terkontrol, mencakup semua pasien hipertensi tidak terkontrol dengan pengobatan yaitu pasien yang tingkat kepatuhannya rendah, hiperetnsi sekunder yang tidak terdeteksi, obat hipertensi yang tidak memadai, dan pasien yang benar resisten terhadap pengobatan. Dengan begitu, maka pasien dengan hipertensi resisten dapat mencapai kontrol tekanan darah dengan dosis penuh 4 atau lebih jenis obat antihipertensi.

Penatalaksanaan hipertensi resisten dimulai dengan ifentifikasi dan modifikasi faktor gaya hidup, memastikan kepatuhan pengobatan, menghentikan obat-obatan yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, mengobati penyebab sekunder dari hipertensi, dan penggunaan obat-obatan yang efektif untuk mengendalikan tekanan darah. Diet rendah garam, olahraga teratur, penurunan berat badan, mengurangi asupan alkohol, dan berhenti merokok juga dianjurkan dilakukan secara rutin dan obat-obatan antihipertensi harus diresepkan pada dosis toleransi maksimum.

Mengenai obat antihipertensi yang efektif, disini kami memiliki rekomendasi obat hipertensi resisten alami dan aman untuk segala usia, yaitu QnC Jelly Gamat. Obat ini terbuat dari bahan alami pilihan yang kaya akan kandungan serta khasiat yang luar biasa bagi kesehatan.

Solusi Obat Hipertensi Resisten Alami dan Aman untuk Segala Usia QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal yang dibuat dari paduan bahan alami pilihan yang diolah dengan cara tradisional tanpa campuran bahan kimia, sehingga kualitas dan keaslian dari bahan tetap terjaga.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Ekstrak teripang emas merupakan bahan utama yang terkandung dalam QnC Jelly Gamat. Didalamnya terdapat beragam kandungan nutrisi yang cukup lengkap serta baik untuk kesehatan dan pengobatan penyakit.

Menurut Prof.Dr.Hassan Yaakob, Phd dari Universitas Malaysia, menyebutkan bahwa teripang emas ini efektif dalam menurunkan tekanan darah serta melancarkan peredaran darah. Hal ini tentu dapat membantu dan efektif bagi para penderita tekanan darah tinggi. Disamping itu, kandungan mukopolisakarida yang ada didalam teripang emas ini juga memiliki manfaat untuk mengatasi hipertensi, diantaranya dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan juga menurunkan serta menstabilkan hipertensi.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari BPOM dengan no. registrasi POM TR 173301471 serta bersertifikat HALAL MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keasliannya.

Keterangan Produk :

Harga : Rp. 155.000,- / botol
Isi : 300 ml
*Harga belum teramasuk ongkir

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiat serta manfaat dari obat hipertensi resisten alami dan aman untuk segala usia, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

NEGG: Jumlah Pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./Tlp.

Kirim Ke :
SMS/WA : 082.320.970.600
Atau PIN BB 53227614

Contoh
NEGG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Ingat !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode NEGG, karena itu merupakan kode pemesanan atau pesanan Anda tidak akan kami proses !

 

Nikmati berbagai kemudahan dan kenyamanan dalam berbelanja di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta pelayanan terbaik ‘Barang Sampai, Baru Transfer Pembayaran’ khusus untuk pemesanan 1-2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku

Silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap cara pemesanan serta promo menarik lainnya.

Terimakasih telah berkunjung ke situs resmi kami. Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi solusi terbaik untuk mengatasi penyakit hipertensi dan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya. Semoga lekas sembuh.

**Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk berbeda pada setiap individu sesuai dengan stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Mengenali Gejala Hipertensi yang Sering Tidak Disadari

Mengenali Gejala Hipertensi yang Sering Tidak Disadari,- Dikarenakan tidak menunjukkan gejala apapun, hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak terdiagnosis dan keberadaannya jarang disadari oleh penderita. Padahal, jika tidak ditangani, penyakit ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi dan risiko lainnya.

Untuk mencegah terjadinya risiko komplikasi hipertensi yang lebih berbahaya, Dr. Akshay Challani, Dokter Spesialis Perawatan Kritis di Akshjyot Clinic, Mumbai, menjelaskan beberapa gejala hipertensi yang sering tidak disadari dan belum banyak diketahui, diantaranya adalah :

  • Nyeri dada

Nyeri dada tidak selalu berhubungan dengan penyakit jantung. Faktanya, nyeri pada dada yang samar atau sering biasanya justru menandakan tekanan darah yang naik.

  • Pusing

Pada beberapa kasus, ketika mengalami hipertensi, hal ini ditandai dengan timbulnya rasa pusing. Jika hal ini terjadi, maka segeralan berbaring dan periksakan diri Anda ke dokter.

  • Nyeri pada mata

Gejala hipertensi yang sering tidak disadari oleh penderita selanjutnya yaitu nyeri yang timbul pada mata. Sebagian besar orang sering mengabaikan nyeri yang timbul pada mata. Mereka berpendapat jika hal ini disebabkan oleh kelelahan akibat seharian bekerja di depan komputer. Namun faktanya, hal ini juga bisa menjadi indikasi adanya tekanan darah tinggi.

Baca juga : Komplikasi Hipertensi pada Mata

  • Letih

Jika belakangan ini Anda sering merasa letih secara terus menerus, baik secara fisik dan mental, alih-alih menyalahkan pada beban pekerjaan, alangkah baiknya Anda mencoba untuk mengecek tekanan darah Anda.

  • Batuk terus menerus

Jika Anda terus-menerus batuk, bahkan ketika berbaring, segera lakukan pemeriksaan terhadap tekanan darah Anda. Karena hal ini bisa jadi disebabkan oleh tekanan darah yang terus naik.

  • Kehilangan minat

Ini merupakan salah satu tanda hipertensi yang tidak umum. Sebagian besar orang kehilangan minat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Jika Anda mearasakan hal ini, jangan terus diabaikan. Berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

Itulah beberapa gejala hipertensi yang sering tidak disadari oleh para penderitanya. Maka dari itu, untuk mencegah timbulnya hipertensi, alangkah baiknya jika kita lebih waspada terhadap berbagai gejala yang timbul. Segera periksakan diri Anda jika mengalami salah satu atau beberapa gejala yang telah disebutkan diatas untuk mengetahui penyebabnya dan agar bisa segera dilakukan tindakan yang tepat.

Artikel terkait :

Obat Hipertensi Maligna
Obat Hipertensi Esensial
Obat Hipertensi Pulmonal
Obat Hipertensi Sistolik Terisolasi

Komplikasi Hipertensi pada Mata yang Harus Diwaspadai

Komplikasi Hipertensi pada Mata yang Harus Diwaspadai,- Seperti yang telah diketahui, hipertensi merupakan penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat dan termasuk salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit stroke dan jantung. Namun, selain itu, penderita hipertensi juga bisa mengalami risiko lain, salah satu komplikasi hipertensi yang belum banyak diketahui yaitu komplikasi hipertensi pada mata.

Penderita hipertensi bisa lebih berisiko mengalami penyakit mata yang disebut degenerasi makula atau kerusakan sel dalam makula. Makula sendiri terletak dalam retina dan bertujuan untuk memberikan penglihatan tajam.

Menurut spesialis mata, dr Anton Subhyakto SpM, salah satu faktor risiko yang ada pada penderita degenerasi makula yaitu seseorang dengan riwayat hipertensi. Pasalnya, jika seseorang memiliki tekanan darah tinggi, maka pembuluh darah bisa menjadi kaku.

Jika hal tersebut terjadi, maka suplai darah ke selaput jala atau retina menjadi tidak lancar. Sehingga retina semakin cepat mengalami proses degenerasi alias penuaan.

Anton memaparkan, 90% pasiennya terjangkit degenerasi makula jenis kering. Pada jenis tersebut, progresivitas penyakit lebih lambat daripada jenis basah. Walaupun begitu, pasien seringkali datang terlambat dalam kondisi yang sudah cukup parah. Keluhannya sudah menuju pada pandangan mata yang kabur dan asimetris.

Hal tersebut bisa sampai membuat penderitanya berjalan melenceng, karena dia merasa jalannya seperti berbelok-belok. Ironinya, degenerasi makula ini tidak dapat disembuhkan. Prosedur operasi sekalipun tidak dapat menjamin penglihatan akan kembali normal. Yang bisa dilakukan oleh para dokter adalah mencegah progresivitas dengan memberikan vitamin-vitamin tertentu untuk mata.

Jadi, jika terdapat salah satu keluarga yang terdiagnosis degenerasi makula, memiliki riwayat hipertensi dan kolesterol tinggi, maka sebaiknya segera perbaiki gaya hidup agar tekanan darah dan kadar kolesterol bisa terkontrol.

Selain itu, hindari juga paparan sinar matajari secara langsung. Anda bisa menggunakan kacamata UV dan konsumsi vitamin khusus mata untuk menghindari risiko komplikasi hipertensi pada mata. Hal ini sangat baik dilakukan oleh mereka yang memiliki ataupun tidak memiliki faktor risiko.

Baca juga :

Tips Cara Merawat Penyakit Hipertensi Maligna

Tips Cara Merawat Penyakit Hipertensi Maligna,- Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Karena penyakit ini cukup banyak diderita oleh masyarakat dan biasanya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum melakukan pemeriksaan untuk keluhan kesehatan lain.

Terdapat beberapa jenis hipertensi yang bisa menyerang, salah satunya adalah hipertensi maligna, yaitu tekanan darah yang sangat tinggi, berkembang dengan cepat, serta dapat menyebabkan beberapa jenis kerusakan organ.

Untuk menghindari komplikasi yang lebih serius, berikut ini merupakan beberpa tips cara merawat penyakit hipertensi maligna yang perlu dilakukan, diantaranya adalah :

Mengenali gejala-gejala hipertensi maligna

  • Bedakan antara hipertensi biasa dengan maligna. Pada hipertensi biasa, tekanan darah dapat diturunkan secara bertahap selama beberapa minggu atau bulan dengan perawatan medis yang ketat. Pada hipertensi maligna, kondisi harus segera dikendalikan dengan obat penurun tekanan darah intravena. Jika tidak segera dikendalikan, maka tekanan darah akan merusak pembuluh darah di dalam otak, mata, ginjal, dan jantung. Jika Anda mengalami hipertensi maligna, dokter akan menilai dan merawat gejala-gejala tertentu yang Anda alami.
  • Tentukan apakan terdapat kerusakna otak. Jika Anda memiliki tekanan darah yang sangat tinggi, dokter juga akan memeriksa gejala-gejla kerusakan sistem saraf pusat tubuh, seperti diantaranya sakit kepala parah terutama saat bangun, muntah-muntah tanpa gejala gastrointestinal lain (misalnya diare), pandangan kabur, stroke, kejang-kejang, trauma kepala, pembengkakan camram optik di mata, serta sedikit pendarahan di mata.
  • Tentukan apaka terdapat kerusakan pada jantung. Gejala hipertensi maligna jarang memengaruhi jantung penderitanya. Gejalanya dapat timbul sebagai pendeknya napas saat sedang tidak aktif, aktif, atau berbaring. Hal ini disebabkan karena cairan dapat mengumpul dalam paru-paru ketika jantung berusaha memompa menetangnya. Anda juga bisa maerasakan nyeri di dada karena jantung mencoba memaksakna darah keluar melwan tekanan darah tinggi menyuplai jantung.
  • Tentukan apakah terdapat kerusakan di dalam ginjal. Dokter akan melakukan tes laboratorium pada ginjal untuk menentukan fungsi ginjal. Temuan tes ginjal dan saraf ini biasanya ditemukan bersama-sama dalam hipertensi maligna.
  • Bedakan antara hipertensi maligna primer dan sekunder. Hipertensi maligna primer yaitu hipertensi biasa yang terjadi secara tiba-tiba meningkat dan merusak organ tubuh. Sedangkan hipertensi maligna sekunder diakibatkan oleh penyakit lain. Dokter akan meminta dilakukannya tes lab tambahan atau studi penggambaran untuk mendiagnosis penyebabnya. Merawat hipertensi dengan menurunkan tekanan darah memang penting, namun menyembuhkan penyakit yang menjadi penyebab juga tidak kalah pentingnya.

Menggunakan obat-obatan

  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat hipertensi maligna. Ini disebabkan karena ada banyak faktir yang perlu dipertimbangkan saat mendiagnosis hipertensi, tidak ada panduan baku dalam farmakologi atau terapi medis yang dapat direkomendasikan. Dokter akan mengevaluasi riwayat medis dan kondisi penderita saat ini sebelum memulai perawatan.
  • Bersiap untuk perawatan medis. Terapi hipertensi maligna biasanya berupa obat/agen intravena. Ketika penggunaannya disudahi, maka penderita akan diberikan obat makan dalam kelas yang sama dengan jumlah yang lebih sedikit.
  • Awali dengan labetalol. Labetalol adalah penyekat beta yang menangkal efek epinefrin dan adrenalin. Penderita akan diberikan obat ini jika memiliki serangan jantung karena hipertensi maligna. Obat ini bekerja cepat untuk mengurangi tekanan darah dan merupakan obat intravena yang mudah disesuaikan.
  • Gunakan nitroprusside untuk melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah. Nitroprusside adalah vasodilator, obat yang digunakan untuk melebarkan atau membuka pembuluh darah sehingga tekanan darah cepat berkurang. Penderita akan terus dipantau selama menerima nitroprusside. Hal ini disebabakn karena obat ini bekerja dengan cepat, penurunan tekanan darah adpat terjadi terlalu cepat. Kondisi ini dapat membahayakan banyaknya darah yang masuk ke otak. Untungnya, dosis obat ini mudah diatur.
  • Lebarkan pembuluh darah menggunakan Nicardipine. Nicardipine adalah penyekat kanal-kalsium (calcium-channel blocker) yang bekerja dengan sel kanal kalsium di dalam otot halus pada pembuluh darah. Nicardipine mudah disesuaikan untuk mengontrol tekanan darah secara optimal. Obat ini juga mudah dialihkan ke obat oral, seperti Verapamil.
  • Gunakan obat yang jarang dipakai. Tergantung kebutuhan medis, penderita mungkin akan merawat penderita dengan menggunakan salah satu obat intravena berikut :*) Hydralazine, digunakan untuk mengontrol hipertensi maligna pada wanita hamil untuk keamanan janin.
    *) Phentolamine, digunakan khusus jika penderita dipastikan mengalami hipertensi maligna akibat tumor kelernjar adrenal.
    *) Lasix, digunakan untuk melengkapi perawatan hipertensi maligna. Obat ini adalah diuretik, sehingga menyebabkan banyak buang air kecil. Obat ini bermanfaat jika Anda mengidap pulmonary edema atau gagal ginjal kongestif sebagai gejala hipertensi.
    Enalapril, berupa agen penghambat ACE yang bekerja dengan menghambat pembuluh darah yang melebar, namun obat ini juga bisa digunakan untuk aggal ginjal.

Mengontrol tekanan darah

  • Bekerjasama dengan dokter. Penderita harus mematuhi saran perawatan dari dokter. Jangan menunda dan jadilah konsisten untuk mengunjungi dokter. Anda perlu bekerjasama untuk memenuhi sasaran untuk tekanan darah Anda, biasanya sasaran tekanan darah yang dituju kurang dari 140/90.
  • Pertahankan diet rendah sodium. Pastikan Anda mengonsumsi sodium maksimal 2.000 mg setiap harinya. Terlalu banyak mengonsumsi sodium akan meningkatkan tekanan darah dan membuat penderita rentan terhadap risiko serangan jantung dan stroke. Pastikan untuk selalu mengonsumsi buah dan syuran segar serta hindari mengonsumsi makanan olahan.
  • Tingkatkan fungsi jantung dengan olahraga. Meskipun aktivitas penderita akan dibatasi hingga keluar dari rumah sakit, namun penderita bisa melanjutkan aktivitas normal dan berolahraga ketika tekanan darah sudah stabil. Anda bisa melakukan aerobik (kardio), latihan beban atau ketahanan, dan latihan ketahanan isometrik. Semua latihan tersebut akan mengurangi tekanan darah diastolik dan sistolik.
  • Kurangi berat badan bagi penderita obesitas. Bagi Anda yang mengalami obesitas, berusahalah untuk menurunkan berat badan dengan BMI hingga antara 25-30. Untuk mengurangi berat badan, mulailah dengan mengurangi asupan kalori dan berolahragalah secara teratur.
  • Berhenti merokok. Merokok dapat menurunkan jumlah oksigen yang masuk ke jantung, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan penggumpalan darah, dan merusak sel yang melapisi arteri koroner dan pembuluh darah lain. Jika Anda termasuk seorang perokok, maka Anda akan lebih rentan mengalami hipertensi yang bisa berlanjut ke hipertensi maligna.