Rekomendasi Ramuan Herbal untuk Bantu Cegah Hipertensi

Rekomendasi Ramuan Herbal untuk Bantu Cegah Hipertensi,- Hampir semua orang bisa mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jika saat ini angkanya terus meningkat secara global. Pada tahun 2025 peningkatan orang-orang dewasa di seluruh dunia yang akan mengidap hipertensi diprediksi melonjak hingga 29%.

Hipertensi disebut juga pembunuh diam-diam, karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala khas jangka panjang namun mungkin menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa.

Karena hipertensi termasuk penyakit tersembunyi dan sulit untuk terdeteksi, maka Anda perlu memeriksakan kondisi tekanan darah secara teratur jika memiliki risiko tekanan darah tinggi. Segera cari pertolongan medis atau perawatan rumah sakit jika anda menyadari adanya tanda atau gejala yang tidak normal.

ramuan herbal untuk cegah hipertensi

Lalu, bagaimana cara mencegah dan mengobati hipertensi ?

Jika Anda ingin mencoba mengonsumsi obat darah tinggi, baik itu untuk kepentingan medis atau herbal, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter. Terdapat beberapa bahan alami, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya atau mengganggu efektivitas obat lain.

Selain itu, untuk menghindari hipertensi, Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Selain dengan mengubah gaya hidup, Anda juga bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami. Dan berikut ini merupakan beberapa rekomendasi ramuan herbal untuk bantu cegah hipertensi secara efektif, yaitu diantaranya :

  • Mengkudu

Manfaat buah mengkudu sudah banyak dikenal mampu membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit, termasuk salah satunya hipertensi. Meskipun memiliki bau yang tidak sedap, tetapi didalamnya terkandung banyak kandungan nutrisi, seperti diantaranya vitamin, mineral, protein dan zat-zat mikro seperti xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, sodium, asam kaprilat, asam kaproat, lysin, dan asam kaprat. Tidak hanya itu, didalam buah mengkudu juga terkandung senyawa scopoletin yang bersifat antibakteri dan anti inflamasi.

Untuk membantu mencegah hipertensi sendiri, kandungan anti inflamasi inilah yang mampu menurunkan tekanan darah. Buah mengkudu dapat memberikan efek pelebaran pembuluh darah sehingga tekanan pada dinding-dinding pembuluh darah berkurang, dan tekanan darah turun.

Selain itu, didalam buah mengkudu juga terkandung zat yang mampu merangsang tubuh agar menghasilkan suatu hormon yang disebut xerodine yang bekerja dengan sifat kontradiktif. Hormon inilah yang menjadikan scopoletin mampu menjadi adaptogen atau penyeimbang.

  • Sambiloto

Sambiloto merupakan tanaman herbal selanjutnya yang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung senyawa lengkap, seperti zat andrographolide, alakloid, dan kalium.

Kandungan kalium yang tinggi didalamnya ini bermanfaat untuk mengeluarkan air dan garam serta rendah natrium. Maka dari itu, sambiloto bisa diandalkan sebagai ramuan herbal untuk cegah hipertensi.

  • Kelor

Kelor diketahui mengandung magnesium bersama dengan zinc dan vitamin E yang mengambil bagian dalam mengurangi tekanan darah.

Tidak hanya itu, kalium juga mengandung kalium yang 15 kali lebih tinggi daripada pisang. Kandungan kalium yang tinggi cenderung menurunkan kandungan sodium. Kalium bekerja dengan cara meningkatkan ekskresi natrium dalam urin, yang membantu melebarkan pembuluh darah, dan mengubah interaksi hormon yang mempengaruhi tekanan darah.

  • Pegagan

Pegagan kaya akan kandungan karetenoid dan asiatikosida, selain mampu mengatasi radikal bebas, senyawa tersebut juga mampu merangsang produksi enzim antioksidan alami dalam tubuh.

Pegagan telah diuji secara klinis dan diketahui mampu mengurangi rasa cemas, karena itu pegagan sanat membantu penderita hipertensi yang umumnya disebabkan karena ketegangan pikiran atau stres.

Selain mengonsumsi beberapa ramuan herbal untuk bantu cegah hipertensi tersebut, Anda juga bisa melakukan olahraga secara teratur selama 30 menit setiap hari. Hal ini bsia membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan. Pilihlah jenis aktivitas yang Anda sukai, seperti berjalan kaki, berlari, berenang, atau pun bersepeda.

Rutin Cek Tekanan Darah saat Hamil Bantu Cegah Preeklamsia

Rutin Cek Tekanan Darah saat Hamil Bantu Cegah Preeklamsia,- Beberapa waktu lalu, aktris Winda Viska mendapati dirinya terserang preeklamsia, yang membuat dirinya harus melahirkan anak keduanya lebih cepat dari yang diharapkan. Ia terpaksa melahirkan anak prematur melalui operasi dengan tensi 190/80 yang sangat membahayakan.

Preeklamsia sendiri merupakan gangguan kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi dalam urine. Kondisi ini dapat membahayakan organ-organ lainnya, seperti ginjal, hati, dan mata.

Gejala preeklamsia biasanya timbul ketika usia kehamilan memasuki minggu ke 20 atau lebih (paling umum usia kehamilan 24-26 minggu), hingga tak lama setelah bayi lahir. Preeklamsia yang tidak disadari oleh sang ibu hamil bisa berkembang menjadi eklamsia, yaitu kondisi medis serius yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janin yang ada didalam kandungannya.

Hipertensi yang berhubungan dengan preeklamsia bisa menjadi sangat berbahaya. Belum lagi akses ke dokter atau klinik yang masih kurang di daerah yang dapat menjadi penyebab kematian yang tinggi. Preeklamsia dapat menyebabkan pembuluh darah kaku di seluruh bagian tubuh dan berakibat menimbulkan banyak komplikasi.

Terkadang preeklamsia bisa berkembang tanpa gejala apapun. Tekanan darah tinggi bisa berkembang secara perlahan, aatu mungkin timbul secara tiba-tiba. Pemantauan tekanan darah merupakan bagian penting dari perawatan prenatal karena preeklamsia biasanya ditandai dengan kenaikan tekanan darah.

Penyeabb pasti preeklamsia melibatkan beberapa faktor, dimulai di plasenta, organ yang memberi nutrisi pada janin selama kehamilan. Pada awal kehamilan, pembuluh darah baru berkembang dan secara efisien mengirim darah ke plasenta.

Pada wanita dengan preeklamsia, pembuluh darah ini sepertinya tidak berkembang atau tidak berfungsi dengan baik. Pembuluh itu lebih sempit dari pembuluh darah normal dan bereaksi berebda terhadap sinyal hormonal dan membatasi jumlah darah yang bisa mengalir.

Maka dari itu, sanagt penting untuk sering melakukan pengecekan dengan dokter kandungan. Kaerna sakit kepala, mual, dannyeri merupakan kehamilan yang umum, terkadang sulit untuk mengetahui apakah gejala tersebut hanyalah bagian dari kehamilan atau indikasi adanya masalah yang lebih serius.

 

Artikel terkait :