Kebaikan Buah Kiwi untuk Bantu Turunkan Hipertensi

Kebaikan Buah Kiwi untuk Bantu Turunkan Hipertensi,- Tidak sedikit orang yang tidak menyadari jika mereka mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi, sehingga mereka merasa sehat-sehat saja. Hal ini disebabkan karena memang hipertensi tidak menimbulkan gejala yang khas, bahkan kadang tidak menimbulkan gejala. Sehingga sulit untuk dideteksi secara dini.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, Anda perlu mengonsumsi obat hipertensi yang diresepkan dokter. Selain obat, juga ada beberapa cara yang dianjurkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, salah satunya yaitu dengan mengurangi asupan garam, olahraga, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Ada beberapa buah penurun tekanan darah tinggi yang bisa dikonsumsi, salah satu diantaranya adalah buah kiwi. Buah kiwi kaya akan kandungan serat serta memiliki kulit berwarna hijau-kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanamn di berbagai negara.

Buak kiwi juga diketahui kaya akn kadnungan antiokdian yang sangat baik untuk tubuh. Kiwi juga dapat membantu menurunkan dan mengendalikan tekanan darah. Dalam pertemuan American Heart Associatin di Orlando, Amerika Serikat, dipublikasikan hasil penelitian tentang khasiat buah kiwi yang dapat menurunkan hipertensi secara efektif.

Penelitian yang dilakukan oleh Mette Svendsen dari Universitas Rumah Sakit Oslo, Norwegia, menyebutkan bahwa mengonsumsi 3 kiwi dalam sehari cukup efektif untuk menurunkan hipertensi. Penelitian tersebut dilakukan selama 8 minggu terhadap 118 orang yang berusia 55 tahun dan mengidap hipertensi sedang.

Para responden dibagi ke dalam 2 kelompok, pertama adalah yang mengonsumsi 3 buah kiwi setiap hari dan sisanya mengonsumsi makanan yang mengandung apel 1 kali sehari. Setelah 8 minggu, para peneliti menemukan nilai tekanan sistolik (angka tekanan darah atas) pada partisipan lebih rendah 3,6 milimeter dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi apel.

Meskipun kelompok yang mengonsumsi kiwi memiliki tekanan lebih rendah, tetapi para peneliti belum mengetahui apa penyebab utamanya. Hal ini baru bisa dikonfirmasi dengan penelitian yang lebih luas.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa mengonsumsinya secara langsung ataupun mengolahnya menjadi smoothies atau salad. Selain mengonsumsi kiwi, Anda juga disarankan untuk mengatur pola makan sehat dengan menjauhi makanan penyebab hipertensi dan lakukan olahraga secara rutin dan teratur.

Itulah informasi seputar kebaikan buah kiwi untuk bantu turunkan hipertensi. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menurunkan serta mengontrol tekanan darah secara efektif sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi hipertensi yang berbahaya.

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi

Khasiat dan Manfaat Kedelai untuk Turunkan Hipertensi,- Hipertensi atau tekanan darah tinggi bukanlah penyakit yang asing lagi bagi masyarakan, terbukti dengan banyaknya orang yang mengidap penyakit ini.

Selain melakukan pengobatan dengan mengonsumsi obat hipertensi, penderita juga harus pintar dalam menjaga asupan makanan agar tekanan darah tetap terkontrol.

Ada beberapa makanan yang memang dapat membantu menurunkan berta badan, salah satunya adalah kedelai. Kini studi menemukan bahwa protein dalam susud an kedelai bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam Circulation: Journal of American Heart Association menemukan bahwa protein yang terkandung dalam susu dan kedelai berkaitan dengan nilai tekanan darah sistolik yang lebih rendah. Hasil studi menunjukkan bahwa makanan atau minuman yang kaya akan kandungan protein seperti susu dan kedelai bisa membantu mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi.

Selain itu, manfaat kedelai untuk turunkan hipertensi juga disebabkan karena adanya kandungan isoflavon, yang merupakan salah satu antioksidan yang dapat mencegah atau menurunkan risiko penyakit metabolik seperti hipertensi dan hiperkolesterol.

Menurut penelitian pada tahun 2012, isoflavon dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang dewasa muda. Isoflavon mampu melebarkan pembuluh darah dengan cara meningkatkan pelepasan oksida nitrat.

Studi tersebut akan membawa petunjuk terkait rekomendasi diet untuk membantu mengontrol hipertensi pada pasien dewasa muda. Dalam studi yang dibiayai US National Institutes of Health tersebut, tim peneliti memeriksa data lebih dari 5.000 relawan.

Hasil analisa menunjukkan, bahwa mereka yang mengonsumsi jumlah isoflavon tertinggi perhari (lebih dari 2.5 miligram) memiliki tekanan sistolik rata-rata 5.5 mmHg lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari 0.33 mg isoflavon per hari.

Temuan ini juga mengungkapkan, bahwa asupan isoflavon bersama dengan pola makan kaya buah, sayur, susu rendah lemak dan kacang-kacangan dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 100 mmHg pada orang-orang pra-hipertensi. Hal ini akan sangat membantu agar kondisi mereka tidak berkembang menjadi hipertensi.

Trmuan ini juga menunjukkan modifikasi pola makan atau gaya hidup dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak memerlukan obat-obatan kimia. Ini semua karena isoflavon meningkatkan produksi enzim yang mendorong produksi oksida nitrat yang dapat membantu memperlebar pembuluh darah dan dengan demikian tekanan darah akan menurun.

Manfaat Daun Alpukat untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Daun Alpukat untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian di seluruh dunia dalam setiap tahunnya.

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor penyebab dari penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar tekanan darah dapat terkontrol dengan baik.

Namun, bagi Anda yang telah didiagnosa mengidap tekanan darah tinggi, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak cara pengobatan hipertensi yang bisa dilakukan, mulai dari menjalankan gaya hidup sehat hingga mengonsumsi ramuan atau obat hipertensi.

Mengonsumsi obat hipertensi merupakan salah satu solusi pengobatan yang cukup banyak dipilih oleh penderita. Biasanya dokter akan meresepkan obat hipertensi sesuai dengan kondisi yang dialami oleh penderita. Namun, selain obat yang telah diresepkan dokter, biasanya para penderita hipertensi juga menggunakan ramuan herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Ramuan herbal mungkin sudah tidak asing lagi dikalangan masyarkat, khususnya di Indonesia. Ada banyak ramuan herbal untuk hipertensi yang bisa dimanfaatkan, salah satunya yaitu ramuan yang terbuat dari daun alpukat.

Daun alpukat merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki sifat antihipertensi. Menurut penelitian Dra Azizahwati MS. Apt yang dilakukan di Universitas Indonesia pada tahun 2010 tentang khasiat daun alpukat untuk hipertensi, membuktikan bahwa pada daun alpukat terkandung senyawa flavonoid yang berperan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Menurut beliau, sejauh ini dosis yang aman untuk dikonsumsi sebagai obat hipetensi adalah 10 mg/kg berat badan dengan melarutkan ekstrak daun avokad menggunakan pelarut etanol 70%.

Penelitian pun kembali dilakukan di Universitas Kristen Marantha oleh Runy Hermawan di Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa daun alpukat mampu menurunkan tekanan darah pada pria dengan cara yang signifikan. Penelitian yang sama juga dilakukan oleh Monica Ariesta dari Universitas yang sama pada tahun 2010, hasilnya menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang sama pada wanita.

Selain beramnfaat untuk menurunkan hipertensi, daun alpukat juga diketahui efektif sebagai obat antihiperlipidemia, yaitu kondisi dimana terjadi penyumbatan pada jalur pembuluh darah.

Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat daun alpukat untuk turunkan tekanan darah tinggi, yaitu :

  • Siapkan 4 samapi 5 lembar daun alpukat yang telah dicuci bersih.
  • Siapkan 1 gelas air putih dan gula batu secukupnya.
  • Didihkan air dan masukkan daun alpukat ke dalamnya.
  • Masukkan gula batu secukupnya. Ini bertujuan untuk menghilangkan rasa pahit dari daun alpukat.
  • Didihkan ramuan tersebut kurang lebih 3 menit.
  • Setelah itu, angkat dan dinginkan ramuan daun alpukat yang telah mendidih.
  • Saring air rebusan tadi kedalam gelas dan minumlah secara rutin 1 kali sehari.

Semoga bermanfaat.

Baca juga :

Obat Hipertensi Selain Amlodipine yang Ampuh
Pengobatan Hipertensi dengan Daun Salam
Manfaat Daun Tapak Dara untuk Hipertensi
Manfaat Kumis Kucing untuk Lawan Hipertensi

Kebaikan Air Kelapa Muda untuk Turunkan Tekanan Darah

Kebaikan Air Kelapa Muda untuk Turunkan Tekanan Darah,- Siapa yang tidak menyukai air kelapa muda. Efeknya yang menyegarkan menjadikan minuman yang satu ini termasuk salah satu minuman yang difavoritkan oleh banyak orang. Efek menyegarkan yang didapatkan dari air kelapa ini disebabkan karena air kelapa mengandung elektrolit alami yang sangat baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Selain itu, air kelapa terdiri dari air (94%) dan rendah kalori. Air kelapa juga merupakan sumber vitamin B, potasium, enzim, dan asam amino serta memiliki efek antioksidan dalam tubuh.

Namun, apakah Anda tahu bahwa ternyata air kelapa muda ini juga memiliki manfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah ?

Meskipun penelitian ilmiah mengenai kebaikan air kelapa muda untuk turunkan tekanan darah masih terbatas, namun salah satunya menyebutkan bahwa tekanan darah pasien hipertensi yang rutin mengonsumsi air kelapa turun hingga 71%.

Dibandingkan dengan minuman isotonik atau energy drink, air kelapa lebih kaya akan kandungan kalsium daripada sodium. Seperti diketahui, sodium harus dibatasi karena dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Kandungan kalium dalam air kelapa yang cukup tinggi bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Dalam satu gelas air kelapa terkandung sekitar 600 mg kalium. Jumlah ini tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kandungan kalium yang ada pada sayuran dan minuman lainnya.

Mineral kalisum baik untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan melancarkan pembuluh darah. Mineral kalium juga memiliki peranan penting dalam menurunkan tekanan darah. Kalim membantu menyeimbangkan kadar natrium darah dan membantu agar fungsi-fungsi dalam tubuh dapat berjalan dengan baik.

Karena khasiatnya inilah, maka penderita penyakit tekanan darah tinggi bisa mencoba untuk sering mengonsumsi air kelapa sebagai alternatif obat darah tinggi untuk menurunkan tekanan darahnya. Walaupun begitu, air kelapa ini harus dikonsumsi secara wajar dan penggunaannya untuk menurunkan tekanan darah tentu tidak boleh sembarangan.

Jika air kelapa muda dikonsumsi dengan takaran yang wajar, maka ini tidak akan menimbulkan efek samping. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat menimbulkan efek samping yang harus diwaspadai, seperti membahayakan ginjal, terutama bagi mereka yang kondisi kesehatan ginjalnya kurang baik.

Mengonsumsi air kelapa secara berlebihan juga dapat menimbulkan hiperkalemia, yaitu kelebihan kalium dalam darah. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa air kelapa kaya akan kadnungan kalium, maka mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan tentu dapat menimbulkan terjadinya penumpukan kadar kalium dalam darah. Hiperkalemia dapat memengaruhi kadar cairan dan elektrolit dalam tubuh. Jika mengalami kondisi hiperkalemia, maka Anda harus mendapatkan penanganan medis khusus karena bisa membahayakn ginjal, mengganggu ritme jantung, bahkan menyebabkan kematian.

Manfaat Semangka untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Semangka untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Semangka merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan air. Sehingga akan sangat menyegarkan jika dikonsumsi, terlebih lagi saat cuaca panas. Memiliki rasa yang manis, buah semangka menjadi salah satu buah yang cukup banyak digemari.

Disamping itu, ternyata buah semangka ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian yang dilakukan di Florida State University menyebutkan bahwa mengonsumsi semangka secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Professor Arturo Figueroa yang melakukan penelitian ini meminta 13 laki-laki dan perempuan dewasa yang mengalami tekanan darah tinggi untuk mengonsumsi semangka secara rutn selama 12 minggu. Kedua kelompok ini juga diminta untuk mengonsumsi 4 gram asam amino L-citrulline dan 2 gram L-arginine per hari yang berasal dari ekstrak semangka.

Hasilnya, penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi semangka mampu memberikan dampak positif pada tekanan darah aorta dan pembuluh darah parameter lainnya.

Kedua zat alami yang terkandung didalam semangka telah bekerjasama untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang dialami oleh pasien. Selain itu, semangka juga mampu menurunkan tingkat stres jantung para penderita.

Walaupun begitu, pola hidup sehat harus tetap dilakukan untuk mendukung terapi pengobatan hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan memanfaatkan semangka ini. Agar hasil yang didapatkan lebih maksimal dan tekanan darah tetap terkontrol.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat dan jarang sekali menunjukkan gejala, sehingga terlambat untuk didiagnosis. Seseorang dikatakan mengidap hipertensi jika tekanan darahnya berada diatas normal, sekitar 140/90 mmHg yang mana tekanan darah normal adalah 110/90 mmHg.

Darah tinggi identik dengan orang tua, namun saat ini tidak sedikit pula mereka yang masih berusia muda, bahkan hingga anak-anak yang menderita hipertensi yang bisa disebabkan oleh stres, gaya hidup tidak sehat, hingga faktor genetik atau keturunan.

Baca juga :

Obat Hipertensi Resisten Alami
Obat Hipertensi Maligna
Ganja Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Hipertensi

Turunkan Hipertensi Dengan Kebiasaan di Pagi Hari Ini

Tidak dipungkiri, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat hampir di seluruh dunia. Menurut American Heart Association diperkirakan 1 dari 4 pria antara usia 35 hingga 44 tahun memiliki tekanan darah tinggi.

Faktor genetik atau keturunan mungkin memiliki hubungan dengan tekanan darah tinggi, namun pola makan yang buruk juga dapat memengaruhi tekanan darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko dari penyakit stroke dan serangan jantung. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, maka tekanan darah tinggi bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

turunkan-hipertensi-dengan-kebiasaan-di-pagi-hari-ini

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi, ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari memperbaiki pola hidup hingga mengonsumsi obat darah tinggi yang diresepkan dokter. Namun, selain itu, ada 1 cara sederhana lain yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan melakukan kebiasaan di pagi hari ini Anda bisa menurunkan tekanan darah. Kebiasaan apakan itu ?

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2013 dari University of Minnesota menemukan bahwa orang yang selalu sarapan paling jarang menderita tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang sarapan. Untuk mewujudkan sarapan sehat, Anda membutuhkan beberapa beberapa bahan, seperti oatmeal gandum utuh, telur, blueberry, ketel, teh hijau, dan sebuah kursi dan meja yang menghadap ke jendela.

Langkah 1 : Sarapan sereal atau bubur gandum utuh dapat memberikan manfaat sehat beta glukan, jenis serat yang dapat menurunkan tekanan darah dengan lebih efektif jika dibandingkan dengan serat lain.

Langkah 2 : Goreng telur dengan sedikit minyak dan konsumsi dengan sereal atau bubur gandum tersebut. Dalam studi yang dilakukan oleh Tulane University pada tahun 2012, pria yang mengonsumsi paling banyak protein (sekitar 30% dari kalori harian mereka) memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein.

Langkah 3 : Konsumsi blueberry sebagai hidangan penutup. Studi yang dilakukan oleh Harvard University menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi setengah cangkir blueberry setiap minggunya memiliki tekanan darah
10% lebih rendah dari orang-orang yang jarang atau tidak mengonsumsi blueberry. Hal ini disebabkan karena blueberry mengandung zat anthocyanin yang bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Langkah 4 : Menggunakan ketel untuk menyeduh teh hijau. 5 atau 6 cangkir sehari mampu mengurangi tekanan darah sistolik sebesar 2 poin, menurut sebuah penelitian di Inggris. Penelitian menunjukkan bahwa FGCG, polifenol dalam teh dapat membantu memerangi tekanan darah tinggi dan peradangan.

Langkah 5 : Setelah itu, bersantailah sambil duduk dekat jendela. Dalam sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Investigtative Dermatology, orang yang terkena paparan sinar UVA pagi selama 20 menit dapat mengalami penurunan tekanan darah sebanyak 2 poin dibandingkan dengan kelompok orang yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari pagi. UVA dapat membantu sirkulasi oksida nitrat dalam darah yang bertugas mengatur tekanan darah dan menurunkan risiko stroke.

3 Rempah Ini Ternyata Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

3 Jenis Rempah Ini Ternyata Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi,- Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan rempah-rempah. Ya, kita bisa dengan mudah menemukan berbagai jenis rempah-rempah di sekitar kita. Di Indonesia sendiri, rempah-rempah sering digunakan sebagai bahan pelengkap masakan atau dijadikan sebagai minuman. Namun, selain itu, ternyata rempah-rempah juga memiliki manfaat lain, yaitu bisa digunakan sebagai obat herbal. Salah satu manfaat dari rempah-rempah ini yaitu mampu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami.

3 Rempah Ini Ternyata Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami

3 Rempah Ini Ternyata Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Dari sekian banyak jenis rempah-rempah, 3 rempah ini ternyata mampu turunkan tekanan darah tinggi selain obat-obatan. Berikut ini 3 jenis rempah yang mampu turunkan tekanan darah tinggi :

  • Lavender

Menghirup aroma lavender dipercaya mampu mengurangi stress dan ketegangan mental. Stress sendiri sering dihubungkan dengan tekanna darah tinggi atau hipertensi. Sehingga menghirup lavender sangat bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah tinggi.

  • Oregano

Oregani sering digunakan sebagai bumbu penyedap pada masakan Italia. Tidak hanya itu, mengonsumsi oregano ternyata memiliki khasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena sifatnya yang kaya akan antioksidan dan mengandung asam lemak omega 3. Kabar baiknya, asam lemak omega 3 ini juga bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

  • Daun Mint

Daun mint sangat bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah serta meningkatkan produksi sel darah yang sehat. Dengan demikian, daun mint juga bermanfaat untuk mengendalikan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Jadi, tanpa menggunakan obat-obatan kimia pun Anda bisa menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi dengan 3 jenis ramuan tersebut. Namun, selain 3 jenis ramuan tersebut, Anda juga bisa melakukan pengobatan darah tinggi dengan herbal QnC Jelly Gamat yang telah teruji dan terbukti ampuh atasi darah tinggi secara alami. Informasi lengkapnya, silahkan KLIK DISINI.

Semoga lekas sembuh ..

Jangan Lewatkan : Obat Alternatif Darah Tinggi Semua Usia