Tekanan Darah Tinggi Pada Anak

Hipertensi-anakobathipertensi.info,- Tekanan darah tinggi  atau hipertensi tidak hanya menyerang pada  orang dewasa saja, ternyata hipertensi juga  dapat menyerang anak-anak ahkan bayi.  Para orang tua harus mewaspadai penyakit  tekanan darah tinggi atau hipertensi pada  anak sedini mungkin. Tekanan darah pada  anak ternyata bisa menjadi indikasi awal  penyakit gagal ginjal. Serangan hipertensi  memang jarang terjasi pada anak-anak, tetapi  orang tua harus tetap mewaspadai gangguan  hipertensi pada anak, karena penyakit ini  dapat menimbulkan kematian. Sebaiknya  lakukan deteksi dini dengan melakukan  pengukuran pada anak usia 3 tahun keatas  paling sedikit satu tahun satu kali.

Penyebab Tekanan Darah Tinggi Pada Anak

Penyebab darah tinggi pada anak sering tidak  diketahi, sedangkan pada orang dewasa  hipertensi sering disebabkan oleh pola makan,  dan pola istirahat yang tidak teratur.  Berdasarkan penyebabnya, hipertensi pada  anak dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

  1. Hipertensi primer, yaitu penyakit hipertensi  yang tidak diketahui penyebabnya secara  pasti atau tidak dapat dijelaskan atau tidak  diketahui penyakit dasarnya, biasanya  berhubungan dengan faktor keturunan,  asupan garam, stress dan obesitas.
  2. Hipertensi sekunder, yaitu hipertensi yang  terjadi akibat adanya penyakit lain yang  mendasarinya, seperti penyakit gagal ginjal.

Faktor resiko yang menyebabkan anak  terserang penyakit hipertensi antara lain :

  • Faktor keturunan, dalam riwayat keluarga  ada salah satu yang mengidap hipertensi.
  • Anak lahir dengan berat badan rendah, tetapi  kemudian mangalami kelebihan berat badan.
  • Saat melahirkan mengalami masalah,  sehingga harus lebih lama berada di rumah  sakit.
  • Mengidap penyakit jantung bawaan.
  • Kurang aktivitas
  • Konsumsi garam, lemak dan gula secara  berlebihan
  • Bapak/ibu seorang perokok
  • Obesitas (kegemukan)
  • Mengonsumsi obat-obat kortikosteroid

Gejala timbulnya hipertensi yang mungkin  dialami oleh anak adalah :

  • Sering mengeluh sakit kepala
  • Terjadi pembengkakan pada bagian kaki dan  tangan
  • Nyeri perut
  • Muntah
  • Nafsu makan berkurang
  • Gelisah
  • Berat badan menurun
  • keringat berlebih

Pada beberapa kasus (misanya pada  gangguan ginjal) gangguan hipertensi sering  diikuti dengan gejala awal seperti ;

  • Anak muntah-muntah tanpa adanya  penyebab yang jelas
  • Rusaknya beberapa organ lain

Cara Mengobati Hipertensi Pada Anak

ilustrasi-garamSaat si kecil menunjukkan gejala-gejala  hipertensi, segera lakukan pemeriksaan ke  dokter. Jika anak positif mengalami  hipertensi, mulailah lakukan diet garam pada  anak.

Pengobatan hipertensi pada anak tergantung  dari berat ringannya hipertensi dan penyakit  yang mendasarinya. Pengobatan hipertensi  pada anak dapat dilakukan dengan  pengobatan tanpa obat (nonfarmakologok)  meliputi perubahan pola makan dengan  mengurangi asupan garam dalam makanan,  olahraga, menurunkan berat badan jika anak  telah mengalami kegemukan, mengurangi  stress pada anak, dan menghentikan  pemakaian obat-obatan yang menyebabkan  hipertensi.

Obat untuk mengontrol tekanan darah atau  peninggian tekanan darah pada anak  umumnya adalah hidroklorotiazid, furosemid,  kaptopril, propanolol, dan klonidin.

Semakin muda usia anak, semakin besar  kemungkinan penyakit-penyakit sistemik  (penyakit ginjal akut, penyakit ginjal kronik,  tumor dan infeksi berat, penyempitan  pembuluh darah, serta diabetes mellitus) itu  diderita oleh anak yang mengalami  hipertensi. Namun, pada anak yang lebih  dewasa, biasanya hipertensi disebabkan oleh  pola makan dan gaya hidup.

Meskipun tidak banyak, kasus hipertensi pada  anak dapat berlangsung hingga dewasa dan  meningkatkan resiko penyakit jantung dan  pembuluh darah. Oleh karena itu, orang tua  harus mencegah resiko tersebut dengan  mencegah anak yang sedang dalam masa   pertumbuhan untuk tidak kelebihan berat  badan (obesitas), selalu waspada pada anak  yang sering demam (dengan atau tanpa  gejala lain), waspada dengan anak yang  mengeluhkan sakit perut atau sakit pinggang  secara berulang, sakit saat buang air kecil,  serta ketika mata anak terlihat sembab di pagi  hari.

Semoga informasi tekanan darah tingga pada  anak diatas dapat bermanfaat dan dapat  membantu para orang tua dalam mengatasi  masalah tekanan darah tinggi pada anak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.