Trik Mengolah Daging yang Aman Bagi Penderita Hipertensi

www.obathipertensi.info,- Bagi Anda penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi pasti bingung ketika akan mengonsumsi makanan, terlebih lagi bagi Anda pecinta daging. Karena memang, penderita hipertensi harus mengatur pola makan untuk mengontrol tekanan darahnya normal.

Sebenarnya tidak hanya pola makan yang dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah, tetapi juga pola hidup yang tidak sehat, seperto merokok, malas berolahraga, hingga stress.

Mengenai pengaturan pola makan, penderita hipertensi kerap kali dinasehati nuntuk mengurangi konsumsi daging. Karena daging disebut-sebut dapat meningkatkan tekanan darah tinggi. Benarkah demikian ?

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di British Medical Journal menyebutkan bahwa daging merah berpotensi untuk meningkatkan tekanan darah. Penelitian lain yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa tidak hanya daging merah yang berisiko meningkatkan tekanan darah, tetapi juga daging lainnya. Meskipun daging merah memang meyumbangkan risiko yang lebih tinggi.

Bersumber pada artikel yang dilansir oleh JAMA Internal Medicine tahun 2014, penderita hipertensi dianjurkan untuk melakukan diet vegetarian.

Menurut ahli gizi, Ati Nirwanawati SKM, MARS, tidak masalah bagi penderita hipertensi untuk mengonsumsi hidangan serba daging, asalkan porsinya tertakar. Selain itu, perhatikan juga cara memasaknya, jangan pilih yang bersantan.

Ati juga menyarankan penderita hipertensi memilih cara masak yang berbeda pada 3 kali kesempatan makan. Kesempatan mengonsumsi hidangan bersantan cukup satu kali saja. Sedangkan pilihan hidangan lainnya tanpa santan.

Ati menyarankan penderita hipertensi untuk memilih hidangan daging yang dimasak sup atau tongseng. Keduanya memiliki cara memasak tanpa santan yang relatif lebih aman bagi penderita hipertensi.

Penderita hipertensi sebaiknya mengonsumsi daging sebanyak 50 gram sekali makan. Porsi ini setara dengan 2-3 sate tanpa lemak, atau semangkuk kecil gulai tanpa kuah. Porsi sekedar icip inilah yang menjadi batasan konsumsi daging bagi penderita hipertensi.

Agar daging aman dikonsumsi, sebaiknya penderita hipertensi mengetahui cara memasak daging yang tepat dan baik bagi penderita hipertensi. Ketika akan mengonsumsi daging, sisihkan lemak yang terlihat oleh Anda. Sedangkan ketika memasaknya, hindari tambahan lemak seperti ketika Anda menggoreng daging tersebut atau digulai dengan santan, dan sebaiknya dimasak dengan cara dipanggang, di kukus atau direbus.

Untuk menambah rasa, Anda bisa menggunakan perasan jeruk lemon dibandingkan dengan menambahkan garam atau saus yang tinggi sodium, seperti kecap asin atau saus barbecue.

Pemilihan cara memasak dan pembatasan porsi daging akan mencegah penyakit hipertensi kembali kambung. Dengan usaha preventif yang dilakukan, penderita hipertensi tetap dapat menyantap daging. Sebaiknya penderita hipertensi juga berkonsultasi terlebih dhaulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi daging.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.