Waspada! Konsumsi Obat Pelangsing Bisa Picu Hipertensi Paru

Waspada! Konsumsi Obat Pelangsing Bisa Picu Hipertensi Paru,- www.obathipertensi.info – Memiliki berat badan ideal merupakan salah satu hal yang diinginkan oleh banyak orang. Diet merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Namun, selain itu tidak sedikit juga orang yang lebih memilih untuk mengonsumsi obat pelangsing.

Walaupun beberapa jenis obat pelangsing terbukti bisa membuat tubuh langsing, namun Anda harus tetap waspada dengan risiko hipertensi paru yang ditimbulkan akibat mengonsumsinya. Hal ini disebabkan karena obat pelangsing mengeluarkan suatu zat yang bernama serotonin, yang menyebabkan pembuluh darah pada paru menyempit.

Umumnya zat serotonin tersebut diketahui sebagai hormon yang bekerja dalam mengelola perasaan positif dan bahagia. Namun, kandungan zat ini nyatanya juga bisa berdampak negatif terhadap kesehatan jika dikonsumsi secara rutin.

Mengonsumsi obat pelangsing yang mengandung serotonin biasanya akan memberikan efek menenangkan, sehingga Anda tidak mudah merasa lapar. Namun, sebiaknya pertimbangkan kembali sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsinya.

Hipertensi Paru

Apa itu hipertensi paru?

Hipertensi paru atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan hipertensi pulmonal adalah penyakit tekanan darah tinggi yang bisa memengaruhi arteri di organ paru dan jantung sebelah kanan.

Ketika seseorang mengalami hipertensi paru, arteri kecil di organ paru akan menyempit, tersumbat atau rusak. Hal inilah yang kemudian membuat darah sulit dialirkan ke paru-paru, sehingga tekanan darah di organ paru meningkat.

Ketika tekanan darah meningkat, maka ruang bagian kanan bawah jantung (ventrikel kanan) harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru-paru, hingga menyebabkan otot jantung melemah dan akhirnya tidak berfungsi dengan baik.

Pada tahap awal, gejala hiprtensi paru tidak terlihat, karena penderitanya tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini akan berkembang hingga menyebabkan dada terasa sesak dan sakit walaupun saat beristirahat, terjadi pembengkakan di daerah kaki dan perut, hingga bibir dan kulit membiru.

Ironisnya, meskipun tidak mudah dikenali, hipertensi paru telah menjadi penyebab kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan kanker payudara dan kanker kolorektal. Bahkan, hipertensi paru pada anak terkadang bisa didiagnosisi sebagai TBC karena gejalanya yang hampir sama. Selain itu, gejala hipertensi paru juga serupa dengan gejala asma dan badan lemas.

Walaupun penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun dokter biasanya akan memberikan tindakan pengobatan untuk membantu mengurangi gejala seperti sesak napas yang timbul tanpa sebab dan secara tiba-tiba. Jika kondisi penderita sudah parah, maka sangat mungkin dilakukan tindakan bedah atau operasi.

Mengingat begitu bahayanya dampak hipertensi paru ini, maka sebaiknya urungkan niat Anda mengonsumsi obat pelangsing sebagai langkah penurunan berat badan karena berisiko menyebabkan hipertensi paru. Menjaga pola makan sehat serta berilahraga secara rutin tetaplah menjadi cara terbaik untuk mendapatkan berat badan yang ideal dan sehat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.